Episode 18 Rana Berbeda

Hari ini Rana ke ruang guru untuk menyerahkan kartu keluarganya karena permintaan sang guru

Setelah menyerahkan kartu keluarga pada pak Andi Rana berjalan menuju Kantin karena ketiga sahabatnya sudah menunggu di sana

Saat berjalan masuk kedalam kantin tiba-tiba saja Salwa menabraknya dan kuah bakso yang di bawa Salwa tumpah ke badan salwa

niatnya ingin menyirami kuah bakso panasnya yang super duper pedas pada Rana tapi sialnya malah Salwa yang kena sendiri

Salwa menjerit kesakitan karena rasa panas yang dirasakannya pada dadanya

Rana hanya diam saja menatap salwa karena terkejut

Keyla, Auren dan lesti segera menghampiri Rana

"kamu nggak apa-apa kan Ran!?" tanya Lesti

"nggak apa-apa les" jawab Rana

Tapi keyla melihat Tangan Rana memerah karena terkena cipratan kuah panas bakso milik salwa

"ini semua gara-gara kamu Hiks hiks hiks " jerit Salwa menyalakan Rana

"hah!?" Rana melongo karena salwa menuduhnya

"kamu sengajakan!? Hiks hiks hiks

Apa salahku sama kamu Ran!? Hiks hiks hiks " ucap salwa sesegukan dan masih saja menyalahkan Rana

Para siswa pun mulai berbisik bisik ada yang menyalahkan Rana ada juga yang membela Rana karena mereka melihat jika bukan Rana yang Salah

Raka dan teman-temannya juga ada disana mereka mendekati Rana dam tanpa di duga Raka menampar Rana Hingga Rana terhuyung sudut bibir Rana sedikit robek karena tamparan keras yang kakaknya berikan

Rana meneteskan air matanya karena sang kakak menamparnya tanpa mencari tau kebenarannya

Semua orang tercengang melihat kejadian itu tapi Salwa tersenyum sinis tanpa ada yang menyadari

Salwa merasa puas karena bisa membuat raka menampar Rana

Rasa sakit di dadanya serasa impas untuk untuknya

"apa-apaan sih kamu" ucap kayla mendorong dada Raka dengan kuat Hingga raka terhuyung dam hampir saja terjerembab seandainya Dimas tidak menahan tubuh Raka

"Ayo Ran kita pergi dari sini" ucap Keyla merangkul pundak Rana dan meninggalkan kantin

Lesti dan Auren pun menatap tajam Raka dan teman-temannya

auren menatap Angga kesal, Angga yang melihat tatapan permusuhan dari kekasihnya itu menjadi ketar ketir

Ya Angga dan Auren adalah sepasang kekasih tapi mereka tidak mempublikasikannya pada teman-teman mereka hanya keyla dan Dimas yang tau hubungan mereka

Angga dan Dimas sebenarnya tidak membenci Rana namun melihat tingkah rana selama ini yang selalu mengejar dan mendekati Raka walaupun Raka dan Alex mencaci makinya rana tak pernah menyerah Hingga mereka pun ikut muak melihatnya

Mereka berfikir jika rana tidak tau malu dan tau diri mengejar Raka sebagai anak majikan orang tuanya

Ya Rana di kenal dalam lingkungan sekolahnya hanya seorang anak pembantu di rumah Raka dan Rana bisa bersekolah di Nusa Bangsa karena beasiswa yang di dapatkannya

Rana dan ketiga sahabatnya kini berada di Uks Keyla mengusapkan Salep pada luka bakar di tangan Rana

Rana meringis sakit karena rasa panas yang hasilkan oleh cabe yang salwa berikan pada kuah baksonya yang masih sangat panas

Sedangkan salwa di larikan kerumah sakit oleh Raka dan Alex juga Azka karena luka di dada salwa ternyata parah

Salwa tanpa rasa malu dan risih membuka kancing baju seragamnya Hingga memperlihatkan Dadanya yang terlihat memerah

Namun salwa membuak kancing seragamnya sampai pakain dalam yang menutupi gunung kembarnya terlihat semua

Alasannya Dadanya terasa sangat panas

Alex,azka dan Raka menelan ludah mereka beberapa kali saat melihat pemandangan itu

