Bukan tahanan biasa

Harry Zhao melangkah keluar dari selnya dengan anggun, seolah jeruji besi tak lebih dari sekadar tirai tipis yang bisa ia singkap kapan saja. Hanya satu siulan, dan sipir segera membuka pintu, membiarkannya melangkah bebas ke koridor penjara yang dingin. Namun, sebelum ia benar-benar melewati ambang pintu, sebuah suara menahannya.

“Harry, izinkan aku tidur di tempat tidurmu yang nyaman,” pinta seorang teman selnya, suaranya penuh harap.

Harry menoleh, dan seketika matanya menyapu ruangan yang selama ini ia tempati. Sel itu bukan sekadar sel. Itu adalah surga tersembunyi di balik jeruji, sebuah kemewahan yang tak layak dimiliki oleh seorang tahanan. Kasurnya lembut bak awan yang mendekap, AC menghembuskan kesejukan seperti angin musim semi, televisi besar mengusir sepi, dan perabotan di sekelilingnya lebih pantas berada di kamar suite hotel bintang enam.

Tapi di tengah segala kenyamanan ini, ada satu hal yang selama ini terabaikan—Anna.

Anna.

Anna yang tengah mengandung, membawa kehidupan baru dalam rahimnya. Anna yang selama ini hanya ia pandang sekilas, namun kini bayangannya memenuhi benaknya.

Harry menatap kasurnya. Jika ia harus menggantinya, itu akan memakan waktu lama, penuh negosiasi rumit dan mungkin penyelundupan lagi. Namun, di dalam hatinya, ada sesuatu yang berbisik lembut—bahwa tak ada yang lebih berharga selain melihat Anna beristirahat dengan nyaman, membiarkan dirinya tenggelam dalam hangatnya pelukan malam tanpa rasa sakit atau lelah.

Ia menarik napas dalam, lalu menggeleng pelan.

“Tidak,” ucapnya, suaranya mantap. “Kasur itu akan kuberikan kepada Anna.”

Tanpa ragu, ia mendorong pria itu menjauh dan melambaikan tangan kepada sipir. Dalam hitungan menit, segala kemewahan yang pernah menjadi miliknya kini dipindahkan ke sel Anna.

Saat semuanya selesai, Harry berdiri di depan sel yang kini kosong dan dingin. Tak ada lagi kasur empuk, tak ada lagi kehangatan di dalamnya. Hanya lantai yang dingin sebagai satu-satunya tempat untuk merebahkan diri.

Namun, di balik pengorbanan ini, hatinya justru terasa lebih hangat dari sebelumnya.

Anna, kau pasti akan tersentuh… Aku ingin kau tahu, aku melakukan ini bukan sekadar karena iba. Aku ingin kau nyaman, aku ingin kau bahagia.

Harry memejamkan mata, merasakan sesuatu berdesir di dadanya. Anak itu…

Mungkin dia bukan darah dagingku.

Tapi apa artinya darah jika hatiku telah memilih untuk mengakuinya?

Aku ingin melindunginya. Aku ingin menjadi seseorang yang bisa ia panggil ayah tanpa ragu.

Anna, aku ingin kau percaya… Aku akan ada untukmu dan untuk anak ini. Aku akan menjadi pria yang lebih baik, seorang ayah yang akan menyayanginya seutuhnya.

Di dalam penjara yang dingin dan penuh kebisuan, Harry Zhao merasakan sesuatu yang belum pernah ia rasakan sebelumnya—cinta yang hadir bukan dalam kata-kata, tetapi dalam tindakan kecil yang penuh makna.

Harry menunggu beberapa saat di sel milinya, ia sengaja membiarkan Anna larut dalam keterkejutan dan haru atas semua yang telah ia berikan. Ia tahu, setiap inci kenyamanan yang kini dimiliki Anna adalah sesuatu yang tak pernah ia bayangkan akan datang dari dirinya. Tapi Harry ingin Anna merasakannya—bukan hanya sebagai bentuk perhatian, tetapi sebagai pernyataan.

