2. Tawaran Pekerjaan

"Aku ada kerjaan yang mudah buat kamu. Tapi sangat menghasilkan. Apa kamu mau?" ujar Neil dengan tangan yang masih sibuk membersihkan meja bar.

Sebenarnya dia tidak tega menawarkan pekerjaan ini kepada sahabatnya. Tapi karena Alana membutuhkan pekerjaan dan uang yang banyak. Disisi lain seorang bos besar memintanya mencari seorang gadis yang belum tersentuh oleh pria mana pun.

Neil tidak punya pilihan lain, wanita yang tak terjamah oleh pria manapun selama yang dia tau hanyalah Alana. Dia berharap semoga saja sebuah kebaikan di dapatkan oleh Alana untuk mendapatkan apa yang diinginkan.

"Pekerjaan apa yang kau maksud? yang bisa menghasilkan uang dalam waktu sekejap." tanya Alana penasaran.

"Tidur dengan seorang bos besar. Apa kau mau? "

"Maksudmu? aku bekerja sebagai wanita malam seperti wanita-wanita malam yang ada disini. Kamu gila? " Alana benar-benar tak percaya dengan tawaran pekerjaan yang di berikan Neil kepadanya.

Bisa-bisanya Neil mau menjerumuskannya ke lubang hitam dunia malam. Alana benar-benar tak percaya dibuatnya.

"Ya kalau kamu ga mau, ga apa-apa sih. Aku hanya menawarkan pekerjaan saja, ringan tapi hasilnya gede." ucap Neil santai tanpa rasa bersalah sedikitpun.

"Sorry ya, Na. Bukannya aku mau menjerumuskan mu ke dunia hitam. Tapi aku juga bingung, karena aku diminta seorang asisten bos untuk mencari kan seorang gadis yang belum terjamah oleh laki-laki manapun. Dan cewek yang aku kenal kayak gitu cuma kamu. " Neil menjeda kalimatnya dan duduk di depan Alana.

"Aku tau, kamu terlalu sibuk bekerja, mencari uang untuk menyambung hidupmu setiap hari. Dan aku tau kamu tidak pernah dekat dengan pria manapun karena kamu tidak punya waktu untuk itu. Karena itu aku yakin tidak ada seorang pria pun yang dekat denganmu selama ini, kecuali aku. Sahabatmu satu-satunya. " kata Neil dengan yakin.

Alana hanya diam saja mendengarkan penjelasan dari sahabatnya itu. Memang semua yang dikatakan oleh Neil benar. Jangankan dekat atau berkencan dengan laki-laki, bahkan waktu untuk diri nya sendiri pun dia tidak punya.

Semua waktunya dihabiskan untuk bekerja dan bekerja demi menyambung kebutuhan hidupnya sehari-hari. Lalu apakah di benarkan jika dia menerima pekerjaan yang ditawarkan oleh Neil?

"Gimana, apa kau sudah memikirkannya?" tanya Neil yang melihat Alana terdiam sejak tadi.

"Nggak mau, saranmu terlalu ekstreme Neil. " Alana menolak.

"Yaelah, itu udah kerjaan bagus, enak lagi. Kamu akan ketagihan nanti. " kata Neil sambil menaik turunkan alisnya dan langsung mendapatkan pelototan tajam dari Alana.

Ini adalah tawaran pekerjaan tergila dan tidak masuk akal yang ditawarkan Neil kepadanya. Biasanya Neil menawarkan pekerjaan sebagai penjaga toko atau pelayan kafe. Tapi kali ini pekerjaan yang ditawarkan kepadanya adalah seorang wanita pemuas ranjang.

Gila, benar-benar gila.

"Gimana, mau ya? kalau kamu mau nanti aku akan bilang sama asisten bos. Dia sudah pusing kesana kemari mencari wanita yang masih gadis. Kamu tau sendiri kan wanita jaman sekarang seperti apa. Perawan yang berpengalaman." bisik Neil di telinga Alana di akhir kalimatnya dengan senyum candanya.

"Udah deh, jangan banyak mikir. Kamu kan cuma berkencan melayani satu orang doang. Setelah dia puas dengan pelayanan mu, kali aja kamu dikasih banyak uang, jadi milyarder dadakan. Dengan uang itu kamu bisa melunasi rumah mu itu, sisanya bisa buat buka usaha. Bikin warung kek, jual baju online kek. Kan lumayan, kamu nggak usah kerja keras lagi. " ucap Neil dengan segala bujuk rayunya.

"Ck, tapi setelah itu tetap aja aku dicap sebagai wanita mu**han yang udah jual diri. " kata Alana merebahkan kepalanya diatas meja bar.

Neil ikut merebahkan kepalanya diatas meja bar dan mereka saling berhadapan.

