Episode 11 Rasa Kecewa

setelah makan siang Rana mendatangi bik marmi dan memperlihatkan list pesanan teman-temannya

"wah ada yang yang pesan pisang nugget juga ya non !?" tanya bik Marmi

"iya bik ada beberapa " jawab Rana

" oke gampang itu kita akan membuatnya

oh iya non apa non nggak mau buat olahan pisang lainnya !?" tanya bik marmi

"apa lagi bi olahan lainnya !? "tanya Rana

"ya banyak non,ada kue bolu,bolu kukus,ada bola-bola pisang isi coklat lumer,pisang fla susu" jawab bik Marmi

"wah banyak ya bik!! boleh tuh bik di buatkan sedikit untuk sampel siapa tau ada yang minat " jawab Rana dan di angguki oleh bik marmi

mereka pun sepakat untuk membuat semua olahan pisang yang di liat oleh rana Tadi

Sore harinya Rana dan bik marmi sibuk menyiapkan semua bahan yang akan mereka pakai untuk membuat banana roll juga pisang nugget dan pisang Fla susu, coklat keju juga bola bola pisang isi coklat lumer

Semua olahan pisang Rana Buat walaupun teman-temannya hanya pesan banana roll krispy dan pisang nugget tapi rana pikir tidak ada salahnya membawa beberapa nantinya untuk teman-temannya coba siapa tau ada yang minat dan memesannya

Rana juga meminta pada bik marmi untuk mengajarkannya membuat kue tart

Bik marmi yang memang sangat pintar membuat berbagai macam makanan dan kue tentu saja mau mengajarkan nona mudanya membuat kue tart

"Non kue tarnya kapan nona mau buat?! Tanya Bik Marmi

" hari ini bik ,aku mau kasi ke papa " jawab Rana oke kalo begitu kita buat sekarang " ucap bik Marmi

"ayo bik,aku juga mau tau cara bikin kue tart siapa tau ada teman yang juga mau di buatkan hehehehe "jawab Rana terkekeh

"iya deh non , namanya juga peluang bisnis " ucap bik marmi ikut terkekeh

Mereka berdua pun berkutat dengan mixer dan pemanggangan

Setelah dua jam lamanya mereka bekerja sama membuat kue tart akhirnya selesai juga dengan hasil yang sangat memuaskan

"wah bik marmi hebat bisa bikin kue tart sebagus ini" ucap Rana memuji bik marmi

"non juga hebat menghias kue tart nya sangat bagus " jawab bik marmi

"akh bibi aku masih belajar juga masih nyontek di utup cara menghias kuenya " ucap Rana

"tapi hasilnya sangat bagus " jawab bik Marmi

Bik marmi memang sangat pintar membuat kue tart karena dulu sewaktu muda bik marmi pernah bekerja di toko kue terkenal namun bik marmi harus pulang kampung karena sang ibu sedang sakit

namun takdir berkata lain sang ibu pergi meninggalkan bik marmi untuk selamanya

sepeninggalan sang ibu bik marmi kembali kekota mengadu nasib dan akhirnya bekerja di sebuah restoran bintang tiga dan menjadi asisten koki hingga bik marmi banyak tau masakan modern

Bik marmi berhenti bekerja karena salah satu temannya memfitnahnya membawa pulang bahan makanan persediaan dapur restoran

hingga akhirnya bik marmi di pecat namun seminggu kemudian bik marmi di panggil Kembali oleh pemilik restoran karena pelaku sebenarnya sudah tertangkap tapi bik marmi menolak karena sudah bekerja di rumah besar keluarga Prawira saat nyonya Sania masih hamil Rahardian

Bik Marmi bekerja sebagai Art bagian dapur memasak makanan untuk majikannya

Dan di rumah inilah alasan bik Marmi bertemu dengan pak joko sampai mereka menikah dan melahirkan Jeffry sang putra

Yang usianya hanya beda setahun dengan Tuan muda pertama dalam keluarga prawira yaitu Rahardian Prawira

"bik aku mandi dulu ya Udah gerah banget ini" ucap Rana

"iya non kuenya bibi masukkan kedalam kulkas dulu ya biar coklatnya nggak meleleh " sahut ik Marmi

"oke bik" Rana menaikkan kedua jempolnya

Setelah itu Rana berjalan cepat masuk kerumah besar orang tuanya dan masuk kedalam kamarnya untuk bersih-bersih agar saat sang papa pulang Rana sudah rapi dan wangi

selesai mandi Rana turun dan duduk di meja makan memperhatikan bik marmi yang sedang sibuk mempersiapkan bahan yang akan di masaknya untuk makan malam majikannya bersama keluarga nya