Bahwa ia ada di sini.

Bahwa ia peduli.

Dan tentu saja, bahwa ia ingin Anna membalasnya dengan cara yang hanya bisa diberikan seorang wanita kepada pria yang telah memenangkan hatinya.

Harry menyunggingkan senyum kecil. Ia bisa membayangkan bagaimana kasur yang ia berikan akan menjadi saksi dari malam-malam penuh kehangatan di antara mereka. Ia bisa merasakan sentuhan Anna bahkan sebelum itu terjadi, bisa mendengar bisikan namanya di antara desahan penuh kerinduan.

Namun, tiba-tiba pikirannya melompat ke sesuatu yang lain.

Aku harus menyelidiki siapa saja yang pernah tidur dengan Anna.

Wajahnya mengeras. Hatinya berdesir dengan perasaan yang sulit dijelaskan—bukan hanya sekadar rasa ingin memiliki, tetapi juga ketidakrelaan yang merayapi benaknya.

Harry menarik napas panjang, lalu melangkah maju dengan percaya diri. Namun, sebelum ia benar-benar memasuki sel, seorang sipir memberinya secarik kertas kecil.

"Ingat, jangan bercinta di dalam kamar sel."

Mata Harry menyipit. Amarahnya langsung menyala. Tanpa ragu, ia meremas kertas itu dan meraih kerah sipir tersebut, menekannya ke dinding.

"Tak ada satu orang pun yang bisa melarangku jika Anna menginginkanku," bisiknya dingin, sebelum melepaskan cengkeramannya dan melangkah masuk dengan kepala tegak.

Namun, di depan pintu sel Anna, ia disambut dengan pemandangan yang tidak ia harapkan.

Tiga teman sel Anna berdiri di sana, ekspresi mereka penuh perlawanan.

"Kau ingin kami pindah ke sel lain?" salah satu dari mereka, seorang wanita dengan rambut pendek dan wajah sinis, menyilangkan tangan di dada.

"Hei! Satu sel ada empat orang! Kau pikir kami ini apa? Anak ayam yang bisa kau desak-desakkan begitu saja?" sahut yang lain, nada suaranya lebih tajam.

Anna, yang masih duduk di ranjang dengan ekspresi terkejut, hanya bisa menatap mereka bertukar argumen.

Harry mendengus. Ia tidak butuh perdebatan panjang. Dengan gerakan ringan, ia melambaikan tangannya—sebuah isyarat yang lebih kuat dari seribu kata.

Seketika, ekspresi tiga wanita itu berubah. Mereka saling berpandangan, seolah ingin memberontak, tapi mereka tahu siapa yang mereka hadapi.

"Apa kau pikir Anna ingin ini?" suara yang paling keras dari mereka kembali berbicara. "Apa kau yakin dia senang mendapatkan semua ini? Kau hanya melakukan ini untuk dirimu sendiri, bukan? Untuk membuatnya merasa berhutang padamu!"

Harry menatapnya, kali ini lebih lama.

"Kau pikir aku peduli dengan pendapatmu?" tanyanya dengan nada santai, tapi ada bahaya terselubung dalam suaranya.

Wanita itu terdiam, wajahnya menegang. Namun, sebelum ada yang bisa mengatakan apa pun lagi, Anna akhirnya membuka mulutnya.

"Pergilah."

Suaranya pelan, tapi cukup jelas.

Tiga temannya terkejut, tapi melihat ekspresi Anna yang tak tergoyahkan, mereka tidak punya pilihan lain. Satu per satu, mereka meninggalkan sel, meskipun masih dengan raut wajah tidak terima.

Begitu pintu sel tertutup, suasana mendadak sunyi.

Anna menarik napas, lalu mengalihkan pandangannya ke layar televisi.

