15. Di Ikat

Delia terdiam tanpa kata. Jujur ia juga merasa takut melihat aura suram penuh kemarahan di wajah pria yang sudah sah menjadi suaminya itu.

"Gimana, nih, Neng? Sebaiknya Eneng selesaikan masalah Eneng sama pacar Eneng secara baik-baik. Sepertinya dia bakal ngejar Eneng terus kalau Eneng kabur terus," ujar sang supir taksi menasehati, tapi Delia hanya diam, karena bingung harus bagaimana.

"Pak, tolong buka pintunya! Saya ingin bicara dengan istri saya," ucap Zico berusaha meredam emosinya.

"Istri? Neng, pemuda ini suami Eneng?" tanya sang supir taksi menoleh ke arah Delia. Ia ingin mengkonfirmasi pada Delia, apa benar Delia adalah istri pemuda yang saat ini berdiri di samping taksinya.

Delia masih diam tanpa sepatah kata pun yang keluar dari mulutnya, membuat sang supir taksi menghela napas panjang. Bagi sang supir taksi, diamnya Delia sudah merupakan jawaban kalau Delia memang istri pemuda yang masih berdiri di samping taksinya.

"Dugh"

"Dugh"

"Dugh"

"Tolong buka pintunya, Pak!" pinta Zico mulai menggedor-gedor pintu taksi.

Akhirnya sang supir taksi pun membuka kaca mobilnya," Tolong bicara baik-baik dengan istri mu, jangan pakai kekerasan," ucap sang supir taksi menasehati.

"Ini ongkos taksinya, Pak," ucap Zico seraya menyodorkan uang pada sang supir taksi, tanpa menanggapi perkataan sang supir taksi.

"Terima kasih," ucap sang supir taksi.

"Delia! Mau kemana lagi kamu?" teriak Zico saat melihat Delia keluar dari taksi. Delia berjalan cepat menjauhi taksi tadi dan juga menjauhi mobil Zico.

"Shiitt!" umpat Zico mengejar Delia.

"Huhhh.. ada-ada saja anak zaman sekarang. Suami diakui sebagai pacar. Pasangan muda memang suka berantem. Nggak bakal ada tindakan kekerasan, 'kan?" gumam sang supir taksi agak khawatir juga melihat aura suram penuh kemarahan di wajah Zico tadi.

"Drama banget sih, orang kampungan itu. Jangan-jangan dia sengaja cari perhatian Zico? Ishh .menyebalkan sekali," gerutu Talitha yang masih berada di dalam mobil saat melihat Zico mengejar Delia.

"Delia! Berhenti!" teriak Zico.

Delia tak menghiraukan panggilan Zico dan malah berlari. Namun karena Zico bisa berlari lebih kencang dari Delia, akhirnya Zico bisa mengejar Delia juga.

"Lepaskan aku!" ucap Delia berusaha melepaskan genggaman tangan Zico di pergelangan tangannya.

"Ayo, balik ke mobil!" ajak Zico seraya menarik tangan Delia.

"Nggak mau!" tolak Delia berusaha bertahan saat tangannya ditarik Zico.

"Jangan keras kepala dan membangkang, atau aku akan berbuat kasar sama kamu!" ancam Zico tak main-main.

Delia masih tak mau ikut dengan Zico, walaupun Zico terus menarik tangan Delia. Delia masih sakit hati dengan perkataan Zico, hingga berkeras kepala tak mau kembali ke mobil Zico.

"Argkhh..! Gadis liar!" geram Zico saat Delia menggigit lengannya, hingga Zico mengerang kesakitan dan spontan melepaskan pegangan tangannya di pergelangan tangan Delia.

Delia menggunakan kesempatan itu untuk berlari menjauhi Zico, namun dengan cepat Zico kembali mengejar Delia.

"CK. Buang-buang waktu aja," decak Talitha yang masih memerhatikan sepasang suami-isteri itu.

"Lepaskan! Lepaskan aku!" teriak Delia saat Zico berhasil mengejar dan menangkap dirinya.

Zico tak.peduli dengan teriakan Delia, pemuda itu langsung mengangkat tubuh Delia dan menaikkan Delia di bahunya yang lebar, lalu memanggul Delia layaknya karung beras.