"Rana bantu masak ya bik !?" ucap Rana

"nggak usah non,non sudah cantik dan juga wangi masa mau bau masakan lagi atau berbau keringat

lagian tuan besar sudah hampir pulang "ucap bik Marmi

Tak lama Rana mendengar suara deru mesin mobil sang ayah

Jantung Rana berdetak kencang merasakan kebahagiaan membuncah juga perasaan ragu yang datang secara bersamaan

Ada setitik keraguan tumbuh dalam hati rana dia takut jika sang ayah menolak pemberiannya dia juga sangat ingin memperlihatkan kasih sayangnya melalui kue yang di buatnya penuh dengan cinta dan kasih sayang

Rana meminta kue tart buatannya dari bi marmi

Tangan Rana gemetar saat memegang kue tart itu

Rana berjalan keluar dari dapur dengan kue tart buatannya di tangan

Rana dapat mendengar jika sang ayah berada di ruang keluarga bersama ibu dan saudara-saudaranya yang lain

"happy Father Day pa" ucap Rana menyodorkan kue tart pada sang Ayah

Namun papa Nathan Hanya menatap Rana tanpa berminat sedikit pun menanggapi ucapan sang putri

Senyuman indah di wajah Rana seketika memudar

"selamat hari ayah pa" ucap Raya

" Makasih sayang," jawab papa Nathan lalu memeluk putri bungsunya

Ketiga kakaknya pun melakukan hal sama memeluk sang ayah sambil mengucapkan selamat hari ayah

Rana semakin tersenyum kecut karena mereka tak mengindahkan Rana seolah Rana Tak ada di antara mereka

Perlahan-lahan rana memundurkan tubuhnya Dengan mata berkaca-kaca

Rasa kecewa kembali Rana rasakan

Bik Marmi dan bik Mumun yang menyaksikan itu sudah meneteskan airmata

ada rasa sesak dalam dada mereka, mereka merasa kasihan pada anak majikannya yang satu itu yang selalu di bedakan oleh kedua orang tuanya

"orang tua macam apa mereka,aku bersumpah kalian akan menyesal suatu hari nanti " ucap bik marmi dalam hatinya

"ya Allah nak tambahkan hatimu,bibik mendoakan kamu akan merasakan kebahagiaan tanpa bersama mereka Hiks hiks hiks " bik mumun berucap dalam hatinya dan terisak

Rana melangkahkan kakinya gontai menuju arah dapur wajah cantiknya sudah basah oleh air mata

Rana menuju halaman belakang dan berpapasan dengan oak Joko

"pak" panggil rana

pak joko pun menghampiri Rana

"ada apa non!?" tanya oak joko

"selamat hari ayah" ucap rana menyodorkan kue tart yang di bawanya

"terima kasih nak,semoga kebahagiaan menghampiri mu dan badai dalam hatimu segera berakhir " ucap pak joko mengelus kepala Rana dengan sayang

Mendengar doa dari mulut pria paruh baya itu rana tak bisa lagi menahan isakan tangisnya yang seperti membatu di dalam dadanya

"hiks hiks hiks " hanya suara tangisan tertahan rana yang terdengar

Rana mengelus dadanya berharap rasa sesak itu segera hilang

Bik marmi menghampirinya lalu memeluknya erat membiarkan putri angkatnya itu menangis agar rasa sesak didalam dada gadis cantik itu segera hilang

Bik marmi menuntun Rana menuju paviliun yang berada di ujung bertujuan agar putri angkatnya itu bisa leluasa mengeluarkan semua sesak dalam dadanya

Paviliun bekas pekerja yang di tinggalkan pemiliknya sebulan yang lalu dan bik marmi dan bik Mumun bergantian membersihkannya

Didalam paviliun itu juga ada tempat tidur Dengan kasur spring bed bekas tuan mudanya

"menangislah nak, lepaskan semuanya agar esok hari dan seterusnya tak ada lagi air mata kepedihan yang ada hanya air mata kebahagiaan

Bibik akan selalu ada di sisimu nak, mendampingimu dan menemanimu" ucap bik Marmi dengan suara bergetar

Bik marmi mengusap wajahnya yang sudah berderai air mata

"hiks hiks hiks dadaku terasa sesak bik rasanya sangat sakit di abaikan Hiks hiks hiks " Rana masih sesenggukan

Rana menangis sampai tertidur karena kelelahan

Bik Marmi membiarkan rana tidur disana

pak joko dan bik Mumun datang menghampiri mereka

" bagaimana bu Dengan non Rana!?" tanya pak joko

"Dia sudah tertidur pak " jawab bik Marmi

pak joko masuk kedalam paviliun dan menyalakan kipas angin bertujuan agar anak majikannya itu merasa nyaman

