Saat ini adalah jam pulang sekolah, semua siswa dan siswi keluar dari kelas mereka masing-masing. Ada yang langsung pulang, ada juga yang masih nongkrong di koridor sekolah. Dan juga ada yang masih santai dikantin sekolah, bercengkrama dengan teman mereka terlebih dahulu sebelum pulang ke rumah.
Saat itu Azka dan kedua temannya asik bercanda sambil menyusuri lorong sekolah, mereka melangkah menuju area parkiran untuk mengambil motor mereka masing-masing
Tiba-tiba saja Azka marah tidak jelas, mulutnya terus saja mengeluarkan banyak sekali umpatan kekesalan.
"Cihh! Pake kempes segala ini ban motor, tadi perasaan baik-baik aja pas berangkat," gerutunya sambil melihat ban motornya yang sudah kempes dua-duanya.
Disisi lain ada seorang gadis yang sedang bersembunyi dibalik tembok, dia tertawa terbahak-bahak melihat kejadian itu.
"Rasain emang enak hahaa!" tawa Azkia melihat Azka mengamuk.
Flasback On
Tadi saat pelajaran jam terakhir Azkia sempat pamit pergi ke toilet, namun siapa sangka jika dia malah pergi ke parkiran, tidak jadi ke toilet.
Azkia sudah tau motor Azka karena tadi waktu di kantin sempat bertanya pada Nayla. Dengan langkah hati-hati dan mengendap takut kepergok, Azkia mendekati motor itu sambil menengok kanan dan kiri. Membuat jantungnya dag dig dug takut jika ketahuan yang punya motor.
Setelah mengempesi kedua ban motor itu Azkia langsung pergi agar tidak ketahuan siapapun.
"Rasain emang enak gue kerjain.. Hahahaa!" tawa bahagia menghiasi wajah cantiknya itu.
Lalu Azkia kembali ke kelasnya dengan wajah yang terus menyunggingkan senyum di bibirnya.
Flasback Off
"Mana bengkel jauh lagi sh'!" umpat Azka lagi.
"Yaudah bareng gue aja, nanti biar orang bengkel yang ambil motor lo?" saran Attaya.
Sebelum mereka benar-benar pergi dari sekolah, mereka melihat Azkia yang sedang berdiri di halte menunggu bus. Hari ini Azkia diantar oleh papanya tapi sayangnya tidak bisa menjemputnya lagi, karena sang papa sedang sibuk mengurus pekerjaannya dikantor.
"Gue curiga sama tuh bocah." sambil menunjuk cewek di halte.
Devan dan Attaya mengikuti arahan dan menemukan gadis manis sedang duduk sendirian di halte bus.
"Halah gak mungkin lah Azkia yang nglakuin, jangan asal deh kalo gak ada buktinya." Devan tak terima jika Azka menuduh teman barunya itu.
Setelah itu mereka pergi ke rumah masing-masing meninggalkan motor Azka di sekolah. Tapi sebelum itu Attaya mengantarkan Azka pulang terlebih dahulu. Kasian kalo di tinggalin sendiri disekolah nanti Azka di culik sama tante - tante.
..........
Rumah Azkia
Azkia yang sudah sampai di rumahnya langsung pergi ke kamar untuk istirahat, setelah beberapa saat berlalu pintu kamar Kia di ketuk oleh seseorang.
Tok tok tok!
"Kia bangun sayang udah sore," panggil mama Lala.
Kia masih asik di dalam mimpinya tidak mendengar ketukan itu, Mama Lala langsung masuk kamar anak gadisnya itu untung pintu kamar Kia tidak di kunci.
"Kiaa! Bangun udah sore ini.. buruan mandi!" perintahnya sambil mengguncangkan lengan Kia.
Namun tidak ada hasil sama sekali Kia masih tertidur pulas, Mama Lala mengambil air dari kamar mandi dan mencipratkan nya pada wajah Kia.
Sontak saja membuat Kia kaget dan terbangun dari tidurnya
"Mamaaa!"
"Apa?"
"Kenapa harus disiram sih, kan mama bisa bangunin Kia tanpa disiram pake air... Emang Kia taneman apa?" mengelap wajahnya yang basah terkena air.
"Udah mama bangunin gak bangun juga, ini cara yang paling ampuh hehe... Udah ayo bangun terus mandi, udah sore ini," ucap mama Lala sambil berjalan pergi meninggalkan Kia yang masih duduk di atas ranjang.
Setelah itu Kia langsung bergegas masuk kedalam kamar mandi untuk melakukan rutinitasnya membersihkan diri, selesai dengan kegiatannya di kamar mandi Kia langsung menuju meja makan menghampiri kedua orang tuanya.
"Malam pah, mah!" duduk disebelah papanya dan didepan sang mama.
"Malem juga sayang," ucap orang tau Azkia bersamaan.
"Gimana sekolahnya? Baik-baik aja kan?" tanya sang papa.
"Baik kok pah, Kia ketemu lagi sama sahabat Kia yang dulu pindah waktu SMP, ternyata satu kelas dengan Kia sekarang!" mengambil lauk ayam goreng lalu meletakkan diatas piringnya.
"Mama emang sengaja masukin kamu ke sekolah Ira biar kamu ada temannya, tapi mama belum sempet bilang hehe!"
"Duuhh mama tau aja deh yang Kia mau hehe."
"Besok kamu bawa mobil sendiri ya Kia, sayang tuh mobil nganggur di garasi."
"Males banget kalo bawa sendiri, pah!" gerutu Azkia.
"Atau papa jual aja mobilnya dari pada gak dipake kan lumayan uang nya bisa buat uang jajan kamu," kata papa sambil menyesap sedikit kopinya.
"Jangan dong pah, iya besok Kia bawa mobilnya," ucap Azkia sambil mengerucutkan bibirnya membuat wajah itu semakin imut saja.
Setelah itu mereka bercanda di ruang keluarga sebentar, sebelum Azkia berpamitan ke kamarnya untuk mengerjakan PR, sebenarnya itu hanya alasannya saja untuk bisa bermain ponsel. Ya memang mereka baru masuk sekolah tapi pelajaran sudah dimulai dan tentu saja tugas-tugas sekolah juga ada.
Azkia ke kamarnya meninggalkan papah dan mamanya yang masih duduk dirunag keluarga.
Azkia sudah rebahan diatas ranjang sambil menatap langit-langit kamar, entah kenapa Azkia tersenyum sendiri mengingat kelakuannya tadi mengerjai Azka.
Kini Azkia sedang sibuk memikirkan bernagai cara untuk balas dendam mengerjai Azka besok, hingga tanpa sadar ia terlelap dalam tidurnya.
.
.
..."Dari candaan itu mungkin akan muncul benih-benih kasih sayang :)"...
...- E H -...
...----------------...
Lanjutkan ?
Like dan coment yaa kaka
Jangan Lupa Vote juga yaa ^.^ Jangan lupa Jadiin Favorit ya 😇
.
.
.
...Terimakassiihh sudah mampir di ceritaku, jangan bosen yaa ^.^...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 282 Episodes
Comments
Tata
bagus banget!
2022-09-14
1
Santoso Zha
gaspol
2022-07-02
0
Tintin Suasih
nyimaaaak thoor...👍👍👍
2022-06-30
0