Bab 6 coklat khas Paris

Hazeera berdiri ingin menjambak rambut gadis kecil yang sedari tadi terus menguras emosinya.

" Sayang jangan nanti dia menangis " ucap Rey melarang Hazeera yang ingin menyakiti Ara .

" Cehhk menangis? Berani dia menyakiti Aku tembak kepalanya" batin Ara terus makan dengan wajah polosnya.

..........

Sore harinya Rey membangunkan Ara yang tidur diatas sofa karena sudah waktunya pulang .

" Mmm, masih ngantuk " rengek Ara tidak mau bangun dan melanjutkan kembali tidurnya.

" Sudah sayang tinggalkan saja, Dia sudah dewasa nanti juga bisa pulang sendiri " ucap Hazeera yang merasa muak melihat drama gadis kecil itu.

" iya Aku pulang kerumah Mama kak Rey nanti " jawab Ara yang masih menutup mata itu yang membuat Rey dan Hazeera kaget .

Kalau sampai Ara mengadu Rey meninggalkan nya hanya karena mengantar Hazeera pulang Mama Rey akan semakin membenci Hazeera.

Tanpa banyak bicara lagi Rey langsung menggendong Ara yang masih tidak mau bangun itu .

Semua staff dan karyawan perusahaan berdiri menahan tawa melihat Rey yang berjalan menggendong Ara diikuti pacarnya.

Istri sah semakin didepan !

Begitu sampai di lantai dasar Ara membuka matanya seolah terbangun padahal tidak pernah tidur dari tadi .

" Sayang dia sudah bangun turunkan" ucap Hazeera dengan bete .

Rey menurunkan Ara saat mereka sampai dilobi.

" Kita mengantar Hazeera pulang dulu " ucap Rey pada Ara yang berdiri dihadapan nya .

" Kerumahnya?" tanya Ara dengan polos .

" ke apartemen yang dibelikan khusus untukku oleh Rey " ucap Hazeera menekan setiap ucapan.

" Dihh, kura-kura saja punya rumah " ucapan jahat Ara yang begitu tajam membantah tegas ucapan Hazeera yang secara tidak langsung pamer dibelikan apartemen.

" Sayang " Hazeera tidak tau lagi bagaimana cara menahan emosi agar tidak menjambak gadis sialan itu .

" Sudah jangan dilawan dia masih kecil Sayang Ayo masuk " ucap Rey membuka pintu di samping kemudi yang dengan cepat Ara masuk .

" Hehh, benar-benar tidak tau diri Aku yang duduk didepan " ucap Hazeera kali ini benar-benar menarik Ara yang akan duduk kembali keluar .

semua orang terpaku menatap 3 mobil Lamborghini Aventador berhenti tepat di sebelah mobil Rey lalu Beberapa pria tampan memakai stelan jas hitam keluar dari dalamnya.

" Nona Ara ayo pulang dengan kami " ucap mereka dengan sopan namun menatap Rey dengan tatapan sebelah mata merasa tidak terima saat Rey memperlakukan tuan putri mereka seperti itu .

" Tidak dia istriku jadi dia akan tetap pulang bersama ku " tegas Rey dengan penuh tanggungjawab.

" Ayo Nona pulang " ucap Bodyguard itu membuka pintu mobil sama sekali tidak menghiraukan ucapan Rey yang sikapnya sudah melampaui batas membiarkan Ara di tarik oleh pacarnya.

" Aku yang memegang tanggungjawab penuh terhadap mu sekarang jadi tidak ada yang bisa melawan keputusan ku" ucap Rey menarik tangan Ara yang akan masuk mobil itu kembali ke mobil nya .

" Kamu ingin duduk dimana ?" tanya Rey dengan wajah tegangnya.

" Di belakang saja " ucap Ara segera masuk mobil tidak ingin memperpanjang masalah apalagi kalau keluarganya sampai tau .

" Om bodyguard jangan sampai keluarga ku tau ya " pesan Ara yang sudah masuk mobil menurunkan kaca untuk bicara pada bodyguard nya .

