Bab 9 Ke club

" Hai siapa ini ?" Keempat sahabat Rey yang sedang menikmatinya wine itu langsung duduk tegap begitu Rey bersama Ara masuk kedalam sebuah ruangan khusus di club ekslusifnya itu.

" Ara " jawab Ara mengulurkan tangannya dengan ceria menatap keempat pria tampan yang menatapnya tapi sialnya belum sempat berjabat tangan dengan mereka Rey sudah menepis tangan Ara .

" Ara " kata Mereka tersenyum lebar menatap gadis ceria yang sangat manis itu .

" Duduk disini " ucap Rey dengan wajah dinginnya.

" Rey " tawa mereka berempat memeluk Rey yang sudah langsung bad mood itu .

" Iya kami tidak akan mengganggu nya lagi " kata Mereka tertawa keras .

Keempat sahabat Rey tau kalau Rey sudah punya istri kecil sekarang walaupun masih melanjutkan hubungan nya dengan Hazeera.

Ara yang duduk disamping Rey itu tidak melakukan apapun selain duduk diam menatap kearah panggung lewat jendela kaca ruangan itu .

Walaupun tidak bisa bebas namun Ara sudah senang dan bahagia bisa melihat kehidupan malam secara langsung yang selama ini sangat dia penasaran kan .

" Andai bisa berjoget " batin Ara bernafas kasar , tau kalau Rey akan marah bahkan tidak akan mau membawanya lagi jika tidak menurut tapi walaupun begitu Ara sangat bahagia karena Rey membawanya.

" Papi haus " pinta Ara menatap Rey yang sedari tadi sibuk berbincang dengan teman-teman nya tapi Ara sama sekali tidak menyimak pembicaraan mereka karena hanya fokus menatap kearah jendela .

Rey memintakan segelas air putih pada pelayan untuk Ara .

" Ini minum lah " ucap Rey .

" Mau itu Pi" kata Ara bukannya mengambil gelas ditangan Rey malah menunjuk gelas diatas meja .

" Ara " tegur Rey yang membuat Ara langsung menunduk dan meminum saja air putih tanpa banyak bicara lagi .

" Astaga Rey dia patuh sekali " gemas mereka berempat menatap Ara .

" Jangan tertipu dengan tampangnya" ucap Rey lalu pamit karena ingin ke toilet sebentar.

" Ara " panggil Rich dengan pelan .

" Apa ?" kata Ara yang duduk disofa itu mengangkat pandangan nya agar bisa menatap mereka berempat.

" Santai jangan takut kami tidak makan orang kok " kata Mereka bisa merasakan rasa takut Ara saat Rey pergi meninggalkan nya sendiri .

" Beneran kakak baik ?" tanya Ara menatap mereka.

" Iya, kami sahabat Rey " kata mereka mengulurkan tangannya dan berkenalan dengan Ara .

" Kamu sering dimarahi Rey ?" tanya Daniel merujuk pada Ara yang begitu patuh pada Rey .

" Iya dia sangat galak, tapi dia baik " ucap Ara tersenyum diakhir ucapan nya begitu teringat bersama Rey lah dia bisa mengakses dunia lebih jauh .

" Apa Ara tau kalau Rey sudah punya pacar ?" tanya Doni dengan hati-hati pada gadis kecil yang sepertinya murni polos .

" Tau, Aku kadang mengerjai pacarnya" kekeh nakal Ara yang membuat keempat sahabat Rey langsung tertawa spontan.

" Bagus , kami pun memang tidak terlalu menyukai nya" ucap Rich dengan jujur .

" Kenapa tidak menyukai nya?" tanya Ara penasaran mengapa hampir semua orang disekitaran Rey tidak menyukai Hazeera.

" Karena," belum jadi mereka menjawab Rey sudah keluar dari toilet sehingga suasana kembali hening .

" Pacar Papi telfon " kata Ara melirik ponsel Rey yang sedari tadi terus bergetar diatas meja dihadapan mereka .

" Iya, tunggu disini sebentar" ucap Rey berdiri keluar ruangan untuk menjawab telfon .

