Istri asli dan istri palsu

Menjerit. Tentu saja ia ingin menjerit. Siapa yang bisa menerima kenyataan seperti ini dalam semalam? Menjadi miskin dalam sekejap. Andai bisa memutar waktu, ia lebih baik tak berniat membayar. Atau, jika bisa kembali ke masa sebelum kejadian itu, ia pasti akan memilih jalan lain—jalan yang tidak menyeretnya ke dalam kehancuran ini.

“Apakah kau akan membayar atau langsung pergi bersama mereka?” sindir perawat itu, bibirnya mengerucut sambil menunjuk dua petugas yang berdiri tak jauh, menatapnya dengan iba.

Anna menggenggam gaun bencana erat. Seakan-akan kain itu adalah satu-satunya pegangan yang tersisa dalam hidupnya. Kemiskinan menanti di ujung jalan, begitu dekat, begitu nyata. Menakutkan sekali, di usianya yang masih 23 tahun, ia harus menguras tabungan—dan setelah ini, mungkin bahkan terjerat hutang.

“Aku… akan membayarnya.”

Suara itu nyaris tak keluar. Hampir seperti gumaman terpaksa.

Walaupun itu berarti ia benar-benar jatuh miskin setelah ini.

Dengan tangan gemetar, Anna meletakkan gaun bencana di kursi terdekat. Dadanya terasa sesak saat ia merogoh dompet dari dalam tas. Ia ingin menangis, ingin berteriak, ingin kabur dari tempat ini. Tapi semua itu mustahil. Jemarinya bergetar saat menarik satu kartu, lalu mendorongnya ke arah petugas administrasi.

Tatapan mereka menusuk, seolah menunggu keajaiban bahwa ia benar-benar bisa membayar.

“Ini… 50% dari total tagihan.” Suaranya bergetar. “Ambil saja. Habiskan semuanya.”

Kata-kata itu terasa seperti racun di lidahnya. Setiap hurufnya penuh penyesalan.

Ia tidak membayar penuh—dan bahkan jumlah ini sudah menghancurkan keuangannya. Dengan ini, ia kehilangan uang sewa butik. Kehilangan uang untuk tempat tinggal. Kehilangan… segalanya. Setelah ini, ia tidak tahu akan tinggal di mana. Haruskah ia menumpang di rumah Rina? Haruskah ia menundukkan kepala dan memohon belas kasihan?

Petugas administrasi terkekeh. “Kau hanya membayar sebagian? Istri palsu Tuan Ethan ingin mencari simpati setelah ini?”

Sebuah pukulan telak bagi harga diri Anna. Kata-kata itu mengiris, mengoyak, lalu menginjak-injaknya tanpa ampun.

Anna menatap tajam ke arah perawat itu. Jelas sekali wanita itu hanya mencari gara-gara.

Ia menggigit bibir. Sungguh, ia tidak ingin mengeluarkan kartu lain. Tidak ingin semakin menjerumuskan dirinya ke dalam lubang yang lebih dalam. Tapi harga dirinya… harga dirinya berteriak padanya untuk tidak kalah.

Dengan gerakan lambat dan penuh penderitaan, ia merogoh tas lagi. Mengeluarkan beberapa kartu kredit yang selama ini tak pernah disentuhnya.

Bagi Anna, kartu kredit bukanlah penyelamat. Itu adalah jerat hutang yang akan menghancurkannya lebih cepat dari apa pun.

Tapi hari ini, ia tidak punya pilihan. Hari ini, ia harus menghancurkan dirinya sendiri.

"Setelah ini, kau akan berhutang seumur hidup." Perawat itu menyeringai puas, menikmati kejatuhan Anna. "Rasanya bagaimana? Dari seorang wanita kaya menjadi orang yang bahkan tak tahu besok bisa makan atau tidak?"

