Setelah selesai olahraga mereka semua berhamburan menuju kantin, air mineral dan es adalah tujuan utama mereka untuk menghilangkan haus yang sudah membuat kering tenggorokan.
Azka, Devan dan Attaya sudah memilih tempat duduk sambil menunggu pesanan mereka, mereka tidak suka harus mengantri panjang seperti yang lain. Jadi mereka pesan saja dan sabar menunggu, sama seperti menunggu kepastiannya.
Lain halnya dengan Azkia alias Kia, Devira dan Nayla mereka lebih memilih berebut antrian dengan yang lain, karena tidak sabaran perut mereka sudah keroncongan dari tadi. Waktu istirahat memang membuat kantin ramai, apalagi kantin favorti banyak siswa yang datang membuat penjualnya menjadi kualahan.
Setelah antri dan berdesakan dengan yang lainnya akhirnya Kia dan sahabatnya mendapatkan makanan yang mereka inginkan. Kia dengan Sepiring geprek level 3 minumnya air mineral dan es teh manis, Devira dengan sepiring nasi pecel dan es lemon tea, sedangkan Nayla memilih makan dengan semangkuk soto daging dan es jeruk.
Mereka makan dengan lahabnya, tanpa menghiraukan orang lain.
"Lo gak makan berapa hari si Kia, gitu banget..?" tanya Nayla yang heran melihat Azkia makan dengan sangat lahab.
"Iya lo kayak gak pernah makan setahun aja, Ki." sambun Devira yang heran melihat Kia makan begitu lahabnya.
"Gue laper banget, tadi malem gak sempet makan dah tidur." jawab Kia sambil makan.
"Uhuukkkk...."
Tiba - tiba saja Kia tersedak oleh makananya, mana pedes banget pasti sakit itu. Dengan spontan Azka bangun dan membuka kan air meniral milih Kia dan langsung menyodorkannya. Nayla dan Devira juga menyodorkan minuman mereka tapi kalah cepat dengan Azka.
"Makasih..." ucap Kia, tanpa Kia sadari siapa yang memberikan minuman itu.
Azka masih diam di sebelah Kia, meja mereka memang dekat. Azka gemas melihat Kia yang lahab sekali makannya "Lucu banget sih, imut gitu.." batin Azka. Yang di perhatikan tidak perduli sama sekali yang penting perutnya kenyang terlebih dahulu.
Beberapa kali Kia mengibaskan rambutnya, karena menutupi wajahnya saat makan. Azka yang melihat itu jadi gregetan, langsung saja dia menarik tali rambut yang berada di pergelangan tangan Kia. Berjalan kearah belakang tubuh Kia dengan cepat Azka mengikat rambut Kia dengan tinggi. Semua siswa yang milihat kejadian itu menjadi tercengang, serasa ada efek slowmosen yang sangat tinggi.
"Makasih..." ucap Kia lagi, tanpa memalingkan wajahnya dari gepreknya yang sangat menggoda.
"Dasar panda.." bisik Azka telat di telinga Azkia.
Muka Kia sudah memerah karena pedasnya sambal, lain hal nya dengan siswa yang lain khususnya siswi yang melihat kejadian tadi. Mereka jadi baper sendiri dengan kejadian barusan.
Seorang Azka bisa melakukan hal seperti itu, membuat mereka kaget. Lain halnya dengan Siska ia sangat marah dengan Kia, ingin rasanya memakan Kia hidup - hidup. Kenapa selalu Kia yang mendapat perhatian lebih dari Azka, sedangkan dia yang selalu berusaha mendapatkan lerhatian dari Azka di lirik saja tidak.
Azka sudah duduk di tempatnya tadi bersama teman - temannya, langsung saja mendapat pertanyaan yang berjibun dari kedua sahabatnya itu. Devan meletakan telapak tangannya di jidat Akza.
"Gak panas kok, tapi kok tumben Azka bucin.." ledek Devan yang tangannya masih menempel pada jidat Azka.
"Apaan sih gak lucu!" sambil menghempaskan tangan Devan.
"Woo Santai bro.. masih aman kok haha.." kata Devan lagi sambil menertawakan Azka yang diikuti oleh Attaya.
"Lo sebenarnya ada hubungan apa sih sama Kia?" tanya Attaya yang penasaran dengan perlakuan Azka kepada Azkia yang berbeda dari yang lainnya.
"Gak ada hubungan apa - apa." jawab Azka datar tanpa ekspresi.
"Kalo gak kenapa bisa se manis itu tadi?" tanya Attaya lagi.
"Manis..?" ucap Azka sambil menaikkan sebelah alisnya.
"Kelakuan lo sama Kia tadi sweet ogeb, bikin anak orang pada baper noh..." kesal Devan sambil menunjuk kerumunan siswi yang mesih memandangi Azka dengan penuh kekaguman.
"Orangnya aja gak baper tuh." jawab Azka sambil menunjuk Kia dengan dagunya.
Spontan saja Attaya dan Devan melihat ke arah yang di tunjuk Azka, mereka berdua mengangguk paham. Tapi setelah itu mereka kaget seperti habis melihat penampakan di belakang Azkia.
"Eh setan!" ucap Devan dan Attaya bebarengan.
"Setan mana ada siang bolong kayak gini.?" jawab Azka acuh tak acuh sambil meminum minumannya.
Devan memutar kepala Azka, agar Azka dapat melihat apa yang mereka lihat.
