KM Part 16

Setelah beberapa saat Bunga pun keluar, gadis itu merasa risih karena tidak memakai dalaman lalu dia menyilangkan kedua tangannya di dada.

Aku harus meminjam kaos dalam dan celana dalamnya walaupun aku malu setengah mati. Tak ada bra pun tak apalah, itu lebih baik daripada tidak memakai dalaman sama sekali.

Bunga keluar dari kamar dan mengedarkan pandangannya mencari keberadaan Sastra sambil celingak celinguk seperti maling.

Terlihatlah Sastra yang sepertinya juga sudah mandi karena dia sudah berganti pakaian dengan kaos oblong dan training. Dia berkutat di dapur seperti sedang membuat sesuatu.

Saat Sastra sudah selesai, dia melihat Bunga yang ternyata sudah berdiri di dekat pintu kamarnya. Untuk sejenak dia tertegun melihat Bunga yang memakai kemeja longgarnya dengan wajah tanpa makeup sama sekali. Sastra memindai gadis itu dari ujung kepala hingga kaki.

Wow damn she's so beautiful and sexy.

Sastra cepat-cepat menyadarkan kembali pikirannya dan berusaha bersikap senormal mungkin, dia melangkah menuju sofa sambil membawa dua buah cangkir.

"Bunga kemari dan duduklah. Ini teh jahe madu. Minumlah, untuk membantu meredakan masuk angin," ucapnya sambil mendudukkan dirinya di sofa dan berusaha berpura-pura cool padahal jantungnya sedang berolahraga.

Bunga yang masih berdiri di depan pintu berjalan perlahan ke arah sofa masih dengan posisi tangan yang seperti memeluk dirinya sendiri.

Sastra mengerutkan keningnya melihat apa yang di lakukan Bunga. "Bunga, kamu kenapa? apa AC nya terlalu dingin sampai kamu memeluk dirimu sendiri. Atau ada yang sakit?" cecarnya.

Bunga duduk bersebrangan dengan Sastra. Ia segera mengambil cangkirnya dan meminum isinya hingga tandas. Gadis itu mengusap tengkuknya gusar dan mencoba memberanikan diri menatap Sastra.

"Ak-aku baik-baik saja, nggak ada yang sakit. Cuman anu itu... itu...."

"Kamu sebenarnya mau ngomong apa? kenapa gelisah begitu?" Sastra menatapnya bingung.

"Begini sebenarnya aku... aku... ehmmm, bolehkah aku meminjam kaos dalam dan juga celana dalammu? pakaian dalamku juga ikut basah saat menembus hujan tadi," Bunga bersuara pelan lalu langsung tertunduk malu.

Hening sejenak. Kemudian....

"Hahaha... kukira ada apa. Maaf, aku lupa tentang hal itu, ayo ikut ke kamar." Sastra menarik lengan Bunga lembut tetapi gadis itu menahannya.

"Mau ngapain?" tanya Bunga takut-takut.

"Menurutmu?" Sastra tersenyum jahil dan tetap membawa bunga menuju kamarnya walaupun yang di gandeng setengah meronta.

Sesampainya di dalam kamar ia menuju ruangan di dekat kamar mandi, tampaklah berjejer lemari-lemari besar di sana. Sastra membuka salah satu lemarinya dan mencari-cari benda yang dimaksud.

"Ini masih baru, pakailah!" Sastra memberikan pakaian dalam yang masih baru dan bersegel. Gadis itu langsung mengambilnya, berlari menghambur ke kamar mandi dan mengunci pintunya lalu dengan cepat memakainya.

Hhh... yang benar saja, aku memakai dalaman pria, apakah aku mesum? Ah bodo amat lah.

Klekkkk....

Bunyi pintu kamar mandi terbuka dan ternyata Sastra sudah berdiri di depan pintu sambil bersandar ke dinding dengan melipat kedua tangannya. Bunga yang melihat keberadaannya di situ sedikit terperanjat.

"Eh ka-kamu... ngapain berdiri di situ? kamu ngintip ya!" tuduhnya dengan tatapan mata curiga.

Sastra tertawa geli melihat ekspresi gadisnya, lalu tersenyum nakal. Kemudian Bunga menepuk jidatnya sendiri.