"Aku masih bisa membayarnya!" Anna membalas dengan suara bergetar, mencoba mempertahankan sisa harga dirinya. Tapi ia tahu, kata-katanya terdengar kosong. Tabungannya telah lenyap, butik dan rumahnya mungkin tak lagi bisa ia pertahankan. Dan setelah ini… ia bahkan tidak tahu akan tidur di mana.

Perawat itu tertawa dingin. "Oh, kau pikir setelah ini kau akan jadi istri Tuan Ethan dan semua yang kau buang hari ini akan kembali padamu? Kau pikir masih ada jalan untukmu?"

Pikiran itu menusuk Anna lebih dalam daripada yang ingin ia akui. Tidak, ia tidak ingin miskin. Ia tidak ingin hidup tanpa kepastian. Jika saja ia bisa mengulang waktu, jika saja ia tak membuat keputusan bodoh ini…

"Cukup!" Kemarahan dan putus asa menyatu, mendorong Anna untuk menerjang.

Tangannya sudah terangkat, siap menjambak rambut perawat tua itu. Namun, sebelum sempat melakukannya, cengkeraman kuat menahannya. Salah satu petugas polisi mencengkeram pergelangannya erat, mengunci gerakannya sebelum amarahnya benar-benar meledak.

Perawat itu terkesiap, nyaris mundur. Tapi keberaniannya kembali saat ia melihat Anna tak berdaya. Dengan seringai puas, ia menambahkan, "Lihat saja nanti saat kau bertemu dengan istri yang asli. Apa yang akan kau lakukan? Kau pikir kau masih punya posisi?" Ia mendekat sedikit, suaranya berubah tajam. "Selain menjadi wanita yang hanya bisa berhutang dan menangisi kebodohannya sendiri? Setelah ini, kau bahkan mungkin harus menghabiskan malammu di balik jeruji besi."

Jantung Anna berdegup kencang. Ia meronta, mencoba melepaskan diri. Tidak, ia tidak ingin ini. Ia tidak ingin kehilangan semuanya. Ia tidak ingin menjadi seseorang yang harus mengemis belas kasihan.

Namun, kedua petugas sudah lebih dulu mengunci tubuhnya.

Hidupnya yang dulu, kehidupannya yang nyaman—semuanya lenyap dalam sekejap.

Istri asli. Istri palsu. Betapa ironisnya. Ia hanya ingin membantu, tapi kini ia malah kehilangan segalanya. Gaun pengantin sialan itu benar-benar mengantarnya menuju kehancuran.

Brrrr!!!

Suara printer memekakkan telinga, seperti palu vonis yang menjatuhkan kemiskinan ke dalam hidup Anna. Semua sudah terjadi. Tak ada jalan untuk kembali.

Begitu menerima selembar kertas panjang, Anna membaca detailnya dengan mata membelalak. Ia tidak meminta semua ini. Ia tidak menginginkannya. Tapi sekarang, ia malah terjebak dalam peran "istri palsu" yang mati-matian berusaha menyelamatkan seorang pria.

"Kau harus hidup, Tuan Ethan," batinnya berteriak. "Jika kau mati, apalagi yang tersisa untukku? Aku sudah miskin! Apakah aku juga harus makan nasi kering setiap hari? Haruskah masa depanku terkubur di balik jeruji besi?"

Ketakutan menyelimutinya, dan sekarang, ia duduk di hadapan petugas polisi, menghadapi interogasi yang seolah tak ada habisnya.

"Apakah kau mengantuk?"

"Tidak! Aku sadar sepenuhnya!"

"Apakah kau mabuk?"

"Aku bahkan tidak menyentuh alkohol!"

"Apakah kau sedang menggunakan narkoba?"

"Jangan konyol! Aku bukan pecandu!"

"Apakah kau sedang menelepon atau membalas pesan?"

"Tidak! Aku fokus mengemudi!"

"Berapa kecepatan yang kau injak?"

Anna menggigit bibirnya. "Aku tidak tahu! Aku hanya ingin sampai tujuan dengan selamat!"

