Episode 10 Laris manis

Rana merasa sangat bersyukur baru memulai usahanya dan semua berjalan lancar,rana berharap akan seterusnya lancar seperti hari ini

pukul tiga pagi Rana menuju paviliun tempat bik marmi tinggal bersama art lainnya

Saat sampai di sana ternyata bik Marmi sudah menunggu

Mereka berdua pun menuju dapur dan mulai mengerjakan semua pesanan teman-teman Kelas Rana

kemarin sore bik marmi mengajak suaminya untuk berbelanja keperluan untuk bahan jualan rana untung saja di sekitar kompleks mereka ada toko besar yang menjual berbagai macam Bahan kue dan juga wadah-wadah plastik juga kardus untuk kue pesanan

tepat jam lima pagi semua sudah selesai bahkan dikemas dengan cantik

" non sebaiknya diberi nama pemesannya biar nanti nggak bingung" ucap bik marmi memberikan saran kepada Rana

"iya juga ya bi,tapi rana nggak ada lebel bik" jawab Rana

"tenang aja non bibik sudah siapkan semuanya " jawab bik Marmi

"Alhamdulillah,bibi memang is the best "jawab Rana lalu memeluk bik marmi

Rana pun sibuk memberikan nama teman-temannya sesuai pesanan mereka

Sedangkan bik marmi sibuk di dapur utama untuk membuat sarapan untuk majikannya dan keluarganya kecuali Rana

setelah selesai memberikan nama rana pun menyusunnya kedalam kardus yang bik Marmi sudah siapkan

"Alhamdulillah sudah selesai,lebih baik aku mandi dulu dan bersiap-siap " ucap rana dan masuk kedalam rumah dan menuju kamarnya untuk mandi dan bersiap-siap memakai seragam sekolahnya Rana menghampiri bik Marmi yang masih sibuk didapur bersama bik Mumun

"Non sarapan dulu, itu bibi sudah siapkan " ucap bik marmi menunjuk meja makan di mana ada nasi goreng dan telur ceplok kesukaannya juga ada segelas susu hangat

"bik sarapan rana masukkan aja ke kotak bekal rana ya bik" ucap Rana

"loh itu bibi juga sudah siapkan bekal untuk non!"jawab bik Marmi

"aku sudah janji temanku bik untuk bawakan bekal hari ini " jawab rana lalu mengambil dua lembar roti tawar lalu mengolesnya dengan selai strawberry kesukaannya Lalu meminum susunya

"Alhamdulillah, sudah kenyang " ucap Rana setelah menghabiskan roti dan susunya

"oh iya bik, apa bibi bisa menghubungi ojek langganan bibi yang biasa antar bibi ke pasar berbelanja "ucap Rana

"bisa non" jawab bik Marmi cepat

"tolong ya bi di hubungi,aku mau pake ojek ke sekolah biar nggak repot juga bisa cepat sampai sekolah " ucap Rana

"oke non" jawab bik marmi lalu menghubungi mang Dito si tukang ojek

Tak lama ojek pesanan bik marmi datang

Pak joko membantu rana mengangkat kardus berisi jualan Rana sampai di luar pagar

Bahkan sampai rana naik ke motor ojek mang Dito

"Hati-hati ya to bawa motornya " ucap pak joko pada mang Dito

"insya Allah amanah paman" jawab bang Dito pada pak joko lalu menjalankan motornya meninggalkan pak joko yang masih berdiri menatap punggung Ranap yang semakin menjauh

Sesampainya di sekolah,suasana sekolah masih agak sepi karena baru sebagian yang datang itupun karena mereka sedang kena piket membersihkan kelas

"eh Rana udah sampai aja, hari ini kan kamu nggak piket membersihkan ?!"tanya Auren saat melihat Rana meletakkan kardus besar di atas mejanya

"aku sengaja ren,kan lagi bawa pesanan teman-teman " jawab Rana

"oh iya aku lupa " ucap auren

Pukul setengah tujuh teman-teman rana sudah mulai berdatangan

Saat mereka melihat Auren makan banana roll krispy pesanannya mereka pun berlomba-lomba meminta pesanannya pada Rana

"sabar teman-teman pesanan kalian ada kok" ucap Rana menenangkan teman-temannya

Setelah mendapatkan pesanan mereka

Mereka semua kembali ke tempat duduk mereka masing-masing dan menikmati banana roll krispy buatan Rana