"Beda, Alana. Kamu cuma melayani satu orang saja semalam. Setelah dapat uangnya tutup rapat-rapat rahasia ini dan anggap tidak pernah terjadi apapun. Hiduplah dengan baik dengan uang yang telah kau dapatkan. " Neil seolah berbicara dengan bijak, padahal pekerjaan yang dia tawarkan adalah pekerjaan yang menyesatkan.

Alana sepertinya mulai goyah dengan bujuk rayu Neil yang menggiurkan. Apa dia harus mengambil pekerjaan ini? Ini adalah pekerjaan gila yang menyesatkan, tapi ini adalah peluang bagus untuk mendapatkan uang banyak dalam waktu singkat.

Jika bicara masalah keperawanan bukankan sekarang sudah banyak gadis yang belum menikah tapi sudah kehilangan keperawanannya. Jadi, jika dia hanya melakukannya sekali saja, bukankah itu tidak jadi masalah?

"Gimana, jangan terlalu banyak berfikir. Banyak lho wanita malam disini yang menawarkan diri ingin tidur dengan pria itu. Tapi sayangnya, pria itu menyeleksinya dengan ketat."

"Maksudnya? " Alana merasa sangat penasaran dengan calon lawan mainnya jika dia setuju.

"Dia menyeleksi lawan mainnya dan harus steril dalam waktu satu minggu tidak boleh berkencan dengan pria manapun. Wanita itu juga melakukan tes kesehatan dan harus benar-benar sehat dari penyakit menular. Baru di waktuyang sudah di tetapkan nanti, dia akan memulai aksinya. " Neil mengatakan fakta tentang Kenzo kepadanya

"Karena itu, Banyak wanita yang ingin tidur dengan bos Kenzo. " imbuhnya.

"Kenzo? "

"Ya, namanya Kenzo. Pengusaha muda yang masih berumur tiga puluh tahun. Berparas tampan dan rupawan." ucap Neil lagi sambil membayangkan wajah Kenzo yang tampan, lalu menatap Alana." ingat dia pria muda, ya Na. bukan pria botak tua, dengan perut buncitnya. Rugi kamu kalau menolaknya. " Neil seolah mendesak Alana dengan bujuk rayunya yang sangat manis.

Alana menghela nafasnya dan menghembuskannya dengan kasar. Dia benar-benar berada di dalam posisi yang tidak nyaman untuk memilih. Di satu sisi dia membutuhkan uang yang banyak, dan disisi lainnya enggan melakukan pekerjaan yang akan menghancurkan masa depannya.

"Gimana? mau ya, aku biar nggak repot cari cewek lagi. " Neil kembali merayunya.

"Aku takut Neil. "

Alana ingin sekali menolak, tapi dia sangat membutuhkan uang agar tidak dikejar-kejar hutang. Tapi ingin menerima pun dia juga takut. Takut sesuatu akan berimbas di masa depannya.

"Takut apa lagi, orang enak kok. Nanti kamu pasti ketagihan, Na. " Neil mulai kesal dengan Alana yang tidak mau segera menjawab ketersediaannya untuk menerima tawarannya.

"Takut dosa, Neil. "

"Ya Ampun. "

Neil tidak bisa berkata apa-apa lagi jika Alana sudah bicara tentang dosa. Siapa yang tidak takut berbuat dosa. Dia sendiri juga akut akan dosa, tapi pekerjaannya saat ini sangat berhubungan erat dengan itu. Tapi mau bagaimana lagi, hanya pekerjaan ini yang bisa dia geluti saat ini apalagi dia di gaji lumayan.

"Jadi, gimana? kamu mau menerimanya atau menolaknya? " Neil mendesak Alana agar segera menjawab. Jika Alana tidak mau, maka dia akan mencari wanita lainnya.

"Baiklah aku menerimanya tapi dengan satu syarat. Hanya satu syarat–, "

