11. Perubahan Tak Terduga

Yuki dan Vero keluar dengan sangat memalukan dari perusahaan Kenzo. Karena keras kepalanya yang tidak mau keluar dari ruangan Kenzo, akhirnya mereka harus di seret keluar oleh security yang berjaga di sekitar ruangan CEO.

"Jangan biarakan salah satu dari mereka masuk lagi ke perusahaan ini. " perintahnya sebelum dia security menyeret mereka keluar dari sana.

"Kenzo, kau tidak bisa melakukan ini. Aku adalah ibumu Bagaimana bisa kamu bersikap seperti ini kepada ibumu ." Yuki sekolah tak terima diperlakukan seperti itu oleh Kenzo anaknya sendiri.

Kenzo hanya menatap sinis ke arah ibunya lalu masuk lagi ke dalam ruangannya tanpa mendengarkan teriakan dari mereka berdua .

Yuki adalah ibu kandung Kenzo , yang sudah lama tidak bertegur sapa setelah kematian Papa Kenzo . Sebelum meninggal Papa Kenzo sempat berpesan kepadanya untuk tidak terlalu percaya kepada ibu kandungnya . Karena Ada kemungkinan besar Yuki berkhianat kepadanya.

Karena tidak mengerti maksud sang papa , akhirnya Kenzo menyelidiki sendiri tentang apa yang sebenarnya terjadi dengan ke dua orang tuanya. Ternyata hal mengejutkan yang ditemukan Kenzo , Yuki ternyata berselingkuh di belakang Papanya . Dan saat ketahuan , Yuki malah terus mengelak dan berusaha melakukan hal keji kepada Papanya.

Papa Kenzo sangat sedih dan tertekan hingga akhirnya mengalami serangan jantung dan setelah beberapa hari dirawat akhirnya papa Kenzo pergi untuk selamnya. Beruntungnya Sebelum meninggal Papa Kenzo mewariskan semua harta kekayaannya kepada Kenzo tanpa memberikan sebesar pun kepada wanita yang sedang menghianatinya .

"Wanita sialan , Aku tidak akan pernah memaafkan kalian berdua . Istri yang sudah menghianati suaminya , dan kekasih yang sudah menghianati pasangannya Apakah mereka layak untuk mendapatkan Kesempatan Kedua . Tidak akan pernah ?" gumam Kenzo sambil memutar-mutar kursinya. Kali ini dia benar-benar jenuh dan tidak bersemangat setelah kedatangan dua Penyihir itu .

Ingin rasanya Dia pergi ke klub malam untuk bersenang-senang dan menghabiskan waktu semalam bersama wanita yang bisa memberinya kepuasan . Tapi sejenak kemudian Dia teringat akan janjinya kepada Alana .

"Kenapa harus menunggu 2 hari lagi jika aku bisa mempercepatnya menjadi besok. " gumamnya dengan senyuman penuh arti.

Kenzo langsung menghubungi Rey yang saat ini sedang berada di Kantor Urusan Agama untuk mengurusi surat pernikahannya yang akan dilakukan besok lusa.

"Ada apa Tuan , Ada yang bisa saya bantu ?" tanya Rey dengan sangat sopan sebelum Kenzo mengatakan keinginannya .

"Apakah kau sudah selesai mengurusi pernikahanku , "

"Belum tuan , saya baru selesai menulis administrasi ."

"Baiklah kalau begitu sebelum kau ajukan administrasi itu segera ganti tanggal untuk pernikahanku menjadi besok. " ucap Kenzo seenaknya .

"Apa , besok. Bagaimana bisa secepat itu dan apakah Nona Alana Mau menikah besok ." tanya Rey tak percaya.

"Aku tidak perlu meminta pendapatnya , aku hanya ingin memajukan pernikahanku menjadi Besok itu saja . Dan kau harus menyelesaikan semuanya hari ini aku beri kau cuti libur satu hari untuk mengurusi semuanya dengan benar." ucap Kenzo tak mau dibantah.

Seperti itulah Kenzo yang selalu melakukan apapun yang menjadi keinginannya seenak jidatnya. Dan tidak mau mendengar penolakan apapun dari siapapun. Dalam hal ini yang selalu direpotkan adalah Rey yang menjadi asistennya. Karena itulah dia menerima gaji yang sangat besae dari Kenzo. Karena tugasnya diluar nalar.

Sesuai keinginan Kenzo akhirnya dia merubah semua daftar administrasi nya tanpa meminta persetujuan dari Alana. Setelah semua selesai barulah dia menghubungi Alana.

"Maaf nona, Tuan Ken memajukan jadwal pernikahan kalian menjadi besok. "

"Apa, bagaimana bisa. Bukankah tadi dia sendiri yang memberi waktu dua hari lagi, tapi kenapa sekarang berubah lagi. Apa dia gila. " umpatnya.

Rey hanya diam saja mendengar ocehan Alana yang terus mengumpatinya. Karena semua yang dikatakan Alana benar, Kenzo memang Gila. Dan yang berani mengatakan hal itu hanya Alana. Wanita itu memang sangat luar biasa.