" Ara tidak cemburu ?" tanya Daniel lagi mengangkat alisnya.

" Ngapain cemburu Aku kan bukan siapa-siapa nya Papi Rey " kata Ara dengan polos nya yang membuat keempat sahabat Rey terperanjat mendengarnya.

" Lalu cincin ini " ucap Ricard menunjuk cincin pernikahan di jari manis Ara .

" ohhhh, Papi Rey menikahi Aku hanya untuk memenuhi permintaan keluarga nya setelah Kami bercerai Aku rasa Papi Rey akan menikah dengan pacarnya" jawab Ara dengan transparan yang membuat keempat sahabat Rey ingin menutup telinga mendengar ucapan yang keluar dari mulut gadis manis itu .

" Aku harap suatu saat Rey tidak menyesal menyia-nyiakan gadis polos dan baik sepertinya" ucap Daniel menatap Ara yang kini berjalan menuju toilet.

" Semoga Rey cepat sadar " ucap Ricard dengan spontan.

" Dimana istri kecilku " ucap Rey begitu masuk kembali kedalam ruangan .

" Mengapa begitu mencemaskan bukankah kamu tidak mencintai nya ?" sindir Daniel to the points merasa tidak suka melihat cara Rey yang sudah jelas punya istri tapi masih telponan dengan pacarnya dalam waktu cukup lama .

" Mengapa berkata seperti itu Nil bukankah kamu tau kalau hubungan ku dan Hazeera sudah lebih dulu sebelum Aku menikahinya" jawab Rey yang sadar betul kemana pergi sindiran Daniel yang menembak tepat pada cara Rey .

" Maaf Aku terlalu lancang ikut campur urusan pribadimu , tapi kalau kau hancur dikemudian hari tolong jangan bercerita padaku " jawaban singkat Daniel yang membuat Rey terdiam seribu bahasa mendengar nya .

" Papi takut " teriak Ara berlari kencang dan bersembunyi dibelakang punggung Rey .

" Ada apa ?" tanya Rey .

" Wastafel nya gemetaran sendiri Pi padahal tidak gempa " kata Ara dengan wajah tegangnya membuat Rey langsung tertawa spontan.

" Ini Club Ara jadi kalau wastafel nya gemetaran sendiri mungkin karena pengaruh Bass dari musik " jawab Rey menjelaskan.

" Haaa, padahal Aku sudah pipis cepat-cepat karena takut " suara lesu Ara yang membuat semua orang yang mendengar tertawa lepas dengan kepolosan Ara .

" Sudah tidur dulu nanti baru kita pulang , Ada beberapa hal yang harus Aku katakan pada mereka " ucap Rey melirik keempat sahabatnya.

" Iya " kata Ara yang sudah mengantuk merebahkan tubuhnya diatas sofa menjadikan kedua paha Rey yang duduk tegap itu bantalnya .

" Ara, "

" Tuh kan Papi pelit numpang tidur aja nggak dapat " ucap Ara langsung memotong ucapan Rey .

" Om bodyguard duduk disini " kata Ara menepuk sofa disampingnya yang dengan patuh bodyguard itu menurut .

" Hehhh" larang Rey langsung menarik leher Ara dalam sekali tarikan sampai berbaring kembali ke pangkuan nya saat Ara akan menjadikan paha bodyguard itu bantalnya .

" Benar-benar asal saja " gerutu Rey melepas jaketnya lalu menyelimuti Ara yang sudah berbaring miring dengan mata yang sudah mengantuk itu .

" Dia memang masih labil Rey jadi kamu tidak bisa menuntutnya untuk dewasa dalam waktu yang belum sewajarnya" ucap Rich menatap Ara yang kini sudah tertidur pulas dipangkuan Rey .

" Aku tau dia masih kecil tapi tidak harus berbaring menjadikan paha bodyguard bantalnya juga kan ?" ketus Rey setelah mengusir bodyguard sialan yang dengan patuh nya malah ikut duduk .

" Ada juga bantal sofa disini " ucap Rey yang benar-benar kesal dengan Ara yang sama sekali tidak bisa berfikir sedikit sebelum melakukan apapun.

