Disebuah rumah mewah, seorang pria paruh baya bertubuh tinggi tegap sedang menatap istrinya dengan penuh rasa salah. pria itu membuang nafasnya berat berkali-kali sembari mengambil ponselnya lalu menghubungi seseorang.
Alexander merasa sangat bersalah dengan keadaan istrinya saat ini, seminggu setelah dia mengusir Arcelio, istrinya depresi berat dan sakit-sakitan. kondisinya benar-benar sangat menyedihkan. melihat kondisi istrinya yang seperti itu membuat Alexander merasa sangat menyesal karna sudah mengusir anak kesayangan Wulan, anak satu-satunya yang akan menjadi pewaris tunggal Alexander Corp.
Alexander yang begitu menyesal menyuruh beberapa orang untuk mencari dimana keberadaan Arcelio anaknya, namun hasilnya nihil. mereka sama sekali tidak bisa menemukan dimana keberadaan Arcelio yang memang orang tua angkatnya menutup rapat informasi tentang anak yang mereka rawat dan mereka sayangi seperti anak kandungnya sendiri.
"Bagaimana, Juan. apa kamu sudah mendapatkan informasi tentang anak itu?" tanya tuan Alexander pada orang kepercayaannya yang bernama Juan setelah sambungan telponnya terhubung.
"Sudah, tuan. menurut informasi yang saya dapatkan saat ini tuan Arcelio sedang ada di kota Bogor"
"Maksud kamu Arcelio tinggal di kota Bogor?"tanya tuan Alexander.
"Benar, tuan. tuan Arcelio sudah menikah, dia sehat dan baik-baik saja. menurut informasi yang saya dapatkan, tuan Arcelio mengganti nama panggilannya menjadi Abian. Tuan Arcelio menjadi mahasiswa dengan lulusan terbaik di salah satu kampus ternama" terang Juan pada Alexander.
"Selama ini dia tinggal bersama siapa?" tanya Alexander ketika mendengar Arcelio menjadi mahasiswa dengan lulusan terbaik di salah satu kampus ternama di kota Bogor.
"tuan Arcelio diangkat anak oleh pasangan Wilan dan Retno. lalu mereka mendaftarkan sekolah tuan Arcelio di kota Bogor. " terang Juan lagi
"Diangkat anak oleh Wilan dan Retno?" tanya Alexander
"Benar, tuan. Jadi malam dimana anda mengusirnya, tuan Arcelio mengalami kecelakaan. dan Wilan beserta istrinya lah yang sudah menolong tuan Arcelio dan mereka angkat menjadi anak seminggu setelah kecelakaan. karna menurut info yang saya dapatkan mereka berdua kesulitan mencari informasi tentang orang tua kandung anak yang sudah mereka tolong" terang Juan lagi.
Alexander yang mendengar perkataan Juan bisa sedikit bernafas lega, setidaknya masih ada setitik cahaya harapan atas kesembuhan sang istri karna menurut dokter yang saat ini menangani Wulan, kondisi wanita itu akan membaik jika dirinya bisa dipertemukan dengan Arcelio yang setiap saat Wulan sebut.
8 tahun sudah berlalu, dan selama itu juga Alexander tidak pernah lelah menyuruh orang untuk mencari keberadaan Arcelio, biarpun selama itu juga tidak pernah mendapatkan sedikit informasi apapun tentang Arcelio.
Malam dimana Alexander mengusir Abian dari rumah, membuat pria itu melajukan cepat motornya karna merasa sakit hati dengan kalimat yang sudah diucapkan oleh sang Daddy, Arcelio menarik gass membelah jalanan malam dengan pencahayaan yang sangat minim dengan penuh air mata. memacu motornya dengan begitu cepat bahkan melebihi kecepatan diatas rata-rata. bahkan pria itu sampai tidak menyadari kendaraan lain yang juga melaju cepat dari arah yang berlawanan sehingga terjadilah kecelakaan ditempat itu. jalanan yang cukup sepi dijam 23:00.
Beruntung karna saat itu ada Wilan dan Retno yang menemukan Abian lalu mereka membawa Abian kerumah sakit. Namun mirisnya ketika sudah sampai dirumah sakit pihak rumah sakit mengatakan jika pasien mengalami lupa ingatan akibat benturan keras pada kepalanya.
