Episode 2

"Dari mana anda tahu namaku?"tanyaku dengan melipat tangan didada.

"Bagi kami itu bukan hal yang sulit."jawabnya

"Aku hanya ingin bicara dengan Tuan Mudamu sebentar saja,setelah itu aku pergi."kataku

"Saat ini beliau sedang tidak bisa diganggu."jawabnya

"Baiklah,aku menyerah.Sekarang lepaskan aku,sekali menolakku aku juga tidak akan menoleh lagi.katakan kepada Tuan Mudamu bahwa Narita Nara dan David Castro memiliki Takdir yang tidak bisa dipisah,meski Tuanmu menikah dengan seribu wanita yang dicintainya."kataku panjang lebar

Aku melangkah pergi meninggalkan resort,tujuan utamaku telah kuhapus dan sekarang aku hanya akan menikmati sisa waktuku disini sebelum aku kembali kenegaraku.

Kusewa rumah mungil dibibir pantai,disini aku bisa mengeksplor apa saja yang aku suka,terkadang aku membantu bibi-bibi berjualan dipasar,terkadang juga membantu panen apel dan jalan-jalan diarea perkampungan.

"Bibi Mari,aku bawakan sarapan untukmu."sapaku kepada tetangga rumah

"Nara,kami selalu merepotkanmu.Apa kamu sedang ada tamu?"tanya Mari

"Tamu?tidak ada!Siapa?"tanyaku

"Mobil didepan bibi pikir itu tamu kamu."jawabnya sambil menunjuk kearah mobil.

Aku mengikuti arah petunjuk dari Bibi Mari,benar katanya sudah dua hari ini mobil hitam itu terparkir didepan rumah yang kusewa,namun sepertinya tidak ada tanda-tanda kehidupan didalamnya.

Aku kembali kerumah,membuka laptopku setelah semalaman mencari pekerjaan yang bisa dikerjakan secara online.

Sebuah perusahaan yang bergerak dibidang periklanan menghubungiku dan aku langsung membalasnya aku bersedia.

Sesaat sesudah selesai bekerja secara online terdengar pintu diketuk,dengan membawa segelas susu aku membuka pintu.

"Selamat Siang Nona Nara."sapanya.

"Ada apa?"tanyaku

"Setidaknya ijinkan saya masuk."katanya

"Tidak perlu disini saja."kata ketus

Akhirnya seseorang yang kemarin menemuiku kembali menemuiku,kali ini dia tidak sendiri tapi bersama dengan istrinya.Istrinya sangatlah cantik,meski sudah berumur namun cara berpakaian dan perawatannya bisa dibilang sangat mahal.

Aku duduk diayunan yang terdapat diluar rumah,sementara mereka berdua duduk dikursi tepat disamping ayunan.

"Ada perlu apa anda datang kesini?"tanyaku

"Namaku Christian,dinegara ini kamu membutuhkan wali dan aku bersedia menjadi walimu."kata Christian

"Atas dasar apa?"tanyaku

"Kamu butuh keluarga untuk melindungimu."kata Istrinya.

"Bukankah kamu yang bilang sendiri kemarin,bahwa kamu memiliki Takdir yang tidak bisa memisahkanmu denga Tuan David.Itu artinya kamu sedang mengandung anaknya,Apa aku salah?"Chris bertanya

"Hah,ternyata selama ini anda mengawasiku."kataku dengan senyum sinis

"Aku hanya ingin melindungimu."Kata Chris.

"Pergilah,aku tidak butuh apapun.Bayi ini anakku yang akan kulahirkan tanpa perlu tahu siapa ayahnya."jawabku

Aku melangkah masuk kembali kedalam rumah,istri Chris mencoba mengikutiku dibelakang sebelum pintu tertutup,dia sudah berada didalam mencoba menenangkanku.

Kurebahkan tubuh diatas sofa,suara televisi menemani memecah kesunyian.Tanpa terasa mataku mulai terlelap,aku tertidur membiarkan istri Chris berada didalam rumah.

David bersama Renata baru saja mendaratkan kaki kembali setelah dua minggu pergi berlibur,senyumnya selalu tersungging diwajahnya.Aura kebahagiaan menyelimuti mereka berdua setelah berpisah sekian lama dan akhirnya menikahi gadis yang dicintainya.

