5. Perjanjian Kontrak

Alana menerima berkas dan langsung membacanya dengan seksama, dia ingin tahu soa saja poin yang tertulis disana. Pihak pertama Kenzo dan pihak ke dua adalah dirinya.

Dengan ini ini menyatakan bahwa pihak pertama dan pihak ke dua sepakat untuk menikah hanya dibawah bawah tangan tanpa harus meresmikannya di catatan sipil.

Pihak pertama akan melunasi rumah pihak ke dua sebagai kompensasi dan akan memberikan mahar sebesar satu milyar kepada pihak ke dua.

Jika di malam pertama pihak pertama tidak mendapatkan kepuasan maka perjanjian ini akan terus berlanjut, dan pihak ke dua harus tetap melayani pihak pertama seperti seperti layaknya suami istri.

Dan yang bisa mengakhiri perjanjian ini hanya pihak pertama saja, karena talak hanya dimiliki pihak pertama.

Gleg.

Alana menelan salivanya dengan susah payah membaca satu persatu kalimat dan poin-poin yang tertulis disana. Dia merasa ditipu dengan adanya perjanjian ini. Bukankah dia hanya menawarkan sebuah kontrak pernikahan semalam? dan hanya melayaninya sekali dalam semalam saja? Kenapa jadi seperti ini?

Jika pihak pertama tidak puas, maka pihak kedua harus melayani nya lagi sampai pihak pertama merasa puas. Alana benar-benar tidak habis pikir.

"Apa kau sudah membaca semuanya? bagaimana menurutmu? " tanya Kenzo dengan senyuman sinisnya saat melihat ketegangan diwajah Alana.

"Tuan, bukankah anda hanya akan mengambil kegadisanku saja? Jadi, kita hanya akan bermain sekali saja kan dalam semalam? Tapi kenapa di sini tertulis–.” Alana tidak dapat melanjutkan kata-katanya karena ini terlalu memalukan.

"Kau pikir aku mengeluarkan uang sebanyak itu untuk mahar dan juga rumahmu hanya untuk bermain semalam saja? Jangan bercanda. " ucap Kenzo dengan senyuman mengejek.

"Aku sudah memenuhi keinginanmu untuk menikah dan memberikan milikmu kepada suamimu. Dan aku dengan senang hati memberikan perjanjian itu kepadamu. Bukankah itu adil? Kau melayani ku, sebagai suami bukankah itu yang kamu mau, sayang. " kata Kenzo dengan kedipan satu matanya.

"Ta, tapi–"

"Tidak ada kata tapi, tanda tangani saja jika kau mau. Kau akan mendapatkan apa yang kau mau, uang dan kemewahan yang nanti kuberikan padamu sebagai suami. Asal kau bisa melayani ku dengan baik. " ucap Kenzo lagi.

Alana terdiam, sejak awal ditawari pekerjaan ini oleh Neil dia memang merasa tidak yakin. Tapi dia ingin mencobanya, karena dia pikir dia hanya akan melayani suami kontraknya hanya semalam. Tapi ternyata, tidak semudah itu.

Jika dia menandatangani perjanjian itu maka dia akan menjadi istri kontrak seorang Kenzo. Yang entah kapan dia akan mendapatkan kata talak dari pria itu. Dan harus melayaninya selama masa kontrak itu belum selesai. Benar-benar sangat memusingkan.

"Jadi bagaimana nona Alana, segera putuskan hari ini juga. Karena aku tidak ada waktu, ada rapat yang harus aku datangi sebentar lagi. " Kenzo melihat waktu di pergelangan tangannya seolah dia sedang buru-buru.

Alana masih terdiam memandangi isi perjanjian di depannya tanpa menanggapi ocehan Kenzo. Entah kemana pikirannya saat ini sedang berkelana.

"Alana, Nona Alana jawab aku. " suara Kenzo terdengar lantang dan berhasil mengembalikan nyawa Alana yang entah pergi kemana.

"I- iya Tuan. Maaf. " ucapnya ragu.

"Apa keputusanmu, apa kau mau terus lanjut atau berhenti sampai di sini. " Kenzo menanyakan lagi keputusan Alana.

"Aku mau lanjut, Tuan. Asalkan aku boleh menambahkan tiga poin di dalam perjanjian ini. " kata Alana yang kembali di luar dugaan Kenzo maupun Rey.

"Sungguh berani wanita ini menghadapi tuan Ken yang terkenal tidak mau mengalah pada siapapun. Sekarang coba kita lihat, apakah pria ini mau melakukan apa keinginan mu, nona." batin Rey yang sejak tadi hanya memperhatikan dua orang yang sedang berinteraksi dan bertransaksi.

Kenzo sendiri tidak habis pikir dengan gadis di hadapannya ini. Dengan berani dia meminta perjanjian pernikahan, setelah di kabulkan dia masih ingin menambahkan tiga poin lagi di atas perjanjian itu. Benar-benar berani, tapi dia akan mencoba meladeni permainan wanita ini.

