"Lompat gue tangkep.." kata orang itu
"Hmm ... " Kia meragukannya
"Atau mau gue tinggal aja..?" tanya orang itu lagi
"Jangan dong.. Iya iya lompat, yang bener ya nangkepnya awas aja kalo jatuh.." kata Azkia
Sambil membuang nafasnya perlahan akhirnya Kia memberanikan diri untuk lompat dan akan di tangkap orang itu.
Brruuuukkk
Sayangnya saat Kia lompat Azka belum benar - benar siap mengakibatkan mereka berdua jatuh tersungkur ke tanah.
Dalam sepersekian detik mereka saling terkunci dalam satu pandangan mata, membuat keduanya menjadi terpaku dalam diam.
Untung saja dengan cepat Kia menyadari posisinya saat ini, Kia berada dalam pelukan Azka dengan sedikit canggung Kia mematahakan terlebih dahulu tatapan mata mereka.
Ia benar saja cowok yang mengagetkannya tadi adalah Azka, dia juga terlambat makanya lewat gerbang samping, siapa yang sangka jika bisa bertemu cewek bar - bar itu.
"Eh sorry, lo sih gak bisa nangkepnya..." keluh Kia sedikit merasa agak canggung saat berdiri menjauh dari Azka.
"Bukannya gue yang gak bisa nangkep, badan lu aja tuh yang kegemukan.." ucap Azka sambil membersihkan seragamnya yang kotor.
"Kaya gini lu bilang gendut? Astaga kalo bangun jangan kesiangan bang halu kan ya.." tanya Kia sambil berjalan menuju kelasnya yang diikuti oleh Azka.
Mereka terus saja berdebat, tidak ada yang mau mengalah. Sampai membuat siswa yang lain memperhatikan mereka. Saat di lorong kelas Kia bertemu dengan Rayhan yang akan menuju ke gerbang utama sekolah.
"Pagi Kiaa..." sapa Rayhan
"Eh kak Rayhan, pagi juga kak.." sambil tersenyum manis kepada Rayhan.
"Baru datang Ki..?" tanya Rayhan basa basi
"E-eh iya kak hehe..." ucap Kia ragu.
"Lah bukannya gerbangnya udah di tutup ya..?" tanya Rayhan sambil melihat ke arah gerbang.
Kia bingung harus menjawab bagaimana, masa mau jujur nanti ketahuan dong kalo terlambat bisa di hukum dong? Saat Kia susah menjawab pertanyaan Rayhan, Azka memotong pembicaraan mereka agar tidak berlarut hal itu menjadikan pertolongan buat Kia agar menghindari pertanyaan dari Rayhan.
"Lo mau masuk kelas apa mau ngobrol..?" tanya Azka sambil menarik tas Kia membiarnya berjalan mundur mengikuti langkah kaki Azka menuju kelas mereka.
"Eh loh eh gue bukan gerobak ya main tari - tarik aja lo!" kesal Kia, tapi Azka tetap diam dan terus berjalan sambil menarik tas Azkia.
"Kak Rayhan, Kia duluan ya.." kata Kia sedikit berteriak agar Rayhan mendengarnya.
Rayhan hanya mengangguk mengerti, setelah melihat Kia masuk ke dalam kelas akhirnya Rayhan melanjutkan langkahnya menuju gerbang sekolah yang sudah di tunggu oleh anak - anak yang telat masuk sekolah.
Hari ini lumayan banyak lah siswa yang datang terlambat, mau tidak mau Rayhan harus menghukum mereka semua. Biasanya Azka juga menjadi salah satu dari sekian banyak siswa yang terlambat, untung aja kali ini bisa lolos.
.............
Dikelas
Seperti setiap harinya Siska sudah siap di depan kelas Azka, dia hanya menunggu kedatangan Azka. Kurang kerjaan banget kan tapi tetap dia lakukan, setiap pagi pergi ke kelas gebetannya untuk sekedar menyapanya walaupun tidak pernah di hiraukan oleh Azka. Siska berfikir jika nantinya Azka akan luluh juga dengan kerja keras dan perjuangannya.