"Ya ampun aku lupa, pasti kamu mau mandi kan? maaf karena tadi aku mandi terlalu lama sehingga lupa bahwa kamu juga harus membersihkan diri akibat terkena air hujan. Tapi kamu udah ganti baju? apa kamu mengganti bajumu tanpa mandi?" tanyanya ingin tahu.

"Kamu tenang aja aku udah mandi di kamar tamu," sahut Sastra.

"Jadi kamu mandi air dingin? setelah hujan hujanan begini?" Bunga merasa tidak enak pada yang punya rumah.

"Hahaha... aku baik-baik saja Nona. Tubuhku tidak selemah dirimu yang tak tahan dengan udara dingin. Perlu kamu ketahui aku ini pria tangguh," ucapnya narsis..

Bugh... Bunga mencebikkkan bibirnya sebal dan memukul-mukul bahu Sastra. Namun dengan sigap Sastra menangkap tangan gadisnya, lalu membawa Bunga untuk duduk di tepi ranjang.

"Kamu... kamu mau apa?" ucap Bunga terdengar cemas.

"Aku mau mengeringkan rambutmu." Sastra membawa sisir dan hairdryer.

"Sekarang kamu duduklah dan biarkan aku jadi penata rambutmu malam ini."

"Tapi aku bisa sendiri." Bunga menolak hendak mengambil alih hair dryer dari tangan Sastra.

"No no no..., jangan membantah."

"Baiklah tuan tangguh," sahutnya sambil tersenyum manis. Kali ini Bunga tidak banyak menolak dan langsung menurut, dia sangat senang karena Sastra begitu perhatian padanya.

Saat baru saja selesai kegiatan mengeringkan rambut, Bunga sudah sangat mengantuk dan tanpa disadarinya dia langsung jatuh tertidur ke atas ranjang.

Sastra mengulum senyumnya melihat gadis polos itu tertidur dengan mudahnya. Dia meraup tubuh ramping Bunga dan membetulkan posisi tidurnya ke tengah ranjang. Sastra pun menyusul bergabung berbaring di sana, merengkuh gadisnya dalam pelukannya menarik selimut dan mengecup puncak kepalanya.

Sebenarnya Sastra gelisah dengan posisi sedekat ini karena hasrat yang mendesak pada dirinya, hanya saja rasa kantuk dan

lelah lebih mendominasinya saat ini. Akhirnya ia ikut menyusul tertidur dengan lelapnya.

****

Pagi telah datang, cahayanya masuk menyeruak melalu celah-celah jendela kamar. Terlihat dua insan yang berlainan jenis itu masih tertidur bergelung dalam satu selimut saling memeluk satu sama lain.

Bunga terbangun mengerjap ngerjapkan matanya, dan saat membuka mata yang pertama kali dia lihat ada wajah tampan yang akhir-akhir ini mengisi hatinya. Bunga melepaskan pelukannya karena tanpa sadar dalam tidurnya ternyata dia memeluk Sastra layaknya guling.

Tiba-tiba tangannya terulur menyentuh pipi sastra. Bunga menyapukan jarinya di wajah tampan itu mulai dari alis, mata, turun ke hidung kemudian bibir. Bunga tersipu malu mengingat bibir itu menciumnya kemarin.

Dari jarak dekat begini aku bisa melihatnya dengan jelas bahwa dia memang sangat tampan. Bahkan bulu matanya lebih panjang dari punyaku, dan bibir ini... haishhh aku malu.

Sastra sebetulnya sudah terbangun saat Bunga menelusuri wajahnya. Dia menahan senyumnya karena ternyata Bunga sedang memperhatikannya.

Kemudian mata elang itu terbuka dan langsung bersirobok dengan mata indahnya Bunga. Gadis itu kaget karena Sastra terbangun saat jarinya masih berada di bibir pria itu.

"Apa kamu sedang mengagumi ketampanaanku," ucapnya menggoda.

Bunga yang terciduk langsung tersipu dan hendak beranjak bangun dari ranjang, tetapi Sastra tak membiarkannya. Ia menahan pinggang Bunga dan menariknya hingga terjatuh ke atas tubuhnya.

"Mau kemana, hmmm? jadi setelah ketahuan menyentuh nyentuh wajahku kamu mau kabur begitu saja? kamu harus membayar kompensasi."