" Tapi Non, "

" Tenanglah Aku baik-baik saja " ucap Ara mengedipkan sebelah matanya pada bodyguard nya.

Diperjalanan Ara duduk diam menatap Rey dan Hazeera yang duduk didepan nya dengan berbagai macam pikiran.

" Mereka terlihat cocok dan pacar kak Rey pun baik padanya tapi mengapa keluarga Kak Rey tidak merestui hubungan mereka ?" batin Ara bertanya-tanya.

Effort Hazeera juga sangat besar mencintai Rey bahkan membelikan kemeja untuk Rey dengan gaji pertama nya dan mereka juga terlihat saling mencintai.

" Tapi apa yang membuat Mama Kak Rey tidak menyukai wanita yang hampir sempurna ini ?" batin Ara berfikir keras .

Ara sama sekali tidak tersinggung dengan Hazeera yang cemburuan sehingga jadi bersikap tidak baik pada Ara karena itu wajar lantaran Rey memang kekasihnya.

Ara bukan ingin menghancurkan hubungan mereka , Ara hanya senang bermain-main dan mengganggu orang pacaran dari dulu .

Drettt

Drettt

" Hallo Mama , Papa " kata sapa Ara begitu menjawab panggilan vidio dari kedua orang tua Rey .

Jantung Rey dan Hazeera sama kencang detaknya mendengar Ara tengah berbicara dengan mama dan Papa Rey .

" Hallo Sayang kamu Dimana ?" tanya Mama yang terdengar hangat .

Ara menatap Rey dan Hazeera yang wajahnya tegang sekali dengan ekspresi santai takut ketahuan sepertinya.

" Aku pergi membeli beberapa makanan Ma" jawab Ara yang berbaring nyaman di atas kursi mobil .

" Ara jangan berbaring nak nanti kamu muntah kalau tidur begitu saat mobil berjalan " ucap Papa khawatir.

" Tidak Pah , Aku sudah terbiasa seperti ini " jawab Ara .

" Mamah cantik banget " jujur Ara benar-benar pangling menatap wajah Mama Rey yang Memang cantik sekali menurut Ara walaupun sudah berumur tapi Aura wajahnya terlihat sangat mahal .

" aaa, Sayang kamu berlebihan " suara kecil Mama senyum-senyum sendiri saat dipuji menantunya yang sangat transparan dan tulus itu .

" Kamu hanya memuji Mama saja?" tanya Papa dengan ketus .

" Iyalah, Papa kan jelek seperti Kak Rey Aku bosan melihatnya " kata Ara tanpa ekspresi yang membuat Rey dan Hazeera melotot mendengar nya .

Namum tidak lama terdengar tawa bahagia kedua orang tua itu bahkan tawa Papa yang paling keras terdengar.

" Nak jangan begitu nanti Rey marah Lo mendengar ucapan kamu " tawa Papa merasa suka melihat Ara yang orang nya sangat transparan.

" Hehehe , tapi trik Papa boleh juga " tawa Ara mengangkat sebelah alisnya dengan kode mata yang membuat pria paruh baya itu tertawa lebih keras lagi saat digoda anak manis itu .

" Haaa, dia menggunakan pelet untuk mendapatkan Mama " suara lesu Mama yang paham arti trik yang Ara maksud .

Rey memegang tangan Hazeera yang sudah meneteskan air mata menatap Ara yang bisa sedekat itu dengan orang tua Rey bahkan bertemu saja baru sekali sedangkan dia sudah sejak lama berusaha meluluhkan hati mereka tapi mendekat saja sudah di tolak .

" Ara 3 hari lagi Mama akan pulang dari Paris kamu ingin Mama belikan apa?" tanya Mama pada Ara dengan antusias.

" Ti, tidak ada Ma " ucap Ara sungkan .

" Nak dia juga Ibu mu sekarang jadi mintalah apa yang kamu inginkan " ucap Papa semakin menyukai karakter Ara yang tidak gampang meminta .

" Kamu ingin tas, sepatu atau ,apapun katakan biar Mama belikan ." ucap Mama lagi.

