Walaupun sudah jam pulang sekolah tapi yang namanya kantin masih saja ramai, masih pada nongkrong, maen game, bercanda sampai jailin temennya yang lain.
Dan di sini lah mereka berdua sekarang, kantin sekolah. Sebelumnya Rayhan sudah memesankan makanan buat mereka, tinggal menunggu saja makannya datang.
"Oh iya lo ada hubungan apa sama Azka?" tanya Rayhan basa basi.
"Azka? Gak ada hubungan apa - apa sih, cuma temen satu bangku doang," jawab Azkia jujur.
"Oh jadi lo satu kelas sama si Azka ya?" tanya Rayhan dan diangguki oleh Azkia.
"Pinjem hp lo dong ponsel gue lowbat." modus Rayhan, dan dengan bodohnya Azkia meminjamkannya.
Terlihat Rayhan sibuk mengetikan sesuatu dipondel itu, setelah selesai langsung memberikannya kembali kepada siempunya ponsel. Tanpa curiga Azkia langsung saja mengantonginya, pas sekali dua mangkok mie ayam ceker dan dua gelas lemon tea pesanan mereka datang.
"Lemon tea?" gumam Azkia pelan namun masih terdengar oleh Rayhan.
"Kenapa sama lemon tea?" tanya Rayhan penasaran.
"Tau aja yang gue suka, kak senior ...... Hahaa!" Azkia terkekeh sendiri.
"Jangan panggil kak senior, panggil Rayhan aja kan lebih enak di degarnya." modus Rayhan.
Rayhan heran melihat tingkah Azkia, sebenarnya dia itu makan mie ayam di kasih sambal apa makan sambal di kasih mie ayam. Beeh banyak sekali sambalnya, sampai orang melihatnya saja takut buat makan. Melihat itu Rayhan langsung saja mengambil mangkok yang berisi sambal agar tidak dihabiskan Azkia.
"Perut lo ntar sakit lohh," ucap Rayhan.
"Heheee... Kalo lagi pms gini enaknya makan yang pedes-pedes, Han." jawab Azkia polos sambil mengaduk mie ayamnya agar tercampur rata dengan sambal.
"Heh pantes moodyan." ledek Rayhan.
Azkia tidak memperdulikan ucapan Rayhan, dia lebih fokus pada semangku mie ayam dengan ceker yang super pedas itu. Nikmat mana lagi yang kan kau dustakan.
"Makannya pelan-pelan, gak ada yang minta. Kalo masih kurang nambah juga boleh kok." mengulurkan tangan untuk mengelap pipi Azkia yang ada sisa mie.
Sekejap Azkia diam mematung mendapatkan perlakuan manis dari Rayhan, jarang-jarang ada cowok ganteng yang bersikap seperti itu.
"Kaya bocah aja, makan sampai belepotan kayak gini," ucap Rayhan lagi.
Mendengar ucapan Rayhan membuat Azkia tersadar dari keterkejutannya. Lalu dia membuang muka kearah lain. Malu! Itu yang di rasakan Azkia sekarang, bisa-bisanya dia tidak jaim saat makan di depan orang yang baru di kenalnya apalagi sampai belepotan, mana dia seniornya yang ganteng pula. Duh mau di taruh di mana muka Azkia nanti.
"Pulang gue anterin ya?" tanya Rayhan lagi memecah keheningan setelah Azkia menjadi malu dan canggung.
"En-enggak usah, Han." nah kan Azkia menjadi gagap ngomongnya.
"Kan lo lagi sakit, gue anterin aja." pinta Rayhan dengan lembut.
"Gak usah, gue bawa mobil sendiri. Lagian ini sudah mendingan tadi udah di beliin obat sama Azka." jelas Azkia yang semakin gak enak dengan Rayhan.
"Yaudah kapan-kapan aja gue anterin pulang!" paksa Rayhan dengan sebuah senyuman.
"Siapp! Oh iya tadi liat Azka kemana gak? Kaya nya tadi dia gak balik ke kelas lagi deh dan ikut gue tidur di UKS?" tanya Azkia pada Rayhan saat menyadari jika Azka tidak ada lagi.
"Entahlah, tadi habis gue masuk dia pergi gitu aja!" jawabnya sambil menaikan bahu.
Sedangkan Azkia hanya ber oh ria saja, mendengar penjelasan Rayhan. Selesai dengan acara traktir mentraktir mereka memutuskan untuk pulang kerumah masing - masing.
Sahabat Azkia kemana? Mereka pulang dahulu karena sebelumnnya Azkia sudah mengabari mereka jika dia sedang makan di kantin bersama seniornya.
.........
Di Parkiran
Setelah keluar dari UKS Azka langsung menuju ke parkiran karena sudah jam pulang sekolah, dia ingin langsung pulang karena tidur di bangkar membuat badannya sakit semua. Kasurnya di rumah jauh lebih nyamam dari pada bangkar itu.
