Bab 2 Gadis Nakal

"jangan duduk menginjak kursi " ucap Rey dengan tegas setelah menampar pelan kaki Ara yang duduk tidak sopan itu .

" Alah kursi jelek begini doang pake nggak boleh diinjak" ucap Ara dengan emosi berdiri diatas kursi dan menginjak-injak puluhan kali bantalan empuk kursi meja makan milik Rey .

" Maksud Aku, Kamu itu duduk tidak sopan begitu bukan menginjak kursi yang tidak boleh " ucap Rey memperbaiki bahasa agar gadis itu tidak salah mengartikan ucapan nya .

" Ohhh bilang kek, Aku memang kebiasaan kalau makan kaki naik ke kursi satu . Daddy juga sering marah " ucap Ara kembali duduk dan melanjutkan makannya.

" Biasa makan di warung kamu ?" ledek Rey , karena hanya orang yang biasa makan di warung yang punya kebiasaan seperti itu.

" Jangankan ke warung Kak ke luar rumah aja kalau nggak penting-penting amat nggak boleh " jawab Ara yang tengah makan itu dengan jujur .

" Wajar dia begitu nakal ternyata memang Ara hidup tidak sesuai keinginan nya , jadi dia nakal sebenarnya bukan tidak mau diatur tapi bentuk pemberontak kan atas aturan yang mengekang hidupnya" batin Rey melamun membayangkan betapa membosankan nya hidup Ara yang tidak bisa hidup sesuai keinginan.

Rey memang sebelumnya tidak kenal dengan Ara bahkan bertemu secara langsung saja baru tadi pagi dan mereka malah langsung dinikahkan oleh orang tua mereka .

Tapi sedikit informasi publik yang selama ini semua orang tau Ara adalah anak yang sangat nakal walaupun sudah SMA .

" Malah melamun habisin makan nya " ucap Ara yang sudah selesai makan berjalan menuju wastafel untuk mencuci tangan nya.

" Aku sudah kenyang " ucap Rey membersihkan mulutnya dengan tisu lalu meminum beberapa teguk air .

" Hehhh Bocil jangan bermain sabun cepat cuci tangan Aku tunggu di kamar "Ucap Rey bergegas pergi .

..........

" Apa sudah selesai ?" tanya Rey pada bodyguard nya begitu sampai di depan kamar utama .

" Sudah tuan " jawab mereka .

" bagus" ucap Rey masuk kedalam kamarnya dan berbaring diatas ranjang king size nya dengan nyaman .

" Kak geser " ucap Ara juga sudah mengantuk tapi Rey berbaring ditengah ranjang .

" Hehhh Bocil jangan berharap bisa tidur berdua dengan ku " tegas Rey langsung duduk begitu mendengar Ara menyuruh nya bergeser .

" Dih Babi. siapa juga yang berharap tidur bareng Aku menyuruh bergeser karena mau ambil bantal " ucap Ara langsung menarik dengan kasar bantal di kepala Rey .

plakkk .

" Manis sekali mulut anak SMA satu ini " sindir Rey pada Ara yang berucap kotor .

" Hehehe maaf kak " kekeh Ara yang benar-benar tidak sengaja berucap seperti itu hanya spontanitas saja tadi .

" Tidur disana " ucap Rey menunjuk ranjang kecil disudut ruangan .

" Waahhhh" Ara sampai meronta-ronta kesenangan melihat ranjang baru nya yang disediakan oleh Rey .

" Astaga dia benar-benar sudah bosan hidup mewah " suara kecil Rey menatap Ara yang sangat senang tidur diranjang kecil yang kapasitasnya hanya untuk satu orang berbeda dengan ranjang king size yang biasa dia tiduri .

Sebenarnya Rey tidak keberatan satu ranjang dengan Ara saat tidur tapi mengingat gadis itu adalah anak mafia Rey merasa ngeri saja membayangkan hal horor , walaupun gadis itu terlihat nakal dan manja tapi tidak menutup kemungkinan jiwa psikopat ada dalam dirinya.

Rey takut dibunuh saat tertidur pulas oleh gadis itu ! .

