6.Hukuman untuk Aline,Raisa,dan Fauzan.

Makhluk itu pun perlahan menghilang dari punggung Aline.Aline pun nampak lega karena makhluk itu sudah hilang.

"Gimana lin, badan loe udah enakkan?" tanya Tasya dengan ekspresi khawatir.

"Udah kok enggak kayak tadi," ucap Aline sambil tersenyum.

"Syukur deh,kalau gitu gue khawatir banget kalau terjadi apa-apa sama loe," ucap Tasya.

Kegiatan jalan santai pun selesai para maba pun istirahat ada yang di kantin,di taman,dan dikelas.Aline pun memutuskan untuk duduk di koridor kampus ditemani Tasya yang dari tadi menemaninya.

"Tas,loe enggak gabung sama temen-temen loe? tanya Aline sambil meminum minuman yang ia beli di perjalanan.

"Nanti aja deh capek banget soalnya toh gue juga enggak tau temen-temen gue ada dimana,"ucap Tasya sambil meminum minuman.

"Ohh ya udah gue enggak masalah kok,"ucap Aline dengan nada santai.

"loe sendiri kok sendirian aja gue lihat biasanya sama Raisa sama Fauzan mereka kemana?" tanya Tasya sambil clingak-clinguk.

"lagi pengen sendiri aja tas,"ucap Aline singkat.

"Loe pasti lagi ada masalah ya sama mereka?" tanya Tasya.

"Masalah kecil kok tas,gue mau ke kelas dulu ya,"cap Aline sambil bergegas pergi.

"Kok gue jadi penasaran ya sama Aline,"ucap Tasya.

Sementara itu Raisa dan Fauzan berada di lapangan rupanya mereka sedang diberi hukuman oleh Kak Justin dan Kak Peter di tengah teriknya matahari dan angin sepoi-sepoi.

"Kalian pasti udah tau kan alasan saya suruh kalian berdua kumpul di lapangan?" tanya Kak Justin dengan suara lantang.

"Tau kak," ucap Raisa dan Fauzan secara serentak.

"Karena kalian tadi menyebar informasi bohong maka kita mau kasih kalian hukuman dan hukumannya adalah membersihkan lantai 3," ucap Kak Peter dengan nada suara lantang.

Mendengar perkataan Peter.Justin pun kaget dia tidak menyangka bahwa hukuman yang diberikan Peter yaitu membersihkan Lantai 3.Justin tidak bisa menyembunyikan ekspresi khawatir di wajah tampannya.

"Kok loe enggak ngomong dulu sama gue kalau hukumannya bersihin lantai 3?" tanya Kak Justin

"Tadi gue sebenernya mau ngomong,tapi enggak jadi karena loe pasti enggak setuju." ucap Kak Peter.

"Gue enggak setuju sama hukumannya lantai 3 udah lama enggak dibersihin loe enggak kasihan sama mereka apalagi mereka cuma berdua,"ucap Kak Justin.

"Justru karena udah lama enggak di bersihin kita suruh mereka bersihin jus, loe aneh banget,"ucap Kak Peter dengan tatapan aneh.

"Ini kita jadi dihukum enggak,kak?" tanya Raisa.

"Yah!Kita malah dicuekin sa,mana panas banget lagi,"sambung Fauzan dengan ekspresi kepanasan.

Sementara itu Aline rupanya sedang berjalan ke arah kelas dan melihat kedua temannya berada di lapangan.Aline nampak kasihan melihat kedua teman barunya harus berpanas-panasan di lapangan.

"Mereka pasti lagi dapet hukuman ini semua emang salah gue enggak seharusnya gue bohong,"ucap Aline.

Tanpa pikir panjang Aline pun menghampiri kedua temanya Kak Justin,dan Kak Peter bermaksud untuk menyatakan sesuatu.

"Selamat siang kak,"sapa Ada sambil tersenyum.

"Kamu ngapain kesini kamu kan enggak ikut dihukum?" tanya Kak Peter.

"Saya mau jujur sebenarnya mereka enggak bohong justru saya yang bohong jadi kalian kalian mau hukum hukum aku aja,"ucap Aline datar.

Sontak Raisa dan Fauzan pun kaget dengan perkataan Mereka pun saling berpandangan satu sama lain.

