13. Pernikahan 1

Alana langsung melongo mendengar ucapan dari Kenzo , dia masuk rumah sakit gara-gara stress karena memikirkan pernikahan mereka yang akan diadakan besok . Dan sekarang Kenzo dengan entengnya bilang kalau dia akan menikahinya sekarang . Apa pria ini waras ?

Ingin rasanya Alana pingsan saat itu juga , tapi keadaannya tidak memungkinkan untuk dia pingsan lagi . Karena cairan infus sudah masuk ke dalam tubuhnya . Sekarang yang ingin dia lakukan adalah memaki dan menjambak rambut Kenzo sampai pria itu merasakan kesakitan . Agar prio itu bisa merasakan stres seperti yang dirasakan .

"Apa kau bercanda tuan , kita akan menikah Besok saja membuatku pusing . Sekarang kau mau memajukannya lagi , Apa kau baik-baik saja, Tuan " tanya Alana dengan begitu kesalnya .

"Aku tidak bercanda dan memang benar aku ingin menikahimu hari ini juga. " ucap Kenzo santai

Ya Tuhan, pria macam apa sih yang aku kenal ini. Dia sangat aneh dan sesuka hatinya sendiri. Yang utama dia tidak mau dibantah. Benar-benar menyebalkan .

"Katakan padaku Kenapa Anda ingin cepat-cepat menikah denganku. " tanya Alana yang mencoba bersabar mempertahankan kewarasannya.

"Kau tanya kenapa ?

"Iya katakan kenapa , Kenapa kau begitu ingin cepat-cepat menikah denganku padahal jadwal awal pernikahan kita adalah dua hari lagi . Atau jika sesuai dengan ucapan Neil Kau akan memakai wanitamu satu minggu lagi . Tapi kenapa jangankan menunggu 3 hari bahkan kau mempercepatnya sampai hari ini juga .Aku benar-benar tidak mengerti Tuan, Sebenarnya apa maumu ?" tanya Alana lagi dengan kesabaran yang sudah di ubun-ubun.

Kenzo hanya tersenyum sinis kepada Alana , Awalnya dia mau merasa bingung mau menjawab apa . Karena dia sendiri tidak tahu Kenapa dia begitu ingin cepat-cepat menikahi Alana . Tapi untuk pertanyaan Alana kali ini dia sudah memiliki jawaban yang tepat .

"Mau menikah satu, dua atau bahkan 3 hari lagi tetap sama saja intinya kita menikah bukan. Jadi untuk apa diperdebatkan lagi, kau bahkan sampai stress dan masuk rumah sakit. " Ucap Kenzo sambil geleng-geleng kepalanya.

"Sekarang sebaiknya kau menurut dan ikuti saja apa yang akan aku lakukan padamu. " lanjutnya.

Dengan nafas besar dan bahu yang menurun Alana tidak bisa berkutik. Ingin sekali dia lari dari sana saat ini juga, tapi itu tidak mungkin karena pria menyebalkan itu saat ini ada di depannya.

Terdengar pintu ruangan Alana di ketuk. Setelah Kenzo mempersilahkan masuk, masuklah Rey dengan seorang pria paruh baya yang memakai kopiyah di kepalanya.

"Silahkan masuk pak Ustadz. " Rey mempersilahkan pria itu masuk dan duduk di sofa yang ada di ruangan itu.

"Perkenalkan ini bos saya namanya Kenzo Dirgantara mempelai prianya. Dan dia adalah Alana, mempelai wanitanya. Saat ini nona Alana sedang dirawat karena sakit. " Rey memperkenalkan kedua calon mempelai kepada pak ustadz.

Terlihat Neil yang mencuri lihat apa yang terjadi di dalam sana. Dia jadi mengkhawatirkan sahabatnya, tapi tetap saja hanya rasa khawatir tidak akan berpengaruh apapun. Karena dia tidak bisa menolong saat berada di samping Kenzo, apalagi sekarang ada Rey yang juga masuk.

