"Siapa itu?" tanya Justin.
"Kamuuuu....." jawab suara itu dengan nada seram.
Justin pun memutuskan untuk pergi.Sementara itu Aline,Raisa,dan Fauzan bersiap-siap membersihkan toilet lantai 1 dan 2.
"Gue bersyukur banget Kak Justin dateng," ucap Raisa.
"Iya untung dia ngganti hukuman kita gue enggak bisa ngebayangin deh jadi apa gue disana," ucap Fauzan.
Aline nampaknya tidak menghiraukan apa yang dikatakan Raisa dan Fuazan.
"Eh lin, diem aja loe enggak seneng ya kita diganti hukumannya?" tanya Raisa.
"Ya gimana ya gue tuh penasaran banget sama Lantai itu eh malah diganti," jawab Aline.
"Tuh lantai mau kita bersihin kaya apa pun tep aja kotor," ucap Fauzan.
" kalian masih ingat kan soal dosen yang tadi pagi?" tanya Aline sambil menatap Raisa dan Fauzan.
"Ih kok loe malah ngomongin soal dosen yang tadi serem tau," ucap Raisa dengan ekspresi ketakutan.
"Iya nih, kenapa ngomongin dosen yang tadi mukanya nyeremin bangettt," ucap Fauzan.
"Gue tuh punya firasat kalau Dosen Gaib itu ada hubungan nya sama lantai 3,"ucap Aline dengan nada pelan.
"Gue enggak tau lin, dan enggak mau tau," ucap Fauzan.
"Kalau dipikir-pikir bisa jadi lin," ucap Raisa sambil mengangguk- angguk.
Mereka sudah berada di toilet lantai 1.Disana ada 3 toilet yang pastinya terdiri dari toilet Pria dan Wanita,dan mau tidak mau Fauzan harus membersihkan toilet pria sendirian sementara Aline dan Raisa membersihkan toilet wanita.
"Ini gue beneran bersihin toilet pria sendirian?" tanya Fauzan.
"Ya bener zan,masak kita harus nemenin loe," jawab Aline.
"Kalau tiba tiba tuh dosen nongol gimana?" tanya Fauzan gemetar.
"Ya loe baca ayat kursi sama Yasin dia pasti bakal ilang,zan kalau perlu baca 30 juz Al-Qur'an,"jawab Raisa sambil tertawa.
"Enggak sekalian aja gue pakai sarung terus solat loe pikir gue mau ngaji." ucap Fauzan.
"Udah udah kita mendingan bersihin
sekarang soalnya mahasiswa yang lain masih ada kelas," ucap Aline.
"Beneran Lin, gue sendirian?"tanya Fauzan agak ketakutan.
"Iya zan,sebelum masuk ucap bismillah sama doa dulu,"ucap Aline.
Meraka pun mulai bersih bersih.Fauzan pun dengan perasaan tidak karuan terpaksa membersihkan toilet seorang diri,namun ketika mereka masuk.
" Eh,kalian!" teriak Kak Peter.
" Gimana,kak?" tanya Aline.
" Kalian ngapain disini bukannya kalian dilantai 3," jawab Kak Peter.
"Gue yang suruh mereka disini," ucap Kak Justin.
"Kok loe enggak omong sama gue,jus?" tanya Kak Peter.
"Loe tuh pasti enggak setuju makanya gue diem diem aja," jawab Kak Justin.
"Seharusnya loe tuh ngomong sama gue nu ya udah terserah lagi pula mereka itu anak Fakultas ekonomi," ucap Kak Peter.
"Nah tuh loe tau," ucap Kak Justin.
Kak Peter pun pergi dengan perasaan bingung dengan sikap Justin.
"Kalian semangat ya bersihinnya nanti kalau bersihnya lebih cepet aku bakal ngasih hadiah," ucap Kak Justin sambil bergegas pergi.
"Wah,Kak Justin mau ngasih hadiah apa ya?" tanya Raisa antusias.
"Mungkin enggak beneran kok hukuman kok dikasih hadiah," jawab Aline.
"Iya tuh cuma pencitraan sama maba baru kayak kita biar keliatan wahh," sambung Fauzan.
"Jangan ngomong kayak gitu bisa aja beneran,"ucap Raisa.
"Udah buruan kira bersihin kenapa jadi ngrumpi gini," ucap Aline.
Meraka pun membersihkan toilet.Saat masuk Aline merasakan hawa aneh dan merasakan bahwa ada makhluk halus di toilet itu.
"Hawanya aneh banget ya walaupun enggak seaneh di lantai 3 tadi,"ucap Aline dalam hati.
"Ini toilet enggak terlalu kotor jadi kita bisa cepet deh bersihinnya," ucap Aline sambil memegang kain pel dan melangkahkan kakinya ke wastafel.
Baunya enggak aneh,sih cuma hawanya aja ngomong ngomong makhluk halus di toilet ini siapa ya?" tanya Aline dalam hati.
"Loe kenapa diem aja,lin tadi buru-buru?"tanya Raisa.