"Sudah siap Nyonya Castro?"tanya David

"Tetap panggil aku Renata!"jawab renata

"Apa kamu keberatan dengan margaku?"tanya David lagi

"Bukan itu masalahnya,bukankah nama itu akan disematkan setelah melahirkan anak laki-laki?"tanya Renata

"Itu dulu dan sekarang aku sudah merubahnya."jawab David

David menarik tangan istrinya dan menggenggamnya,melangkah dengan pasti karena baginya saat ini Castro corp telah menjadi miliknya sepenuhnya.

Pesta penyambutan digelar mewah di hotel berbintang milik David,teman-teman David berkumpul bersama pasangan masing-masing.

Christian mengajak Nara datang kepesta dengan syarat tidak boleh mengacaukan pesta.

"Bersiap-siaplah,kamu boleh bertemu dengan Tuan David dengan syarat jangan membuat kacau."kata Christia

"Aku tidak yakin."kata Nara

"Ayo,biar ibu bantu kamu."ajaknya.

Aku beranjak dari duduk mengikuti istri Christian yang sekarang resmi menjadi ibu angkatku.Gaun berwarna hitam melekat sempurna ditubuhku,aku berjalan beriringan dengan ibu.

Setiba dihotel aku memilih berjalan sendiri,kubiarkan kedua orang tua angkatku berjalan lebih dulu,tersenyum kepada tamu dan menemui keluarga Castro.

Kuperhatikan dari jauh istri David,wajahnya sangat tegang dan sedikit panik,sesekali membenarkan rambutnya yang terurai mungkin karena belum terbiasa bergaul dengan kalangan atas.

David berada tidak jauh darinya,namun teman dekatnya sangat melindungi.Ku dekati David perlahan dan menepuk pundaknya,saat dia berbalik kearahku justru dia merasa bingung.

"Kamu,apa yang kamu lakukan disini?"tanya David

"Tentu saja aku harus hadir dipestamu,kenapa?bukankah ini pesta penyambutan,aku juga ingin menyambutmu.Semoga kamu bahagia."kataku sambil berlalu meninggalkan David

David menahanku dan meraih tanganku,menarik dengan kasar lalu membawaku ketempat yang sepi.Dia mendorongku ketembok dengan kasar,tangannya kuat mencengkeram lenganku.

"Dengar Nara,tidak ada yang terjadi malam itu jangan sekali-kali kamu minta pertanggungjawaban dariku."kata David sedikit mengancam.

Aku mendorong tubuh David lebih kasar"Kamu pikir aku akan mengemis kepadamu!"

Karena merasa kesal aku memukul David dengan tas kecilku tepat mengenai dadanya.Aku melangkah dengan cepat sampai aku tidak sengaja menabrak seseorang.

"Sorry."kata tanpa melihat kearahnya

Laki-laki itu terus menatapku,tatapannya tajam seperti hendak menerkam mangsa.Setelah menatapku dia beralih menetap kearah darimana aku muncul ternyata David juga muncul dari sana.

"David,siapa gadis yang barusan bersamamu?"

"Bukan siapa-siapa."

"Meski tidak sama-sama,kalian keluar dari jalan yang sama bukankah disitu jalan buntu."katanya penuh selidik

David kembali berkumpul bersama temannya,bercanda dengan riang.Renata berjalan menyendiri menghampiriku,wajahnya sedih bahkan air matanya menetes.

"Ini untukmu."kuberikan tissu kepadanya

"Terimakasih."katanya

Aku tersenyum kearahnya,melihat wajahnya aku merasakan beban yang begitu berat.Kucoba memberanikan diri meraih tubuhnya dan memeluknya,tangisnya pecah sesaat.Dari jauh David dan teman-temannya menghampiriku menarik tubuhku dengan paksa bahkan teman-temannya mencoba mengintrogasiku.

"Apa yang kamu lakukan sehingga membuatnya menangis?"tanya Matthew

"Kalian tanya langsung kepadanya,apa aku melukainya atau malah keluarga David yang melukainya?"

Mereka saling memandang satu sama lain,akhirnya mereka pergi meninggalkanku tanpa mengatakan satu patah kata.

