KM Part 9

Dengan cepat Bunga menghambur ke arah ibunya dan menarik tangan Sastra.

"Jangan sekarang Bu, dia lagi banyak kerjaan. Iya kan?" Bunga menaikkan alisnya memberi kode pada Sastra untuk menolak, untung saja Sastra cepat tanggap.

"I-iya, maaf ya Tante. Seperti yang Bunga katakan saya masih banyak pekerjaan. Lain kali saya pasti akan mampir." Sastra memasang senyum manisnya membuat lesung pipinya terlihat.

"Tapi lain kali harus mampir ya Nak ganteng. Tante pengen ngobrol banyak sama kamu." Bu Marni menjawab dengan sumringah.

"Baik Tante. Kalau begitu saya permisi dulu, Bunga aku pamit."

"Makasih ya, maaf udah ngerepotin," sahut Bunga canggung.

"Santai saja," ujarnya. Kemudian setelah berpamitan pada Bu Marni Sastra beranjak pulang dan melajukan mobilnya dari pekarangan rumah Bunga.

*****

Bunga masuk ke dalam rumah, berjalan menuju kamarnya karena ingin segera beristirahat. Namun, ternyata di dalam kamar sudah ada ibunya menunggu duduk di tepian ranjang.

Pasti ibu mau mengintrogasiku, aduh kepalaku makin pusing.

"Bunga jadi itu pacarmu? kenapa baru dibawa kesini sekarang. Ibu gak nyangka, ternyata pacarmu ganteng banget pakai mobil mewah lagi. Pasti dia bibit unggul. Ibu jadi tidak sabar ingin segera memamerkannya pada tetangga dan saudara-saudara kita." Bu Marni tampak sangat gembira.

Aduh ibu kenapa jadi salah paham gini, jadi runyam deh urusannya .

"Nanti kujelaskan ya Bu. Sekarang aku pengen istirahat. Kepalaku pusing banget," sanggahnya sementara tangannya memijat pelipisnya.

"Ya sudah istirahatlah. Nanti ibu buatkan teh jahe. Tapi ingat ya, kamu masih hutang penjelasan sama Ibu."

"Iya Bu," sahutnya malas.

Bunga sudah tidak kuat lagi untuk beradu argumen dengan ibunya karena kepalanya semakin terasa sakit dan pusing. Ia menghempaskan dirinya di kasur dan langsung terlelap tenggelam dalam tidurnya.

*****

Sastra Prawira.

Pria tampan berusia 27 tahun. Berperawakan tinggi atletis dengan fitur wajah terpahat sempurna. Mata setajam elang, hidung mancung di tambah lesung pipi yang membuatnya semakin memesona.

Dia adalah anak bungsu dari pemilik Prawira Grup yang bergerak di bidang konstruksi, advertising dan photography. Dia baru saja kembali dari Amerika dan langsung menjabat sebagai CEO di perusahaan milik keluarganya itu.

Sastra terlihat memarkirkan mobilnya di salah satu kelab malam elit ibukota. Dia sudah berjanji untuk bertemu dengan Kevin temannya sewaktu SMA dulu.

Di dalam sana, alunan musik yang dipandu disc joki berdentum membuai para pengunjung menari di lantai dansa. Sastra bergegas menemui Kevin yang sudah duduk menunggu dekat meja bartender.

"What's up bro." Sastra menepuk bahu Kevin dan duduk di sebelahnya.

"Woww... long time no see," sambut kevin kemudian keduanya saling berpelukan melepas rindu.

"Lo mau minum apa, Sas?" tawarnya.

"Apa aja yang penting enak dan yang pasti kamu yang traktir." Sastra mendudukkan dirinya di kursi sebelah Kevin.

"Dasar. Sudah jadi CEO juga tetep aja nggak berubah," ledek Kevin diiringi kekehan dan disusul dengan mereka berdua yang tergelak kencang.

Tak lama berselang bartender menyajikan dua sloki minuman untuk Kevin dan Sastra.

"Hebat lo pulang-pulang langsung jadi CEO," ujar Kevin.