Salwa yang pura-pura pingsan sudut bibirnya berkedut karena dia yakin ketiga kakak Kelas tampannya itu tergoda melihatnya

Kembali kesekolah

Rana dan ketiga sahabatnya kembali kekelas karena tangan Rana sudah baikan

Jam pulang sekolah pun telah tiba,mang Dito sudah menunggu Rana di dekat gerbang sekolah

Rana memang meminta mang Dito si tukang ojek langganan Rana untuk mengantar jemputnya kesekolah karena Rana tidak ingin merepotkan sahabatnya Keyla

"Assalamualaikum " ucap Rana Masuk lewat pintu dapur

"waalaikumsalam,eh sudah pulang non!? Mau langsung makan siang atau ganti baju dulu!?" tanya bik Mumun

"makan aja dulu deh bik,Rana sudah laper banget jadi nanti setelah ganti baju bisa langsung istirahat " jawab rana dan di angguki oleh bik mumun

"bik ibu Mana!?" tanya Rana

Bik Mumun sudah terbiasa rana memanggil bik Marmi dan pak joko Dengan panggilan bapak dan ibu karena Rana sudah menganggap kedua pasangan paruh baya itu orang tuanya

"Tadi katanya mau kepasar beli bahan kue untuk pesanan teman-teman non besok" jawab bik Mumun

"sama siapa bik!?" tanya Rana lagi

" sama pak Joko " jawab bik Mumun

"oh, sudah lama perginya !?" tanya rana lagi

"lumayan non tapi kayaknya mereka sudah hampir pulang deh" jawab bik Mumun sambil menyiapkan makanan untuk anak majikannya itu

"silahkan makan non!!"ucap bik Mumun

"makasih bik,oh iya apa semua sudah pulang sekolah bik!?" tanya Rana

"belum non baru non Rana yang pulang " jawab bik Mumun

Oh gitu,kalo gitu Rana makan di gazebo belakang aja deh takut kalau mereka pulang Rana masih makan takut mereka nggak mau makan kalau ada Rana" ucap rana mengangkat piringnya yang sudah di isi makanan lalu berjalan kebelakang

bik Mumun mengekorinya dan membawa nampan berisi mangkuk sayur dan lauk untuk Rana

"loh kok itu di bawa juga kesini bik!?" tanya rana saat melihat bik Mumun juga ada di belakangnya

"siapa tau non Rana masih pengen nambah" jawab bik Mumun tersenyum pada anak majikannya itu

"makasih bik,bibik memang is the best deh sayang bibik banyak-banyak " ucap Rana merangkul pinggang Artnya itu dengan sayang

"bibik juga sayang non rana banyak-banyak " jawab bik mumun

Rana pun naik keatas gazebo dan mulai memakan makanannya dengan lahap

Bik Mumun merasa kasihan pada anak majikannya itu karena Rana jarang makan dengan lauk yang mewah seperti sekarang karena lauk yang di masaknya biasa langsung habis jika anak-anak majikannya yang lain terlebih dahulu pulang dan makan siang

Tak Jarang rana hanya meminta lauk Tahu tempe goreng juga sambel dan sayur bening

Bik Mumun meninggalkan rana makan sendirian di gazebo dan kembali kedalam dapur untuk menyiapkan makan siang untuk Para tuan muda dan nona mudanya

setelah makan Rana membersihkan piring bekas makannya

Rana masuk kedalam rumah utama dan masuk ke dalam kamarnya

Saat rana masuk kedalam ruang makan rana melihat kakak-kakaknya dan adiknya makan siang bersama sambil bercanda satu sama lain

Rana hanya tersenyum dan menganggukkan kepalanya lalu berlalu dari sana menuju kamarnya

Ketiganya hanya cuek dan melanjutkan makannya

Rama walaupun bersikap acuh oada adiknya itu tapi Rama merasa ada yang lain pada Adik pertamanya itu

Rana tidak seperti biasanya akan merecoki makan siang mereka dengan celotehan nya yang memuakkan tak jarang Raka akan membentak dan menghinanya

"Kenapa rana jadi berbeda !?" batin Rama

Terpopuler

Comments

Rita Riau

Rita Riau

kapan Thor keadilan buat Rana,,, rasa nya pengen banget bikin keluarga toxic itu menuai apa yang udah bikin kepada Rana.