"Eh beneran... dah lah abaikan.. Nanti drama lagi dia.." ucap Azka dingin
"Gue kaget beneran tadi... mukanya nyeremin banget dah kayak setan beneran!" ucap Attaya yang masih sedikit kaget.
"Fans lo, Ka." ledek Devan kepada Azka.
"Bodo lah.." jawab Azka malas menanggapi persoalan tentang Siska.
.
Di sisi lain dari tempat Azka dan Kia
Siska yang tadinya ingin makan jadi tidak berselera setelah melihat pemandangan di depannya. Dadanya terasa sesak, sakit sekali melihat orang yang di sayang bersama dengan orang lain.
Siska dan temannya datang bersamaan saat Azka membukakan botol air mineral milik Kia, sampai adegan dimana Azka mengikatkan rambut Kia. Siska melihat semua itu secara langsung, amarahnya memuncak tapi dia tidak bisa berbuat apa - apa. Karena kejadian tadi pagi Azka juga masih mendiamkannya, dan siapa Siska? Dia tidak berhak untuk melarang Azka.
Wajahnya kini sudah menakutkan, seperti sudah keluar tanduk di kepala Siska. Orang - orang yang melewati Siska langsung kabur begitu saja saat mwlihat Siska.
"Kok diem gak jadi makan Sis...?" tanya Syla
"Gak...!" bentak Siska
"Lah kenapa lo?" tanya Syla lagi, pasalnya Syla tidak liat soal kejadian tadi yang di lihatnya hanya tentang makanan saja.
"Suuuttt...! Diem aja kalo gak mau di makan singa." ucap Rima pada Syla sambil menaruh jari telunjuknya di depan bibirnya
"Makanya lo tuh jangan makanan aja yang lu pikirin." jelas Rima
"Hehee... maap lah, habisnya laper ini perut..." sambil tertawa tanpa dosa
"Gue balik duluan, kalo kalian mau makan, makan aja!" ucap Siska langsung pergi dari kantin.
"Lah gimana sih.. Hey! Sis tungguin.." kata Rima sambil menyeret tangan Syla agar ikut dengannya dan meninggalkan keinginannya untuk makan.
.
Di meja Azkia
"Ututu manisnya.. dari pagi bikin baper semua orang aja..." canda Nayla kepada Azkia.
"Iya nih, PJ lah masa diem - diem bae..." ucap Devira sambil menyuapkan makanannya.
"Kalian kenapa sihh...?" tanya Kia polos.
"Eh tuh lihat si nenek lampir kebakaran jengot lagi hahaa..." canda Devira sambil menujuk ke arah Siska yang sudah melangkah pergi dari kantin.
"Biarin aja, yang penting tetap waspada." saran Nayla
"Kalian pada bahas apaan sih..?" tanya Azkia sambil meminum es teh manisnya.
"Lu jangan jadi ogeb mendadak deh Ki, pura - pura gak tau." kesal Nayla sambil mencubit pinggang Azkia.
"Awh.. sakit, emang gak tau gue kalian bahas apa?" ucap Azkia yang tidak mengerti apa yang mereka bahas.
"Astaga ini bocah kalo udah makan lupa semuanya." geram Devira
"Hehee.. " tawa Kia
"Lu tau gak siapa yang bukain minuman lu tadi?" tanya Nayla.
"Siapa...?" singkat Kia
"Azka..!" jawab Devira dan Nayla berbarengan.
"Dan lo tau gak siapa yang ngiketin rambut lo itu tadi?" tanya Devira lagi.
"Siapa..?" singkat Kia
"Azka..!" jawab Devira dan Nayla berbarengan lagi.
"Dan lo B aja gitu...?" ucap Devira dan Nayla yang hampir bebarengan lagi.
"Lah emangnya gue harus gimana..?"
"Astaga.. Tau gak semua orang pada baper lihat lu sama Azka sweet banget kaya tadi..." jelas Nayla yang mulai geram kepada Azkia.
"Lah gue nya enggak gimana dong..?" tanya Kia polos
"Yakin lu gak baper, Ki?" selidik Devira yang tidak mempercayai ucapan Azkia.
"Hmmm entahlah..." sambil mengangkat kedua bahunya
"Awas ya kalo kalian jadian gak ngasih gue PJ.." canda Nayla
"Kita bukan sahabat lagi..." lanjut Devira
"Lah gitu aja pada ngambek..." teriak Kia yang sudah di tinggal oleh Nayla dan Devira.
Setelah selesai acara makan di kantin mereka kembali ke kelas dan berganti seragam lagi. Kemudian mereka mengikuti pelajaran seperti biasa sampai jam terakhir selesai.
.
.
.
..."Karena terkadang perhatian kecil itu yang bisa membuat orang lain terkesan! Dan merasa kalo dirinya di perhatikan.. ^.^"...
...-Azka Aldric ( E H )...
Like dan coment yaa ^.^
.
.
...Terimakassiih sudah mampir di karyaku, jangan bosen yaa! Jadiin Favorit agar tau update terbaru ^.~...
.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 282 Episodes
Comments
мєσωzα
ko sweet banget sih.. jadi ikutan baper 🥺🥰
2022-11-23
0
Suzieqaisara Nazarudin
Ungkapin aja Ka..gak usah di pelihara tuh egois..ntar kna tekong loe nyesek uri uringan lagi🤣🤣🤣
2022-07-02
0
Hilda 77
nah bener tuh Thor..
2022-06-30
0