bab 20 menantang

Pagi harinya.

" Ara tolong rapikan dasi " ucap Rey menghampiri Ara yang sedang menyisir rambut itu .

" Biasanya bisa sendiri?" ucap Ara meletakkan sisirnya lalu membantu merapikan dasi Rey yang sudah siap dengan stelan jas kerja .

" Aku tidak boleh minta tolong?" tanya Rey yang tentunya diangguki Ara namun ketika Ara sedang memperbaiki dasi Rey menyemprotkan parfum ke tubuhnya.

" Ihhhh, Papi harum banget " ucap Ara dengan polosnya langsung berjinjit memeluk leher Rey .

" Kamu mau ?" tanya Rey mengelus punggung Ara yang kini memeluknya dengan begitu erat .

" Iya" ucap Ara langsung mengembang kedua tangan nya agar Rey menyemprotkan parfum tapi pria itu malah menyemprotkan parfum semakin banyak ke bajunya tanpa memberikan Ara sedikitpun.

" Papi " rengek Ara meronta-ronta.

" Sini peluk biar wanginya pindah " ucap Rey memeluk lagi Ara yang sudah cemberut itu.

" Papi pelit " ucap Ara dengan cemberut saat Rey tidak mau memberinya parfum.

" coba cium baju kamu ?" ucap Rey yang membuat Ara meronta-ronta saat wangi parfumnya benar-benar menempel dengan sempurna.

" Papi ini harum banget " senang Ara semakin memeluk Rey erat .

Muachh

" Ayo berangkat " ucap Rey mengecup kening Ara karena mereka akan ke kantor pagi ini .

" Ihhh Papi apaan sih cium-cium Aku " ucap Ara menggerutu menghapus bekas bibir Rey di keningnya walaupun sambil terus berjalan mengikuti Rey.

" Itu namanya dikecup bukan dicium Istriku" jawab Rey yang berjalan santai menggenggam tangan Ara .

" Ihhhh, astaga Papi kenapa jadi alay sih " ucap Ara yang geli sendiri melihat semua perlakuan Rey .

" Apanya yang alay sih ?" tanya Rey merasa tak ada yang berbeda .

" Apaan panggil Istriku" tak setuju Ara .

" Ya terus kamu istri siapa ?" tanya Rey ikut masuk kedalam mobilnya begitu bodyguard membukakan pintu.

" Bukan Is,"

" Ehhhh mulut " ucap Rey mengangkat tangan kiri Ara yang memakai cincin pernikahan mereka .

" Papi aja nggak pa,"

" Aku tidak pernah melepaskannya sejak pertama cincin ini melekat di jariku " pernyataan valid Rey .

" terus pacar Papi nggak marah kalau selama ini di pakai Cincinnya? " tanya Ara yang selama ini memang tidak pernah memperhatikan, Ara pikir Rey tidak memakai cincin pernikahan mereka .

" Terus kalaupun marah dia mau apa?" ucap Rey duduk bersandar ke kursi mobil dengan santai .

" Dia takut sama Papi ?" spontan saja Ara bertanya.

" Iyalah, Aku laki-laki masa takut sama perempuan " jawab Rey mengelus rambut panjang Ara yang duduk di sampingnya.

" Ehhh, jangan sentuh-sentuh kepala Aku " ucap Ara menepis tangan Rey .

Muachh.

" Kenapa Aku tidak boleh menyentuh milik ku" pernyataan Rey merangkul kepala Ara lalu mengecup pipi Ara berulang kali .

" Milik apaan maksud Papi ?" ucap Ara menantang mata Rey .

" Kamu istri Aku ya berarti milik Aku " pernyataan valid Rey .

" Enggak , Aku nggak mau dimiliki oleh laki-laki yang sudah dimiliki oleh wanita lain " pernyataan tegas Ara juga merasa sesak dengan pernyataan Rey yang membuat Ara seolah tidak berdaya untuk melawan .

" Ara Aku sudah memutuskan hubungan ku dengan Hazeera dan sejak saat itu Aku adalah milik kamu , milik kamu seutuhnya Ara" pernyataan Rey memberikan Ara hak atas itu .