" Kak Rey boleh menaruh beberapa barang dan boneka diranjang itu?" tanya Ara yang kembali datang menghampiri Rey.

Rey melirik ranjang disudut kamarnya yang begitu luas lalu mengangguk merasa kurang layak juga jika Rey hanya memberikan ranjang untuk tidur barangkali gadis itu suka boneka untuk teman tidurnya .

" temui bodyguard di luar lalu katakan pada mereka boneka apa yang kamu inginkan" kata Rey yang masih menatap ponselnya dengan fokus .

" ikut beli sama mereka boleh ?" tanya Ara dengan tatapan penuh harap .

" Tidak , jangan rewel " tegas Rey membentengi dan sama sekali tidak mau mengambil resiko .

" Tapi ,"

" Aku sudah memberikan mu sedikit kebebasan dengan menjadi istriku jadi jangan sampai ulah nakal membuat Aku mengembalikan tanggung jawab terhadap kamu kepada Daddy " ancam Rey yang membuat Ara diam tak berkutik dan langsung pergi menemui bodyguard diluar kamar .

30 menit kemudian barang yang Ara inginkan sudah datang membuatnya semakin senang dan semangat .

Rey yang duduk bersandar ke kepala ranjang sesekali mengalihkan tatapan dari laptop nya pada Ara yang terlihat sibuk menata boneka di ranjangnya yang memang menempel ke dinding .

Ara membentangkan karpet bludru di samping ranjang nya lalu terakhir dia membuka plastik besar yang ternyata isinya boneka berukuran hampir dua kali tubuh gadis itu membuat Rey hilang fokus jadinya.

" Nah kamu tidur disini bareng Aku " ucap Ara menaruh boneka besar itu di atas ranjang nya .

" Hehhh, Bocil kalau menaruh boneka diranjang kamu mau tidur dimana ?" ucap Rey geleng kepala menatap boneka beruang yang sudah memenuhi ranjang gadis itu .

" mmmh, muat ini " kata Ara akan tidur di tepi .

" Turunkan " tegas Rey .

" Haaaa Aku mau peluk kalau tidur " ucap Ara rada merengek saat Rey melarang nya menaruh boneka itu di ranjang .

" Peluk boneka kecil saja , jangan sampai kamu jatuh dari ranjang dan Daddy akan menyalahkan Aku nanti " tegas Rey tidak menerima bantahan.

"Mmmh, baiklah " ucap Ara dengan berat hati menyandarkan boneka itu Kedinding setelah menaruhnya di karpet .

Ara berbaring di ranjang empuknya lalu memeluk boneka setelah menarik selimut .

10 menit kemudian .

" Dia sudah tertidur " ucapan pelan Rey segera menutup laptop nya dan mematikan lampu utama kamar .

Tadi Rey hanya mencoba menyibukkan diri karena merasa sedikit canggung saat berada berdua saja dengan Ara yang sama sekali tidak akrab dengan nya .

" Sayang cepatlah pulang " ucap Rey menatap foto pacarnya yang kini tengah berada di luar negri .

Drettt

drettt.

" Hallo Sayang " ucap Rey menyalakan kembali lampu setelah mengangkat panggilan vidio dari Hazeera .

" Apakah hangat tidur berdua dengan istrimu ?" tanya Hazeera begitu melihat wajah Rey .

Pacar Rey memang tau kalau dia telah menikah untuk memenuhi permintaan keluarga nya .

" Aku tidur pisah ranjang dengan nya " ucap Rey yang tergelak melihat wajah cemburu kekasihnya.

Rey sangat mencintai Hazeera namun entah mengapa hubungan mereka tidak mendapatkan restu dari kedua orang tua Rey .

" Cepatlah kembali Aku sangat merindukan mu " ucap Rey menatap penuh kerinduan Hazeera yang kini menangis sendu , sepertinya dia belum bisa menerima kenyataan kalau Rey sudah menikah .

" Rey dia hanya gadis kecil Kamu tidak mungkin jatuh cinta padanya kan ?" tanya Hazeera dengan suara kecil menatap Rey dengan tatapan dalam .