Harry, yang sudah duduk di tepian ranjang, menyadari perubahan ekspresinya. Ia mengikuti arah pandangannya dan melihat berita yang terpampang di layar.

Ethan Ruan akhirnya sadar dari komanya setelah dua minggu.

Anna terpaku sejenak, tapi kemudian tanpa ekspresi, ia mengambil remote dan mengganti siaran ke channel fashion.

Harry Zhao menyandarkan tubuhnya ke ranjang, matanya mengamati Anna yang kini duduk bersandar di kepala tempat tidurnya. Ia memperhatikan bagaimana wanita itu mengganti siaran televisi tanpa minat, seolah tidak ada satu pun yang benar-benar menarik perhatiannya.

Suasana di antara mereka terasa hening untuk beberapa saat, hanya suara pelan dari televisi yang mengisi ruang. Namun, Harry tidak terburu-buru untuk berbicara. Ia menikmati detik-detik ini, saat di mana Anna tidak mengusirnya atau menolaknya.

Setelah beberapa saat, Harry akhirnya membuka suara, suaranya terdengar santai.

"Jadi, bagaimana menurutmu?" tanyanya.

Anna menoleh sekilas, lalu kembali menatap layar. "Apa?"

"Semua ini." Harry menggerakkan tangannya, menunjuk ke seluruh ruangan yang kini lebih nyaman daripada sel kebanyakan. "AC, kasur empuk, televisi… hidupmu di sini tidak lagi seperti tahanan biasa."

Anna menghela napas pendek. "Aku tidak meminta semua ini."

"Tapi kau menerimanya."

Kali ini, Anna tidak langsung menjawab. Ia hanya menatap layar, lalu mengecilkan volume televisi sebelum menoleh ke arah Harry.

"Aku tidak tahu apa yang ada di kepalamu, Harry. Apa kau menginginkan sesuatu dariku?"

Harry tersenyum kecil, menyandarkan kepalanya ke tangan. "Aku tidak akan memungkiri bahwa aku memang menginginkan sesuatu."

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

Episodes
1 Bencana Gaun Pengantin
2 Mimpi yang berganti
3 Sang mempelai wanita
4 Membayar Rumah Sakit
5 Istri asli dan istri palsu
6 Godaan calon ipar
7 Sang Pemenang Sejati
8 Sang penakluk
9 Cemburunya sang Tuan
10 Bukan tahanan biasa
11 Benang Cinta
12 Menjadi Kaya
13 Hidup sekali lagi
14 Transformasi yang dipaksakan
15 Istri di atas kertas
16 Pisau belati dari kakak tiri
17 Harga yang harus dibayar
18 Hukuman dari Ethan
19 Langkah menuju neraka
20 Teror yang baru dimulai
21 Langkah yang tersembunyi
22 Penolakan tersadis
23 Racun yang mengerikan
24 Gosip merebut ipar
25 Penyiksaan yang lebih menakutkan
26 Pelarian bodoh
27 Dingin yang tak memantahkan
28 Bunuh diri
29 Siapa yang menemukan lebih dulu
30 Bendera Putih
31 Mimpi yang tertunda
32 Panggung yang dibuat instan
33 Upik Abu menjadi Cindrella
34 Yang sebenarnya terbuang
35 Kehadiran Presiden
36 Menjadi Sorotan
37 Pusara yang tak pernah ada
38 Lelang Takdir
39 Membakar uang
40 Tahanan murahan
41 Cincin keluarga Ruan
42 Harga yang terdengar gratis
43 Menjadikanmu ratu kembali
44 Dunia Mikroba
45 Dokter Bayangan
46 Topeng pasangan tanpa cela
47 Menciptakan monster
48 Gaun pengantin malam itu
49 Penjara di langit
50 Gaun pengantin 75 miliar
51 Godaan yang tak terhindarkan
52 Perangkap dalam perangkap
53 Ternyata ada yang mendahuluiku
54 Peretas
55 Duri dalam daging
56 Bayangan Design
57 Menikahi gaunya saja
58 Membayar karma sendiri
59 Mempelai pengganti
60 Kurir salah tujuan
61 Menikah untuk menyesal
62 Istri sekaligus musuh
63 Genggaman dalam kepalsuan
64 Pasangan Disabilitas
65 Gunung Mawar
66 Wanita suka berbelanja
67 Belanja dengan pasukan
68 Aku adalah pelakunya
69 Merk Pakaian
70 Cinta tiga orang
71 Aku tidak mengubah. Hanya menggantikan
72 Kembali ke pengaturan awal
73 Bunga dalam bentuk sentuhan
74 Gaun dalam kurungan
75 Menggunting kenangan
76 Walau aku bukan dirimu
77 Antara Ibu dan Ratu
78 Mie Instan yang aman
79 Duyung yang terperangkap
80 Kemampuan Recovery Jejak
81 Titip saja pada Tuhan
82 Tokoh dalam novel
83 Rencana Dadakan
Episodes

