Hanna pun langsung bergegas pergi tanpa berbicara sepatah katamu,namun Justin langsung menarik tangannya.
"tunggu dulu,hann aku mau ngomong sesuatu sama kamu," ucap Justin.
"ku pikir enggak ada yang perlu diomongin lagi,"jawab Kak Hanna sambil melepaskan pegangan Justin.
"Aku tau kamu pasti marah banget sama aku tapi asal kamu tau han,aku udah enggak ada apa apa lagi sama Jennie,"ucap Justin.
"Mau kamu ada hubungan sama dia mau enggak bukan urusan aku dan aku minta sama kamu jangan sok baik sama Aline," ucap Hanna dengan nada ketus.
"Kok jadi nyebut nyebut Aline dan kenapa bisa kenal sama Aline?" tanya Justin.
"Bukan urusan kamu kenapa aku bisa kenal sama Aline inget ya jangan deketin Aline," Jawab Hanna sambil menatap tajam Justin.
"Terserah aku mau deket sama siapa pun urusan sama kamu tuh apa?" tanya Justin.
"Kamu deketin Aline cuma buat menutupi kesalahan kamu kan?Kamu enggak tau Aline itu siapa," ucap Hanna sambil bergegas pergi.
"Han Han aku tau sebenarnya Aline siapa dan aku yakin bisa buat Aline enggak tau apa apa soal masalah ini, " ucap Justin.
Sementara itu Aline,Raisa,dan Fauzan bergegas ke Lantai 3 dan Mereka pun sampai dengan perasaan tak karuan.
"Lin,loe yakin kita hukuman bersihin lantai 3?" tanya Fauzan.
"Ya iyalah itu hukuman kita kan loe mau kita dapet hukuman tambahan?" tanya balik Aline.
" Ya bukanya gitu kita kan maba harusnya cuma masalah kayak gini bisa diberi sanksi lisan,"ucap Fauzan.
"Iya juga ya menurut gue ini enggak wajar." ucap Raisa.
"Ya udah kalau kalian enggak mau gue bisa kok sendii,"ucap Aline
"Gitu aja ngambek loe Lin," ucap Raisa.
"Ya habisnya kalian ribut melulu kita harus cepet nih,"ucap Aline agak ngegas.
Mereka pun bergegas menaiki anak tangga dengan perlahan-lahan dengan perasaan campur aduk antara merinding dan agak ketakutan.Fauzan dan Raisa pun sama sama berpegangan Aline.
"Ini kok pada pegang-pegang gue,"ucap Aline sambil melepaskan tangan Fauzan dan Aline.
"Gue tiba- tiba merinding lin, hawa nya dingin banget," ucap Fauzan gemetar.
"Sama lin, ini kita baru naik tangga lho gimana kalau kita udah sampai,"ucap Raisa tak kalah gemetar.
"Hawa daerah tangga ini bener bener punya aura negatif fiks ini pasti ada sesuatu,"ucap Aline dalam hati.
Mereka pun sudah berada di atas.Mata mereka terbelalak melihat kondisi lantai 3 yang begitu kotor, berantakan,penuh dengan debu.
"Gilak,nih lantai enggak pernah dibersihin kotor banget,"ucap Fauzan dengan ekspresi kaget.
"Iya,mana bau banget lagi Maba disini aneh banget ya orang kotor kayak gini malah dibiarin," ucap Raisa sambil muntah.
"Sumpah aura negatif disini kuat banget lantai disini juga kotor dan berantakan bange," ucap Aline secara spontan.
"Aura negatif?" tanya Fauzan dan Raisa secara bersamaan.
"E---emang nya tadi gue bilang apa ya?" tanya Aline dengan nada terbata-bata.
"Kok loe tanya balik,lin aneh,"jawab Raisa.
"Udah udah mendingan kita cepet bersihin nih lantai biar kinclong kayak muka gue," ucap Fauzan.
"Kok loe jadi semangat gini tadi nya enggak mau?" tanya Aline.
"Gue semangat kayak gini biar cepet kelar," ucap Fauzan.
"Bentar- bentar kita berdoa dulu yuk supaya lancar enggak terjadi apa-apa," ucap Raisa.
