7. Merasa Beruntung

Melihat Talitha sangat antusias, Gracia pun jadi penasaran. Ia mengedarkan pandangannya mencari orang yang dimaksud Talitha.

"Mana? Cowok yang mana?" tanya Gracia masih mencari pria yang dimaksud Talitha.

"Itu, cowok yang duduk di depan bartender memakai kemeja putih yang lengannya digulung sampai ke siku. Yang duduk di sebelah Davin. Kok, kelihatan akrab, ya sama Davin? Apa dia temennya Davin?" tanya Talitha seraya menunjuk ke arah Zico.

"Ya, ampun...dia ada di sini? Aku nggak salah lihat, 'kan? Oh, astaga..aku nggak nyangka bisa ketemu dia di sini. Ayo, kita cari tempat duduk yang dekat sama mereka!" ajak Gracia antusias mengambil minumannya seraya menarik tangan Talitha.

Sedangkan Talitha sama sekali tak menolak saat tangannya di tarik Gracia. Talitha juga ikut mengambil minumannya dan membawanya untuk pindah ke meja lain.

"Astagaa.. aku benar-benar nggak nyangka bisa lihat dia di sini," gumam Gracia setelah duduk di sebuah kursi yang tidak terlalu jauh dari tempat Zico berada.

"Kamu kenal sama dia?" tanya Talitha pada Gracia. Talitha baru sekali ini melihat Zico, tapi Talitha langsung tertarik pada Zico. Talitha menatap ke arah Zico penuh rasa kagum.

"Enggak, sih. Tapi aku pernah melihat dia beberapa kali saat aku menjemput kakakku. Dia adalah CEO di perusahaan tempat kakakku bekerja," sahut Gracia dengan mata yang tetap menatap ke arah Zico.

"Apa? Dia CEO tempat kakak kamu bekerja? Bukannya perusahaan tempat kakak kamu bekerja termasuk dalam 10 besar perusahaan terbesar di negeri ini, ya?" tanya Talitha semakin tertarik pada Zico.

"Benar. Perusahaan itu memang termasuk dalam salah satu perusahaan terbesar di negeri ini. Kata kakakku, ortu dia adalah pemilik saham terbesar di perusahaan itu. Dia anak tunggal yang bisa dipastikan jadi pewaris kekayaan orang tuanya. Tapi kata kakakku dia itu sulit sekali didekati. Dia seperti nggak tertarik sama perempuan. Ya.. seperti gaya CEO yang lain, dia cuek dan dingin sama cewek," sahut Gracia yang sudah mendengar semua tentang Zico dari kakaknya yang bekerja di tempat Zico menjadi CEO.

"Aku mau cari peruntungan buat dekati dia," ucap Talitha seraya merapikan penampilannya.

"Kamu mau nyamperin dia?" tanya Gracia menatap Talitha.

"Tentu saja. Kesempatan seperti ini tidak bisa dilewatkan. Tampan, tajir, anak tunggal, aku akan jadi nyonya satu-satunya kalau bisa dapetin dia," sahut Talitha terlihat antusias.

"Jangan sampai dipermalukan, ya! Dari kemarin aja kamu gagal mulu deketin Davin, malah sekarang mau deketin yang lebih kece dan lebih tajir lagi," ujar Gracia mengingat sudah beberapa kali Talitha gagal mendekati Davin. Davin adalah anak pemilik klub malam tempat mereka berada saat ini.

"Kalau nggak dapatin dia, mungkin aja si Davin yang selama ini cuekin aku bakal perhatiin aku, karena aku berpindah mengejar tuh, cowok," sahut Talitha semakin antusias untuk mendekati Zico.

"Terserah kamu, lah," sahut Gracia menghela napas panjang seraya menunggu apa yang akan terjadi saat Talitha mendekati Zico.

"Kamu masih mencari gadis yang dulu udah menyelamatkan kamu dulu, Zic?" tanya Davin dengan gelas berisi sampanye di tangannya.

"Tentu saja. Aku tidak akan berhenti nyari dia. Gadis yang telah menyelamatkan aku 15 tahun yang lalu. Aku pasti akan mati di gigit ular, jika dia tidak menolong aku," ucap Zico menghela napas panjang.