2024-11-23

2

Rhan

Rhan

Lanjutkan lagi ceritanya ini seru banget. 👍👍
pas baca aja nyesek banget gitu , sakit hati banget .
jangan di gantung cerita nya

2024-11-24

1

Jamaliah

Jamaliah

cerita ini banyak banget bawangnya tapi seru dari awal baca sampai di bab ini aku mewek mulu

2024-12-17

1

lihat semua
Episodes
1 Episode 1 menarik perhatian
2 Episode 2
3 Episode 3 Rana Numpang Dong!!
4 Episode 4 Belajar menjauh
5 Episode 5 Liburan Ala Rana
6 Episode 6 Hati yang tersakiti
7 Episode 7 Kasian kamu non!!
8 Episode 8 Good job baby!!!
9 Episode 9 Mau jualan pisang goreng
10 Episode 10 Laris manis
11 Episode 11 Rasa Kecewa
12 Episode 12 lapak baru
13 Episode 13 Lapak baru 2
14 Episode 14 Menyewa toko
15 Episode 15 Mulai berjualan
16 Episode 16 Bismillah Berkah
17 Episode 17 jangan salahkan aku lelah berjuang
18 Episode 18 Rana Berbeda
19 Episode 19
20 Episode 20
21 Episode 21
22 Episode 22
23 Episode 23
24 Episode 24 Brawijaya family
25 Episode 25
26 Episode 26 Ternyata aku memang anak pembantu
27 Episode 27 Ulang tahun Raya
28 Episode 28 menyesal
29 Episode 29 Usaha Rahardian
30 Episode 30 Di fitnah lagi
31 Episode 31 Dirawat
32 Episode 32 Dimana Hatimu nyonya
33 Episode 33
34 Episode 34
35 Episode 35 ungkapan Raya
36 Episode 36 Aku Menyerah Berjuang
37 Episode 37 Ma,Pa Rana pergi
38 Episode 38 Rana pergi
39 Episode 39 Nama baru Untuk Rana
40 Episode 40 Pencarian Rama
41 Episode 41
42 Episode 42 Kesedihan nyonya Sania
43 Episode 43 Berita mengejutkan
44 Episode 44 Berita kematian Rana
45 Episode 45
46 Episode 46
47 Episode 47
48 Episode 48 Bertemu Lagi
49 Episode 49
50 Episode 50
51 Episode 51
52 Episode 52
53 Episode 53
54 Episode 54 Penyebar Gosip
55 Episode 55 Kebusukan angel
56 Episode 56
57 Episode 57 Ke Indonesia
58 Episode 58 Tiba di Indonesia
59 Episode 59 Wajahnya mirip Rana
60 Episode 60
61 Episode 61 Tangisan nyonya Sania
62 Episode 62
63 Episode 63 Nasihat dua ibu
64 Episode 64 Nyonya Amira Syok
65 Episode 65 Terusir
66 Episode 66
67 Episode 67
68 Episode 68 liburan bareng
69 Episode 69
70 Episode 70 Lingga mencoba PDKT
71 Episode 71 Jebakan Laila
72 Episode 72
73 Episode 73 Menjenguk mbok Lastri dan mang amin
74 Episode 74 awal kedekatan Dira dan Arkana
75 Episode 75 orang dari masa lalu Arkana
76 Episode 76 kekecewaan Dira
77 Episode 77 Hari sial Arkan
78 Episode 78 kesempatan dalam kesempitan
79 Episode 79 PDKT
80 Episode 80 Harapan Raya
81 Episode 81 Adakah sebuah kesempatan?!
82 Episode 82 Berdamai dengan rasa sakit
83 Episode 83 Jujur pada bunda selena
84 Episode 84 Benarkah ini?!
85 Episode 85 Tes DNA
86 Episode 86 Hasil DNA
87 Episode 87 kebun strawberry
88 Episode 88 Bertemu Raya dan Rama
89 Episode 89 Rama tau siapa Dira
90 Episode 90 Karena aku memang kakakmu
91 Episode 91
92 Episode 92
93 Episode 93
94 Episode 94
95 Episode 95
96 Episode 96
97 Episode 97
98 Episode 98
99 Episode 99
100 Episode 100
101 Episode 101 kembali kerumah masa lalu
102 Episode 102
103 Episode 103 Nginap
104 Episode 104
105 Episode 105
106 Episode 106
107 Episode 107 viona sakit
108 Episode 108 viona di rawat
109 Episode 109
110 Episode 110
Episodes