Tapi dia sangat kesal karena cewek itu dari UKS sampai parkiran masih saja mengikutinya. Membuat Azka menajdi risih dibuatnya.
Azka tiba-tiba saja menghentikan langkahnya, dan itu membuat Siska menabrak punggungnya.
BRUK!
"Kalo berhenti bilang kek Ka, kan sakit ini!" gerutu Siska sambil mengelus jidat mulusnya yang terbentur punggung Azka.
"Lo ngapain sih ngikutin gue mulu? Gak ada kerjaan ya, lo?" tanya Azka sambil menaruh kedua tangannya di depan dada.
"Anterin gue pulang, Ka! Gue udah di tinggalin sama temen-temen gue." rengek Siska kepada Azka.
"Gak! Pulang sendiri sana, udah gede juga manja banget sih!" keluh Azka.
"Sekali ini aja deh, Ka! Ya Ka, yaa ... Ayolah anterin gue?" bujuk Siska dengan nada yang manja.
"Nggak! Gue mau cepet pulang, badan gue sakit semua!"
"Azka mah jahat banget sama gue, giliran sama anak baru itu aja sampe di gendong ke UKS!" bentak Siska yang merasa iri dengan Azkia.
"Itu karena gue males ikut pelajaran, lumayan tidur di UKS!"
Akhirnya Azka memiliki ide yang sangat bagus, ide apakah itu? Azka mengajak Siska ke pintu gerbang sekolah, Siska menurut saja karena di pikirannya dia mau di anterin sama Azka tapi nyatanya? Azka dengan cepat menghentikan sebuah taxi, lalu dengan cepat mendorong Siska masuk kedalam taxi itu. Memberi perintah pada bapak petugas taxi itu untuk segera pergi.
Azka tidak menghiraukan umpatan dan panggilan dari Siska yang mulai hilang terbawa angin.
"Akhirrnyaa! Misi selesai, hebat lo Azka," monolognya sambil membanggakan dirinya sendiri. Emang kelewat PD si Azka.
Saat akan menghidupkan motornya Azka melihat dua orang yang berjalan ke arahnya, Azka sempat memincingkan matanya melihat siapa itu. Mereka jalan berdua sambil bercanda sesekali ada tawa yang menghiasinya.
"Cihh! Cepet banget deket sama orang baru di kenalnya." kesal Azka, tanpa tau apa alasan yang membuatnya kesal.
Akhirnya kedua orang itu sampai di hadapan Azka, tepatnya di sebelah Azka karena mobilnya terparkir disitu. Mobil Azkia sudah diantar oleh super karena sang papa tidak bisa menjeputnya.
"Baru pulang, Ka?" tanya Rayhan dan diangguki oleh Azka yang sedang memakai jaketnya.
"Cewek lo mana, gak pulang bareng?"
"Cihh! Gak punya cewek gue!" kesalnya sambil menyalakan motor.
"Lah pacar lo kemana, Ka?" tanya Azkia.
"Gue gak punya pacar!" Azka nggas karena kesal dari tadi di tanya itu mulu, padahal sudah Azka jelaskan jika dirinya tidak memiliki pacar.
"Yee santai lah gitu aja nggas, cepet tua loh. Hahaa!" ledek Azkia.
"Yaudan Han, Ka gue duluan ya. Bye!" melambaikan tangan kepada kedua orang itu. Dan di balas anggukan oleh merak berdua.
Setelah Azkia pergi dari situ, disusulan Azka yang juga segera melajurkan motornya ia ingin segera pulang karena badannya terasa pegal.
"Gue mencium bau-bau gosong ini, haha!" monolog Rayhan saat menyadari sesuatu.
Rayhan mengikuti jejak Azkia dan Azka yaitu pulang ke rumahnya, tapi di perjalanan Rayhan tanpa hentinya memikirkan asyiknya saat mengobrol dengannya tadi, bahkan bisa nyambung padahal mereka baru pertama bertemu.
"Azkia! Lo sangat menarik perhatian gue," ucap Rayhan sambil tersenyum :)
.
.
..."Setiap pertemuan pasti akan ada sesuatu yang berkesan untuk orang lain.."...
...- Rayhan Mahardika -...
...----------------...
Lanjutkan ?
Like dan coment yaa kaka
Jangan Lupa Vote atau follow juga yaa ^.^
.
.
...Terimakassiihhh sudah mampir di ceritaku, jangan bosen yaa ^.~...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 282 Episodes
Comments
Suzieqaisara Nazarudin
Waahhh ngegas nih Rayhan modus lagi pake hp nya lowbet segala..🤣🤣🤣
2022-07-02
0
Nona Cherry Jo
hahaha... asyiiiik... azka punya saingan deh😄
2022-05-16
0
Hasnah Siti
not bad storynya..aku masih lagi simak storynya
2022-04-08
1