"Masuklah, Neil jika kau ingin tau. Kau berhak tau dan mungkin saja kau akan kami jadikan saksi. " ujar Neil yang melihat kepala Neil yang celingukan.

Neil pun masuk ke dalam dan berdiri di samping Rey dengan diam seribu bahasa dan ingin tau sebenarnya apa yang ingin dilakukan oleh Kenzo kepada Alana.

"Maaf sebelumnya, saya ingin mengajukan beberapa pertanyaan kepada mempelai pria sebelum kalian melakukan ijab qobul. " ujar pria paruh baya itu.

"Hah, "

Tanpa sadar mulut Neil menganga lebar mendengar ucapan dari pria yang berhadapan dengan Kenzo. Dia lalu menoleh ke arah Alana yang menggelengkan kepalanya tak mengerti.

Ijab qobul itu artinya akad. Kenzo akan menikahi Alana sekarang juga? di rumah sakit ini? dia tidak salah dengarkan?

"Silahkan pak, apa yang ingin anda tanyakan kepada saya. " ujar Kenzo santai.

"Apa tujuan anda menikahi wanita ini? " tanya pak ustadz.

Kenzo terdiam mendengar pertanyaan dari pria itu, karena dia tidak tau apa tujuannya menikahi Alana. Tapi yang dia ingat tujuannya adalah untuk tidur dengan wanita itu. Tapi dia tidak mungkin mengatakan hal itu kepada seorang ustadz.

Lama dia terdiam dan pikirannya berputar mundur ke belakang di beberapa hari lalu saat pertama kali dia bertemu dengan Alana. Wanita itu sangat menarik perhatian Kenzo. Kepolosan dan keberaniannya membuat Kenzo menuruti keinginan Alana walau diluar kebiasaannya. Dan kini dia menemukan jawaban yang tepat untuk menjawab pertanyaan pak ustadz.

"Saya ingin menikahi Alana, karena saya ingin menjaga dan melindungi wanita itu. Karena dia hanya hidup seorang diri selama ini. Jadi aku ingin menjadi teman hidup untuk menemani nya. " jawab Kenzo.

Semua orang terdiam mendengar jawaban Kenzo termasuk Alana. Jawaban macam apa itu? bukankah pria itu ingin menikahi Alana karena ingin menidurinya. Kenapa jawabannya tidak sesuai dengan kenyataan sebenarnya.

Alana ingin protes, tapi dia mendapatkan gelengan kepala dari Neil dan juga Rey. yang mungkin mengatakan jangan buat masalah sekarang.

"Lalu, apakah kalian berdua saling mencintai. "

"Apakah menikah harus saling mencintai? bukankah cinta itu datangnya bisa perlahan selama kita mengarungi bahtera rumah tangga. Aku pernah dengar pepatah yang mengatakan Cinta datangnya karena terbiasa. Benarkan pak Ustadz." ujar Kenzo, seolah dia tau tentang apa itu cinta. padahal yang sebenarnya dia sangat buta akan yang namanya cinta.

"Ya, anda benar Pak, Kenzo. Bahkan dulu saya menikah karena dijodohkan. " ujar ustadz tersebut dengan terkekeh.

"Baiklah, mari kita mulai akadnya. Syarat dah menikah ada wali, mahar dan dua orang saksi. "

Dalam hal ini ustadz menanyakan kepada Alana apakah dia memiliki wali. Dan Alana menjawab, " Orang tua saya meninggal dalam kecelakaan beberapa tahun lalu. " Jawab Alana sambil tertunduk. Entah apa yang dia rasakan saat ini

Kini mereka semua tau kalau Alana tidak memiliki orang tua. Apa karena itu dia hidup sebatang kara. lalu dimana keluarga lainnya. Alana bungkam tidak mau menjawab.