"Ya mau gimana lagi, bokap gue sekarang lagi sibuk nyalonin jadi kepala daerah. Kakak gue tinggal di Singapura karena suaminya orang sana. Jadi mau gak mau ya gue yang di suruh ngurusin perusahaan," jawab Sastra sambil mencicipi minumannya.

"Gue denger, lo juga sekarang lagi ngurusin proyek perusahaan bokap lo?" tanya Sastra pada Kevin.

"Yup... binggo, karena akhir-akhir ini bokap gue lagi bolak balik Singapura juga."

"Kenapa bokap lo? Sakit?" Sastra memicingkan matanya pada Kevin.

"Biasa, penyakit tua hehe," jawab Kevin cengengesan.

"Eh... gimana kabar para cewek-cewek bucin lo? Kalau mereka tahu lo udah balik, di jamin deh pada ngintilin dan nempelin macem lintah!" Kevin tertawa puas dan Sastra hanya menggedikkan bahunya masa bodo.

Tiba-tiba entah darimana datangnya seorang wanita cantik dengan pakaian kurang bahan mendekati mereka.

"Sastra? Kapan kamu pulang? Kok enggak ngabarin aku sih." Tanpa malu-malu wanita itu langsung duduk di pangkuan Sastra.

"Wah wah wah, panjang umur Lo Anita. Baru aja diomongin udah nongol aja," cicit Kevin.

Anita seorang model papan atas. Namun, demi ambisinya memiliki Sastra si pewaris rupawan sang tambang emas menggiurkan, dia merendahkan dirinya di hadapan lelaki memesona itu. Bahkan Anita rela hanya dijadikan salah satu penghangat ranjang Sastra meskipun tanpa status.

Tentu saja untuk soal materi Sastra sangat loyal kepada Anita. Setiap kali Anita menemani dalam tanda kutip, Sastra akan memberikan sejumlah cek dengan nominal yang tidak sedikit. Hanya saja tentang cinta, pernikahan dan kesetiaan adalah hal yang sangat mustahil dinyatakan oleh seorang Sastra Prawira.

"Kenapa? Kangen gue atau duit gue?" Sastra melingkarkan lengannya di pinggang Anita.

Anita mengalungkan tangannya di leher Sastra. "Dua-duanya dong," bisik Anita genit ke telinga Sastra. "Yuk, cabut dari sini, kita ke tempat yang biasa," ajak Anita manja.

"Oke. Vin, gue duluan." Sastra beranjak dari duduknya.

"Ya elah, lo tega ninggalin gue sendiri. Dasar brengsek!" Kevin terkekeh.

Sastra meletakkan beberapa lembar uang ratusan ribu di atas meja. "Nih gue yang bayarin minumannya."

"Sudah pergi sana kalian. Segera selesaikan hajat lo berdua," usir Kevin dengan tawa mengejek.

"Sialan lo! Gue cabut."

"Take care, bro." Kevin melambaikan tangannya.

Anita menggandeng Sastra menuju parkiran. Sastra melajukan mobilnya menuju hotel tempat di mana ia sering menginap. Baru saja mereka masuk ke dalam kamar hotel, tanpa menunggu lama Sastra langsung menerjang Anita dan meluapkan naluri primitifnya yang tersulut sejak tadi sebab terpantik aroma memikat juga bayang-bayang wajah cantik Bunga, padahal Bunga hanya menguarkan aroma bedak bayi.

Sebetulnya, ketika perjalanan pulang tadi Sastra sudah terganggu sesuatu yang merayap naik hingga ubun-ubun karena berdekatan dengan Bunga. Wangi tubuh Bunga serta wajahnya yang masih polos dan lugu, membuat sisi kelelakiannya bangkit seketika. Itulah sebabnya akhirnya sastra melampiaskannya pada Anita, tetapi hanya wajah Bunga yang memenuhi isi kepalanya.

Bersambung.