"Untuk apa aku membayar! Yang kusentuh adalah wajah pacarku, lagipula gajiku tidak banyak apa kamu ingin memerasku hah? " seru gadis itu kesal.

Cup....

"Morning kiss baby, itu adalah bayarannya."

Blushhh.

Wajah Bunga langsung merona, dengan cepat dia bangkit dari atas tubuh Sastra dan berlari ke kamar mandi.

Terpopuler

Comments

Siti Aisyah

Siti Aisyah

modus Mulu ni sastra/Kiss/

2024-11-21

0

Dede Dahlia

Dede Dahlia

sastra untuk saat ini aku merasa kamu sangatlah manis 🤔

2022-11-14

1

Heti Supriyati

Heti Supriyati

bungaa sadar itu kadal bunting

2021-11-26

1

lihat semua
Episodes
1 KM Part 1
2 KM Part 2
3 KM Part 3
4 KM Part 4
5 KM Part 5
6 KM Part 6
7 KM Part 7
8 KM Part 8
9 KM Part 9
10 KM Part 10
11 KM Part 11
12 KM Part 12
13 KM Part 13
14 KM Part 14
15 KM Part 15
16 KM Part 16
17 KM Part 17
18 KM Part 18
19 KM Part 19
20 KM Part 20
21 KM Part 21
22 KM Part 22
23 KM Part 23
24 KM Part 24
25 KM Part 25
26 KM Part 26
27 KM Part 27
28 KM Part 28
29 KM Part 29
30 KM Part 30
31 KM Part 31
32 KM Part 32
33 KM Part 33
34 KM Part 34
35 KM Part 35
36 KM Part 36
37 KM Part 37
38 KM Part 38
39 KM Part 39
40 KM part 40
41 KM Part 41
42 KM Part 42
43 KM Part 43
44 KM Part 44
45 KM Part 45
46 KM Part 46
47 KM Part 47
48 KM Part 48
49 KM Part 49
50 KM Part 50
51 KM Part 51
52 KM Part 52
53 KM Part 53
54 KM Part 54
55 KM Part 55
56 KM Part 56
57 KM Part 57
58 KM Part 58
59 KM Part 59
60 KM Part 60
61 KM Part 61
62 KM Part 62
63 KM Part 63
64 KM Part 64
65 KM Part 65
66 KM Part 66
67 KM Part 67
68 KM Part 68
69 KM Part 69
70 KM Part 70
71 KM Part 71
72 KM Part 72
73 KM Part 73
74 KM Part 74
75 KM Part 75
76 KM Part 76
77 KM Part 77
78 KM Part 78
79 KM Part 79
80 KM Part 80
81 KM Part 81
82 KM Part 82
83 KM Part 83
84 KM Part 84
85 KM Part 85
86 KM Part 86
87 KM Part 87
88 KM Part 88
89 KM Part 89
90 KM Part 90
91 KM Part 91
92 KM Part 92
93 KM Part 93
94 KM Part 94
95 KM Part 95
96 KM Part 96
97 KM Part 97
98 KM Part 98
99 KM Part 99
100 KM Part 100
101 KM Part 101
102 KM Part 102
103 KM Part 103
104 KM Part 104
105 KM Part 105
106 KM Part 106
107 KM Part 107
108 KM Part 108
109 KM Part 109
110 KM Part 110
111 KM Part 111
112 KM Part 112
113 KM Part 113
114 KM Part 114
115 KM Part 115
116 KM Part 116
117 KM Part 117
118 KM Part 118
119 KM Part 119
120 KM Part 120
121 KM Part 121
122 KM Part 122
123 KM Part 123
124 KM Part 124
125 KM Part 125
126 KM Part 126
127 KM Part 127
128 KM Part 128
129 KM Part 129
130 KM Part 130
131 KM Part 131
132 KM Part 132
133 KM Part 133
134 KM Part 134
135 KM Part 135
136 KM Part 136
137 KM Part 137
138 KM Part 138
139 KM Part 139
140 KM Part 140
141 KM Part 141
142 KM Part 142
143 KM Part 143
144 KM Part 144
145 KM Part 145
146 KM Part 146
147 KM Part 147
148 KM Part 148
149 KM Part 149
150 KM Part 150
151 KM Part 151
152 KM Part 152
153 KM Part 153 end
154 Extra Part 1
155 Extra Part 2
156 Extra Part 3
157 Extra Part 4
158 Extra Part 5
159 Extra Part 6
160 Extra Part 7
161 Extra Part 8
162 Extra Part 9
163 Extra Part 10
164 Extra Part 11
165 Extra Part 12
166 Extra Part 13
167 Last Extra Part
168 PENGUMUMAN
169 Novel Baru
170 Novel Baru
Episodes

