Bruukkk!
"Aaawwww." rintih Azkia.
Belum sempat Siska menyelesaikan ucapannya, dari ranjang sebelah yang tertutup tirai terdengar suara yang sangat Siska kenal.
"Ngapain lo disini?" tanyanya dan spontan langsung menghampiri Azkia yang tengah bersimpuh di lantai.
"Lo gak apa-apa?" tanya dia lagi pada Azkia.
"Sakit." keluh Azkia sambil memegangi lututnya yang berdarah karena tergesek lantai saat berdebat dengan Siska.
"Bisa bangun sendiri?" tanya Azka namun hanya mendapat gelengan dari Azkia.
"Ka, lo kenapa jadi perhatian gini sih sama ini cewek ganjen? Sama gue aja lo gak pernah kaya gini?" tanya Siska sambil menarik lengan Azka supaya melihatnya tapi sayang tangan itu di hempaskan oleh Azka.
Kemudian Azka menggendong Azkia dan di dudukannya di atas bankar, agar lututnya yang berdarah bisa di obati. Azka sama sekali tidak menghiraukan keberadaan Siska disitu, dia terlalu fokus mengobati lutut Azkia.
"Lo balik sana ke kelas, udah bel juga dari tadi... gangguin orang tidur aja!" bentak Azka ketus pada Siska.
"Gue gak mau balik, kalo lo masih disini." kekeh Siska.
"Gue lagi males ikut pelajaran makanya gue tidur di sini." jelas Azka yang sudah menahan emosinya.
"Balik yuk, Sis... nanti kalo ketahuan Pak Bayu bisa di hukum kita." Syla menyarankan yang terbaik, karena dia tidak mau jika di hukum apalagi cuaca sedang panas - panasnya.
"Bener tuh yang di bilang Syla, balik aja yuk ,Sis!" ajak Rima juga sambil memegangi bahu Siska berharap agar dia mau balik ke kelas.
"Gue gak akan biarin mereka berduaan di sini." bantah Siska kepada dua orang temannya.
"Gue ikut disini... kalian berdua balik aja dulu." jelas Siska lagi.
"Serah dah." ucap Azka dan Azkia bersamaan.
Mau bagaimana lagi akhirnya Syla dan Rima balik ke kelas terlebih dahulu meninggalkan Siska di uks bersama Azka dan juga Azkia.
"Ka, urus deh cewek lo itu. Jangan sampe nyentuh gue lagi, untung gue lagi sakit kalo gak habis tuh orang." Kesal Azkia sambil menahan rasa sakitnya, dia membaringkan tubuhnya di bankar itu lagi. Azkia merasa ingin cepat pulang kerumah, dan merebahkan tubunya di atas kasur yang empuk.
Sedangkan Azka dengan santainya juga tidur di bankar sebelah Azkia, sebenarnya hari ini Azka sudah berniat untuk bolos sekolah. Tapi ia urungkan, kenapa? Karena ada Siska disini, Azka takut jika mereka berdua di tinggal nanti akan terjadi perang dunia ke 3.
Jam terus berjalan, duduk di sofa agak lama membuat Siska merasakan lelah dan bosan karena hanya diam disitu dan lagi dia sendiri yang tidak mendapatkan bankar.
Tiba - tiba saja pintu ruang UKS terbuka dan masuk lah seorang cowok bertubuh tinggi tegap, garis wajahnya yang tegas memberi kesan maco. Ada sedikit kumis tipis di sudut bibir atasnya membuatnya terlihat manis bila tersenyum, rambut yang dibiarakan berantakan karena baru selesai olahraga membuatnya semakin keren.
Dia berjalan masuk menghampiri mereka bertiga, saat itu hanya Siska yang tidak tidur. Mendengar ada suara di depannya, Siska langsung mendongakkan kepalanya melihat asal suara tersebut.
"Kalian ngapain disini?" tanyanya heran.
Tapi yang di tanya masih tetap diam saja, bahkan tidak ada tanda - tanda akan menjawab. Karena Siska terpesona dengan seseorang yang berada di depannya ini, ganteng tinggi putih sebelas duabelas lah sama si Azka bedanya ada kumis tipis di sudut atas bibirnya itu jadi terkesan lebih manis, namun kumis tipis itu hanya terlihat saat berada di dekatnya saja. Karena tidak akan terlihat jika terlalu jauh darinya.
"Heii!" sapanya sambil melambaikan tangan di depan wajah Siska.
"Eh iya kenapa?" saut Siska setelah nyawanya terkumpul lagi.
"Ngapain disini?" sambil memperhatian dua orang yang sedang tertidur diatas bankar.
"Lagi nungguin doi, lah lo ngapain disini?" tanya Siska balik kepada orang yang sedang berdiri di depannya ini.
"Doi?" sambil mengangkat sebelah alisnya tanda tidak mengerti.
"Itu doi gue." sambil menunjuk Azka, sedangkan orang itu mengangguk paham.
"Itu satunya temen lo?" tanyanya penasaran kepada Azkia yang terlihat imut saat tertidur.
"Bukan, dia cewek ganjen yang suka gangguin doi gue." jelas Siska terlihat membenci Azkia.
"Terus ngapain disini juga?" tanya dia heran.
"Sakit katanya." jawab Siska acuh tak acuh.