Ah, pertanyaan-pertanyaan ini! Mereka seperti palu godam yang menghantamnya bertubi-tubi, mendorongnya ke tepi jurang. Seolah mereka hanya menunggu ia lengah, agar bisa menyebutnya sebagai penabrak maut.

"Itu karena cuaca buruk," Anna akhirnya berkata, suaranya bergetar tapi tetap keras kepala. "Itu kecelakaan! Aku tidak sengaja!"

Seorang petugas mendengus. "Jadi kau menyalahkan cuaca?"

Anna mendongak, matanya penuh amarah dan frustrasi. "Ya! Jika kalian terus mencari penyebab, maka aku pun ingin bertanya—bagaimana bisa Tuhan mendatangkan hujan begitu deras hingga pria itu tak terlihat di bawahnya?"

Ia menatap langit dengan tatapan tajam. "Apa aku harus disalahkan hanya karena hujan menutupi pandanganku?"

"Bukan hujan yang menyetir mobil itu," petugas membalas dingin. "Kau yang melakukannya."

"Dan aku melakukannya dengan hati-hati!" Anna bersikeras. "Bagaimana kalau pria itu yang ceroboh? Bagaimana kalau dia yang tiba-tiba muncul tanpa aku sadari?"

"Jadi sekarang kau menyalahkan korban?"

Anna terkesiap, napasnya tercekat. "Aku tidak mengatakan itu…"

"Tapi kau memikirkannya," suara petugas terdengar menusuk.

Anna mengepalkan tangannya di atas meja. "Aku hanya mengatakan kebenaran! Aku bukan kriminal! Aku hanya orang yang sial, terjebak dalam hujan dan dalam nasib buruk!"

Ruangan itu hening sejenak. Hanya suara hujan di luar yang terdengar, seakan menertawakannya.

Benarkah hujan ini penyebabnya? Ataukah ia hanya mencari-cari alasan?

Tapi bagi Anna, tak ada yang lebih pantas disalahkan selain langit yang menangis begitu deras malam itu.

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

Terpopuler

Comments

Metana

Metana

seharusnya gk nyalahin cuaca sih, cukup aja tidak sengaja.

2025-03-30

1

lihat semua
Episodes
1 Bencana Gaun Pengantin
2 Mimpi yang berganti
3 Sang mempelai wanita
4 Membayar Rumah Sakit
5 Istri asli dan istri palsu
6 Godaan calon ipar
7 Sang Pemenang Sejati
8 Sang penakluk
9 Cemburunya sang Tuan
10 Bukan tahanan biasa
11 Benang Cinta
12 Menjadi Kaya
13 Hidup sekali lagi
14 Transformasi yang dipaksakan
15 Istri di atas kertas
16 Pisau belati dari kakak tiri
17 Harga yang harus dibayar
18 Hukuman dari Ethan
19 Langkah menuju neraka
20 Teror yang baru dimulai
21 Langkah yang tersembunyi
22 Penolakan tersadis
23 Racun yang mengerikan
24 Gosip merebut ipar
25 Penyiksaan yang lebih menakutkan
26 Pelarian bodoh
27 Dingin yang tak memantahkan
28 Bunuh diri
29 Siapa yang menemukan lebih dulu
30 Bendera Putih
31 Mimpi yang tertunda
32 Panggung yang dibuat instan
33 Upik Abu menjadi Cindrella
34 Yang sebenarnya terbuang
35 Kehadiran Presiden
36 Menjadi Sorotan
37 Pusara yang tak pernah ada
38 Lelang Takdir
39 Membakar uang
40 Tahanan murahan
41 Cincin keluarga Ruan
42 Harga yang terdengar gratis
43 Menjadikanmu ratu kembali
44 Dunia Mikroba
45 Dokter Bayangan
46 Topeng pasangan tanpa cela
47 Menciptakan monster
48 Gaun pengantin malam itu
49 Penjara di langit
50 Gaun pengantin 75 miliar
51 Godaan yang tak terhindarkan
52 Perangkap dalam perangkap
53 Ternyata ada yang mendahuluiku
54 Peretas
55 Duri dalam daging
56 Bayangan Design
57 Menikahi gaunya saja
58 Membayar karma sendiri
59 Mempelai pengganti
60 Kurir salah tujuan
61 Menikah untuk menyesal
62 Istri sekaligus musuh
63 Genggaman dalam kepalsuan
64 Pasangan Disabilitas
65 Gunung Mawar
66 Wanita suka berbelanja
67 Belanja dengan pasukan
68 Aku adalah pelakunya
69 Merk Pakaian
70 Cinta tiga orang
71 Aku tidak mengubah. Hanya menggantikan
72 Kembali ke pengaturan awal
73 Bunga dalam bentuk sentuhan
74 Gaun dalam kurungan
75 Menggunting kenangan
76 Walau aku bukan dirimu
77 Antara Ibu dan Ratu
78 Mie Instan yang aman
79 Duyung yang terperangkap
80 Kemampuan Recovery Jejak
81 Titip saja pada Tuhan
82 Tokoh dalam novel
83 Rencana Dadakan
Episodes