Hazeera dan Rey saling tatap merasa yakin sekali Ara akan memeras Mama dengan segala keinginan nya yang sudah pasti mahal-mahal.

" Aku suka coklat khas Paris Ma " kata Ara akhirnya mengatakan keinginan nya .

" Hanya coklat?" kaget Mama yang padahal sudah berniat sekali ingin mengetahui sifat asli Ara dengan menawarkan segala hal .

" Iya " jawab Ara dengan wajah tenangnya lalu setelah beberapa saat Ara menutup telfon dan kembali tidur .

Terpopuler

Comments

Erviana Erastus

Erviana Erastus

ara sdh banyak uang ngapain minta yg aneh2 emang kau hazela ngerokin uang Rey....rey aza yg bodoh

2025-03-22

0

🍁ˢ⍣⃟ₛ Angela❣️

🍁ˢ⍣⃟ₛ Angela❣️

hanya coklat lho bukan emas berlian

2024-12-17

0

Shelvia Amanda Dika

Shelvia Amanda Dika

wah, kalian berdua udh berburuk sangka pada ara

2024-11-12

2

lihat semua
Episodes
1 Bab 1 Langsung menikah
2 Bab 2 Gadis Nakal
3 Bab 3 Tanggungjawab
4 Bab 4 Wajah tanpa ekspresi
5 Bab 5 Perkara kemeja
6 Bab 6 coklat khas Paris
7 Bab 7 Papi Rey
8 Bab 8 Ikut papih
9 Bab 9 Ke club
10 Bab 10 pemberontakan kecil
11 Bab 11 Generasi pertama
12 Bab 12 dibalik Ara yang nakal
13 Bab 13 Jangan mengganggu
14 Bab 14 pembalasan
15 Bab 15 awal kekecewaan Rey
16 Bab 16 Galau brutal
17 Bab 17 ada Apa dengan Rey
18 Bab 18 dokumen perjanjian
19 Bab 19 maafkan Papi
20 bab 20 menantang
21 Bab 21 Salah orang
22 Bab 22 Papi marah?
23 Bab 23 Siapa Ex
24 Bab 24 Papi Rey
25 Bab 25 Lahirkan seorang anak untukku
26 Bab 26 Cemburu ekstrim Papi Rey
27 Bab 27 Keraguan Ara
28 Bab 28 Ara merajuk
29 Bab 29 pria hot
30 Bab 30 Jadi pacar Daddy Rey
31 Bab 31 Pertengkaran
32 Bab 32 Daddy maafin Ara
33 Bab 33 Daddy hot
34 Bab 34 Daddy punya Ara
35 Bab 35 Aura pria matang
36 bab 36 sewajarnya
37 Bab 37 Tapi
38 Bab 38 Lanjut nanti
39 Bab 39 Hangat Daddy
40 Bab 40 Lemas
41 bab 41 ada apa dengan Ara
42 Bab 42 Istri Daddy
43 Bab 43 merasa tidak di hargai
44 Bab 44 Ada di dalam perut
45 Bab 45 tidak menginginkan nya
46 bab 46 Sesak dengan keadaan
47 Bab 47 Hubungan merenggang
48 bab 48 tersadar
49 bab 49 ngidam
50 Bab 50 baju untuk Daddy
51 Bab 51 Mau sama Papa
52 Bab 52 Daddy ini
53 Bab 53 kemana Ara?
54 Bab 54 siapa Zoe?
55 bab 55 peluk Aku atau kita bertarung
56 Bab 56 Titik kejelasan
57 Bab 57 Daddy Zoe
58 Bab 58 Alasan Ara
59 bab 59 menjadi Kekasih Mixe
60 Bab 60 Susu botol
61 bab 61 siapa Babaa
62 Bab 62 Memasak untuk Mama Zoe
63 Bab 63 zona bahaya
64 Bab 64 salah pakaian
65 Bab 65 mencemaskan masa depan
66 Bab 66 tiada ampun
67 Bab 67 Caper pada Zoe
68 Bab 68 Daddy Zoe
69 bab 69 permintaan Zoe
70 Bab 70 Menikmati waktu berdua
71 Bab 71 Nggak mau lagi
72 Bab 72 adik Zoe banyak tingkah
73 Bab 73 sayang Adik
74 Bab 74 es krim seember
75 Bab 75 Mr.Beth
76 Bab 76 melahirkan
77 Bab 77 Ayla Ferdinand
78 Bab 78 kena mental
79 bab 79 kuras hartaku sayang
80 Bab 80 Daddy Zoe dan Ayla
81 Bab 81 siapa suami Ayla
82 Cinta setelah pernikahan
Episodes