"Semoga saja setelah menikah dengan Alana, wanita ini bisa merubah sikap bos yang gila dan suka seenaknya. " batin Rey, dengan telinga yang masih mendengar ocehan dan umpatan Alana tentang Kenzo.

"Tuan Kenzo tidak mau tahu nona , dia akan menunggu Anda besok di Kantor Urusan Agama. Pada pukul 09.00 . Anda harus datang jika tidak anda tahu akibatnya ." ujar Rey yang sebenarnya juga tidak tega memberikan kabar yang sangat mengejutkan ini kepada Alana.

"Dasar Kenzo sialan." umpatan terakhir itu dia berikan sebelum mematikan panggilan.

Rey hanya bisa menghela nafasnya kasar setelah panggilan dimatikan. Dia seperti terjebak di antara wanita malang yang akan dinikahi pria gila. Tapi di dasar hatinya yang terdalam Rey berharap semoga Alana adalah wanita terakhir yang akan merubah kehidupan Kenzo yang kacau di masa depan.

Di rumahnya Alana menangis meraung-raung setelah mendapat telepon dari Rey. Bagaimana bisa secepat ini, pernikahannya akan dilakukan besok itu artinya kurang dari dua puluh empat jam.

"Kenzo sialan, kenapa aku bisa kenal pria sepertimu sih. Bagaimana nasibku kelak, aku gadis yang masih suci harus hidup dengan perjaka berpengalaman. "

Hari itu Alana merenungi nasib yang akan dijalani setelah hari ini berakhir. Entah kehidupan seperti apa yang akan dia jalani bersama dengan Kenzo. Apakah dia akan menjadi seorang budak Sksnya Kenzo atau kehidupannya bisa berubah lebih baik setelah ini. Semua berputar di kepala Alana saat ini. Benar-benar sulit untuk di tebak.

Alana mengambil ponselnya dan segera menghubungi Neil. Dia sepertinya butuh teman bicara saat ini, dan temannya satu-satunya yang dia miliki hanya Nei.

"Neil apa kau libur malam ini? "

"Iya, aku libur seharian ini. besok baru masuk malam. Kenapa?"

"Apa kau bisa datang ke rumah? aku butuh teman bicara saat ini. " kata Alana.

" Apa sangat penting? bukankah besok lusa kita juga bertemu." ujar Neil yang sebenarnya juga khawatir karena mendengar suara Alana yang parau seperti habis menangis.

"Iya. aku butuh temen ngobrol."

"Baiklah aku kesana sekarang. Jangan kemana-mana. "

Panggilan langsung di tutup Alana meringkuk di kamarnya dengan perasaan kacau yang sedang dia rasakan saat ini.

Neil segera pergi ke rumah sahabatnya itu. Karena merasa khawatir dengan keadaan Alana. Suaranya parau seperti habis menangis. Hanya ditempuh sepuluh menit perjalanan Neil pun sampai di depan rumah Alana.

Dia mengetuk pintu rumah Alana berkali-kali tapi tak kunjung di buka oleh si empunya rumah. Hingga akhirnya dia ke rumah pemilik rumah pertama yang bertetangga dengan Alana untuk menanyakan keberadaan Alana.

"Mbak Alana ada kok mas, dari tadi di rumah nggak keluar lagi. " ujar Bu Desi.

"Tapi saya ketuk bolak balik nggak di jawab dan nggak di bukakan pintu, bu. Saya jadi khawatir, karena dia menyuruh saya kemari sambil menangis tadi." ujar Neil menjelaskan.

Bu Desi sudah mengenal siapa Neil, karena Alana sendiri yang mengenalkannya sebagai teman dan sahabat Alana. Agar tidak ada fitnah antara dirimu dan Neil saat Neil main ke rumahnya.

"Coba di lihat dari jendela mas, mungkin saja tidur. itu jendelanya sedikit terbuka. " saran bu Desi.

"Ah, iya. kenapa tidak kepikiran. Ayo bu, temani saya. Saya nggak mau dibilang ngintip Alana. "

Bu Desi setuju dan mengikuti Neil untuk melihat apakah Alana ada di dalam kamar. Pria ini sangat baik dan sangat menjaga Alana.