Setelah memastikan semuanya baik-baik saja mereka meninggalkan Rana yang sedang tertidur pulas di paviliun itu

Mereka pun kembali melanjutkan pekerjaan mereka agar mereka tidak mendapatkan teguran dari sang majikan

"kasian ya nona Rana" ucap bik Mumun

"Iya mun,non rana sekarang hanya punya kita jadi kita harus sebisa mungkin untuk membahagiakannya" ucap bik marmi

Terpopuler

Comments

Fenny Agustyawaty

Fenny Agustyawaty

thor..ceritanya jgn dibuat sedih terus..nih mata ngalir trs airnya.../Cry/agak dibikin ceria dikit aja...sedih pooll lhooo..akuuu

2025-02-28

1

Tri Utari Agustina

Tri Utari Agustina

Saya membaca jadi nangis ada keluarga seperti ini semoga Rana diberi rezeki yang banyak lebih keluar dari rumah penuh dengan duri

2025-02-26

1

citra marwah

citra marwah

Ini nulis part ini apa gak mampet hidung thor....q aja mpe susah nafas gara2 meleleh

2025-02-17

1

lihat semua
Episodes
1 Episode 1 menarik perhatian
2 Episode 2
3 Episode 3 Rana Numpang Dong!!
4 Episode 4 Belajar menjauh
5 Episode 5 Liburan Ala Rana
6 Episode 6 Hati yang tersakiti
7 Episode 7 Kasian kamu non!!
8 Episode 8 Good job baby!!!
9 Episode 9 Mau jualan pisang goreng
10 Episode 10 Laris manis
11 Episode 11 Rasa Kecewa
12 Episode 12 lapak baru
13 Episode 13 Lapak baru 2
14 Episode 14 Menyewa toko
15 Episode 15 Mulai berjualan
16 Episode 16 Bismillah Berkah
17 Episode 17 jangan salahkan aku lelah berjuang
18 Episode 18 Rana Berbeda
19 Episode 19
20 Episode 20
21 Episode 21
22 Episode 22
23 Episode 23
24 Episode 24 Brawijaya family
25 Episode 25
26 Episode 26 Ternyata aku memang anak pembantu
27 Episode 27 Ulang tahun Raya
28 Episode 28 menyesal
29 Episode 29 Usaha Rahardian
30 Episode 30 Di fitnah lagi
31 Episode 31 Dirawat
32 Episode 32 Dimana Hatimu nyonya
33 Episode 33
34 Episode 34
35 Episode 35 ungkapan Raya
36 Episode 36 Aku Menyerah Berjuang
37 Episode 37 Ma,Pa Rana pergi
38 Episode 38 Rana pergi
39 Episode 39 Nama baru Untuk Rana
40 Episode 40 Pencarian Rama
41 Episode 41
42 Episode 42 Kesedihan nyonya Sania
43 Episode 43 Berita mengejutkan
44 Episode 44 Berita kematian Rana
45 Episode 45
46 Episode 46
47 Episode 47
48 Episode 48 Bertemu Lagi
49 Episode 49
50 Episode 50
51 Episode 51
52 Episode 52
53 Episode 53
54 Episode 54 Penyebar Gosip
55 Episode 55 Kebusukan angel
56 Episode 56
57 Episode 57 Ke Indonesia
58 Episode 58 Tiba di Indonesia
59 Episode 59 Wajahnya mirip Rana
60 Episode 60
61 Episode 61 Tangisan nyonya Sania
62 Episode 62
63 Episode 63 Nasihat dua ibu
64 Episode 64 Nyonya Amira Syok
65 Episode 65 Terusir
66 Episode 66
67 Episode 67
68 Episode 68 liburan bareng
69 Episode 69
70 Episode 70 Lingga mencoba PDKT
71 Episode 71 Jebakan Laila
72 Episode 72
73 Episode 73 Menjenguk mbok Lastri dan mang amin
74 Episode 74 awal kedekatan Dira dan Arkana
75 Episode 75 orang dari masa lalu Arkana
76 Episode 76 kekecewaan Dira
77 Episode 77 Hari sial Arkan
78 Episode 78 kesempatan dalam kesempitan
79 Episode 79 PDKT
80 Episode 80 Harapan Raya
81 Episode 81 Adakah sebuah kesempatan?!
82 Episode 82 Berdamai dengan rasa sakit
83 Episode 83 Jujur pada bunda selena
84 Episode 84 Benarkah ini?!
85 Episode 85 Tes DNA
86 Episode 86 Hasil DNA
87 Episode 87 kebun strawberry
88 Episode 88 Bertemu Raya dan Rama
89 Episode 89 Rama tau siapa Dira
90 Episode 90 Karena aku memang kakakmu
91 Episode 91
92 Episode 92
93 Episode 93
94 Episode 94
95 Episode 95
96 Episode 96
97 Episode 97
98 Episode 98
99 Episode 99
100 Episode 100
101 Episode 101 kembali kerumah masa lalu
102 Episode 102
103 Episode 103 Nginap
104 Episode 104
105 Episode 105
106 Episode 106
107 Episode 107 viona sakit
108 Episode 108 viona di rawat
109 Episode 109
110 Episode 110
Episodes