Mendengar ada orang yang berbicara, membuat Azka bangun dari tidurnya. Ia melihat Siska sedang berbincang dengan seorang cowok.
"Oh ternyata elo, Ka... tumben gak bolos?" tanya cowok itu pada Azka yang mulai berjalan keluar UKS.
"Bukan urusan lo!" berlalu pergi meninggalkan mereka, Siska yang tau langsung saja pergi mengikuti langkah kaki Azka.
Ya dia adalah Rayhan Mahardika senior Azka disekolah itu, bagaimana Azka bisa mengenalnya? Karena Azka sering di hukum oleh Rayhan saat Azka melanggar peraturan sekolah. Rayhan adalah salah satu anggota Osis jadi tak heran bila melihat dia dan anggota osis lainnya memberi hukuman kepada siswa yang melanggar aturan sekolah.
Rayhan segera mengambil perlengkapan P3K yang ada di meja uks itu, dengan segera memberikan obat merah pada luka di siku tangannya. Tadi saat latihan basket tidak sengaja ada yang menabraknya hingga Rayhan jatuh ke lantai, dan sikunya tergores oleh lantai hingga mengeluarkan darah.
"Cihh.. susah banget sihh." kesal Rayhan karena tidak bisa membalut lukanya itu dengan perban.
Rayhan terkejut saat ada tangan yang mengabil alih perbannya itu, dengan sangat telaten Azkia membalut luka itu hingga tidak terlihat lagi. Sedangkan Rayhan hanya diam menatap makhluk cantik ciptaan-Nya ini tanpa berkedip sedikit pun.
"Sudah." kata Azkia sambil tersenyum manis.
"Bidadarinya cantik." kata Rayhan spontan, dia belum sadar karena terpesona kepada Azkia.
"Eh apaan?" tanya Azkia yang kurang mendengar apa yang di ucapkan oleh Rayhan.
"Ma-makasih yaa." kata Rayhan lalu diangguki oleh Azkia.
"Gue Rayhan Mahardika, kalau nama lo siapa?" tanyanya lagi
"Azkia Agatha... panggil aja Azkia atau Kia. Yadudah gue balik dulu, udah mendingan ini badan." ucap Kia sambil membawa bungkusan plastik yang berisi makanan pemberian Azka tadi.
"Ehh tunggu, bareng aja."
"Okee."
Kemudian mereka berjalan bersama melewati koridor kelas demi kelas, untung saja ini sudah jam terakhir tinggal anak - anak yang ikut ekstrakulikuler yang masih berada dilingkungan sekolah.
Hening itu yang terjadi diantara mereka berdua, sampai Kia membuka suaranya terlebih dahulu.
"Duh berarti seharian ini gue gak ikut pelajaran dong, kalo ketahuan mama bisa di omelin ini." gerutu Azkia.
"Lah emang lo dari kapan di uks?" tanya Rayhan yang penasaran.
"Dari pagi hehee."
"Waahh gila lo, tau gitu gak usah masuk sekalian aja kalo sekolah cuma mau tidur di uks." gertak Rayhan, biasanya anggota Osis selaku di tuntut mengikuti tata tertib sekolah.
"Eh kok lo jadi sewot sihh, kalo gue gak sakit gak bakal tidur di uks juga." bela Azkia yang tidak terima dengan ucapan Rayhan.
"Kok gue baru lihat lo ya? Lo anak baru? Kelas berapa?" tanya beruntun dari Rayhan yang mulai penasaran dengan perempuan cantik di sebelahnya ini.
"Lo tuh nanya apa mau sensus sih detail banget?" ucap Azkia sambil menoleh melihat Rayhan.
"Hahaaa!" tawa Rayhan pecah saat mendengar ucapan Azkia.
"Iya gue anak baru kelas XI IPS 1 mau tanya apa lagi?" ucap Azkia sambil berjalan meninggalkan Rayhan.
"Berarti gue senior lo dong wkwk, mau tanya no whatsopp bolehh?" ucap Rayhan mensejajari langkah Azkia dengan memasang wajah manisnya yang siapa pun jika melihatnya akan terpesona.
"Ogahh! Baru kenal, udah gercep aja sih." Azkia agak kesal tapi itu membuatnya terlihat lucu dimata Rayhan.
"Iya deh maap. Gimana kalo gue traktir lo makan di kantin?"
"Boleh deh ayoo. Lumayan makam bareng senior ganteng kapan lagi coba hahaa." canda Kia sambil berjalan mengikuti Rayhan dari belakang.
"Kapan - kapan lagi juga bolehh, hehe." ucap Rayhan.
...----------------...
..."Cewek yang menyenangkan, asyik diajak ngobrol.. Manis, imut jugaa :) "...
...- Rayhan Mahardika -...
......................
.
Like dan coment yaa kaka
Jangan lupa vote atau follow juga yaa ^.^
.
.
...Terimakassiihhh sudah mampir di ceritaku, jangan bosen yaa ^.~...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 282 Episodes
Comments
Suzieqaisara Nazarudin
Waahhh Rival nya Azka ntar sama Reyhan...🤣🤣🤣🤣
2022-09-27
0
Suzieqaisara Nazarudin
Waahhh ada cogan nih lagi gebet Azkia..mantap💪💪💪👍👍
2022-07-02
0
Dini Junghuni
lanjuuuuttttt 💪😉
2022-02-18
0