"Apaan,sih sa cuma kayak gini pake berdoa segala," ucap Fauzan keheranan.
"Kita ada ditempat yang enggak berpenghuni zan,jadi kita harus berdoa." ucap Aline.
"Iya deh," ucap Fauzan.
Mereka pun berdoa dengan khusyuk.Namun tiba tiba ada bayangan yang membuat Aline Penasaran.
"Kok ada bayangan ya?" tanya Aline dalam hati.
Tiba-tiba Aline melihat sesosok dosen yang tadi dilihatnya pada waktu senam.
"Dosen itu lain," ucap Aline dengan tatapan tajam.
Raisa dan Fauzan pun kaget dengan ucapan Aline.
"Dosen yang tadi,lin?" tanya Raisa kebingungan.
"Mana lin,loe jangan nakut- nakuti gue,"ucap Fauzan dengan ekspresi ketakutan.
" E---enggak ada apa apa kok cuma halusinasiku aja,"ucap Aline sambil cengengesan.
"Tapi filling gue berbicara kalau dosen itu berasal dari lantai ini,"ucap Raisa spontan.
"Udah-udah yuk kita langsung ke posisi masing masing biar cepet kelar," ucap
Aline.
Aline,Raisa,dan Fauzan pun menempati posisinya masing- masing.Mereka membersihkan lantai 3 dengan perasaan antara takut dan penasaran.
"Kotor banget nih,lantai kayaknya semenjak enggak dipergunakan enggak pernah disapu," ucap Raisa sambil menyapu.
Sementara itu Fauzan sedang berjalan-jalan menyusuri lantai.
"Aduh!Ni, lantai kok horor banget,sih,"ucap Fauzan sambil clingak-clinguk.
Aline sedang membersihkan jendela di setiap ruangan dilantai tersebut.
"Hawa lantai ini makin kesini lumayan negatif terus tadi gue liat dosen yang tadi apa lantai ini emang ada hubungannya sama penampakan dosen tadi?" tanya Aline dalam hati.
"Ini ruangan apa ya?" tanya Aline sambil mengintip sebuah ruangan yang ada di lantai 3.
Tiba-tiba Aline merasa ada yang memegang pundaknya.
"Kok ada yang megang pundakku ya?" tanya Aline.
"Tapi disini enggak ada siapa-siapa Raisa sama Fauzan kan ada disebelah sana,"ucap Aline.
Aline pun melanjutkan tugasnya.Namun lagi lagi dia merasa bahwa ada yang memegang pundaknya.
"Sa,zan jangan bercanda dong kita harus cepet," ucap Aline sambil membalikkan badannya.
Namun tidak ada jawaban yang ada hanya suara angin dan tokek.
"Kok sepi ya?" tanya Aline sambil berjalan - jalan.
Sementara itu diruang Panitia Ospek.Kak Justin memikirkan cara agar bisa mendekati Aline dan cara agar bisa menyuruh mereka bertiga turun.
"Gimana ya caranya ganti hukuman mereka tanpa sepengetahuan Peter?"tanya Kak Justin pada dirinya sendiri.
"Kamu kenapa,Jus?" tanya Jennie.
"Enggak papa kok." jawab Kak Justin.
"Beneran?" tanya Jennie sambil mencubit pipi Justin.
"Loe apa-apaan sih,enggak enak dilihatin yang lain,"ucap Justin dengan ekspresi kesal.
Happy Reading semua..🤗
Maaf episode kali ini agak dikit.
Jangan lupa Vote dan Like yaa
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 136 Episodes
Comments
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
𝓫𝓲𝓴𝓲𝓷 𝓭𝓮𝓰 𝓭𝓮𝓰 𝓰𝓪𝓷 𝓷𝓲𝓱😱😱😱😱😱😱
2022-10-31
0
Wiwid Wijayanti
kalo yg terbiasa baca novel , tanpa tanda bacapun bisa baca Krn seolah² mendapat peran dlm novel tersebut . semangat author jgn pesimis Krn kekurangan di tanda baca
2022-05-13
3
Ira
dag dig dug merinding ini aku😪😅 tapi penasaran
2021-10-10
1