Updated 110 Episodes

1
Episode 1 menarik perhatian
2
Episode 2
3
Episode 3 Rana Numpang Dong!!
4
Episode 4 Belajar menjauh
5
Episode 5 Liburan Ala Rana
6
Episode 6 Hati yang tersakiti
7
Episode 7 Kasian kamu non!!
8
Episode 8 Good job baby!!!
9
Episode 9 Mau jualan pisang goreng
10
Episode 10 Laris manis
11
Episode 11 Rasa Kecewa
12
Episode 12 lapak baru
13
Episode 13 Lapak baru 2
14
Episode 14 Menyewa toko
15
Episode 15 Mulai berjualan
16
Episode 16 Bismillah Berkah
17
Episode 17 jangan salahkan aku lelah berjuang
18
Episode 18 Rana Berbeda
19
Episode 19
20
Episode 20
21
Episode 21
22
Episode 22
23
Episode 23
24
Episode 24 Brawijaya family
25
Episode 25
26
Episode 26 Ternyata aku memang anak pembantu
27
Episode 27 Ulang tahun Raya
28
Episode 28 menyesal
29
Episode 29 Usaha Rahardian
30
Episode 30 Di fitnah lagi
31
Episode 31 Dirawat
32
Episode 32 Dimana Hatimu nyonya
33
Episode 33
34
Episode 34
35
Episode 35 ungkapan Raya
36
Episode 36 Aku Menyerah Berjuang
37
Episode 37 Ma,Pa Rana pergi
38
Episode 38 Rana pergi
39
Episode 39 Nama baru Untuk Rana
40
Episode 40 Pencarian Rama
41
Episode 41
42
Episode 42 Kesedihan nyonya Sania
43
Episode 43 Berita mengejutkan
44
Episode 44 Berita kematian Rana
45
Episode 45
46
Episode 46
47
Episode 47
48
Episode 48 Bertemu Lagi
49
Episode 49
50
Episode 50
51
Episode 51
52
Episode 52
53
Episode 53
54
Episode 54 Penyebar Gosip
55
Episode 55 Kebusukan angel
56
Episode 56
57
Episode 57 Ke Indonesia
58
Episode 58 Tiba di Indonesia
59
Episode 59 Wajahnya mirip Rana
60
Episode 60
61
Episode 61 Tangisan nyonya Sania
62
Episode 62
63
Episode 63 Nasihat dua ibu
64
Episode 64 Nyonya Amira Syok
65
Episode 65 Terusir
66
Episode 66
67
Episode 67
68
Episode 68 liburan bareng
69
Episode 69
70
Episode 70 Lingga mencoba PDKT
71
Episode 71 Jebakan Laila
72
Episode 72
73
Episode 73 Menjenguk mbok Lastri dan mang amin
74
Episode 74 awal kedekatan Dira dan Arkana
75
Episode 75 orang dari masa lalu Arkana
76
Episode 76 kekecewaan Dira
77
Episode 77 Hari sial Arkan
78
Episode 78 kesempatan dalam kesempitan
79
Episode 79 PDKT
80
Episode 80 Harapan Raya
81
Episode 81 Adakah sebuah kesempatan?!
82
Episode 82 Berdamai dengan rasa sakit
83
Episode 83 Jujur pada bunda selena
84
Episode 84 Benarkah ini?!
85
Episode 85 Tes DNA
86
Episode 86 Hasil DNA
87
Episode 87 kebun strawberry
88
Episode 88 Bertemu Raya dan Rama
89
Episode 89 Rama tau siapa Dira
90
Episode 90 Karena aku memang kakakmu
91
Episode 91
92
Episode 92
93
Episode 93
94
Episode 94
95
Episode 95
96
Episode 96
97
Episode 97
98
Episode 98
99
Episode 99
100
Episode 100
101
Episode 101 kembali kerumah masa lalu
102
Episode 102
103
Episode 103 Nginap
104
Episode 104
105
Episode 105
106
Episode 106
107
Episode 107 viona sakit
108
Episode 108 viona di rawat
109
Episode 109
110
Episode 110

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!