"Gue enggak papa kok cuma lagi liat liat aja," jawab Aline.
"Liat liat apa,sih ini cuma toilet,lin,"ucap Raisa.
Aline pun membersihkan area depan sekitar wastafel sementara Raisa membersihkan area dalam.
"Sa,loe ngerasa aneh enggak sama sikap Kak Justin tadi yang tiba tiba ganti hukuman kita ?" tanya Aline sambil mengepel.
"Biasa aja lin, dia enggak mau kita kecapekan," jawab Raisa
"Gue kira loe ngerasa aneh,"ucap Aline.
"Tadi loe ngomong apa sama Kak Justin kayak rahasia banget?" tanya Raisa.
"Enggak ngomongin apa apa kok,"awab Aline.
"Yakin?kayaknya kak Justin suka sama loe," ucap Raisa.
Mendengar perkataan Raisa sontak membuat Aline kaget.
"Ih apaaan sih loe enggak mungkin,lah,"ucap Aline.
"Ya kalau beneran gimana dia boyfriend material banget lho, kalau loe enggak mau buat gue aja," ucap Raisa sambil tertawa
"Apaan,sih loe gue tuh baru ketemu sama Kak Justin baru 2 kali,"ucap Aline.
Fauzan nampak ketakutan di toilet sebelah,dia tak kunjung membersihkan toilet namun malah melihat sekeliling toilet dengan perasaan takut.
"Sumpah gue merinding banget gue takut banget kalau dosen itu tiba tiba dateng,"ucap Fauzan.
tiba tiba... ada suara kaki sedang berjalan seperti mendekati Fauzan.
"Ampunnn ampunn setann jangan apa apain saya,"ucap Fauzan dengan mata tertutup.
"Eh ini saya malah dikatain setan." ucap Pak Ridho yang bertugas menjadi tukang bersih-bersih dikampus.
"Astagfirullah Pak ngaget-ngagetin aja,"ucap Fauzan.
"loee kenapa,zan?" tanya Raisa.
"Ini saya malah dikatain setan neng padahal saya kesini mau ambil sabun,"jawab Pak Ridho.
"Efek tadi ngeliat Dosen gaib jadi kebawa nyampek sini," ucap Raisa.
"Dosen gaib?" tanya Pak Ridho.
"Iya,pak nyeremin banget mukanya," jawab Raisa.
"Iya,pak enggak bisa dijelasin pakai kata-kata," ucap Fauzan.
"Jadi Dosen itu muncul lagi dan menakuti nakuti mahasiswa baru sini,"ucap Pak Ridho dalam hati.
"Menurut bapak gimana?" tanya Raisa.
"Mungkin cuma kebetulan aja liat nya jadi kalian enggak usah risau,"jawab Pak Ridho.
Sementara itu Aline sendirian di toilet wanita.
"Raisa kok lama ya jangan jangan terjadi apa apa lagi sama mereka?" tanya Aline pada dirinya sendiri.
Tiba- Tibaaa....
"Jauhiiiii diaaaaa......." ucap Suara itu dengan nada seram.
"Kok ada suara kayaknya ini mirip sama yang ada dilantai 3 hei kamu siapa kamu?" tanya Aline.
Aline terus bertanya tanya namun tidak ada jawaban.Makhluk itu tidak menampakkan dirinya hanya muncul dengan suara.
"Jangan jangan kamu dosen yang tadi ya?" tanya Aline.
"Jauhiiiii diaaaaa...." teriak suara itu dengan nada tinggi serta berulang ulang.
"Apa maksudmu aku enggak paham,"ucap Aline gemetar.
Aline mulai ketakutan dia ingin keluar namun pintu tidak dapat dibuka suara itu terus muncul dengan kata yang sama.
"Pintu nya kok tiba tiba enggak bisa kebuka?" tanya Aline pada dirinya sendiri sambil berusaha membuka pintu.
Pintu pun tidak bisa terbuka.Tiba-tiba ada sepucuk surat misterius entah dari mana bersamaan dengan hilangnya suara seram itu.
"Surat apaan,nih kok aneh?" tanya Aline pada dirinya sendiri.
Happy Reading semua 🤗
Jangan lupa Vote dan Like.
Ditunggu kritik dan sarannya 🙏
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 136 Episodes
Comments
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
𝓹𝓪𝓼𝓽𝓲 𝓱𝓪𝓷𝓽𝓾 𝓷𝔂𝓪 𝓷𝔂𝓾𝓻𝓾𝓱 𝓐𝓵𝓲𝓷𝓮 𝓫𝓾𝓪𝓽 𝓳𝓪𝓾𝓱𝓲𝓷 𝓙𝓾𝓼𝓽𝓲𝓷🤔🤔🤔🤔🤔🤔🤔
2022-10-31
0
나의 햇살
buat apa boyfriend material tapi pembunuh
2022-05-04
1
Adewulan Miminya Azkayra
aline indigo, tapi kok penakut banget ya, kan buat orang indigo lihat hal tak kasat mata udah biasa.
2022-03-03
2