"Kak Zico! Turunkan aku!" teriak Delia seraya memukuli punggung Zico dan menggerak- gerakkan kakinya agar Zico menurunkan dirinya.

Namun Zico tak peduli dengan semua yang dilakukan Delia. Ia terus menggendong Delia, lalu memasukkan Delia ke dalam mobilnya.

"Kak Zico! Lepaskan aku! Kak Zico jahat! Lepaskan aku!" teriak Delia saat Zico malah mengikat tangan Delia dengan sapu tangannya agar Delia tak bisa kabur lagi.

"CK. Berisik sekali," keluh Talitha.

"Kak Zico! Lepaskan aku!" teriak Delia berusaha melepaskan sapu tangan yang mengikat tangannya.

"Diam!" bentak Zico menutup pintu mobil dengan kasar, lalu kembali duduk di kursi kemudinya dan melajukan mobilnya.

"Cih! Merepotkan sekali. Sok drama! Pengen dirayu dan di bujuk sama Zico? Mimpimu ketinggian!" sinis Talitha.

"Aku nggak butuh dibujuk ataupun di rayu sama Kak Zico. Kalau kamu mau ambil, ambil saja dia buat kamu! Lelaki seperti Kak Zico sama sekali bukan tipe ku. Suruh suami siri kamu itu menceraikan aku, agar aku bisa bebas mengejar cita-cita dan juga cintaku," balas Delia tak mau kalah.

"Diam! Atau aku sumpal mulut kalian berdua," bentak Zico yang pusing sekaligus emosi mendengar perdebatan kedua istrinya.

Jujur, Zico merasa geram pada Delia yang berulang kali mengatakan tidak menyukai dirinya. Wajah Zico tampan di atas rata-rata dengan bentuk tubuh proporsional dan anak tunggal orang kaya, pewaris satu-satunya. Tapi Delia malah mengatakan tidak menyukainya, dirinya bukan tipe Delia, bahkan mengatakan sial memiliki suami seperti dirinya. Tentu saja Zico merasa terhina karena semua perkataan Delia tersebut dan merasa harga dirinya terluka.

Delia dan Talitha sama-sama membuang muka menampilkan ekspresi wajah yang sama-sama sinis. Sedangkan Zico kembali melajukan mobilnya.

Beberapa menit kemudian Zico menghentikan laju kendaraannya karena traffic light berwarna merah. Pemuda itu membuka kaca mobilnya seraya menunggu lampu berwarna hijau. Seorang remaja pengamen jalanan mendekati Zico seraya membawa ukulele.

"Permisi, Om," ucap remaja itu sepintas melirik ke dalam mobil melihat wajah Talitha dan Delia yang merenggut, lalu mulai menyanyi di iringi petikan ukulelenya.

Aih senangnya dalam hati... Kalau beristri dua

Oh seperti dunia.. Ana yang punya

Kepada istri tua.. Kanda sayang padamu..Oh kepada istri muda... I say i love you

Istri tua merajuk.. Balik ke rumah istri muda.. Kalau dua dua merajuk.... Ana kawin tiga..

"CK.. Bikin kesel aja," gumam Zico memberikan uang pada pengamen jalanan tersebut, "cepat pergi sana!" usir Zico dongkol.

"Maya, Om," ucap sang pengamen.

"Maya?" tanya Zico mengernyitkan keningnya menatap sang pengamen.

"Maya, singkatan, Makasih, ya, Om. Bininya lagi pada merajuk, ya, Om? Pantesan muka Om kusut kek baju belum di cuci gitu. Kagak dapat jatah ya, Om?" tanya remaja itu terkekeh kecil.

"Sialan! Pergi sana!" usir Zico bertambah kesal saja karena di ledek pengamen itu.

Saat ini kisah pernikahan Zico tak seindah lagu TRIAD yang berjudul "Madu Tiga" yang barusan dinyanyikan oleh pengamen jalanan. Hal ini semakin membuat Zico merasa kesal.

Zico melajukan mobilnya ke apartemen yang sudah dibelikannya untuk Talitha. Sepanjang perjalanan menuju apartemen Talitha, tak ada pembicaraan apapun di antara mereka bertiga. Beberapa menit kemudian mereka sudah tiba di depan apartemen Talitha.