Updated 83 Episodes

1
Bencana Gaun Pengantin
2
Mimpi yang berganti
3
Sang mempelai wanita
4
Membayar Rumah Sakit
5
Istri asli dan istri palsu
6
Godaan calon ipar
7
Sang Pemenang Sejati
8
Sang penakluk
9
Cemburunya sang Tuan
10
Bukan tahanan biasa
11
Benang Cinta
12
Menjadi Kaya
13
Hidup sekali lagi
14
Transformasi yang dipaksakan
15
Istri di atas kertas
16
Pisau belati dari kakak tiri
17
Harga yang harus dibayar
18
Hukuman dari Ethan
19
Langkah menuju neraka
20
Teror yang baru dimulai
21
Langkah yang tersembunyi
22
Penolakan tersadis
23
Racun yang mengerikan
24
Gosip merebut ipar
25
Penyiksaan yang lebih menakutkan
26
Pelarian bodoh
27
Dingin yang tak memantahkan
28
Bunuh diri
29
Siapa yang menemukan lebih dulu
30
Bendera Putih
31
Mimpi yang tertunda
32
Panggung yang dibuat instan
33
Upik Abu menjadi Cindrella
34
Yang sebenarnya terbuang
35
Kehadiran Presiden
36
Menjadi Sorotan
37
Pusara yang tak pernah ada
38
Lelang Takdir
39
Membakar uang
40
Tahanan murahan
41
Cincin keluarga Ruan
42
Harga yang terdengar gratis
43
Menjadikanmu ratu kembali
44
Dunia Mikroba
45
Dokter Bayangan
46
Topeng pasangan tanpa cela
47
Menciptakan monster
48
Gaun pengantin malam itu
49
Penjara di langit
50
Gaun pengantin 75 miliar
51
Godaan yang tak terhindarkan
52
Perangkap dalam perangkap
53
Ternyata ada yang mendahuluiku
54
Peretas
55
Duri dalam daging
56
Bayangan Design
57
Menikahi gaunya saja
58
Membayar karma sendiri
59
Mempelai pengganti
60
Kurir salah tujuan
61
Menikah untuk menyesal
62
Istri sekaligus musuh
63
Genggaman dalam kepalsuan
64
Pasangan Disabilitas
65
Gunung Mawar
66
Wanita suka berbelanja
67
Belanja dengan pasukan
68
Aku adalah pelakunya
69
Merk Pakaian
70
Cinta tiga orang
71
Aku tidak mengubah. Hanya menggantikan
72
Kembali ke pengaturan awal
73
Bunga dalam bentuk sentuhan
74
Gaun dalam kurungan
75
Menggunting kenangan
76
Walau aku bukan dirimu
77
Antara Ibu dan Ratu
78
Mie Instan yang aman
79
Duyung yang terperangkap
80
Kemampuan Recovery Jejak
81
Titip saja pada Tuhan
82
Tokoh dalam novel
83
Rencana Dadakan

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!