Kenzo lalu tersenyum dan menganggukkan kepala nya. "Coba kau tulis apa yang kau inginkan dariku? Apakah mahar yang aku berikan masih kurang? " tanyanya.

Alana menggeleng, lalu mulai menulis tiga poin yang tiba-tiba muncul di pikirannya tadi. Setelah selesai menulisnya dia langsung memberikannya kepada Kenzo.

"Ini, sudah selesai. Jika anda setuju, aku akan menandatangani perjanjian itu. " kata Alana denga senyum lebar dibibirnya.

Melihat senyunan indah itu membuat Kenzo dan Rey terpesona beberapa saat. Namun dia segera tersadar dan mengagetkan Rey dengan berkas yang ada di tangannya.

"Jaga pandanganmu, bodoh. " gumamnya.

"Maaf Tuan. "

Rey langsung menundukkan pandangannya setelah mendapat teguran dari bosnya. Benar, dia harus menjaga pandangannya dari Alana. Karena jika mereka jadi menikah, maka Alana akan menjadi istri bosnya ha g harus dia hormati.

Kening Kenzo berkerut saat membaca poin pertama ya g di tulis oleh Alana.

Pihak pertama harus melakukan cek kesehatan.

"Apa-apaan ini, kau ingin aku melakukan cek kesehatan. Kau pikir aku orang berpenyakitan." Kenzo langsung emosi setelah membaca poin pertama.

Belum lagi poin ke dua yang menyakan pihak pertama harus memberi uang bulanan selama kontrak pernikahan mereka belum berakhir. Dan yang ketiga, pihak pertama dilarang tidur dengan wanita lain selama pernikahan mereka berlangsung.

"Heh, kau sudah berbaik hati kepadamu, nona. Tapi kau tidak atau malu dan semakin ngelunjak, ya. " ucap Kenzo dengan amarah tertahan.

"Aku tidak ngelunjak, Tuan Ken. Aku hanya meminta hakku kepada suami ku nanti. Apa aku salah? " balas Alana dengan berani.

"Anda selalu mengecek kesehatan anda sebelum tidur dengan wanita. Aku juga berhak meminta anda melakukannya Tuan. Karena selama ini anda tidur dengan banyak wanita dan berganti orang tiap anda melakukannya. Jadi wajar jika aku juga ingin tahu apakah suamiku berpenyakitan atau tidak. " ucap Alana dengan berani dia menyampaikan apa yang ada di dalam kepalanya

"Dua, aku berhak mendapat uang bulanan dari anda karena statusku adalah istri anda selama kontrak itu berlangsung. Dan mahar itu berbeda dengan uang bulanan. "

Kenzo menyeringai mendengar penjelasan tentang poin ke dua. Kenapa wanita ini percaya diri sekali.

"Apa kau yakin pernikahan kontrak ini akan berlangsung berbulan-bulan, Kau percaya diri sekali nona. "

"Terserah pernikahan itu akan berlangsung berapa lama, yang penting aku sudah menulis kan hakku disana, dan kau jangan sampai melupakannya. " kata Alana santai.

"Dan untuk poin ke tiga dariku sepertinya sudah jelas. Aku istrimu dan aku tidak ingin di selingkuhi dengan wanita mu**han yang biasa kau tiduri." ucap Alana sambil bersedekah dada.Wanita ini benar-benar tidak ada takut-takutnya menghadapi Kenzo

"Aku rasa hanya itu saja Tuan. Silahkan anda pikirkan Baik-baik. " ucapnya membalas ucapan Kenzo di awal dia memberikan perjanjian itu kepadanya.

Kenzo tersenyum miring dan langsung mengambil pena, lalu membubuhkan tanda tangan diatas kertas perjanjian itu sebagai pihak pertama.

"Sepertinya menarik, ayo kita lakukan. Kita bermain suami istri. Dan kita lihat apa yang akan aku lakukan padamu selama pernikahan ini nanti." ucapnya santai tanpa memperhatikan wajah Alana yang sudah pucat mendengar ucapannya.

Terpopuler

Comments

Yuliana Hartini

Yuliana Hartini

Bagus alana krn terpaksa kamu jual perawanmu dengan mahal
tp perempuan hrs punya harga diri 👍

2024-12-04

1

Umi Maryam

Umi Maryam

aku salut dg alana bagus kamu menjaga marwah mu dg baik ..,,.