Terpopuler

Comments

Yani

Yani

Sahabat ga ada ahlak Lana

2025-01-18

1

Nurhayati Nia

Nurhayati Nia

darah banget temen kamu alana

2024-11-25

1

ira

ira

sahabat macam apa ini memaksa temannya untuk melakukan hal tidak baik 🤦

2024-11-16

0

lihat semua
Episodes
1 1. Kenzo VS Alana
2 2. Tawaran Pekerjaan
3 3. Sebuah Syarat
4 4. Pertemuan
5 5. Perjanjian Kontrak
6 6. Rumah Alana
7 7. Periksa Kesehatan
8 8. Hasil
9 9. Tak Bisa Berkutik
10 10. Tamu Tak Diundang
11 11. Perubahan Tak Terduga
12 12. Stress
13 13. Pernikahan 1
14 14. Pernikahan 2
15 15. Hemophobia
16 16. Siapa Alana
17 17. Pertama Kali
18 18. Apakah Sudah Jatuh Cinta
19 19. Rencana Busuk
20 20. Kasar
21 21. Malam Yang Menyakitkan
22 22. Pembatalan Kontrak
23 23. Penasaran
24 24. Tidak Bisa Fokus
25 25. Panggilan Yang Cocok
26 26. Biarkan Aku Istirahat
27 27. Bantuan
28 28. Menghubungi Neil
29 29. Sisi Berbeda Kenzo
30 30. Tamu Tak Diundang
31 31. Tak Terduga
32 32. Rencana
33 33. Meminta Ijin
34 34. Ragu
35 35. Nasehat Bibi Yuna
36 36.
37 37. Pulang
38 38. Fitnah
39 39. Surat Nikah
40 40. Gagal Total
41 41. Kerja Sama
42 42. Sensitif
43 43. Alergi Wanita Jahat
44 44. Makan Malam
45 45. Perasaan Alana
46 46. Kedatangan Dona dan Amel
47 47. Kekhawatiran Kenzo
48 48. Bertemu Beni
49 49. Acara Pertemuan
50 50. Pewaris Sesungguhnya
51 51.Wanita Ular
52 52. Kabar Bahagia
53 53. Janji
54 54. Kedatangan Ibu Mertua
55 55. Permintaan Maaf
56 56. Permintaan Maaf 2
57 57. Mulai Mencari Tau
58 58. Beri Aku Waktu
59 59. Permintaan Alana
60 60. Pemimpin Baru
61 61. Kejuta Untuk Alana
62 62. Kebenaran
63 63. Membantu Secara Diam-diam
64 64. Berkunjung Ke Rumah Mertua
65 65. Menurunkan Ego
66 66. Antara Rindu dan Maaf
67 67. Ke Rumah Sakit
68 68. Operasi Yuki
69 69. Masih Belum Sadar
70 70. Sadar
71 71.
72 72. Jalan-jalan
73 73. Kecelakaan
74 74.
75 75. Kembali Ke Rumah
76 Promosi karya baru
Episodes

Updated 76 Episodes

1
1. Kenzo VS Alana
2
2. Tawaran Pekerjaan
3
3. Sebuah Syarat
4
4. Pertemuan
5
5. Perjanjian Kontrak
6
6. Rumah Alana
7
7. Periksa Kesehatan
8
8. Hasil
9
9. Tak Bisa Berkutik
10
10. Tamu Tak Diundang
11
11. Perubahan Tak Terduga
12
12. Stress
13
13. Pernikahan 1
14
14. Pernikahan 2
15
15. Hemophobia
16
16. Siapa Alana
17
17. Pertama Kali
18
18. Apakah Sudah Jatuh Cinta
19
19. Rencana Busuk
20
20. Kasar
21
21. Malam Yang Menyakitkan
22
22. Pembatalan Kontrak
23
23. Penasaran
24
24. Tidak Bisa Fokus
25
25. Panggilan Yang Cocok
26
26. Biarkan Aku Istirahat
27
27. Bantuan
28
28. Menghubungi Neil
29
29. Sisi Berbeda Kenzo
30
30. Tamu Tak Diundang
31
31. Tak Terduga
32
32. Rencana
33
33. Meminta Ijin
34
34. Ragu
35
35. Nasehat Bibi Yuna
36
36.
37
37. Pulang
38
38. Fitnah
39
39. Surat Nikah
40
40. Gagal Total
41
41. Kerja Sama
42
42. Sensitif
43
43. Alergi Wanita Jahat
44
44. Makan Malam
45
45. Perasaan Alana
46
46. Kedatangan Dona dan Amel
47
47. Kekhawatiran Kenzo
48
48. Bertemu Beni
49
49. Acara Pertemuan
50
50. Pewaris Sesungguhnya
51
51.Wanita Ular
52
52. Kabar Bahagia
53
53. Janji
54
54. Kedatangan Ibu Mertua
55
55. Permintaan Maaf
56
56. Permintaan Maaf 2
57
57. Mulai Mencari Tau
58
58. Beri Aku Waktu
59
59. Permintaan Alana
60
60. Pemimpin Baru
61
61. Kejuta Untuk Alana
62
62. Kebenaran
63
63. Membantu Secara Diam-diam
64
64. Berkunjung Ke Rumah Mertua
65
65. Menurunkan Ego
66
66. Antara Rindu dan Maaf
67
67. Ke Rumah Sakit
68
68. Operasi Yuki
69
69. Masih Belum Sadar
70
70. Sadar
71
71.
72
72. Jalan-jalan
73
73. Kecelakaan
74
74.
75
75. Kembali Ke Rumah
76
Promosi karya baru

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!