Siska sudah membuang sisi malunya itu semua dia lakukan agar Azka tau perasaannya, sekarang sudah tidak zaman yang namannya cowok yang mengejar cewek pun boleh mengejar. Siapa tau hati yang kaku itu bisa lunak juga.
Dari arah sebrang sana Siska melihat Azka yang sedang menarik paksa Kia, karena Kia terus memberontak membuat yang lainnya memandang ke arah mereka berdua, bukan risih atau gimana karena pemandangan itu malahan terlihat lucu. Mereka berdua seperti sepasang kekasih yang tak mau kekasihnya berbicara dengan orang lain.
Pemandangan itu membuat Siska semakin sesak dadanya, dia yang sudah berjuang lama belum pernah di perlakukan seperti itu oleh Azka. Sedangkan Kia anak baru yang belum lama mengenal Azka sudah terlihat dekat dengannya. Walaupun mereka berdua selalu ribut, tapi itu membuat mereka semakin terlihat cocok.
Kia terus saja memberontak tapi apa daya dia tidak bisa melepaskan cekalan tangan Azka ditasnya
"Ka, lepasin napa..!" perintah Kia, namun Azka hanya diam saja tanpa menghiraukan ucapan Azkia.
"Ka, lepasin! Lo kira gue kantung kresek apa pake di tenteng segala.." keluh Kia
"Apa sih brisik..!"
"Lepasiin..." tiba - tiba saja Azka berhenti mendadak membuat Kia hampir terjatuh jika tangannya sudah di lepaskan oleh Azka.
"Kalo berhenti bilang - bilang dong, gue jalan mundur kagak ada rem..." kesal Kia pada Azka.
Azka hanya diam saja, tapi tangannya terus memegang tangan Kia yang hampir jatuh tadi, entah kenapa belum juga melepaskan tangan Azkia. Siska yang melihat itu semakin panas saja, sampai akhirnya dia meluapkan emosinya kepada Kia.
Dengan kasar Sisa menarik lengan Kia hingga dia hampir terjungkal lagi, tak sampai itu saja Siska juga menceramahi Kia di depan pintu kelas Azka.
"Heh lo kan udah gue bilangin jangan deket - deket sama Azka, lo kenapa malah nempel gini sama Azka.!" bentak Siska kepada Kia yang tengah menyeimbangkan tubuhnya.
"Siapa juga yang deketin Azka, noh Azka yang pegang - pegang tangan gue!" teriak Azkia sambil menujuk ke arah Azka.
"Halah gak usah alasan deh lo.. noh buktinya lu berangkat bareng sama si Azka..?"
"Gue gak bareng dia, tadi cuma ketemu di gerbang..." jelas Kia yang nggas tidam mau kalah dengan Siska.
"Ka, lo kok diem aja sih, bantauin jelasin dong.." pinta Kia kepasa Azka dengan wajah di buat sesedih mungkin.
"Iya gue ketemu dia di gerbang.." singkat jelas padat dan mudah di pahami oleh semua orang.
"Terus kenapa pake gandengan tangan segala?" curiga Siska kepada Azka.
"Lah apa urusannya sama lo!" bentak Azka yang sudah mulai geram dengan kelakuan Siska.
"Ka lo kok bentak gue sih, gue kan cuma nanya doang." jelas Siska dengan wajah sedikit sedih.
Sedangkan Kia hanya diam saja memandangi kedua orang yang sedang berdrama ria. Namun tiba - tiba saja suara imut Kia terdengar lagi oleh mereka berdua.
"Udah debatnya? gue mau masuk kelas nih jangan ngalangin pintu dong.. Dikira pintu itu buat ngasih sembako?!" kesal Kia sambil berjalan masuk kedalam kelasnya.
.
.
Like dan coment yaa kaka
Jangan Lupa vote yaa ^.^
.
.
...Terimakassiihhh sudah mampir di ceritaku, jangan bosen yaa ^.~...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 282 Episodes
Comments
Suzieqaisara Nazarudin
idiihh mak lampir parah banget🙄🙄🙄🤦🤦
2022-07-02
0
Tata
Adegan klise yang lucu² manis wkwk
2022-06-17
0
yuhuwww
.
2022-05-24
0