"Deg"

Talitha yang tinggal beberapa langkah dari Zico pun seketika berhenti melangkah karena mendengar apa yang diucapkan oleh Zico.

"Dia..apa dia anak laki-laki itu?" batin Talitha yang kemudian tersenyum lebar.

Dengan langkah pasti dan penuh percaya diri, Talitha menghampiri Zico dan langsung duduk di sebelah Zico. Sedangkan Gracia nampak semakin penasaran dengan apa yang akan terjadi.

"Maaf, tadi aku nggak sengaja dengar pembicaraan kalian," ucap Talitha duduk menyamping menghadap Zico.

Zico dan Davin menoleh dan menatap Talitha yang tersenyum manis pada mereka berdua. Dua orang pemuda tampan itu nampak mengernyitkan dahi mereka.

"Aku dengar kamu tadi bilang, kalau kamu pernah di gigit ular 15 tahun yang lalu dan kamu di tolong seorang gadis. Apa kamu anak laki-laki yang aku tolong dulu? Aku pernah menolong seorang anak laki-laki yang di gigit ular cobra. Waktu itu ularnya ada dua ekor dan salah satunya menggigit kaki anak tersebut. Aku menangkap dua ekor ular itu dan memasukkannya ke dalam karung, lalu aku memberikan obat penawar pada anak laki-laki yang aku tolong dan menyemprotkan air bawang di sekitar tempat dia duduk. Aku mencari bantuan dan bertemu dengan dua orang pria pengawas hutan. Setelah itu anak yang aku tolong dibawa dua orang pengawas hutan untuk mendapatkan pengobatan lebih lanjut. Sejak saat itu aku nggak pernah lagi bertemu dengan anak laki-laki yang aku tolong tersebut," ucap Talitha yang masih mengingat kejadian 15 tahun yang lalu dengan jelas

Saat itu Talitha sedang duduk beristirahat di bawah pohon bersama saudari tirinya. Tepatnya saudara satu ibu namun berbeda ayah yang disebut maternal half sibling. Karena kalau saudara satu ayah namun berbeda ibu disebut paternal half sibling.

Talitha tidak menyukai adik tirinya yang bernama Lia, adik yang cuma beda satu tahun dengan dirinya. Karena ibunya lebih menyayangi Lia daripada Talitha. Saat ia dan Lia diajak mencari ular oleh ayah tiri Talitha, mereka beristirahat di bawah pohon dengan dua ekor ular kobra yang ada di dalam karung. Sedangkan ayah tiri Talitha yang merupakan ayah kandung Lia meninggalkan mereka untuk sementara dan kembali mencari ular.

Saat itu terbersit di benak Talitha untuk membunuh Lia. Diam-diam Talitha membuka karung yang berisi ular kobra, lalu pamit pada Lia ingin buang air kecil.

Namun sayangnya ular yang keluar dari dalam karung itu tidak menggigit Lia yang duduk di dekat karung itu, tapi malah kabur dan menggigit Zico.

Lalu, apa benar yang menolong Zico adalah Talitha?

Kembali pada saat ini. Zico sangat terkejut saat mendengar Talitha menceritakan apa yang sudah terjadi 15 tahun yang lalu dengan lancar dan semua urutan kejadiannya juga benar.

"Ka..kamu gadis itu? Gadis yang menolong aku? Apa kamu masih ingat dengan namaku?" tanya Zico masih belum langsung percaya pada Talitha. Karena itu Zico mengetes Talitha.

"Eh, cowok itu mau bicara sama Talitha? Kok, bisa? Bagaimana caranya Talitha mendekati cowok itu?" gumam Gracia yang melihat Zico merespon Talitha. Gracia tidak bisa mendengar apa yang dibicarakan mereka karena suara musik yang keras dan tempatnya berada saat ini juga masih agak jauh dari tempat Talitha, Zico dan Davin berada.

