Malam semakin larut, suasana kamar terasa tenang. Desi berbaring di ranjang, tetapi matanya masih terbuka, menatap langit-langit dengan pikiran yang berputar-putar.
Di sofa, Gabriel juga belum tidur. Ia menyandarkan punggungnya, memandangi langit malam dari jendela besar kamar mereka.
Beberapa menit berlalu dalam keheningan. Hingga akhirnya, suara lirih Desi memecah kesunyian.
“El, kau sudah tidur?” tanyanya pelan.
Gabriel menoleh, menatapnya dari sofa. “Belum.”
Desi menggigit bibirnya, ragu-ragu sebelum akhirnya berkata, “Kau nyaman tidur di sana?”
Gabriel tersenyum tipis. “Tidak masalah. Yang penting kau nyaman.”
Desi menghela napas, lalu bergerak sedikit, memberi ruang di ranjang. “Kalau kau mau… kau bisa tidur di sini.”
Gabriel menatapnya cukup lama, lalu bertanya dengan suara rendah, “Kau yakin?”
Desi tidak langsung menjawab. Jantungnya berdebar kencang, tetapi ia juga tidak ingin membiarkan suaminya tidur di sofa semalaman. Ia menarik napas dalam-dalam sebelum mengangguk.
Gabriel tersenyum tipis, lalu bangkit dari sofa. Ia berjalan mendekat dan dengan hati-hati naik ke ranjang.
Suasana menjadi canggung. Desi membelakangi Gabriel, sedangkan Gabriel berbaring di sisi lain ranjang, menjaga jarak.
Beberapa menit berlalu dalam diam.
Tiba-tiba, Desi berbicara pelan. “El…”
“Hm?”
Desi menggigit bibirnya, merasa sedikit malu. “Terima kasih… untuk semuanya hari ini.”
Gabriel menoleh ke arahnya, lalu tersenyum lembut. “Apa pun untuk istriku.”
Desi merasa jantungnya kembali berdebar. Ia buru-buru memejamkan mata, berharap bisa segera tertidur.
Gabriel menatap punggung istrinya.
Tanpa mereka sadari, jarak yang tadi terasa jauh kini perlahan semakin dekat.
Tiba-tiba, Desi merasakan gerakan kecil di belakangnya. Gabriel sedikit menggeliat, seolah mencoba mencari posisi tidur yang lebih nyaman. Tanpa sengaja, lengannya menyentuh punggung Desi.
Desi menegang.
“El…” bisiknya pelan.
“Hm?” suara Gabriel terdengar berat, seperti hampir tertidur.
“Kau… sengaja?” tanyanya, sedikit c…
Ambil Saja Suamiku
Gila, Jantungku Hampir Copot
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 88 Episodes
Comments
Moertini
terimakasih Thor ceritanya sudah tamat berakhir bahagia Desi bersama Gabriel sekeluarga mantap seruuu a asyik ada lucunya juga bagus Thor terus berkarya yaaa aku suka karyamu beberapa sudah aku baca semangat dan selalu sehat
2025-09-21
0
Mursidahamien
ada bonus gitu Thor si Desi punya anak gt
2025-02-11
1
Ayu Padi
bonchap thor... sampe hamil trus ketemu Bima setlh keluar dr penjara.
jadi rahasia aja kl bukan desi asli...
lanjut thor.. gpp gk ganti judul.. bnyk kok yg keluar dr judul pas di ending nya..
2025-02-07
0