"wah ini enak banget banget ran" ucap salah satu teman Rana

"Alhamdulillah kalau kalian suka" jawab Rana

"oh iya ran apa ini nggak terlalu murah ?! Masa Sepuluh ribu dapat delapan sedangkan kalau di cafe-cafe kalau delapan biji gini udah tiga puluh ribuan" ucap Ramdan

"iya bener ini kemurahan Ran paling tidak sepuluh ribu itu dapat empat atau lima lah" sahut Alam

"awalnya sih aku mau ngasi segitu tapi aku fikir ini kan masih dalam masa promo dan penjualan perdana jadi nggak apa-apa lah kan buat kalian juga teman-teman sekelas, nggak apa-apa dong sehari ini banyak dapat free"jawab Rana yang mendapat pencerahan dari masukan teman-temannya

"wah bener tuh bener, tapi apa kamu nggak rugi ran?!" tanya Rangga sang ketua kelas

"rugi sehari kayaknya nggak apa-apa deh kan namanya juga lagi promosi "jawab Rana lagi

"benar juga tuh,jadi berarti Besok udah harga normal !?"tanya maya

"iya,kalau masih ada yang mau pesan" jawab Rana

"aku masih mau pesan ran " ucap Lesti

"aku juga"

"aku juga"

Rana pun mencatat nama teman-temannya yang memesan beserta dengan toping yang mereka inginkan

"Ran sesekali kamu buat pisang nugget dong soalnya aku suka banget sama pisang nugget coklat keju " ucap Chelsea

"iya bener tuh " sahut yang lainnya

"oke nanti aku tanya ibu aku ya soalnya aku baru belajar buat Banana roll krispy ini itupun ibu yang ngajarin siapa tau aja ibu aku bisa buat pisang nugget nanti aku posting di grup " jawab Rana

"oke ditunggu ya " jawab chelsea

Rana merasa bersyukur karena di dalam kelasnya tidak ada yang julid dan suka membuly mereka semua kompak dalam segala hal

mereka semua mengikuti pelajaran dengan semangat hingga jam pelajaran usai

"yuk Ran kita pulang"ajak Kayla saat melihat rana sudah selesai membereskan buku-bukunya kedalam tasnya

"oke" jawab rana

Mereka berempat pun berjalan ke parkiran sesampainya di sana mereka bertemu dengan raka dan kawan-kawannya

Rana hanya tersenyum pada mereka dan menyapa seadanya tanpa mendekati mereka seperti biasanya

"mari kak duluan " ucap Rana pada Raka Cs dan sana rana juga melihat ada Salwa

"kenapa tuh anak nggak seperti biasanya " ucap Bima

"habis kejedot kali makanya langsung insyaf " sahut Azka

"atau kesambet jin kalem kali kak" ucap Salwa menimpali ucapan ke-duanya

Salwa sangat senang karena Rana tidak lagi mengejar-ngejar Raka

"Nggak usah pedulikan mereka anggap saja omongan mereka itu bagaikan angin lalu" ucap Kayla saat Rana sudah masuk kedalam mobilnya

Seperti biasa kayla hanya mengantarkan rana saja tanpa mampir kerumah rana

Karena Kayla berfikir akan merasa tidak enak hati jika sahabatnya itu kena tegur karena sudah membawa temannya

"Assalamualaikum "ucap Rana

"waalaikumsalam non" jawab bik Marmi dan bik Mumun yang kebetulan sedang berada di ruang tamu membersihkan bufet hiasan mama Sania

"butuh bantuan bik!?" tanya rana serius ingin memberikan bantuan

"nggak usah non,ini sudah selesai " jawab bik marmi

"Bagaimana non jualannya !?" tanya bik Marmi berbisik takut sang nyonya mendengar ucapannya

"Alhamdulillah laris manis bik

makasih ya bik" ucap Rana

"jangan mengganggu Orang yang sedang bekerja " ucap mama sania tiba-tiba saja datang menatap tajam Rana

Rana menundukkan kepalanya karena rasa hormatnya pada orang tuanya itu walaupun dirinya tak di anggap dan di hargai

Maaf ma" jawab Rana

"sana non bersih-bersih,trus kedapur belakang bibik tadi buatkan ayam krispi sama tumis kangkung "bisik bik Marmi rana hanya mengangguk saja

"ma kita ke mall yuk, baju Rana sudah pada sempit ma" rengekan Raya membuat langkah kaki Rana terhenti

"mau apa ke mall!?" tanya mama Sania

"Raya mau beli baju sama sepatu ma"jawab Raya

"loh sepatu kamu kan masih baru sayang !?" ucap mama Sania lagi

"bosan ma pakai itu terus "jawab Raya

"ya sudah yok,sana gih siap-siap " ucap mama Sania

"asieek" raya bersorak gembira mereka berdua tidak menyadari jika ada hati seorang anak yang merasakan lagi kekecewaan

Karena begitu gampangnya mama Sania mengiyakan permintaan putri bungsunya sedangkan putrinya yang lain hanya memesan online kebutuhannya jajannya di potong sedemikian rupa

Terpopuler

Comments

Yuliana Tunru

Yuliana Tunru

sdh biasa gitu kan rana jd sabar z smoga usaha mu berjembang dan busa beli barang yg kau butuhkan ttp semangat msh byk yg sayang padamu rana..

