Aline pun cepat-cepat membuka surat tersebut.Namun dia terkejut karena isinya
"Aaaaaaaa isinya kok kayak gini." teriak Aline secara spontan.
Mama Lia pun kaget mendengar teriakan Anaknya.
"Lin,kamu kenapa kok teriak-teriak terus tadi Mama denger isinya kok kayak gini isi apa?" tanya Mama Lia.
"Eeeee enggak papa kok,mah ini tadi ada yang ngasih ular-ularan ditas nya Aline." jawab Aline sambil menyembunyikan surat tadi dibawah bantal Doraemonnya.
"Itu yang dibawah bantal apa?" tanya Mama Lia sambil menatap ke arah bantal.
"Enggak ada apa-apa kok mah ini." ucap Aline terbata-bata.
"Awas lho ya kalau kamu sampai bohong." ancam Mama Lia.
"Iya ma masak aku bohong aku kan kan enggak pernah bohong." ucap Aline dengan pedenya.
"Hah enggak pernah bohong? ngaca dong kak kakak tuh sering bohong." ucap Arine yang tiba-tiba muncul di dekat pintu.
"Sirik aja loe,mendingan sana belajar apa gue panggilin si suti aja ya." ucap Aline sambil menakuti-nakuti adiknya.
"ihh enggak usah bawa-bawa Suti deh,kak mentang-mentang udah sering ngelihat." ucap Arine ketakutan.
"Udah-udah kalian tuh ya berantem mulu enggak bosen,satu hari akur bisa enggak?" tanya Mama Lia.
"Kalau aku sih bisa,Ma cuma kadang Arine aja tuh suka mancing-mancing." ucap Aline.
"Enak aja kalau ngomong kakak tuh yang suka mancing-mancing." ucap Arine sambil bergegas pergi ke kamarnya.
"Eh kok malah kabur dasar." ucap Aline.
"Kamu tuh ngalah dong sama Adik kamu kalau lagi diledekin mending diem enggak usah ditanggapi." ucap Mama Lia.
"Mama kok malah belain dia,sih si Arine tuh suka asal ngomong." ucap Aline kesal.
"Mama enggak belain siapa-siapa cuma Mama pengen liat kalian tuh kompak seperti biasanya." ucap Mama Lia.
"Terserah Mama,deh aku mau istirahat nih besok ada kegiatan camping jadi kemungkinan besok malam aku enggak tidur di rumah." ucap Aline.
"Ohh Ya udah semnangat ya buat besok,Good Night, sayang." ucap Mama sambil mencium kening putri sulungnya.
"Makasih,mah hati-hati ya besok kalau ada yang aneh-aneh enggak usah ditanggepi Good Night juga,ma." ucap Aline menakuti mamanya.
"Eh kamu malah nakut-nakutin Mama." ucap Mama Lia sambil tertawa.
Mama Lia pun keluar dari kamar putrinya dia merasa ganjal dengan sifat putrinya.
"Huh Untung aja Mama enggak liat surat ini kayaknya Mama,Arine,sama Papa enggak boleh tau deh soal surat ini." ucap Aline sambil melihat surat tersebut dengan gemetar.
"Gue masih penasaran maksud surat ini apa ya? Dia pembunuh?" tanya Aline pada dirinya sendiri.
Tiba-tiba ada sesosok laki-laki dengan wajah yang tidak begitu menyeramkan berdiri tepat di depan Aline.
"Hih, ngaget-ngagetin aja." ucap Aline.
"Surat apa itu?" tanya hantu laki-laki itu yang sering disebut hantu datar karena setiap muncul didepan Aline pasti memasang wajah datar.
"Kepo banget loe jadi hantu." ucap Aline.
"Emang enggak boleh ya?" tanya hantu itu.
"Emmmm ya loe kan setan ngapain mesti kepo sih mending kayak suti enggak kepo apa jangan-jangan dulu waktu loe masih hidup loe orangnya kepo ya?" tanya Aline penasaran.
"E ggak kok semenjak jadi hantu jadi kepo." ucap Hantu itu.
"Tapi menurut loe ini maksudnya apa?" tanya Aline sambil menyodorkan surat itu ke sosok gaib itu.
"Ini surat petunjuk hantu ini pengen kasih tau kalau ada orang yang bunuh dia." ucap Hantu itu.
"Jangan sok tau deh udah mending loe pergi sana gue mau istirahat." ucap Aline
Hantu itu pun menghilang dan tetep dengan muka datar nya.
"Ada-ada aja ni hantu tumben banget nongol muka muka nya masih datar lagi." ucap Aline.