Hazeera sedikit tau tentang siapa wanita yang menjadi istri Rey walaupun dia seorang putri mahkota tapi sangat banyak mines nya dan yang paling menjorok adalah nakal .

Hazeera sangat tau spek seperti apa idaman Rey karena itu lah dia merasa senang karena tidak satupun dari gadis itu yang menjadi keinginan Rey bahkan dia bertubuh kecil .

" Cintaku sudah habis untuk kamu sayang " pernyataan cinta Rey menatap penuh cinta kekasihnya.

..........

" Benar-benar wanita bodoh malah Baper kalau cintanya sudah habis berarti udah nggak bersisa dong buat besok" kekeh Ara yang pura-pura tidur itu malah menguping pembicaraan Rey dengan pacarnya.

Terpopuler

Comments

jen

jen

hahhahaa cinta akan muncul sm ara

2025-03-23

0

Angga Angga

Angga Angga

next

2025-03-23

0

🍁🅐🅝🅖🅔🅛🅐❣️

🍁🅐🅝🅖🅔🅛🅐❣️

jiaaahhh si Ara nguping 😂😂😂😂😂

2024-12-17

2

lihat semua
Episodes
1 Bab 1 Langsung menikah
2 Bab 2 Gadis Nakal
3 Bab 3 Tanggungjawab
4 Bab 4 Wajah tanpa ekspresi
5 Bab 5 Perkara kemeja
6 Bab 6 coklat khas Paris
7 Bab 7 Papi Rey
8 Bab 8 Ikut papih
9 Bab 9 Ke club
10 Bab 10 pemberontakan kecil
11 Bab 11 Generasi pertama
12 Bab 12 dibalik Ara yang nakal
13 Bab 13 Jangan mengganggu
14 Bab 14 pembalasan
15 Bab 15 awal kekecewaan Rey
16 Bab 16 Galau brutal
17 Bab 17 ada Apa dengan Rey
18 Bab 18 dokumen perjanjian
19 Bab 19 maafkan Papi
20 bab 20 menantang
21 Bab 21 Salah orang
22 Bab 22 Papi marah?
23 Bab 23 Siapa Ex
24 Bab 24 Papi Rey
25 Bab 25 Lahirkan seorang anak untukku
26 Bab 26 Cemburu ekstrim Papi Rey
27 Bab 27 Keraguan Ara
28 Bab 28 Ara merajuk
29 Bab 29 pria hot
30 Bab 30 Jadi pacar Daddy Rey
31 Bab 31 Pertengkaran
32 Bab 32 Daddy maafin Ara
33 Bab 33 Daddy hot
34 Bab 34 Daddy punya Ara
35 Bab 35 Aura pria matang
36 bab 36 sewajarnya
37 Bab 37 Tapi
38 Bab 38 Lanjut nanti
39 Bab 39 Hangat Daddy
40 Bab 40 Lemas
41 bab 41 ada apa dengan Ara
42 Bab 42 Istri Daddy
43 Bab 43 merasa tidak di hargai
44 Bab 44 Ada di dalam perut
45 Bab 45 tidak menginginkan nya
46 bab 46 Sesak dengan keadaan
47 Bab 47 Hubungan merenggang
48 bab 48 tersadar
49 bab 49 ngidam
50 Bab 50 baju untuk Daddy
51 Bab 51 Mau sama Papa
52 Bab 52 Daddy ini
53 Bab 53 kemana Ara?
54 Bab 54 siapa Zoe?
55 bab 55 peluk Aku atau kita bertarung
56 Bab 56 Titik kejelasan
57 Bab 57 Daddy Zoe
58 Bab 58 Alasan Ara
59 bab 59 menjadi Kekasih Mixe
60 Bab 60 Susu botol
61 bab 61 siapa Babaa
62 Bab 62 Memasak untuk Mama Zoe
63 Bab 63 zona bahaya
64 Bab 64 salah pakaian
65 Bab 65 mencemaskan masa depan
66 Bab 66 tiada ampun
67 Bab 67 Caper pada Zoe
68 Bab 68 Daddy Zoe
69 bab 69 permintaan Zoe
70 Bab 70 Menikmati waktu berdua
71 Bab 71 Nggak mau lagi
72 Bab 72 adik Zoe banyak tingkah
73 Bab 73 sayang Adik
74 Bab 74 es krim seember
75 Bab 75 Mr.Beth
76 Bab 76 melahirkan
77 Bab 77 Ayla Ferdinand
78 Bab 78 kena mental
79 bab 79 kuras hartaku sayang
80 Bab 80 Daddy Zoe dan Ayla
81 Bab 81 siapa suami Ayla
82 Cinta setelah pernikahan
Episodes