Updated 170 Episodes

1
KM Part 1
2
KM Part 2
3
KM Part 3
4
KM Part 4
5
KM Part 5
6
KM Part 6
7
KM Part 7
8
KM Part 8
9
KM Part 9
10
KM Part 10
11
KM Part 11
12
KM Part 12
13
KM Part 13
14
KM Part 14
15
KM Part 15
16
KM Part 16
17
KM Part 17
18
KM Part 18
19
KM Part 19
20
KM Part 20
21
KM Part 21
22
KM Part 22
23
KM Part 23
24
KM Part 24
25
KM Part 25
26
KM Part 26
27
KM Part 27
28
KM Part 28
29
KM Part 29
30
KM Part 30
31
KM Part 31
32
KM Part 32
33
KM Part 33
34
KM Part 34
35
KM Part 35
36
KM Part 36
37
KM Part 37
38
KM Part 38
39
KM Part 39
40
KM part 40
41
KM Part 41
42
KM Part 42
43
KM Part 43
44
KM Part 44
45
KM Part 45
46
KM Part 46
47
KM Part 47
48
KM Part 48
49
KM Part 49
50
KM Part 50
51
KM Part 51
52
KM Part 52
53
KM Part 53
54
KM Part 54
55
KM Part 55
56
KM Part 56
57
KM Part 57
58
KM Part 58
59
KM Part 59
60
KM Part 60
61
KM Part 61
62
KM Part 62
63
KM Part 63
64
KM Part 64
65
KM Part 65
66
KM Part 66
67
KM Part 67
68
KM Part 68
69
KM Part 69
70
KM Part 70
71
KM Part 71
72
KM Part 72
73
KM Part 73
74
KM Part 74
75
KM Part 75
76
KM Part 76
77
KM Part 77
78
KM Part 78
79
KM Part 79
80
KM Part 80
81
KM Part 81
82
KM Part 82
83
KM Part 83
84
KM Part 84
85
KM Part 85
86
KM Part 86
87
KM Part 87
88
KM Part 88
89
KM Part 89
90
KM Part 90
91
KM Part 91
92
KM Part 92
93
KM Part 93
94
KM Part 94
95
KM Part 95
96
KM Part 96
97
KM Part 97
98
KM Part 98
99
KM Part 99
100
KM Part 100
101
KM Part 101
102
KM Part 102
103
KM Part 103
104
KM Part 104
105
KM Part 105
106
KM Part 106
107
KM Part 107
108
KM Part 108
109
KM Part 109
110
KM Part 110
111
KM Part 111
112
KM Part 112
113
KM Part 113
114
KM Part 114
115
KM Part 115
116
KM Part 116
117
KM Part 117
118
KM Part 118
119
KM Part 119
120
KM Part 120
121
KM Part 121
122
KM Part 122
123
KM Part 123
124
KM Part 124
125
KM Part 125
126
KM Part 126
127
KM Part 127
128
KM Part 128
129
KM Part 129
130
KM Part 130
131
KM Part 131
132
KM Part 132
133
KM Part 133
134
KM Part 134
135
KM Part 135
136
KM Part 136
137
KM Part 137
138
KM Part 138
139
KM Part 139
140
KM Part 140
141
KM Part 141
142
KM Part 142
143
KM Part 143
144
KM Part 144
145
KM Part 145
146
KM Part 146
147
KM Part 147
148
KM Part 148
149
KM Part 149
150
KM Part 150
151
KM Part 151
152
KM Part 152
153
KM Part 153 end
154
Extra Part 1
155
Extra Part 2
156
Extra Part 3
157
Extra Part 4
158
Extra Part 5
159
Extra Part 6
160
Extra Part 7
161
Extra Part 8
162
Extra Part 9
163
Extra Part 10
164
Extra Part 11
165
Extra Part 12
166
Extra Part 13
167
Last Extra Part
168
PENGUMUMAN
169
Novel Baru
170
Novel Baru

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!