2024-11-12

1

Yuliana Tunru

Yuliana Tunru

bonus vote untukmu thort up lagi yaaa..

2024-11-12

1

Rita Riau

Rita Riau

ga papa RAna kamu sabar aja, akan ada waktu untuk mu menghempas keluarga toxic mu itu. ayok bikin Rana jadi wanita kuat tangguh

2024-11-12

1

lihat semua
Episodes
1 Episode 1 menarik perhatian
2 Episode 2
3 Episode 3 Rana Numpang Dong!!
4 Episode 4 Belajar menjauh
5 Episode 5 Liburan Ala Rana
6 Episode 6 Hati yang tersakiti
7 Episode 7 Kasian kamu non!!
8 Episode 8 Good job baby!!!
9 Episode 9 Mau jualan pisang goreng
10 Episode 10 Laris manis
11 Episode 11 Rasa Kecewa
12 Episode 12 lapak baru
13 Episode 13 Lapak baru 2
14 Episode 14 Menyewa toko
15 Episode 15 Mulai berjualan
16 Episode 16 Bismillah Berkah
17 Episode 17 jangan salahkan aku lelah berjuang
18 Episode 18 Rana Berbeda
19 Episode 19
20 Episode 20
21 Episode 21
22 Episode 22
23 Episode 23
24 Episode 24 Brawijaya family
25 Episode 25
26 Episode 26 Ternyata aku memang anak pembantu
27 Episode 27 Ulang tahun Raya
28 Episode 28 menyesal
29 Episode 29 Usaha Rahardian
30 Episode 30 Di fitnah lagi
31 Episode 31 Dirawat
32 Episode 32 Dimana Hatimu nyonya
33 Episode 33
34 Episode 34
35 Episode 35 ungkapan Raya
36 Episode 36 Aku Menyerah Berjuang
37 Episode 37 Ma,Pa Rana pergi
38 Episode 38 Rana pergi
39 Episode 39 Nama baru Untuk Rana
40 Episode 40 Pencarian Rama
41 Episode 41
42 Episode 42 Kesedihan nyonya Sania
43 Episode 43 Berita mengejutkan
44 Episode 44 Berita kematian Rana
45 Episode 45
46 Episode 46
47 Episode 47
48 Episode 48 Bertemu Lagi
49 Episode 49
50 Episode 50
51 Episode 51
52 Episode 52
53 Episode 53
54 Episode 54 Penyebar Gosip
55 Episode 55 Kebusukan angel
56 Episode 56
57 Episode 57 Ke Indonesia
58 Episode 58 Tiba di Indonesia
59 Episode 59 Wajahnya mirip Rana
60 Episode 60
61 Episode 61 Tangisan nyonya Sania
62 Episode 62
63 Episode 63 Nasihat dua ibu
64 Episode 64 Nyonya Amira Syok
65 Episode 65 Terusir
66 Episode 66
67 Episode 67
68 Episode 68 liburan bareng
69 Episode 69
70 Episode 70 Lingga mencoba PDKT
71 Episode 71 Jebakan Laila
72 Episode 72
73 Episode 73 Menjenguk mbok Lastri dan mang amin
74 Episode 74 awal kedekatan Dira dan Arkana
75 Episode 75 orang dari masa lalu Arkana
76 Episode 76 kekecewaan Dira
77 Episode 77 Hari sial Arkan
78 Episode 78 kesempatan dalam kesempitan
79 Episode 79 PDKT
80 Episode 80 Harapan Raya
81 Episode 81 Adakah sebuah kesempatan?!
82 Episode 82 Berdamai dengan rasa sakit
83 Episode 83 Jujur pada bunda selena
84 Episode 84 Benarkah ini?!
85 Episode 85 Tes DNA
86 Episode 86 Hasil DNA
87 Episode 87 kebun strawberry
88 Episode 88 Bertemu Raya dan Rama
89 Episode 89 Rama tau siapa Dira
90 Episode 90 Karena aku memang kakakmu
91 Episode 91
92 Episode 92
93 Episode 93
94 Episode 94
95 Episode 95
96 Episode 96
97 Episode 97
98 Episode 98
99 Episode 99
100 Episode 100
101 Episode 101 kembali kerumah masa lalu
102 Episode 102
103 Episode 103 Nginap
104 Episode 104
105 Episode 105
106 Episode 106
107 Episode 107 viona sakit
108 Episode 108 viona di rawat
109 Episode 109
110 Episode 110
Episodes