Updated 83 Episodes

1
Bencana Gaun Pengantin
2
Mimpi yang berganti
3
Sang mempelai wanita
4
Membayar Rumah Sakit
5
Istri asli dan istri palsu
6
Godaan calon ipar
7
Sang Pemenang Sejati
8
Sang penakluk
9
Cemburunya sang Tuan
10
Bukan tahanan biasa
11
Benang Cinta
12
Menjadi Kaya
13
Hidup sekali lagi
14
Transformasi yang dipaksakan
15
Istri di atas kertas
16
Pisau belati dari kakak tiri
17
Harga yang harus dibayar
18
Hukuman dari Ethan
19
Langkah menuju neraka
20
Teror yang baru dimulai
21
Langkah yang tersembunyi
22
Penolakan tersadis
23
Racun yang mengerikan
24
Gosip merebut ipar
25
Penyiksaan yang lebih menakutkan
26
Pelarian bodoh
27
Dingin yang tak memantahkan
28
Bunuh diri
29
Siapa yang menemukan lebih dulu
30
Bendera Putih
31
Mimpi yang tertunda
32
Panggung yang dibuat instan
33
Upik Abu menjadi Cindrella
34
Yang sebenarnya terbuang
35
Kehadiran Presiden
36
Menjadi Sorotan
37
Pusara yang tak pernah ada
38
Lelang Takdir
39
Membakar uang
40
Tahanan murahan
41
Cincin keluarga Ruan
42
Harga yang terdengar gratis
43
Menjadikanmu ratu kembali
44
Dunia Mikroba
45
Dokter Bayangan
46
Topeng pasangan tanpa cela
47
Menciptakan monster
48
Gaun pengantin malam itu
49
Penjara di langit
50
Gaun pengantin 75 miliar
51
Godaan yang tak terhindarkan
52
Perangkap dalam perangkap
53
Ternyata ada yang mendahuluiku
54
Peretas
55
Duri dalam daging
56
Bayangan Design
57
Menikahi gaunya saja
58
Membayar karma sendiri
59
Mempelai pengganti
60
Kurir salah tujuan
61
Menikah untuk menyesal
62
Istri sekaligus musuh
63
Genggaman dalam kepalsuan
64
Pasangan Disabilitas
65
Gunung Mawar
66
Wanita suka berbelanja
67
Belanja dengan pasukan
68
Aku adalah pelakunya
69
Merk Pakaian
70
Cinta tiga orang
71
Aku tidak mengubah. Hanya menggantikan
72
Kembali ke pengaturan awal
73
Bunga dalam bentuk sentuhan
74
Gaun dalam kurungan
75
Menggunting kenangan
76
Walau aku bukan dirimu
77
Antara Ibu dan Ratu
78
Mie Instan yang aman
79
Duyung yang terperangkap
80
Kemampuan Recovery Jejak
81
Titip saja pada Tuhan
82
Tokoh dalam novel
83
Rencana Dadakan

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!