" Aku tau, kalau Aku salah selama ini tapi tolong berikan Aku kesempatan kedua untuk berubah dan memperbaiki semuanya " ucap Rey memegang kedua tangan Ara .

" Aku akan melakukan apapun asal kamu beri kesempatan kedua " sambung Rey .

" Okey, Ara cuma mau Papi tanda tangan surat semalam dan setelah batasnya selesai kita akan berpi, mmmh" Rey langsung mencium Ara agar tidak melanjutkan ucapan nya .

" Aku tidak mau bercerai Ara " pernyataan tegas Rey mengusap bibir Ara setelah mengakhiri ciuman nya .

Rey benar-benar tidak melihat situasi dan kondisi untuk berciuman dengan istrinya bahkan di perjalanan seperti sekarang tanpa malu padahal ada bodyguard juga didalam mobil .

" Akkkh, enggak , ciuman pertama Ara " Ara langsung berteriak keras dan meronta-ronta bahkan menangis karena Rey telah mengambil ciuman pertama nya .

" Ara maaf Aku kebablasan " ucap Rey mendekap Ara yang sudah tidak mau dia sentuh itu .

" Enggak " ucap Ara duduk menjauh dari Rey sampai mepet ke pintu mobil agar bisa menjaga jarak dengan Rey .

...........

Sesampai di perusahaan Ara langsung keluar dari mobil buru-buru tak ingin lagi bicara dengan Rey namun begitu turun yang dia lihat malah Hazeera yang sudah mengamuk di pintu utama perusahaan karena dilarang masuk .

" akhirnya kau datang gadis sialan , semua yang terjadi padaku karena ulah kamu jadi rasakan akibatnya sekarang" ucap Hazeera langsung mengejar Ara dengan tangan yang sudah bersiap menyerang .

Plakkk

" Kau kenapa wanita gila ?" ucap Ara yang sedang bad mood tapi datang pula Hazeera yang berani sekali akan menjambak rambut Ara yang tidak tau dimana letak salahnya.

Jadi Ara tampar !.

" Masih bertanya kenapa setelah semua yang kau lakukan bahkan Rey memutuskan Aku karena Kamu , dasar perebut calon suami orang lain " teriak Hazeera yang sudah merasa begitu panas sejak Rey memutuskan hubungan mereka semalam .

Hazeera merasa bukan cuma karena masalah kemarin Rey memutuskan nya tapi karena Ara yang menjadi alasan utamanya.

Plakkk.

" Kalau bicara yang sopan " ucap Ara menampar wajah Hazeera tanpa terprediksi untuk yang ke dua kalinya .

" Kau" Hazeera menarik rambut Ara yang sudah berani menampar nya sampai 2 kali sehingga membuat orang-orang yang menatapnya bergegas melerai bahkan Rey berlari untuk mencegah begitu Hazeera yang bertubuh tinggi menarik rambut Ara yang hanya sebatas dadanya.

Brak .

Semua orang sampai melek melihat kekuatan Ara yang membalikkan tubuh Hazeera keatas sampai jatuh ketanah dengan cara yang sungguh diluar nalar .

" Berani dia menjambak rambut ku" senyum kecut Ara menatap Hazeera yang sudah tidak bergerak lagi setelah jatuh ketanah sepertinya pingsan .

Ara kembali melanjutkan langkah nya memasuki perusahaan Rey tak peduli dengan tatapan semua orang yang sampai diam membeku melihat hal yang baru saja Ara lakukan .

Rey meminta bodyguard yang untuk mengurus Hazeera yang sepertinya memang pingsan lalu dia kembali mengejar Ara yang sudah masuk kedalam perusahaan.

" Ara " ucap Rey memegang tangan Ara yang berjalan cepat sekali .

" Enggak " ucap Ara melepaskan dengan paksa tangan Rey yang menggenggam tangan nya.

" Iya, Iya . Kita bicara di ruangan ya" ucap Rey kini hanya berjalan mengikuti Ara yang terlihat sangat bad mood.