"Bagaimana aku mengingat nama kamu, kalau waktu itu kita tidak berkenalan," jawab Talitha terkekeh kecil, " jadi dia benar-benar anak laki-laki yang ditolong Lia dulu? Ah, aku beruntung sekali," batin Talitha merasa seperti mendapatkan durian runtuh.

"Kenapa waktu itu kamu tidak mau menyebutkan namamu?" tanya Zico yang akhirnya benar-benar percaya kalau gadis yang duduk di sebelahnya ini benar-benar gadis yang pernah menolong dirinya dulu.

"Aku sudah pergi terlalu lama, jadi aku takut dicari oleh ayahku," sahut Talitha.

"Aku senang, akhirnya aku bisa bertemu sama kamu," ucap Zico tersenyum lega, "oh, ya, perkenalkan, namaku Zico," ucap Zico tersenyum seraya mengulurkan tangannya pada Talitha.

"Aku masih ingat dengan wanita ini. Dia adalah wanita yang beberapa kali pernah mencoba mendekati aku," batin Davin menatap Talitha seraya menyesap minumannya.

"Aku Talitha. Senang bertemu dengan kamu lagi. Ternyata setelah dewasa kamu semakin tampan, ya?" puji Talitha berterus terang.

"Kamu juga terlihat semakin cantik. Dulu gigi depan kamu ompong," ucap Zico tersenyum tipis teringat dengan gadis kecil yang telah menyelamatkan dirinya dulu.

...🌸❤️🌸...

.

To be continued

Terpopuler

Comments

yuli

yuli

lia itu delia yaa alhamdulillah bukan am*lia < kebetulan namanya pelakor>

2024-12-19

1

yuli

yuli

yaelaahhh,, kena tipuuu si zico

2024-12-19

1

Eti Alifa

Eti Alifa

tampan , tajir, pinter tapi goblok masa langsung percaya😬

2024-08-21

1

lihat semua
Episodes
1 1. Amarah
2 2. Cancel Cinta
3 3. Harimau Lapar
4 4. Gara-gara Digelitik
5 5. Permintaan
6 6. Kedinginan
7 7. Merasa Beruntung
8 8. Kampungan
9 9. Terlanjur Ternoda
10 10. Kurang Apa?
11 11. Kecolongan
12 12. Tegas
13 13. Teman Lama
14 14. Mulut Tajam
15 15. Di Ikat
16 16. Kehabisan Kata-kata
17 17. Tidak Setuju
18 18. Posisi Terbalik
19 19. Tak Menyangka
20 20. Tidak Mengizinkan
21 21. Jangan-jangan..
22 22. Ngotot
23 23. Galau Sendiri
24 24. Guling Hidup
25 25. Merasa Salah Menilai
26 26. Tak Percaya
27 27. Who Knows?
28 28. Mauku?
29 29. Hampir Saja
30 30. Penuh Harap
31 31. Apa Benar?
32 32. Barang Umum
33 33. Nambah Lagi
34 34. Membandingkan
35 35. Tetap TI-DAK
36 36. Merasa Salah Bicara
37 37. Bagian Sensitif
38 38. Ahli Sejarah
39 39. Daris
40 40. Gabung
41 41. Senang Menggoda
42 42. Demi Kamu
43 43. Tersiksa
44 44. Kesulitan
45 45. Berpikir Macam-macam
46 46. Tidak Tahu
47 47. Pikir Saja Sendiri!
48 48. Hampir Lupa
49 49. Membujuk Untuk Membatalkan
50 50. Tidak Boleh!
51 51. Info Baru
52 52. Jail
53 53. Merasa Disidang
54 54. Kemungkinan Dua-duanya
55 55. Masa Lalu
56 56. Doa
57 57. Menyusul
58 58. Andai Saja
59 59. Sudah Tahu
60 60. Malu
61 61. Ucapan Selamat Pagi
62 62. Uring-uringan
63 63. Bersikap Lembut
64 64. Sudah Terbiasa
65 65. Di Anggap Halu
66 66. Nggak PD
67 67. Hafal
68 68. Dismenore
69 69. Merasa Malu
70 70. Sayang Sekali
71 71. Tidak Mau Mengajak
72 72. Hampir Tak Mengenali
73 73. Spot Jantung
74 74. Tak Sengaja
75 75. Tidak Bernafsu
76 76. Di Asah?
77 77. Tamu
78 78. Dianggap Pembantu
79 79. Balik Menindas
80 80. Bertanya Sendiri
81 81. Mertua?
82 82. Menunjukkan Bukti
83 83. Tidak Wajar
84 84. Perubahan Wajah
85 85. Kemungkinan Hilang
86 86. Bukan Pemilik
87 87. Menunggu
88 88. Wallpaper
89 89. Tak Ingin Percaya
90 90. Senyuman Masam
91 91. Karena Sayang
92 92. Menghalangi
93 93. Delia Lagi?
94 94. Istriku Selingkuhanku
95 95. Meresapi
96 96. Ternyata Benar
97 97. Dijebak
98 98. Berakhir Sendiri
99 99. Legowo
Episodes