"Kalian semua mempermainkan saya ya ini yang bener mana?" tanya Kak Peter emosi.

"Saya yang bener, kak." ucap Aline sambil menunjuk dirinya sendiri.

"Jadi,soal tadi kalian ketemu setan itu bener?" tanya Kak Justin dengan nada pelan.

"Bener kak,"ucap Aline dengan ekspresi menyakinkan

"Setan apa yang kalian liat?" tanya Kak Peter.

"Sesosok perempuan setengah baya pakai baju dosen dengan luka tusukkan di perut," ucap Aline.

Raut muka Kak Justin pun berubah menjadi agak panik dan gelisah mendengar Aline menceritakan sosok yang ia temui pagi tadi

"Apa jangan-jangan yang mereka liat..."batin Kak Justin.

"Jujur ya saya enggak percaya apa yang kalian sampaikan saya udah putusin untuk menghukum kalian bertiga,"ucap Kak Peter dengan wajah kesal.

"Kita siap kak, menerima hukuman,"ucap Aline dengan suara lantang.

"Kita juga siap," ucap Raisa dan Fauzan secara bersamaan.

"Jus,loe kenapa diem aja?" tanya Kak Peter.

"Ee--enggak papa kok gue tetep enggak setuju kalau mereka disuruh bersihin lantai 3 mending mereka disuruh bersihin toilet, koridor,"ucap Kak Justin dengan nada terbata-bata.

"Kita enggak masalah kok kalau disuruh bersihin lantai 3,"ucap Aline spontan.

Lagi lagi Raisa dan Fauzan kaget dengan perkataan Mereka nampak tidak setuju dengan perkataan Aline.Apalagi ekspresi muka Kak Justin sangat panik.

"Si Aline kok malah setuju,sih jangan jangan dia ada maksud tertentu makanya dia nerima begitu aja." batin Kak Justin.

"Tuh,dia aja malah nerima jus,jadi enggak enggak ada alasan buat loe gak setuju,"ucap Kak Peter.

Dengan berat hati Kak Justin pun menerima usulan Kak Peter dan tiba tiba meninggalkan mereka berempat di lapangan.

"Jus,kok malah pergi?" tanya Kak Petter dengan ekspresi kebingungan.

"Lho?Kok Kak Justin malah pergi?" tanya Raisa.

"Jadi,fiks hukuman kalian membersihkan lantai 3 silahkan kalian ambil alat-alat kebersihan di kamar mandi saya beri waktu 1 jam mengerti?" tanya Kak Peter dengan suara lantang.

"Siap kak," ucap Aline,Raisa,dan Fauzan ecara bersamaan.

Kak Peter pun pergi meninggalkan meraka bertiga.Di lapangan tinggal mereka berempat saja.Raisa dan Fauzan nampak bertanya sesuatu pada Aline.

"loe kenapa tiba-tiba jujur,lin? tanya Raisa dengan ekspresi heran.

"Akhirnya kalian mau ngomong sama gue juga,gue ngelakuin ini karena gue sadar yang bohong itu gue bukan kalian," ucap Aline sambil tersenyum.

Percuma loe jujur gue sama Raisa juga ikutan dihukum,"ucap Fauzan dengan ketus

"Gue bener- bener minta maaf sama kalian kalian mau kan maafin gue?" tanya Aline dengan ekspresi penuh harap.

Tiba tiba......

"Gue udah maafin loe lin, walaupun gue tadi sempet kecewa banget sama loe,"ucap Raisa sambil memeluk Aline.

"Gue juga udah maafin loe lin,tapi nanti loe kenalin gue ya sama tadi yang bareng sama loe,"uap Fauzan sambil tersenyum.

"Maksud loe Tasya anak Sastra?"tanya Aline.

"Ya itu lah pokoknya kenalin ya,lin,ucap" Fauzan sambil memohon-mohon Aline.

"Beres zan," ucap Aline dengan nada santai.

"Ada udang dibalik batu nih," ucap Raisa dengan suara cempreng.

"Cuma kenalan dong kok siapa tau jodoh," ucap Fauzan sambil tersenyum-senyum.