" Pacar Papi itu kalau berani mengusik lagi, Aku tembak kepalanya" ucap Ara yang merasa terganggu sekali dengan Hazeera yang selalu mengusik padahal Ara tidak pernah lagi mengganggunya.

" Ja, jadi waktu itu kamu beneran akan menembak kepalanya?" tanya Rey dengan serius karena teringat dulu Hazeera pernah mengadu .

Terpopuler

Comments

nhenhe

nhenhe

hahaha ....Jan mcm2 maka nya lu Rey si grandong zaheera aja di banting /Grin//Grin/

2025-01-08

0

Erviana Erastus

Erviana Erastus

emang nggak salah tittlenya sbg anak mafia 🤣🤣🤣

2025-03-22

0

🍁🅐🅝🅖🅔🅛🅐❣️

🍁🅐🅝🅖🅔🅛🅐❣️

ingett woii Ara anak mafia

2024-12-18

0

lihat semua
Episodes
1 Bab 1 Langsung menikah
2 Bab 2 Gadis Nakal
3 Bab 3 Tanggungjawab
4 Bab 4 Wajah tanpa ekspresi
5 Bab 5 Perkara kemeja
6 Bab 6 coklat khas Paris
7 Bab 7 Papi Rey
8 Bab 8 Ikut papih
9 Bab 9 Ke club
10 Bab 10 pemberontakan kecil
11 Bab 11 Generasi pertama
12 Bab 12 dibalik Ara yang nakal
13 Bab 13 Jangan mengganggu
14 Bab 14 pembalasan
15 Bab 15 awal kekecewaan Rey
16 Bab 16 Galau brutal
17 Bab 17 ada Apa dengan Rey
18 Bab 18 dokumen perjanjian
19 Bab 19 maafkan Papi
20 bab 20 menantang
21 Bab 21 Salah orang
22 Bab 22 Papi marah?
23 Bab 23 Siapa Ex
24 Bab 24 Papi Rey
25 Bab 25 Lahirkan seorang anak untukku
26 Bab 26 Cemburu ekstrim Papi Rey
27 Bab 27 Keraguan Ara
28 Bab 28 Ara merajuk
29 Bab 29 pria hot
30 Bab 30 Jadi pacar Daddy Rey
31 Bab 31 Pertengkaran
32 Bab 32 Daddy maafin Ara
33 Bab 33 Daddy hot
34 Bab 34 Daddy punya Ara
35 Bab 35 Aura pria matang
36 bab 36 sewajarnya
37 Bab 37 Tapi
38 Bab 38 Lanjut nanti
39 Bab 39 Hangat Daddy
40 Bab 40 Lemas
41 bab 41 ada apa dengan Ara
42 Bab 42 Istri Daddy
43 Bab 43 merasa tidak di hargai
44 Bab 44 Ada di dalam perut
45 Bab 45 tidak menginginkan nya
46 bab 46 Sesak dengan keadaan
47 Bab 47 Hubungan merenggang
48 bab 48 tersadar
49 bab 49 ngidam
50 Bab 50 baju untuk Daddy
51 Bab 51 Mau sama Papa
52 Bab 52 Daddy ini
53 Bab 53 kemana Ara?
54 Bab 54 siapa Zoe?
55 bab 55 peluk Aku atau kita bertarung
56 Bab 56 Titik kejelasan
57 Bab 57 Daddy Zoe
58 Bab 58 Alasan Ara
59 bab 59 menjadi Kekasih Mixe
60 Bab 60 Susu botol
61 bab 61 siapa Babaa
62 Bab 62 Memasak untuk Mama Zoe
63 Bab 63 zona bahaya
64 Bab 64 salah pakaian
65 Bab 65 mencemaskan masa depan
66 Bab 66 tiada ampun
67 Bab 67 Caper pada Zoe
68 Bab 68 Daddy Zoe
69 bab 69 permintaan Zoe
70 Bab 70 Menikmati waktu berdua
71 Bab 71 Nggak mau lagi
72 Bab 72 adik Zoe banyak tingkah
73 Bab 73 sayang Adik
74 Bab 74 es krim seember
75 Bab 75 Mr.Beth
76 Bab 76 melahirkan
77 Bab 77 Ayla Ferdinand
78 Bab 78 kena mental
79 bab 79 kuras hartaku sayang
80 Bab 80 Daddy Zoe dan Ayla
81 Bab 81 siapa suami Ayla
82 Cinta setelah pernikahan
Episodes