" Kau kalau cemburu katakan saja jangan mengomel " ketus Daniel yang lama-lama geram juga melihat Rey yang sok dewasa itu .

Seorang gadis kecil yang bahkan belum tamat sekolah wajar bersikap manja dan meminta kasih Sayang pada orang disekitar nya bahkan wanita dewasa saja juga sering begitu karena sejatinya itulah naluri perempuan yang identik dengan manja .

" Aku bukan cemburu tapi hanya mencemaskan keselamatan nya " ucap Rey

" Terserah kau " ucap Daniel memandang Rey sebelah mata.

Terpopuler

Comments

jen

jen

Thor kan mafia. ada adegan tembak ga

2025-03-23

0

🍁ˢ⍣⃟ₛ Angela❣️

🍁ˢ⍣⃟ₛ Angela❣️

cemburu menguras hati iiii 🏃🏼‍♀️🏃🏼‍♀️🏃🏼‍♀️🏃🏼‍♀️

2024-12-17

0

Nayla Nazafarin

Nayla Nazafarin

pasti Hazera cwek murce..

2024-09-25

2

lihat semua
Episodes
1 Bab 1 Langsung menikah
2 Bab 2 Gadis Nakal
3 Bab 3 Tanggungjawab
4 Bab 4 Wajah tanpa ekspresi
5 Bab 5 Perkara kemeja
6 Bab 6 coklat khas Paris
7 Bab 7 Papi Rey
8 Bab 8 Ikut papih
9 Bab 9 Ke club
10 Bab 10 pemberontakan kecil
11 Bab 11 Generasi pertama
12 Bab 12 dibalik Ara yang nakal
13 Bab 13 Jangan mengganggu
14 Bab 14 pembalasan
15 Bab 15 awal kekecewaan Rey
16 Bab 16 Galau brutal
17 Bab 17 ada Apa dengan Rey
18 Bab 18 dokumen perjanjian
19 Bab 19 maafkan Papi
20 bab 20 menantang
21 Bab 21 Salah orang
22 Bab 22 Papi marah?
23 Bab 23 Siapa Ex
24 Bab 24 Papi Rey
25 Bab 25 Lahirkan seorang anak untukku
26 Bab 26 Cemburu ekstrim Papi Rey
27 Bab 27 Keraguan Ara
28 Bab 28 Ara merajuk
29 Bab 29 pria hot
30 Bab 30 Jadi pacar Daddy Rey
31 Bab 31 Pertengkaran
32 Bab 32 Daddy maafin Ara
33 Bab 33 Daddy hot
34 Bab 34 Daddy punya Ara
35 Bab 35 Aura pria matang
36 bab 36 sewajarnya
37 Bab 37 Tapi
38 Bab 38 Lanjut nanti
39 Bab 39 Hangat Daddy
40 Bab 40 Lemas
41 bab 41 ada apa dengan Ara
42 Bab 42 Istri Daddy
43 Bab 43 merasa tidak di hargai
44 Bab 44 Ada di dalam perut
45 Bab 45 tidak menginginkan nya
46 bab 46 Sesak dengan keadaan
47 Bab 47 Hubungan merenggang
48 bab 48 tersadar
49 bab 49 ngidam
50 Bab 50 baju untuk Daddy
51 Bab 51 Mau sama Papa
52 Bab 52 Daddy ini
53 Bab 53 kemana Ara?
54 Bab 54 siapa Zoe?
55 bab 55 peluk Aku atau kita bertarung
56 Bab 56 Titik kejelasan
57 Bab 57 Daddy Zoe
58 Bab 58 Alasan Ara
59 bab 59 menjadi Kekasih Mixe
60 Bab 60 Susu botol
61 bab 61 siapa Babaa
62 Bab 62 Memasak untuk Mama Zoe
63 Bab 63 zona bahaya
64 Bab 64 salah pakaian
65 Bab 65 mencemaskan masa depan
66 Bab 66 tiada ampun
67 Bab 67 Caper pada Zoe
68 Bab 68 Daddy Zoe
69 bab 69 permintaan Zoe
70 Bab 70 Menikmati waktu berdua
71 Bab 71 Nggak mau lagi
72 Bab 72 adik Zoe banyak tingkah
73 Bab 73 sayang Adik
74 Bab 74 es krim seember
75 Bab 75 Mr.Beth
76 Bab 76 melahirkan
77 Bab 77 Ayla Ferdinand
78 Bab 78 kena mental
79 bab 79 kuras hartaku sayang
80 Bab 80 Daddy Zoe dan Ayla
81 Bab 81 siapa suami Ayla
82 Cinta setelah pernikahan
Episodes