"Gue doain jodoh loe setan yang tadi," ucap Raisa sambil tertawa.

"Udah-udah malah ribut mending kita otw ke lantai 3 kita cuma dikasih waktu 1 jam," ucap Aline antusias.

"Baru kali ini orang dihukum malah seneng," ucap Fauzan dengan ekspresi keheranan.

"Tapi kok gue merinding ya disuruh bersihin lantai 3,"ucap Raisa dengan ekspresi ketakutan.

"Iya gue merinding semenjak kejadian tadi," ucap Fauzan.

Kok kalian takut sih?Enggak ada apa apa kok." ucap Aline dengan santai.

"Kalau kita ketemu sama setan yang tadi gimana,lin?Kalau cantik sih,enggak apa apa ini seremm," ucap Fauzan dengan ekspresi kocak.

"Bener lin,gimana kalau dia setan jahat?"tanya Raisa.

"Jadi,kalian enggak mau nih?Ya udah nanti aku ngomong sama Kak Justin sama Kak Peter aja,"ucap Aline dengan suara santai.

"Ya,jangan gitu juga lin, loe enggak kasihan sama kita." ucap Raisa agak panik

"Ya makanya kita sekarang kita otw ke Lantai 3 biar cepet kelar,"ucap Aline sambil melangkahkan kaki ke arah lantai 3.

Dengan perasaan takut Raisa dan Fauzan pun mau menerima ajakan Aline dan mereka bertiga pun bergegas ke kamar mandi untuk mengambil alat-alat kebersihan.

"Gue bagi ya tugas kalian," ucap Aline dengan penuh semangat.

"Oke lin," ucap Raisa dan Fauzan secara bersamaan.

"Raisa loe bagian nyapu,Fauzan loe bagian ngepel, dan gue sendiri bersihin jendela sama nanti kalau kalian belum selesai gue bantu," ucap Aline sambil menunjuk Raisa dan Fauzan.

"Beneran ya nanti bantuin,"ucap Raisa dengan nada tinggi.

"Iya beneran."ucap Aline dengan nada pelan.

"Ruang-ruang yang ada di lantai 3 kita bersihin enggak ya?" tanya Fauzan sambil memegang alat pel.

"Kita harus bersihin dong." ucap Aline sambil memegang lap bersih dan pembersih kaca.

Mereka pun bergegas ke lantai 3 dengan perasaan campur aduk.Sementara itu Kak Justin sedang berjalan di koridor kampus dengan ekspresi gelisah dan khawatir.

"Mereka liat penampakan Dosen wah!Ini bahaya gue harus ngawasin mereka,"ucap Kak Justin.

Tiba-tiba ...

Kak Justin pun menabrak seseorang perempuan cantik berhijab dengan postur tubuh tinggi menggunakan hijab pashmina berwarna putih dan seseorang itu adalah Hanna.

"Hannaaa," ucap Justin sambil menatap Hanna dengan tatapan kaget.

"Kenapa aku bisa ketemu sama Justin?"tanya Hanna dalam hati.

Happy Reading semuaaaa🤗

Jangan lupa Vote dan Likenya😉

Terpopuler

Comments

gemini boy

gemini boy

lah iya itu ,,, susah klo ngobrol masalah setan sama orang yg ngga paham

2023-10-11

0

💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕

💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕

𝓴𝓮𝓷𝓪𝓹𝓪 𝔂𝓪 𝓙𝓾𝓼𝓽𝓲𝓷 𝓭𝓲 𝓫𝓮𝓷𝓬𝓲 𝓼𝓪𝓶𝓪 𝓗𝓪𝓷𝓷𝓪🤔🤔🤔🤔🤔🤔🤔

2022-10-31

0

나의 햇살

나의 햇살

kalau gk percaya coba dibuka aja mata batin dia biar sekalian dilihat semua penampakan yg ada di kampus itu