Wilan dan Retno berusaha mencari informasi tentang orang tua anak yang sudah mereka tolong, namun hingga satu Minggu berlalu mereka tidak bisa mendapatkan informasi apapun, mereka hanya menemukan identitas Arcelio yang tertulis"Abian Arcelio" mereka berdua pun sudah memutuskan untuk membawa Abian lalu mengangkatnya menjadi anak. bahkan keduanya menyayangi Abian seperti anak kandung sendiri.
Wilan dan Retno membawa Abian ke kota Bogor dan mereka mendaftarkan Arcelio sekolah di kota Bogor yang langsung masuk kelas 3 SMA. Arcelio memulai hari barunya sebagai Abian dengan kedua orang tua yang begitu menyayanginya. bahkan Abian tidak pernah tau jika dirinya hanyalah anak angkat hingga Wilan dan Retno meninggal karna kecelakaan pesawat.
"Tolong kamu antar saya ke alamat tempat tinggal Arcelio" setelah mengatakan hal itu Alexander langsung memutuskan sambungan telponnya. pria paruh baya itu menghampiri sang istri yang hanya menghabiskan harinya terdiam menatap kearah jendela dengan menyebut nama Arcelio..Arcelio...Arcelio sepanjang hari.
"Papa janji akan membawa anak kita kembali, mom." ucapnya lembut sambil mencium kening Wulan cukup lama. setelah itu Alexander melangkah pergi dari sana.
"Tolong kamu pastikan nyonya tetap baik-baik saja, karna saya harus keluar kota untuk beberapa hari" ucap Alexander pada perawat yang dia bayar untuk merawat sang istri selama 8 tahun ini"Baik, tuan" balas suster itu sambil menunduk.
DI TEMPAT LAIN.
Setelah mengantar Nathali, Abian melajukan motornya menuju peristirahatan terakhir kedua orang tua nya yang tak lain adalah Wilan dan Retno. seperti biasa setiap kali Abian merasa bahagia pria itu akan membagi rasa bahagianya pada mereka.
"Mama...papa.. apa kalian tau bagaimana perasaan Bian saat ini? Bian bahagia sekali, setelah sekian tahun berlalu, akhirnya Bian bisa memiliki wanita yang dulu sering Bian sebut dalam cerita Bian." kata Abian dengan kedua sudut bibir yang terangkat.
"Dia sangat cantik, istri Bian cantik seperti mama. Nathali namanya. dia juga bisa memasak makanan yang rasanya sama persis seperti buatan mama. Bian jadi merasa seperti ada mama kembali dalam hidupnya Bian" Abian menatap Nisan kedua orang tua yang begitu dia cintai.
"Mama sama papa doain ya, semoga rumah tangga Bian bisa berakhir indah seperti mama dan papa. Doain semoga istri Bian bisa secepatnya mencintai Bian seperti yang Bian harapkan"
"Terimakasih atas perjuangan dan semua pengorbanan kalian selama ini, tanpa mama dan papa Bian tidak tau seperti apa hidup Bian. berkat doa kalian, akhirnya Bian bisa mewujudkan cita-cita Bian. memiliki Cafe, restoran, bengkel dan mall seperti yang selalu Bian katakan pada mama dan papa dulu. sayangnya semua terwujud ketika mama dan papa sudah tidak disamping Abian lagi"
Abian mengambil nafas dalam lalu membuangnya perlahan, kejadian kecelakaan pesawat yang sudah menewaskan kedua orang tuanya dua tahun lalu kembali berputar. rasanya begitu menyakitkan ditinggal selamanya oleh support sistem dalam hidupnya. hingga sejak hari itu Abian memutuskan untuk menjadikan rumah peninggalan kedua orang tuanya sebagai panti asuhan yang dia beri nama "Panti asuhan kasih bunda" bahkan semua harta yang lain Abian infaq kan. pria itu hanya mengambil 2M untuk mahar nikahnya dengan Jesika 9 bulan yang lalu.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 127 Episodes
Comments
FiaNasa
brarti pas Abian ngajak nana belanja ke mall itu adalah mall milik Abian ya
2024-08-02
0
Samsiah Yuliana
qu kasih kopi Miss, biar makin banyak up episode nya 🤩
2024-07-20
0
❤️⃟WᵃfRahma
jangan kamu abaikan orang yang ada di sampingmu nanti kamu akan menyesal bila di tinggalkan nya, karena kehadirannya juga sangat berarti kalau kamu bisa menerima takdirmu ini
2024-07-20
3