"Sayang, kapan kamu menginap di apartemen?" tanya Talitha seraya membuka sabuk pengamannya.

"Aku akan ke sini kalau aku sudah punya waktu senggang," sahut Zico.

"Selalu saja.."

"Jangan menanyakannya terus, kalau sudah tahu jawabannya! Aku bosan mendengarnya," ketus Zico memotong kata-kata Talitha. Zico merasa muak dengan pertanyaan Talitha yang terus diulang.

Delia tertawa tanpa suara, lalu menjulurkan lidahnya pada Talitha yang baru saja keluar dari mobil. Delia sengaja mengejek Talitha yang dimarahi Zico.

"Kau..."

"Cepat masuk ke apartemen kamu sana!" sergah Zico dengan suara berat penuh penekanan menatap tajam pada Talitha. Zico tahu pasti kalau Talitha pasti akan bertengkar lagi dengan Delia.

Talitha meninggalkan mobil Zico dengan perasaan kesal yang menggunung pada Delia, "Orang kampungan itu benar-benar membuat aku naik darah. Awas saja! Kalau sampai berani mendekati Zico, aku pasti akan menyingkirkan kamu. Dan Zico, susah sekali membujuk dia untuk bermalam bersamaku. Dia juga terlalu takut pada kedua orang tuanya. Dasar pengecut! Apa yang harus aku lakukan untuk membuat dia tinggal di sisiku?" batin Talitha yang berjalan masuk ke apartemennya.

...🌸❤️🌸...

.

To be continued

Terpopuler

Comments

Diana diana

Diana diana

si uler keket gak inget ame Ade tiriY ya . .

2024-08-21

1

Susetiyanti RoroSuli

Susetiyanti RoroSuli

riil banget thor , begitukah memang jika punya 2 istri ,oasti condhong sebelah , entah itu sebelah kanan atau kiri , yg jelas tdk bisa tegak he he

2024-08-11

2

Putri Dhamayanti

Putri Dhamayanti

pusing yaa mas zico 😄

2024-08-04

3

lihat semua
Episodes
1 1. Amarah
2 2. Cancel Cinta
3 3. Harimau Lapar
4 4. Gara-gara Digelitik
5 5. Permintaan
6 6. Kedinginan
7 7. Merasa Beruntung
8 8. Kampungan
9 9. Terlanjur Ternoda
10 10. Kurang Apa?
11 11. Kecolongan
12 12. Tegas
13 13. Teman Lama
14 14. Mulut Tajam
15 15. Di Ikat
16 16. Kehabisan Kata-kata
17 17. Tidak Setuju
18 18. Posisi Terbalik
19 19. Tak Menyangka
20 20. Tidak Mengizinkan
21 21. Jangan-jangan..
22 22. Ngotot
23 23. Galau Sendiri
24 24. Guling Hidup
25 25. Merasa Salah Menilai
26 26. Tak Percaya
27 27. Who Knows?
28 28. Mauku?
29 29. Hampir Saja
30 30. Penuh Harap
31 31. Apa Benar?
32 32. Barang Umum
33 33. Nambah Lagi
34 34. Membandingkan
35 35. Tetap TI-DAK
36 36. Merasa Salah Bicara
37 37. Bagian Sensitif
38 38. Ahli Sejarah
39 39. Daris
40 40. Gabung
41 41. Senang Menggoda
42 42. Demi Kamu
43 43. Tersiksa
44 44. Kesulitan
45 45. Berpikir Macam-macam
46 46. Tidak Tahu
47 47. Pikir Saja Sendiri!
48 48. Hampir Lupa
49 49. Membujuk Untuk Membatalkan
50 50. Tidak Boleh!
51 51. Info Baru
52 52. Jail
53 53. Merasa Disidang
54 54. Kemungkinan Dua-duanya
55 55. Masa Lalu
56 56. Doa
57 57. Menyusul
58 58. Andai Saja
59 59. Sudah Tahu
60 60. Malu
61 61. Ucapan Selamat Pagi
62 62. Uring-uringan
63 63. Bersikap Lembut
64 64. Sudah Terbiasa
65 65. Di Anggap Halu
66 66. Nggak PD
67 67. Hafal
68 68. Dismenore
69 69. Merasa Malu
70 70. Sayang Sekali
71 71. Tidak Mau Mengajak
72 72. Hampir Tak Mengenali
73 73. Spot Jantung
74 74. Tak Sengaja
75 75. Tidak Bernafsu
76 76. Di Asah?
77 77. Tamu
78 78. Dianggap Pembantu
79 79. Balik Menindas
80 80. Bertanya Sendiri
81 81. Mertua?
82 82. Menunjukkan Bukti
83 83. Tidak Wajar
84 84. Perubahan Wajah
85 85. Kemungkinan Hilang
86 86. Bukan Pemilik
87 87. Menunggu
88 88. Wallpaper
89 89. Tak Ingin Percaya
90 90. Senyuman Masam
91 91. Karena Sayang
92 92. Menghalangi
93 93. Delia Lagi?
94 94. Istriku Selingkuhanku
95 95. Meresapi
96 96. Ternyata Benar
97 97. Dijebak
98 98. Berakhir Sendiri
99 99. Legowo
Episodes