2022-05-04

1

lihat semua
Episodes
1 1.Hari pertama ospek
2 2.Mulai merasakan keanehan
3 3.Penjelasan singkat Kak Hanna
4 4. Penampakan di lapangan
5 5.Pertemuan Pertama
6 6.Hukuman untuk Aline,Raisa,dan Fauzan.
7 7.Kejadian di Lantai 3
8 8.Hukuman membersihkan toilet
9 9.Penampakan di toilet
10 10.Surat Misterius untuk Aline
11 11.Sikap Aneh Kak Justin
12 12.Penampakan di ruang kesehatan.
13 13.Kepanikan Justin dan Jennie
14 14.Ketakutan Kak Justin
15 15.Membuka Surat Misterius
16 16.Pengakuan Aline
17 17.Perhatian Kak Justin
18 18.Persiapan Kemah
19 19.Acara Perkemahan
20 20.Tragedi di acara perkemahan
21 21.Menghilangnya surat misterius
22 22.Mencari Kayu di belakang kampus
23 23.Gundukkan misterius
24 24.Pengakuan Lili
25 25.Penampakan Dosen Gaib di Tenda
26 26.Malam Api Unggun
27 27.Dosen misterius
28 28.Rasa penasaran Aline dan Fauzan
29 29.Gundukkan misterius
30 30.Kembalinya surat misterius
31 31.Pencarian Aline,Raisa,dan Fauzan.
32 32.Mengelabuhi Aline
33 33.Penampakan Dosen Gaib
34 34.Tragedi di belakang kampus
35 35.Hari kedua Kegiatan Kemah
36 36.Kecurigaan mereka
37 37.Kegiatan di siang hari
38 38.KecurIgaan Tania
39 39.Malam Api Unggun
40 40.Tania kerasukan
41 41.Kepanikan Kak Justin
42 42.Usaha Aline
43 43.Tania sudah sadar.
44 44.Kecurigaan Aline
45 45.Kegiatan Api Unggun
46 46.Arine terpesona
47 47.Bercak darah di kelas.
48 48.Pindah Kelas
49 49.Dosen Gaib di kelas.
50 50.Foto di tas Kak Justin.
51 51.Kekepoan Aline soal foto foto itu.
52 52. Arine kaget melihat foto di tas Kak Justin
53 53. Penyelidikan Aline di lantai 3
54 54.Penyelidikan Aline
55 55.Aline kembali ke kelas
56 56.Guru Les untuk Arine
57 57.Arine menyukai Kak Justin
58 58.Aline menemukan sebuah flashdisk
59 59.Aline kembali ke ruangan itu
60 60.Penelusuran Aline dan kawan-kawan
61 61.Rencana Menjebak Kak Justin part 1
62 62.Rencana Menjebak Kak Justin part 2
63 63.Rencana Menjebak Kak Justin part 3
64 64.Arine Ngambek
65 65.Kemarahan Arine
66 66. Arine mengundang Kak Justin ke Pestanya
67 67.Arine sedang bahagia.
68 68.Hari Ulang Tahun Aline
69 69.Penampakan Dosen Gaib di Kelas
70 70.Almh.Bu Rossa bertamu Lili
71 71.Pesta Ulang Tahun Arine
72 72.Arine menungggu kedatangan Kak Justin
73 73.Kak Justin mau datang ke Pesta Arine