Updated 82 Episodes

1
Bab 1 Langsung menikah
2
Bab 2 Gadis Nakal
3
Bab 3 Tanggungjawab
4
Bab 4 Wajah tanpa ekspresi
5
Bab 5 Perkara kemeja
6
Bab 6 coklat khas Paris
7
Bab 7 Papi Rey
8
Bab 8 Ikut papih
9
Bab 9 Ke club
10
Bab 10 pemberontakan kecil
11
Bab 11 Generasi pertama
12
Bab 12 dibalik Ara yang nakal
13
Bab 13 Jangan mengganggu
14
Bab 14 pembalasan
15
Bab 15 awal kekecewaan Rey
16
Bab 16 Galau brutal
17
Bab 17 ada Apa dengan Rey
18
Bab 18 dokumen perjanjian
19
Bab 19 maafkan Papi
20
bab 20 menantang
21
Bab 21 Salah orang
22
Bab 22 Papi marah?
23
Bab 23 Siapa Ex
24
Bab 24 Papi Rey
25
Bab 25 Lahirkan seorang anak untukku
26
Bab 26 Cemburu ekstrim Papi Rey
27
Bab 27 Keraguan Ara
28
Bab 28 Ara merajuk
29
Bab 29 pria hot
30
Bab 30 Jadi pacar Daddy Rey
31
Bab 31 Pertengkaran
32
Bab 32 Daddy maafin Ara
33
Bab 33 Daddy hot
34
Bab 34 Daddy punya Ara
35
Bab 35 Aura pria matang
36
bab 36 sewajarnya
37
Bab 37 Tapi
38
Bab 38 Lanjut nanti
39
Bab 39 Hangat Daddy
40
Bab 40 Lemas
41
bab 41 ada apa dengan Ara
42
Bab 42 Istri Daddy
43
Bab 43 merasa tidak di hargai
44
Bab 44 Ada di dalam perut
45
Bab 45 tidak menginginkan nya
46
bab 46 Sesak dengan keadaan
47
Bab 47 Hubungan merenggang
48
bab 48 tersadar
49
bab 49 ngidam
50
Bab 50 baju untuk Daddy
51
Bab 51 Mau sama Papa
52
Bab 52 Daddy ini
53
Bab 53 kemana Ara?
54
Bab 54 siapa Zoe?
55
bab 55 peluk Aku atau kita bertarung
56
Bab 56 Titik kejelasan
57
Bab 57 Daddy Zoe
58
Bab 58 Alasan Ara
59
bab 59 menjadi Kekasih Mixe
60
Bab 60 Susu botol
61
bab 61 siapa Babaa
62
Bab 62 Memasak untuk Mama Zoe
63
Bab 63 zona bahaya
64
Bab 64 salah pakaian
65
Bab 65 mencemaskan masa depan
66
Bab 66 tiada ampun
67
Bab 67 Caper pada Zoe
68
Bab 68 Daddy Zoe
69
bab 69 permintaan Zoe
70
Bab 70 Menikmati waktu berdua
71
Bab 71 Nggak mau lagi
72
Bab 72 adik Zoe banyak tingkah
73
Bab 73 sayang Adik
74
Bab 74 es krim seember
75
Bab 75 Mr.Beth
76
Bab 76 melahirkan
77
Bab 77 Ayla Ferdinand
78
Bab 78 kena mental
79
bab 79 kuras hartaku sayang
80
Bab 80 Daddy Zoe dan Ayla
81
Bab 81 siapa suami Ayla
82
Cinta setelah pernikahan

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!