"Ya Ampun Lana. "

Terpopuler

Comments

Yani

Yani

Kayanya Alana ke tiduran

2025-01-18

1

Dewa Rana

Dewa Rana

ralat, kenzo bukan perjaka 😀

2024-12-01

3

ira

ira

jarang loh ada cowok dan cewek yang bersahabat tanpa memendam rasa diantara salah satunya keren Niel

2024-11-17

2

lihat semua
Episodes
1 1. Kenzo VS Alana
2 2. Tawaran Pekerjaan
3 3. Sebuah Syarat
4 4. Pertemuan
5 5. Perjanjian Kontrak
6 6. Rumah Alana
7 7. Periksa Kesehatan
8 8. Hasil
9 9. Tak Bisa Berkutik
10 10. Tamu Tak Diundang
11 11. Perubahan Tak Terduga
12 12. Stress
13 13. Pernikahan 1
14 14. Pernikahan 2
15 15. Hemophobia
16 16. Siapa Alana
17 17. Pertama Kali
18 18. Apakah Sudah Jatuh Cinta
19 19. Rencana Busuk
20 20. Kasar
21 21. Malam Yang Menyakitkan
22 22. Pembatalan Kontrak
23 23. Penasaran
24 24. Tidak Bisa Fokus
25 25. Panggilan Yang Cocok
26 26. Biarkan Aku Istirahat
27 27. Bantuan
28 28. Menghubungi Neil
29 29. Sisi Berbeda Kenzo
30 30. Tamu Tak Diundang
31 31. Tak Terduga
32 32. Rencana
33 33. Meminta Ijin
34 34. Ragu
35 35. Nasehat Bibi Yuna
36 36.
37 37. Pulang
38 38. Fitnah
39 39. Surat Nikah
40 40. Gagal Total
41 41. Kerja Sama
42 42. Sensitif
43 43. Alergi Wanita Jahat
44 44. Makan Malam
45 45. Perasaan Alana
46 46. Kedatangan Dona dan Amel
47 47. Kekhawatiran Kenzo
48 48. Bertemu Beni
49 49. Acara Pertemuan
50 50. Pewaris Sesungguhnya
51 51.Wanita Ular
52 52. Kabar Bahagia
53 53. Janji
54 54. Kedatangan Ibu Mertua
55 55. Permintaan Maaf
56 56. Permintaan Maaf 2
57 57. Mulai Mencari Tau
58 58. Beri Aku Waktu
59 59. Permintaan Alana
60 60. Pemimpin Baru
61 61. Kejuta Untuk Alana
62 62. Kebenaran
63 63. Membantu Secara Diam-diam
64 64. Berkunjung Ke Rumah Mertua
65 65. Menurunkan Ego
66 66. Antara Rindu dan Maaf
67 67. Ke Rumah Sakit
68 68. Operasi Yuki
69 69. Masih Belum Sadar
70 70. Sadar
71 71.
72 72. Jalan-jalan
73 73. Kecelakaan
74 74.
75 75. Kembali Ke Rumah
76 Promosi karya baru
Episodes

Updated 76 Episodes

1
1. Kenzo VS Alana
2
2. Tawaran Pekerjaan
3
3. Sebuah Syarat
4
4. Pertemuan
5
5. Perjanjian Kontrak
6
6. Rumah Alana
7
7. Periksa Kesehatan
8
8. Hasil
9
9. Tak Bisa Berkutik
10
10. Tamu Tak Diundang
11
11. Perubahan Tak Terduga
12
12. Stress
13
13. Pernikahan 1
14
14. Pernikahan 2
15
15. Hemophobia
16
16. Siapa Alana
17
17. Pertama Kali
18
18. Apakah Sudah Jatuh Cinta
19
19. Rencana Busuk
20
20. Kasar
21
21. Malam Yang Menyakitkan
22
22. Pembatalan Kontrak
23
23. Penasaran
24
24. Tidak Bisa Fokus
25
25. Panggilan Yang Cocok
26
26. Biarkan Aku Istirahat
27
27. Bantuan
28
28. Menghubungi Neil
29
29. Sisi Berbeda Kenzo
30
30. Tamu Tak Diundang
31
31. Tak Terduga
32
32. Rencana
33
33. Meminta Ijin
34
34. Ragu
35
35. Nasehat Bibi Yuna
36
36.
37
37. Pulang
38
38. Fitnah
39
39. Surat Nikah
40
40. Gagal Total
41
41. Kerja Sama
42
42. Sensitif
43
43. Alergi Wanita Jahat
44
44. Makan Malam
45
45. Perasaan Alana
46
46. Kedatangan Dona dan Amel
47
47. Kekhawatiran Kenzo
48
48. Bertemu Beni
49
49. Acara Pertemuan
50
50. Pewaris Sesungguhnya
51
51.Wanita Ular
52
52. Kabar Bahagia
53
53. Janji
54
54. Kedatangan Ibu Mertua
55
55. Permintaan Maaf
56
56. Permintaan Maaf 2
57
57. Mulai Mencari Tau
58
58. Beri Aku Waktu
59
59. Permintaan Alana
60
60. Pemimpin Baru
61
61. Kejuta Untuk Alana
62
62. Kebenaran
63
63. Membantu Secara Diam-diam
64
64. Berkunjung Ke Rumah Mertua
65
65. Menurunkan Ego
66
66. Antara Rindu dan Maaf
67
67. Ke Rumah Sakit
68
68. Operasi Yuki
69
69. Masih Belum Sadar
70
70. Sadar
71
71.
72
72. Jalan-jalan
73
73. Kecelakaan
74
74.
75
75. Kembali Ke Rumah
76
Promosi karya baru

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!