74 74.Arine terpesona dengan penampilan Kak Justin
75 75.Jennie memfitnah Aline
76 76.Pengakuan Jennie
77 77.Menjebak Kak Justin
78 78.Aline dan kawan-kawan berhasil menjebak Kak Justin
79 79.Kak Jennie kabur
80 80.Jennie meninggal dan pengakuan Kak Justin
81 81.Penjelasan Kak Justin
82 82.Penyesalan Kak Justin
83 83.Justin kembali menceritakan semuanya
84 84.Kak Justin menyatakan perasaannya pada Aline
85 85.Penangkapan Kak Justin
86 86.Arine salah paham
87 87.Kehebohan di Kampus
88 88. Reward untuk Aline,Raisa,dan Fauzan
89 89.Ketidakpercayaan Aline
90 90.Justin di keluarkan dari Kampus
91 91.Aline mengajak Arine ke Kantor Polisi
92 92.Arine bertemu dengan Kak Justin
93 93.Aline bolos sekolah
94 94.Arine di culik
95 95.Fauzan menyatakan perasaannya pada Aline
96 96.Aline dan mamanya khawatir dengan kondisi Arine
97 97.Rencana Aline
98 98.Kekhawatiran Aline
99 99.Misi Aline dkk
100 100.Misi Aline dkk
101 101.Kecurigaan Aline
102 102.Pelaku sebenarnya
103 103.Siapakah Gadis itu?
104 104.Pak Ali dan Luna
105 105.Pengakuan Justin
106 106.Misi Aline Dkk part 2
107 107.Misi Aline dkk part 3
108 108.Rencana Aline dkk ke Bogor.
109 109.Kesedihan Luna
110 110.Teringat Masa lalu
111 111.Pertemuan Luna dan Arine
112 112.Luna menyelamatkan Arine
113 113.Menolong korban kecelakaan
114 114.Kebaikan Luna pada Arine.
115 115.Pertemuan Pak Ali dengan Arine dan tempat menginap Aline dkk.
116 116.Pesan singkat dari Justin untuk Aline.
117 117.Justin berhasil menemukan keberadaan Arine
118 118.Justin dan anak buahnya terjebak
119 119.Pengumuman.
120 120.Kegagalan dan kekhawatiran Justin
121 121.Menyampaikan amanat.
122 122.Firasat aneh yang di rasakan Aline.
123 123.Aline berhasil menemukan Justin.
124 124.Permintaan Justin.
125 125.Duel maut Fauzan dan Justin serta melapor ke Pak RT
126 126.Aline melihat Arine di rumah Pak RT
127 127.Pertemuan Aline dan Arine
128 128.Kak Justin kecelakaan.
129 129.Kak Justin meninggal dunia
130 130.Luna adalah anak sulung Almh.Bu Rossa(Dosen Gaib).
131 131.Aline mengatakan suatu hal.
132 132.Perjalanan menujuJakarta.
133 133.Pemakaman Almh.Bu Rossa( Dosen Gaib) part 1.
134 134.Pemakaman Almh.Bu Rossa part 2
135 135.Seusai Pemakaman Almh.Bh Rossa
136 136.Pengumuman
Episodes