Updated 82 Episodes

1
Bab 1 Langsung menikah
2
Bab 2 Gadis Nakal
3
Bab 3 Tanggungjawab
4
Bab 4 Wajah tanpa ekspresi
5
Bab 5 Perkara kemeja
6
Bab 6 coklat khas Paris
7
Bab 7 Papi Rey
8
Bab 8 Ikut papih
9
Bab 9 Ke club
10
Bab 10 pemberontakan kecil
11
Bab 11 Generasi pertama
12
Bab 12 dibalik Ara yang nakal
13
Bab 13 Jangan mengganggu
14
Bab 14 pembalasan
15
Bab 15 awal kekecewaan Rey
16
Bab 16 Galau brutal
17
Bab 17 ada Apa dengan Rey
18
Bab 18 dokumen perjanjian
19
Bab 19 maafkan Papi
20
bab 20 menantang
21
Bab 21 Salah orang
22
Bab 22 Papi marah?
23
Bab 23 Siapa Ex
24
Bab 24 Papi Rey
25
Bab 25 Lahirkan seorang anak untukku
26
Bab 26 Cemburu ekstrim Papi Rey
27
Bab 27 Keraguan Ara
28
Bab 28 Ara merajuk
29
Bab 29 pria hot
30
Bab 30 Jadi pacar Daddy Rey
31
Bab 31 Pertengkaran
32
Bab 32 Daddy maafin Ara
33
Bab 33 Daddy hot
34
Bab 34 Daddy punya Ara
35
Bab 35 Aura pria matang
36
bab 36 sewajarnya
37
Bab 37 Tapi
38
Bab 38 Lanjut nanti
39
Bab 39 Hangat Daddy
40
Bab 40 Lemas
41
bab 41 ada apa dengan Ara
42
Bab 42 Istri Daddy
43
Bab 43 merasa tidak di hargai
44
Bab 44 Ada di dalam perut
45
Bab 45 tidak menginginkan nya
46
bab 46 Sesak dengan keadaan
47
Bab 47 Hubungan merenggang
48
bab 48 tersadar
49
bab 49 ngidam
50
Bab 50 baju untuk Daddy
51
Bab 51 Mau sama Papa
52
Bab 52 Daddy ini
53
Bab 53 kemana Ara?
54
Bab 54 siapa Zoe?
55
bab 55 peluk Aku atau kita bertarung
56
Bab 56 Titik kejelasan
57
Bab 57 Daddy Zoe
58
Bab 58 Alasan Ara
59
bab 59 menjadi Kekasih Mixe
60
Bab 60 Susu botol
61
bab 61 siapa Babaa
62
Bab 62 Memasak untuk Mama Zoe
63
Bab 63 zona bahaya
64
Bab 64 salah pakaian
65
Bab 65 mencemaskan masa depan
66
Bab 66 tiada ampun
67
Bab 67 Caper pada Zoe
68
Bab 68 Daddy Zoe
69
bab 69 permintaan Zoe
70
Bab 70 Menikmati waktu berdua
71
Bab 71 Nggak mau lagi
72
Bab 72 adik Zoe banyak tingkah
73
Bab 73 sayang Adik
74
Bab 74 es krim seember
75
Bab 75 Mr.Beth
76
Bab 76 melahirkan
77
Bab 77 Ayla Ferdinand
78
Bab 78 kena mental
79
bab 79 kuras hartaku sayang
80
Bab 80 Daddy Zoe dan Ayla
81
Bab 81 siapa suami Ayla
82
Cinta setelah pernikahan

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!