Terpopuler

Comments

🌾lvye🌾

🌾lvye🌾

aq kira sastra cowok kalem 😁 ternyata

2024-03-05

0

Mak sulis

Mak sulis

wadduh..ternyata sastra hobi celap celup sembarangan..ohhh..tidak..ganteng ganteng kok gitu

2023-07-11

0

ana Imaa

ana Imaa

yah auto kecewa😔😔kirain gk suka celap celup sembarangan😒😒

2023-01-01

0

lihat semua
Episodes
1 KM Part 1
2 KM Part 2
3 KM Part 3
4 KM Part 4
5 KM Part 5
6 KM Part 6
7 KM Part 7
8 KM Part 8
9 KM Part 9
10 KM Part 10
11 KM Part 11
12 KM Part 12
13 KM Part 13
14 KM Part 14
15 KM Part 15
16 KM Part 16
17 KM Part 17
18 KM Part 18
19 KM Part 19
20 KM Part 20
21 KM Part 21
22 KM Part 22
23 KM Part 23
24 KM Part 24
25 KM Part 25
26 KM Part 26
27 KM Part 27
28 KM Part 28
29 KM Part 29
30 KM Part 30
31 KM Part 31
32 KM Part 32
33 KM Part 33
34 KM Part 34
35 KM Part 35
36 KM Part 36
37 KM Part 37
38 KM Part 38
39 KM Part 39
40 KM part 40
41 KM Part 41
42 KM Part 42
43 KM Part 43
44 KM Part 44
45 KM Part 45
46 KM Part 46
47 KM Part 47
48 KM Part 48
49 KM Part 49
50 KM Part 50
51 KM Part 51
52 KM Part 52
53 KM Part 53
54 KM Part 54
55 KM Part 55
56 KM Part 56
57 KM Part 57
58 KM Part 58
59 KM Part 59
60 KM Part 60
61 KM Part 61
62 KM Part 62
63 KM Part 63
64 KM Part 64
65 KM Part 65
66 KM Part 66
67 KM Part 67
68 KM Part 68
69 KM Part 69
70 KM Part 70
71 KM Part 71
72 KM Part 72
73 KM Part 73
74 KM Part 74
75 KM Part 75
76 KM Part 76
77 KM Part 77
78 KM Part 78
79 KM Part 79
80 KM Part 80
81 KM Part 81
82 KM Part 82
83 KM Part 83
84 KM Part 84
85 KM Part 85
86 KM Part 86
87 KM Part 87
88 KM Part 88
89 KM Part 89
90 KM Part 90
91 KM Part 91
92 KM Part 92
93 KM Part 93
94 KM Part 94
95 KM Part 95
96 KM Part 96
97 KM Part 97
98 KM Part 98
99 KM Part 99
100 KM Part 100
101 KM Part 101
102 KM Part 102
103 KM Part 103
104 KM Part 104
105 KM Part 105
106 KM Part 106
107 KM Part 107
108 KM Part 108
109 KM Part 109
110 KM Part 110
111 KM Part 111
112 KM Part 112
113 KM Part 113
114 KM Part 114
115 KM Part 115
116 KM Part 116
117 KM Part 117
118 KM Part 118
119 KM Part 119
120 KM Part 120
121 KM Part 121
122 KM Part 122
123 KM Part 123
124 KM Part 124
125 KM Part 125
126 KM Part 126
127 KM Part 127
128 KM Part 128
129 KM Part 129
130 KM Part 130
131 KM Part 131
132 KM Part 132
133 KM Part 133
134 KM Part 134
135 KM Part 135
136 KM Part 136
137 KM Part 137
138 KM Part 138
139 KM Part 139
140 KM Part 140
141 KM Part 141
142 KM Part 142
143 KM Part 143
144 KM Part 144
145 KM Part 145
146 KM Part 146
147 KM Part 147
148 KM Part 148
149 KM Part 149
150 KM Part 150
151 KM Part 151
152 KM Part 152
153 KM Part 153 end
154 Extra Part 1
155 Extra Part 2
156 Extra Part 3
157 Extra Part 4
158 Extra Part 5
159 Extra Part 6
160 Extra Part 7
161 Extra Part 8
162 Extra Part 9
163 Extra Part 10
164 Extra Part 11
165 Extra Part 12
166 Extra Part 13
167 Last Extra Part
168 PENGUMUMAN
169 Novel Baru
170 Novel Baru
Episodes