Updated 136 Episodes

1
1.Hari pertama ospek
2
2.Mulai merasakan keanehan
3
3.Penjelasan singkat Kak Hanna
4
4. Penampakan di lapangan
5
5.Pertemuan Pertama
6
6.Hukuman untuk Aline,Raisa,dan Fauzan.
7
7.Kejadian di Lantai 3
8
8.Hukuman membersihkan toilet
9
9.Penampakan di toilet
10
10.Surat Misterius untuk Aline
11
11.Sikap Aneh Kak Justin
12
12.Penampakan di ruang kesehatan.
13
13.Kepanikan Justin dan Jennie
14
14.Ketakutan Kak Justin
15
15.Membuka Surat Misterius
16
16.Pengakuan Aline
17
17.Perhatian Kak Justin
18
18.Persiapan Kemah
19
19.Acara Perkemahan
20
20.Tragedi di acara perkemahan
21
21.Menghilangnya surat misterius
22
22.Mencari Kayu di belakang kampus
23
23.Gundukkan misterius
24
24.Pengakuan Lili
25
25.Penampakan Dosen Gaib di Tenda
26
26.Malam Api Unggun
27
27.Dosen misterius
28
28.Rasa penasaran Aline dan Fauzan
29
29.Gundukkan misterius
30
30.Kembalinya surat misterius
31
31.Pencarian Aline,Raisa,dan Fauzan.
32
32.Mengelabuhi Aline
33
33.Penampakan Dosen Gaib
34
34.Tragedi di belakang kampus
35
35.Hari kedua Kegiatan Kemah
36
36.Kecurigaan mereka
37
37.Kegiatan di siang hari
38
38.KecurIgaan Tania
39
39.Malam Api Unggun
40
40.Tania kerasukan
41
41.Kepanikan Kak Justin
42
42.Usaha Aline
43
43.Tania sudah sadar.
44
44.Kecurigaan Aline
45
45.Kegiatan Api Unggun
46
46.Arine terpesona
47
47.Bercak darah di kelas.
48
48.Pindah Kelas
49
49.Dosen Gaib di kelas.
50
50.Foto di tas Kak Justin.
51
51.Kekepoan Aline soal foto foto itu.
52
52. Arine kaget melihat foto di tas Kak Justin
53
53. Penyelidikan Aline di lantai 3
54
54.Penyelidikan Aline
55
55.Aline kembali ke kelas
56
56.Guru Les untuk Arine
57
57.Arine menyukai Kak Justin
58
58.Aline menemukan sebuah flashdisk
59
59.Aline kembali ke ruangan itu
60
60.Penelusuran Aline dan kawan-kawan
61
61.Rencana Menjebak Kak Justin part 1
62
62.Rencana Menjebak Kak Justin part 2
63
63.Rencana Menjebak Kak Justin part 3
64
64.Arine Ngambek
65
65.Kemarahan Arine
66
66. Arine mengundang Kak Justin ke Pestanya
67
67.Arine sedang bahagia.
68
68.Hari Ulang Tahun Aline
69
69.Penampakan Dosen Gaib di Kelas
70
70.Almh.Bu Rossa bertamu Lili
71
71.Pesta Ulang Tahun Arine
72
72.Arine menungggu kedatangan Kak Justin
73
73.Kak Justin mau datang ke Pesta Arine
74
74.Arine terpesona dengan penampilan Kak Justin
75
75.Jennie memfitnah Aline
76
76.Pengakuan Jennie
77
77.Menjebak Kak Justin
78
78.Aline dan kawan-kawan berhasil menjebak Kak Justin
79
79.Kak Jennie kabur
80
80.Jennie meninggal dan pengakuan Kak Justin
81
81.Penjelasan Kak Justin
82
82.Penyesalan Kak Justin
83
83.Justin kembali menceritakan semuanya
84
84.Kak Justin menyatakan perasaannya pada Aline
85
85.Penangkapan Kak Justin
86
86.Arine salah paham
87
87.Kehebohan di Kampus
88
88. Reward untuk Aline,Raisa,dan Fauzan
89
89.Ketidakpercayaan Aline
90
90.Justin di keluarkan dari Kampus
91
91.Aline mengajak Arine ke Kantor Polisi
92
92.Arine bertemu dengan Kak Justin
93
93.Aline bolos sekolah
94
94.Arine di culik
95
95.Fauzan menyatakan perasaannya pada Aline
96
96.Aline dan mamanya khawatir dengan kondisi Arine
97
97.Rencana Aline
98
98.Kekhawatiran Aline
99
99.Misi Aline dkk
100
100.Misi Aline dkk
101
101.Kecurigaan Aline
102
102.Pelaku sebenarnya
103
103.Siapakah Gadis itu?
104
104.Pak Ali dan Luna
105
105.Pengakuan Justin
106
106.Misi Aline Dkk part 2
107
107.Misi Aline dkk part 3
108
108.Rencana Aline dkk ke Bogor.
109
109.Kesedihan Luna
110
110.Teringat Masa lalu
111
111.Pertemuan Luna dan Arine
112
112.Luna menyelamatkan Arine
113
113.Menolong korban kecelakaan
114
114.Kebaikan Luna pada Arine.
115
115.Pertemuan Pak Ali dengan Arine dan tempat menginap Aline dkk.
116
116.Pesan singkat dari Justin untuk Aline.
117
117.Justin berhasil menemukan keberadaan Arine
118
118.Justin dan anak buahnya terjebak
119
119.Pengumuman.
120
120.Kegagalan dan kekhawatiran Justin
121
121.Menyampaikan amanat.
122
122.Firasat aneh yang di rasakan Aline.
123
123.Aline berhasil menemukan Justin.
124
124.Permintaan Justin.
125
125.Duel maut Fauzan dan Justin serta melapor ke Pak RT
126
126.Aline melihat Arine di rumah Pak RT
127
127.Pertemuan Aline dan Arine
128
128.Kak Justin kecelakaan.
129
129.Kak Justin meninggal dunia
130
130.Luna adalah anak sulung Almh.Bu Rossa(Dosen Gaib).
131
131.Aline mengatakan suatu hal.
132
132.Perjalanan menujuJakarta.
133
133.Pemakaman Almh.Bu Rossa( Dosen Gaib) part 1.
134
134.Pemakaman Almh.Bu Rossa part 2
135
135.Seusai Pemakaman Almh.Bh Rossa
136
136.Pengumuman

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!