Updated 110 Episodes

1
Episode 1 menarik perhatian
2
Episode 2
3
Episode 3 Rana Numpang Dong!!
4
Episode 4 Belajar menjauh
5
Episode 5 Liburan Ala Rana
6
Episode 6 Hati yang tersakiti
7
Episode 7 Kasian kamu non!!
8
Episode 8 Good job baby!!!
9
Episode 9 Mau jualan pisang goreng
10
Episode 10 Laris manis
11
Episode 11 Rasa Kecewa
12
Episode 12 lapak baru
13
Episode 13 Lapak baru 2
14
Episode 14 Menyewa toko
15
Episode 15 Mulai berjualan
16
Episode 16 Bismillah Berkah
17
Episode 17 jangan salahkan aku lelah berjuang
18
Episode 18 Rana Berbeda
19
Episode 19
20
Episode 20
21
Episode 21
22
Episode 22
23
Episode 23
24
Episode 24 Brawijaya family
25
Episode 25
26
Episode 26 Ternyata aku memang anak pembantu
27
Episode 27 Ulang tahun Raya
28
Episode 28 menyesal
29
Episode 29 Usaha Rahardian
30
Episode 30 Di fitnah lagi
31
Episode 31 Dirawat
32
Episode 32 Dimana Hatimu nyonya
33
Episode 33
34
Episode 34
35
Episode 35 ungkapan Raya
36
Episode 36 Aku Menyerah Berjuang
37
Episode 37 Ma,Pa Rana pergi
38
Episode 38 Rana pergi
39
Episode 39 Nama baru Untuk Rana
40
Episode 40 Pencarian Rama
41
Episode 41
42
Episode 42 Kesedihan nyonya Sania
43
Episode 43 Berita mengejutkan
44
Episode 44 Berita kematian Rana
45
Episode 45
46
Episode 46
47
Episode 47
48
Episode 48 Bertemu Lagi
49
Episode 49
50
Episode 50
51
Episode 51
52
Episode 52
53
Episode 53
54
Episode 54 Penyebar Gosip
55
Episode 55 Kebusukan angel
56
Episode 56
57
Episode 57 Ke Indonesia
58
Episode 58 Tiba di Indonesia
59
Episode 59 Wajahnya mirip Rana
60
Episode 60
61
Episode 61 Tangisan nyonya Sania
62
Episode 62
63
Episode 63 Nasihat dua ibu
64
Episode 64 Nyonya Amira Syok
65
Episode 65 Terusir
66
Episode 66
67
Episode 67
68
Episode 68 liburan bareng
69
Episode 69
70
Episode 70 Lingga mencoba PDKT
71
Episode 71 Jebakan Laila
72
Episode 72
73
Episode 73 Menjenguk mbok Lastri dan mang amin
74
Episode 74 awal kedekatan Dira dan Arkana
75
Episode 75 orang dari masa lalu Arkana
76
Episode 76 kekecewaan Dira
77
Episode 77 Hari sial Arkan
78
Episode 78 kesempatan dalam kesempitan
79
Episode 79 PDKT
80
Episode 80 Harapan Raya
81
Episode 81 Adakah sebuah kesempatan?!
82
Episode 82 Berdamai dengan rasa sakit
83
Episode 83 Jujur pada bunda selena
84
Episode 84 Benarkah ini?!
85
Episode 85 Tes DNA
86
Episode 86 Hasil DNA
87
Episode 87 kebun strawberry
88
Episode 88 Bertemu Raya dan Rama
89
Episode 89 Rama tau siapa Dira
90
Episode 90 Karena aku memang kakakmu
91
Episode 91
92
Episode 92
93
Episode 93
94
Episode 94
95
Episode 95
96
Episode 96
97
Episode 97
98
Episode 98
99
Episode 99
100
Episode 100
101
Episode 101 kembali kerumah masa lalu
102
Episode 102
103
Episode 103 Nginap
104
Episode 104
105
Episode 105
106
Episode 106
107
Episode 107 viona sakit
108
Episode 108 viona di rawat
109
Episode 109
110
Episode 110

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!