Updated 110 Episodes

1
Episode 1 menarik perhatian
2
Episode 2
3
Episode 3 Rana Numpang Dong!!
4
Episode 4 Belajar menjauh
5
Episode 5 Liburan Ala Rana
6
Episode 6 Hati yang tersakiti
7
Episode 7 Kasian kamu non!!
8
Episode 8 Good job baby!!!
9
Episode 9 Mau jualan pisang goreng
10
Episode 10 Laris manis
11
Episode 11 Rasa Kecewa
12
Episode 12 lapak baru
13
Episode 13 Lapak baru 2
14
Episode 14 Menyewa toko
15
Episode 15 Mulai berjualan
16
Episode 16 Bismillah Berkah
17
Episode 17 jangan salahkan aku lelah berjuang
18
Episode 18 Rana Berbeda
19
Episode 19
20
Episode 20
21
Episode 21
22
Episode 22
23
Episode 23
24
Episode 24 Brawijaya family
25
Episode 25
26
Episode 26 Ternyata aku memang anak pembantu
27
Episode 27 Ulang tahun Raya
28
Episode 28 menyesal
29
Episode 29 Usaha Rahardian
30
Episode 30 Di fitnah lagi
31
Episode 31 Dirawat
32
Episode 32 Dimana Hatimu nyonya
33
Episode 33
34
Episode 34
35
Episode 35 ungkapan Raya
36
Episode 36 Aku Menyerah Berjuang
37
Episode 37 Ma,Pa Rana pergi
38
Episode 38 Rana pergi
39
Episode 39 Nama baru Untuk Rana
40
Episode 40 Pencarian Rama
41
Episode 41
42
Episode 42 Kesedihan nyonya Sania
43
Episode 43 Berita mengejutkan
44
Episode 44 Berita kematian Rana
45
Episode 45
46
Episode 46
47
Episode 47
48
Episode 48 Bertemu Lagi
49
Episode 49
50
Episode 50
51
Episode 51
52
Episode 52
53
Episode 53
54
Episode 54 Penyebar Gosip
55
Episode 55 Kebusukan angel
56
Episode 56
57
Episode 57 Ke Indonesia
58
Episode 58 Tiba di Indonesia
59
Episode 59 Wajahnya mirip Rana
60
Episode 60
61
Episode 61 Tangisan nyonya Sania
62
Episode 62
63
Episode 63 Nasihat dua ibu
64
Episode 64 Nyonya Amira Syok
65
Episode 65 Terusir
66
Episode 66
67
Episode 67
68
Episode 68 liburan bareng
69
Episode 69
70
Episode 70 Lingga mencoba PDKT
71
Episode 71 Jebakan Laila
72
Episode 72
73
Episode 73 Menjenguk mbok Lastri dan mang amin
74
Episode 74 awal kedekatan Dira dan Arkana
75
Episode 75 orang dari masa lalu Arkana
76
Episode 76 kekecewaan Dira
77
Episode 77 Hari sial Arkan
78
Episode 78 kesempatan dalam kesempitan
79
Episode 79 PDKT
80
Episode 80 Harapan Raya
81
Episode 81 Adakah sebuah kesempatan?!
82
Episode 82 Berdamai dengan rasa sakit
83
Episode 83 Jujur pada bunda selena
84
Episode 84 Benarkah ini?!
85
Episode 85 Tes DNA
86
Episode 86 Hasil DNA
87
Episode 87 kebun strawberry
88
Episode 88 Bertemu Raya dan Rama
89
Episode 89 Rama tau siapa Dira
90
Episode 90 Karena aku memang kakakmu
91
Episode 91
92
Episode 92
93
Episode 93
94
Episode 94
95
Episode 95
96
Episode 96
97
Episode 97
98
Episode 98
99
Episode 99
100
Episode 100
101
Episode 101 kembali kerumah masa lalu
102
Episode 102
103
Episode 103 Nginap
104
Episode 104
105
Episode 105
106
Episode 106
107
Episode 107 viona sakit
108
Episode 108 viona di rawat
109
Episode 109
110
Episode 110

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!