Updated 99 Episodes

1
1. Amarah
2
2. Cancel Cinta
3
3. Harimau Lapar
4
4. Gara-gara Digelitik
5
5. Permintaan
6
6. Kedinginan
7
7. Merasa Beruntung
8
8. Kampungan
9
9. Terlanjur Ternoda
10
10. Kurang Apa?
11
11. Kecolongan
12
12. Tegas
13
13. Teman Lama
14
14. Mulut Tajam
15
15. Di Ikat
16
16. Kehabisan Kata-kata
17
17. Tidak Setuju
18
18. Posisi Terbalik
19
19. Tak Menyangka
20
20. Tidak Mengizinkan
21
21. Jangan-jangan..
22
22. Ngotot
23
23. Galau Sendiri
24
24. Guling Hidup
25
25. Merasa Salah Menilai
26
26. Tak Percaya
27
27. Who Knows?
28
28. Mauku?
29
29. Hampir Saja
30
30. Penuh Harap
31
31. Apa Benar?
32
32. Barang Umum
33
33. Nambah Lagi
34
34. Membandingkan
35
35. Tetap TI-DAK
36
36. Merasa Salah Bicara
37
37. Bagian Sensitif
38
38. Ahli Sejarah
39
39. Daris
40
40. Gabung
41
41. Senang Menggoda
42
42. Demi Kamu
43
43. Tersiksa
44
44. Kesulitan
45
45. Berpikir Macam-macam
46
46. Tidak Tahu
47
47. Pikir Saja Sendiri!
48
48. Hampir Lupa
49
49. Membujuk Untuk Membatalkan
50
50. Tidak Boleh!
51
51. Info Baru
52
52. Jail
53
53. Merasa Disidang
54
54. Kemungkinan Dua-duanya
55
55. Masa Lalu
56
56. Doa
57
57. Menyusul
58
58. Andai Saja
59
59. Sudah Tahu
60
60. Malu
61
61. Ucapan Selamat Pagi
62
62. Uring-uringan
63
63. Bersikap Lembut
64
64. Sudah Terbiasa
65
65. Di Anggap Halu
66
66. Nggak PD
67
67. Hafal
68
68. Dismenore
69
69. Merasa Malu
70
70. Sayang Sekali
71
71. Tidak Mau Mengajak
72
72. Hampir Tak Mengenali
73
73. Spot Jantung
74
74. Tak Sengaja
75
75. Tidak Bernafsu
76
76. Di Asah?
77
77. Tamu
78
78. Dianggap Pembantu
79
79. Balik Menindas
80
80. Bertanya Sendiri
81
81. Mertua?
82
82. Menunjukkan Bukti
83
83. Tidak Wajar
84
84. Perubahan Wajah
85
85. Kemungkinan Hilang
86
86. Bukan Pemilik
87
87. Menunggu
88
88. Wallpaper
89
89. Tak Ingin Percaya
90
90. Senyuman Masam
91
91. Karena Sayang
92
92. Menghalangi
93
93. Delia Lagi?
94
94. Istriku Selingkuhanku
95
95. Meresapi
96
96. Ternyata Benar
97
97. Dijebak
98
98. Berakhir Sendiri
99
99. Legowo

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!