Aline pun tidur dengan begitu lahap sementara surat itu berada di laci dan tiba-tiba mengeluarkan darah.
Keesokan hari nya Aline pun bergegas ke Kampus dengan motor metik nya,dan bergegas ke lapangan untuk menerima pembinaan dari Senior.
"Semangat banget,nih." ucap Raisa.
"Iya dong masak enggak semangat." ucap Aline sambil tersenyum.
"cie cie kemarin pulang bareng ya sama Kak Justin." goda Raisa.
"Kok loe bisa tau lagian kemarin enggak sengaja ketemu." ucap Aline.
"Ya bisa lah gue gitulhoh." ucap Raisa sambil tertawa.
"Rese loe ya." ucap Aline dengan kesal.
Rasa semangat Aline tiba-tiba luluh lantah gara-gara perkataan Raisa tadi.Rupanya Godaan Raisa tadi didengar Kak Jennie yang sedang berjalan-jalan dibarisan mahasiswa/Mahi baru.
"Si Aline pulang bareng sama Justin wah ini enggak bener ni anak kok makin berani ya deket-deket sama Justin." ucap Kak Jennie dengan tatapan sinis.
"Selamat Pagi teman-teman semua mana semangatnyaa hari ini adalah hari terakhir ospek kalian hari ini kita akan melaksanakan kegiatan camping didekat kampus kalian pasti bertanya-tanya kok dikampus kak ya kita milih ke kampus karena kita pengen kalian lebih mengenal lagi kampus ini,ada beberapa kegiatan yang akan kita laksanakan." ucap Kak Justin.
"kenapa enggak tempat lain aja,sih?" tanya Fauzan.
"Takut loe ya?" tanya Raisa.
"Ngaget-ngagetin aja,sih gue enggak takut kok cuma kurang menantang aja kalau camping dikampus." ucap Fauzan dengan santai nya.
"aketemu dosen yang kemarin baru tau rasa loe." ucap Raisa.
Aline sangat menyimak penjelasan dari Kak Justin,Namun fokusnya malah berpindah ke Lantai tiga.
"Malam ini gue harus menjelajah lantai itu dan mencari tau surat misterius yang kemarin." ucap Aline dalam hati.
"Sekarang para Maba dipersilahkan untuk kelas masing-masing untuk mempersiapkan kegiatan camping nanti oh ya apa ada pertanyaan?" tanya Kak Justin.
"Saya Kak." ucap Aline sambil mengacungkan tangan ke langit.
"Aline kamu mau tanya apa?" tanya Kak Justin sambil tersenyum.
"Nanti malam ada jerit malam enggak,kak itu kayak kemah-kemah Pramuka."jawab Aline.
"Kok loe nanya itu sih gue kira loe mau tanya apa gitu." bisik Raisa.
"Emang salah ya gue nanya kayak gitu." ucap Aline.
"Untuk itu sepertinya tidak ada,lin." ucap Kak Justin singkat.
"Oh gitu ya kak ya udah makasih." ucap Aline.
"Alhamdulillah kagak ada." ucap Fauzan.
"Yah kok enggak ada." ucap Aline.
"Emang kenapa,sih Lin kok loe pengen banget ada kegiatan kayak gitu?" tanya Raisa.
"Gue lagi pengen cari tau sesuatu." bisik Aline.
"Cari tau apaan?" tanya Raisa.
"Nanti gue kasih tau." bisik Aline.
Para Mahasiswa dan Mahasiswi baru pun masuk ke kelas masing-masing untuk menerima materi dan penjelasan dari Kakak Senior.
Happy Reading semua 🤗
Jangan lupa like dan Vote.
Ditunggu kritik dan Sarannya 🙏
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 136 Episodes
Comments
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
𝓐𝓵𝓲𝓷𝓮 𝓴𝓸𝓴 𝓴𝓪𝔂𝓪𝓴 𝓰𝓲𝓶𝓪𝓷𝓪 𝓰𝓲𝓽𝓾 𝓪𝓶𝓸𝓾𝓷𝓽 𝓭𝓪𝓱🤦♀️🤦♀️🤦♀️🤦♀️🤦♀️🤦♀️
2022-10-31
1
Dena Dena
yg bikin males itu udah tahu indigo v berusah nutupin ke org2 yg dh tau,,,jd nya kan bacanya jijik n sebel abis
2022-06-20
1
Afif Udin
Sebenarnya ceritanya seru, tapi sayang penulisannya kurang baik.
Maaf yaa Thor, sampai sini dulu bacanya.
Semangat lanjutin karyanya.
2022-06-13
1