Karena merasa bosan aku mencari Christian dan istrinya,saat melangkahkan kaki ponselku berbunyi dan ternyata Ayah yang menghubungiku.

"Ayah,ada apa?"tanyaku

"Cepat kembali,kamu sudah terlalu lama berada diluar."kata Ayah

"Beri aku waktu Yah."kataku

"Satu minggu kamu harus kembali!"kata Ayah

Kutinggalkan pesta begitu saja tanpa mencari Christian dan istrinya.Aku pulang menggunakan taxi yang dipesankan pihak hotel.

Episodes
1 Episode 1
2 Episode 2
3 Episode 3
4 Episode 4
5 Episode 5
6 Episode 6
7 Episode 7
8 Episode 8
9 Episode 9
10 Episode 10
11 Episode 11
12 Episode 12
13 Episode13
14 Episode 14
15 Episode 15
16 Episode 16
17 Episode 17
18 Episode 18
19 Epiaode 19
20 Episode 20
21 Episode 21
22 Episode 22
23 Episode 23
24 Episode 24
25 Episode 25
26 Episode 26
27 Episode 27
28 Episode 28
29 Episode 29
30 Episode 30
31 Episode 31
32 Episode 32
33 Episode 33
34 Episode 34
35 Episode 35
36 Episode 36
37 Episode 37
38 Episode 38
39 Episode 39
40 Episode 40
41 Episode 41
42 Episode 42
43 Episode 43
44 Episode 44
45 Episode 45
46 Episode 46
47 Episode 47
48 Episode 48
49 Episode 49
50 Episode 50
51 Episode 51
52 Episode 52
53 Episode 53
54 Episode 54
55 Episode 55
56 Episode 56
57 Episode 57
58 Episode 58
59 Episode 59
60 Episode 60
61 Episode 61
62 Episode 62
63 Episode 63
64 Episode 64
65 Episode 65
66 Episode 64
67 Episode 67
68 Episode 68
69 Episode 69
70 Episode 70
71 Episode 71
72 Episode 72
73 Episode 73
74 Episode 74
75 Episode 75
76 Episode 76
77 Episode 77
78 Episode 78
79 Episode 79
80 Episode 80
81 Episode 81
82 Episode 82
83 Episode 83
84 Episode 84
85 Episode 85
86 Episode 86
87 Episode 87
Episodes

Updated 87 Episodes

1
Episode 1
2
Episode 2
3
Episode 3
4
Episode 4
5
Episode 5
6
Episode 6
7
Episode 7
8
Episode 8
9
Episode 9
10
Episode 10
11
Episode 11
12
Episode 12
13
Episode13
14
Episode 14
15
Episode 15
16
Episode 16
17
Episode 17
18
Episode 18
19
Epiaode 19
20
Episode 20
21
Episode 21
22
Episode 22
23
Episode 23
24
Episode 24
25
Episode 25
26
Episode 26
27
Episode 27
28
Episode 28
29
Episode 29
30
Episode 30
31
Episode 31
32
Episode 32
33
Episode 33
34
Episode 34
35
Episode 35
36
Episode 36
37
Episode 37
38
Episode 38
39
Episode 39
40
Episode 40
41
Episode 41
42
Episode 42
43
Episode 43
44
Episode 44
45
Episode 45
46
Episode 46
47
Episode 47
48
Episode 48
49
Episode 49
50
Episode 50
51
Episode 51
52
Episode 52
53
Episode 53
54
Episode 54
55
Episode 55
56
Episode 56
57
Episode 57
58
Episode 58
59
Episode 59
60
Episode 60
61
Episode 61
62
Episode 62
63
Episode 63
64
Episode 64
65
Episode 65
66
Episode 64
67
Episode 67
68
Episode 68
69
Episode 69
70
Episode 70
71
Episode 71
72
Episode 72
73
Episode 73
74
Episode 74
75
Episode 75
76
Episode 76
77
Episode 77
78
Episode 78
79
Episode 79
80
Episode 80
81
Episode 81
82
Episode 82
83
Episode 83
84
Episode 84
85
Episode 85
86
Episode 86
87
Episode 87

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!