Updated 82 Episodes

1
Bab 1 Langsung menikah
2
Bab 2 Gadis Nakal
3
Bab 3 Tanggungjawab
4
Bab 4 Wajah tanpa ekspresi
5
Bab 5 Perkara kemeja
6
Bab 6 coklat khas Paris
7
Bab 7 Papi Rey
8
Bab 8 Ikut papih
9
Bab 9 Ke club
10
Bab 10 pemberontakan kecil
11
Bab 11 Generasi pertama
12
Bab 12 dibalik Ara yang nakal
13
Bab 13 Jangan mengganggu
14
Bab 14 pembalasan
15
Bab 15 awal kekecewaan Rey
16
Bab 16 Galau brutal
17
Bab 17 ada Apa dengan Rey
18
Bab 18 dokumen perjanjian
19
Bab 19 maafkan Papi
20
bab 20 menantang
21
Bab 21 Salah orang
22
Bab 22 Papi marah?
23
Bab 23 Siapa Ex
24
Bab 24 Papi Rey
25
Bab 25 Lahirkan seorang anak untukku
26
Bab 26 Cemburu ekstrim Papi Rey
27
Bab 27 Keraguan Ara
28
Bab 28 Ara merajuk
29
Bab 29 pria hot
30
Bab 30 Jadi pacar Daddy Rey
31
Bab 31 Pertengkaran
32
Bab 32 Daddy maafin Ara
33
Bab 33 Daddy hot
34
Bab 34 Daddy punya Ara
35
Bab 35 Aura pria matang
36
bab 36 sewajarnya
37
Bab 37 Tapi
38
Bab 38 Lanjut nanti
39
Bab 39 Hangat Daddy
40
Bab 40 Lemas
41
bab 41 ada apa dengan Ara
42
Bab 42 Istri Daddy
43
Bab 43 merasa tidak di hargai
44
Bab 44 Ada di dalam perut
45
Bab 45 tidak menginginkan nya
46
bab 46 Sesak dengan keadaan
47
Bab 47 Hubungan merenggang
48
bab 48 tersadar
49
bab 49 ngidam
50
Bab 50 baju untuk Daddy
51
Bab 51 Mau sama Papa
52
Bab 52 Daddy ini
53
Bab 53 kemana Ara?
54
Bab 54 siapa Zoe?
55
bab 55 peluk Aku atau kita bertarung
56
Bab 56 Titik kejelasan
57
Bab 57 Daddy Zoe
58
Bab 58 Alasan Ara
59
bab 59 menjadi Kekasih Mixe
60
Bab 60 Susu botol
61
bab 61 siapa Babaa
62
Bab 62 Memasak untuk Mama Zoe
63
Bab 63 zona bahaya
64
Bab 64 salah pakaian
65
Bab 65 mencemaskan masa depan
66
Bab 66 tiada ampun
67
Bab 67 Caper pada Zoe
68
Bab 68 Daddy Zoe
69
bab 69 permintaan Zoe
70
Bab 70 Menikmati waktu berdua
71
Bab 71 Nggak mau lagi
72
Bab 72 adik Zoe banyak tingkah
73
Bab 73 sayang Adik
74
Bab 74 es krim seember
75
Bab 75 Mr.Beth
76
Bab 76 melahirkan
77
Bab 77 Ayla Ferdinand
78
Bab 78 kena mental
79
bab 79 kuras hartaku sayang
80
Bab 80 Daddy Zoe dan Ayla
81
Bab 81 siapa suami Ayla
82
Cinta setelah pernikahan

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!