2025-03-01

1

Sri Puryani

Sri Puryani

perjanjian yg msk akal alana, btl jgn mudah dibodohi laki"

2025-02-19

1

lihat semua
Episodes
1 1. Kenzo VS Alana
2 2. Tawaran Pekerjaan
3 3. Sebuah Syarat
4 4. Pertemuan
5 5. Perjanjian Kontrak
6 6. Rumah Alana
7 7. Periksa Kesehatan
8 8. Hasil
9 9. Tak Bisa Berkutik
10 10. Tamu Tak Diundang
11 11. Perubahan Tak Terduga
12 12. Stress
13 13. Pernikahan 1
14 14. Pernikahan 2
15 15. Hemophobia
16 16. Siapa Alana
17 17. Pertama Kali
18 18. Apakah Sudah Jatuh Cinta
19 19. Rencana Busuk
20 20. Kasar
21 21. Malam Yang Menyakitkan
22 22. Pembatalan Kontrak
23 23. Penasaran
24 24. Tidak Bisa Fokus
25 25. Panggilan Yang Cocok
26 26. Biarkan Aku Istirahat
27 27. Bantuan
28 28. Menghubungi Neil
29 29. Sisi Berbeda Kenzo
30 30. Tamu Tak Diundang
31 31. Tak Terduga
32 32. Rencana
33 33. Meminta Ijin
34 34. Ragu
35 35. Nasehat Bibi Yuna
36 36.
37 37. Pulang
38 38. Fitnah
39 39. Surat Nikah
40 40. Gagal Total
41 41. Kerja Sama
42 42. Sensitif
43 43. Alergi Wanita Jahat
44 44. Makan Malam
45 45. Perasaan Alana
46 46. Kedatangan Dona dan Amel
47 47. Kekhawatiran Kenzo
48 48. Bertemu Beni
49 49. Acara Pertemuan
50 50. Pewaris Sesungguhnya
51 51.Wanita Ular
52 52. Kabar Bahagia
53 53. Janji
54 54. Kedatangan Ibu Mertua
55 55. Permintaan Maaf
56 56. Permintaan Maaf 2
57 57. Mulai Mencari Tau
58 58. Beri Aku Waktu
59 59. Permintaan Alana
60 60. Pemimpin Baru
61 61. Kejuta Untuk Alana
62 62. Kebenaran
63 63. Membantu Secara Diam-diam
64 64. Berkunjung Ke Rumah Mertua
65 65. Menurunkan Ego
66 66. Antara Rindu dan Maaf
67 67. Ke Rumah Sakit
68 68. Operasi Yuki
69 69. Masih Belum Sadar
70 70. Sadar
71 71.
72 72. Jalan-jalan
73 73. Kecelakaan
74 74.
75 75. Kembali Ke Rumah
76 Promosi karya baru
Episodes

Updated 76 Episodes

1
1. Kenzo VS Alana
2
2. Tawaran Pekerjaan
3
3. Sebuah Syarat
4
4. Pertemuan
5
5. Perjanjian Kontrak
6
6. Rumah Alana
7
7. Periksa Kesehatan
8
8. Hasil
9
9. Tak Bisa Berkutik
10
10. Tamu Tak Diundang
11
11. Perubahan Tak Terduga
12
12. Stress
13
13. Pernikahan 1
14
14. Pernikahan 2
15
15. Hemophobia
16
16. Siapa Alana
17
17. Pertama Kali
18
18. Apakah Sudah Jatuh Cinta
19
19. Rencana Busuk
20
20. Kasar
21
21. Malam Yang Menyakitkan
22
22. Pembatalan Kontrak
23
23. Penasaran
24
24. Tidak Bisa Fokus
25
25. Panggilan Yang Cocok
26
26. Biarkan Aku Istirahat
27
27. Bantuan
28
28. Menghubungi Neil
29
29. Sisi Berbeda Kenzo
30
30. Tamu Tak Diundang
31
31. Tak Terduga
32
32. Rencana
33
33. Meminta Ijin
34
34. Ragu
35
35. Nasehat Bibi Yuna
36
36.
37
37. Pulang
38
38. Fitnah
39
39. Surat Nikah
40
40. Gagal Total
41
41. Kerja Sama
42
42. Sensitif
43
43. Alergi Wanita Jahat
44
44. Makan Malam
45
45. Perasaan Alana
46
46. Kedatangan Dona dan Amel
47
47. Kekhawatiran Kenzo
48
48. Bertemu Beni
49
49. Acara Pertemuan
50
50. Pewaris Sesungguhnya
51
51.Wanita Ular
52
52. Kabar Bahagia
53
53. Janji
54
54. Kedatangan Ibu Mertua
55
55. Permintaan Maaf
56
56. Permintaan Maaf 2
57
57. Mulai Mencari Tau
58
58. Beri Aku Waktu
59
59. Permintaan Alana
60
60. Pemimpin Baru
61
61. Kejuta Untuk Alana
62
62. Kebenaran
63
63. Membantu Secara Diam-diam
64
64. Berkunjung Ke Rumah Mertua
65
65. Menurunkan Ego
66
66. Antara Rindu dan Maaf
67
67. Ke Rumah Sakit
68
68. Operasi Yuki
69
69. Masih Belum Sadar
70
70. Sadar
71
71.
72
72. Jalan-jalan
73
73. Kecelakaan
74
74.
75
75. Kembali Ke Rumah
76
Promosi karya baru

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!