Updated 170 Episodes

1
KM Part 1
2
KM Part 2
3
KM Part 3
4
KM Part 4
5
KM Part 5
6
KM Part 6
7
KM Part 7
8
KM Part 8
9
KM Part 9
10
KM Part 10
11
KM Part 11
12
KM Part 12
13
KM Part 13
14
KM Part 14
15
KM Part 15
16
KM Part 16
17
KM Part 17
18
KM Part 18
19
KM Part 19
20
KM Part 20
21
KM Part 21
22
KM Part 22
23
KM Part 23
24
KM Part 24
25
KM Part 25
26
KM Part 26
27
KM Part 27
28
KM Part 28
29
KM Part 29
30
KM Part 30
31
KM Part 31
32
KM Part 32
33
KM Part 33
34
KM Part 34
35
KM Part 35
36
KM Part 36
37
KM Part 37
38
KM Part 38
39
KM Part 39
40
KM part 40
41
KM Part 41
42
KM Part 42
43
KM Part 43
44
KM Part 44
45
KM Part 45
46
KM Part 46
47
KM Part 47
48
KM Part 48
49
KM Part 49
50
KM Part 50
51
KM Part 51
52
KM Part 52
53
KM Part 53
54
KM Part 54
55
KM Part 55
56
KM Part 56
57
KM Part 57
58
KM Part 58
59
KM Part 59
60
KM Part 60
61
KM Part 61
62
KM Part 62
63
KM Part 63
64
KM Part 64
65
KM Part 65
66
KM Part 66
67
KM Part 67
68
KM Part 68
69
KM Part 69
70
KM Part 70
71
KM Part 71
72
KM Part 72
73
KM Part 73
74
KM Part 74
75
KM Part 75
76
KM Part 76
77
KM Part 77
78
KM Part 78
79
KM Part 79
80
KM Part 80
81
KM Part 81
82
KM Part 82
83
KM Part 83
84
KM Part 84
85
KM Part 85
86
KM Part 86
87
KM Part 87
88
KM Part 88
89
KM Part 89
90
KM Part 90
91
KM Part 91
92
KM Part 92
93
KM Part 93
94
KM Part 94
95
KM Part 95
96
KM Part 96
97
KM Part 97
98
KM Part 98
99
KM Part 99
100
KM Part 100
101
KM Part 101
102
KM Part 102
103
KM Part 103
104
KM Part 104
105
KM Part 105
106
KM Part 106
107
KM Part 107
108
KM Part 108
109
KM Part 109
110
KM Part 110
111
KM Part 111
112
KM Part 112
113
KM Part 113
114
KM Part 114
115
KM Part 115
116
KM Part 116
117
KM Part 117
118
KM Part 118
119
KM Part 119
120
KM Part 120
121
KM Part 121
122
KM Part 122
123
KM Part 123
124
KM Part 124
125
KM Part 125
126
KM Part 126
127
KM Part 127
128
KM Part 128
129
KM Part 129
130
KM Part 130
131
KM Part 131
132
KM Part 132
133
KM Part 133
134
KM Part 134
135
KM Part 135
136
KM Part 136
137
KM Part 137
138
KM Part 138
139
KM Part 139
140
KM Part 140
141
KM Part 141
142
KM Part 142
143
KM Part 143
144
KM Part 144
145
KM Part 145
146
KM Part 146
147
KM Part 147
148
KM Part 148
149
KM Part 149
150
KM Part 150
151
KM Part 151
152
KM Part 152
153
KM Part 153 end
154
Extra Part 1
155
Extra Part 2
156
Extra Part 3
157
Extra Part 4
158
Extra Part 5
159
Extra Part 6
160
Extra Part 7
161
Extra Part 8
162
Extra Part 9
163
Extra Part 10
164
Extra Part 11
165
Extra Part 12
166
Extra Part 13
167
Last Extra Part
168
PENGUMUMAN
169
Novel Baru
170
Novel Baru

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!