Updated 99 Episodes

1
1. Amarah
2
2. Cancel Cinta
3
3. Harimau Lapar
4
4. Gara-gara Digelitik
5
5. Permintaan
6
6. Kedinginan
7
7. Merasa Beruntung
8
8. Kampungan
9
9. Terlanjur Ternoda
10
10. Kurang Apa?
11
11. Kecolongan
12
12. Tegas
13
13. Teman Lama
14
14. Mulut Tajam
15
15. Di Ikat
16
16. Kehabisan Kata-kata
17
17. Tidak Setuju
18
18. Posisi Terbalik
19
19. Tak Menyangka
20
20. Tidak Mengizinkan
21
21. Jangan-jangan..
22
22. Ngotot
23
23. Galau Sendiri
24
24. Guling Hidup
25
25. Merasa Salah Menilai
26
26. Tak Percaya
27
27. Who Knows?
28
28. Mauku?
29
29. Hampir Saja
30
30. Penuh Harap
31
31. Apa Benar?
32
32. Barang Umum
33
33. Nambah Lagi
34
34. Membandingkan
35
35. Tetap TI-DAK
36
36. Merasa Salah Bicara
37
37. Bagian Sensitif
38
38. Ahli Sejarah
39
39. Daris
40
40. Gabung
41
41. Senang Menggoda
42
42. Demi Kamu
43
43. Tersiksa
44
44. Kesulitan
45
45. Berpikir Macam-macam
46
46. Tidak Tahu
47
47. Pikir Saja Sendiri!
48
48. Hampir Lupa
49
49. Membujuk Untuk Membatalkan
50
50. Tidak Boleh!
51
51. Info Baru
52
52. Jail
53
53. Merasa Disidang
54
54. Kemungkinan Dua-duanya
55
55. Masa Lalu
56
56. Doa
57
57. Menyusul
58
58. Andai Saja
59
59. Sudah Tahu
60
60. Malu
61
61. Ucapan Selamat Pagi
62
62. Uring-uringan
63
63. Bersikap Lembut
64
64. Sudah Terbiasa
65
65. Di Anggap Halu
66
66. Nggak PD
67
67. Hafal
68
68. Dismenore
69
69. Merasa Malu
70
70. Sayang Sekali
71
71. Tidak Mau Mengajak
72
72. Hampir Tak Mengenali
73
73. Spot Jantung
74
74. Tak Sengaja
75
75. Tidak Bernafsu
76
76. Di Asah?
77
77. Tamu
78
78. Dianggap Pembantu
79
79. Balik Menindas
80
80. Bertanya Sendiri
81
81. Mertua?
82
82. Menunjukkan Bukti
83
83. Tidak Wajar
84
84. Perubahan Wajah
85
85. Kemungkinan Hilang
86
86. Bukan Pemilik
87
87. Menunggu
88
88. Wallpaper
89
89. Tak Ingin Percaya
90
90. Senyuman Masam
91
91. Karena Sayang
92
92. Menghalangi
93
93. Delia Lagi?
94
94. Istriku Selingkuhanku
95
95. Meresapi
96
96. Ternyata Benar
97
97. Dijebak
98
98. Berakhir Sendiri
99
99. Legowo

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!