Updated 82 Episodes

1
Bab 1 Langsung menikah
2
Bab 2 Gadis Nakal
3
Bab 3 Tanggungjawab
4
Bab 4 Wajah tanpa ekspresi
5
Bab 5 Perkara kemeja
6
Bab 6 coklat khas Paris
7
Bab 7 Papi Rey
8
Bab 8 Ikut papih
9
Bab 9 Ke club
10
Bab 10 pemberontakan kecil
11
Bab 11 Generasi pertama
12
Bab 12 dibalik Ara yang nakal
13
Bab 13 Jangan mengganggu
14
Bab 14 pembalasan
15
Bab 15 awal kekecewaan Rey
16
Bab 16 Galau brutal
17
Bab 17 ada Apa dengan Rey
18
Bab 18 dokumen perjanjian
19
Bab 19 maafkan Papi
20
bab 20 menantang
21
Bab 21 Salah orang
22
Bab 22 Papi marah?
23
Bab 23 Siapa Ex
24
Bab 24 Papi Rey
25
Bab 25 Lahirkan seorang anak untukku
26
Bab 26 Cemburu ekstrim Papi Rey
27
Bab 27 Keraguan Ara
28
Bab 28 Ara merajuk
29
Bab 29 pria hot
30
Bab 30 Jadi pacar Daddy Rey
31
Bab 31 Pertengkaran
32
Bab 32 Daddy maafin Ara
33
Bab 33 Daddy hot
34
Bab 34 Daddy punya Ara
35
Bab 35 Aura pria matang
36
bab 36 sewajarnya
37
Bab 37 Tapi
38
Bab 38 Lanjut nanti
39
Bab 39 Hangat Daddy
40
Bab 40 Lemas
41
bab 41 ada apa dengan Ara
42
Bab 42 Istri Daddy
43
Bab 43 merasa tidak di hargai
44
Bab 44 Ada di dalam perut
45
Bab 45 tidak menginginkan nya
46
bab 46 Sesak dengan keadaan
47
Bab 47 Hubungan merenggang
48
bab 48 tersadar
49
bab 49 ngidam
50
Bab 50 baju untuk Daddy
51
Bab 51 Mau sama Papa
52
Bab 52 Daddy ini
53
Bab 53 kemana Ara?
54
Bab 54 siapa Zoe?
55
bab 55 peluk Aku atau kita bertarung
56
Bab 56 Titik kejelasan
57
Bab 57 Daddy Zoe
58
Bab 58 Alasan Ara
59
bab 59 menjadi Kekasih Mixe
60
Bab 60 Susu botol
61
bab 61 siapa Babaa
62
Bab 62 Memasak untuk Mama Zoe
63
Bab 63 zona bahaya
64
Bab 64 salah pakaian
65
Bab 65 mencemaskan masa depan
66
Bab 66 tiada ampun
67
Bab 67 Caper pada Zoe
68
Bab 68 Daddy Zoe
69
bab 69 permintaan Zoe
70
Bab 70 Menikmati waktu berdua
71
Bab 71 Nggak mau lagi
72
Bab 72 adik Zoe banyak tingkah
73
Bab 73 sayang Adik
74
Bab 74 es krim seember
75
Bab 75 Mr.Beth
76
Bab 76 melahirkan
77
Bab 77 Ayla Ferdinand
78
Bab 78 kena mental
79
bab 79 kuras hartaku sayang
80
Bab 80 Daddy Zoe dan Ayla
81
Bab 81 siapa suami Ayla
82
Cinta setelah pernikahan

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!