"Yang pasti tidak ada saudara laki-laki dari pihak ayah. Karena ayah ku anak laki-laki satu-satunya. " jawab Alana tanpa mau menjawab pertanyaan lainnya.

"Baiklah kalau begitu mbak Alana, saya akan menjadi wali hakim untuk mbak Alana dan menggantikan ayah mbak Alana untuk menikahkan dengan Pak Kenzo. kalau boleh tau, maharnya berapa pak? " tanya ustadz itu yang ternyata juga seorang pegawai kantor Urusan Agama yang dijemput oleh Rey di tempat dia mendaftarkan pernikahan Kenzo dan Alana.

"Uang tunai sebesar satu milyar. " Jawab Kenzo mengeluarkan sebuah kartu debit di hadapan ustadz. "Didalam kartu ini ada uang sebesar satu milyar, dan akan saya jadikan mahar untuk pernikahanku dengan Alana." imbuhnya.

Terpopuler

Comments

Mamah dini

Mamah dini

Kenzo Kenzo Alana itu sakit karna stres , eeee di tambah lgi kmu datang lbh stres LGI , aduhh lieur ieu MH .

2025-02-25

0

naura khalidya

naura khalidya

bikin pusing bae si keken

2024-12-15

1

ira

ira

langsung jdi orang kaya Alana dgn mahar sebesar 1 m

2024-11-17

0

lihat semua
Episodes
1 1. Kenzo VS Alana
2 2. Tawaran Pekerjaan
3 3. Sebuah Syarat
4 4. Pertemuan
5 5. Perjanjian Kontrak
6 6. Rumah Alana
7 7. Periksa Kesehatan
8 8. Hasil
9 9. Tak Bisa Berkutik
10 10. Tamu Tak Diundang
11 11. Perubahan Tak Terduga
12 12. Stress
13 13. Pernikahan 1
14 14. Pernikahan 2
15 15. Hemophobia
16 16. Siapa Alana
17 17. Pertama Kali
18 18. Apakah Sudah Jatuh Cinta
19 19. Rencana Busuk
20 20. Kasar
21 21. Malam Yang Menyakitkan
22 22. Pembatalan Kontrak
23 23. Penasaran
24 24. Tidak Bisa Fokus
25 25. Panggilan Yang Cocok
26 26. Biarkan Aku Istirahat
27 27. Bantuan
28 28. Menghubungi Neil
29 29. Sisi Berbeda Kenzo
30 30. Tamu Tak Diundang
31 31. Tak Terduga
32 32. Rencana
33 33. Meminta Ijin
34 34. Ragu
35 35. Nasehat Bibi Yuna
36 36.
37 37. Pulang
38 38. Fitnah
39 39. Surat Nikah
40 40. Gagal Total
41 41. Kerja Sama
42 42. Sensitif
43 43. Alergi Wanita Jahat
44 44. Makan Malam
45 45. Perasaan Alana
46 46. Kedatangan Dona dan Amel
47 47. Kekhawatiran Kenzo
48 48. Bertemu Beni
49 49. Acara Pertemuan
50 50. Pewaris Sesungguhnya
51 51.Wanita Ular
52 52. Kabar Bahagia
53 53. Janji
54 54. Kedatangan Ibu Mertua
55 55. Permintaan Maaf
56 56. Permintaan Maaf 2
57 57. Mulai Mencari Tau
58 58. Beri Aku Waktu
59 59. Permintaan Alana
60 60. Pemimpin Baru
61 61. Kejuta Untuk Alana
62 62. Kebenaran
63 63. Membantu Secara Diam-diam
64 64. Berkunjung Ke Rumah Mertua
65 65. Menurunkan Ego
66 66. Antara Rindu dan Maaf
67 67. Ke Rumah Sakit
68 68. Operasi Yuki
69 69. Masih Belum Sadar
70 70. Sadar
71 71.
72 72. Jalan-jalan
73 73. Kecelakaan
74 74.
75 75. Kembali Ke Rumah
76 Promosi karya baru
Episodes

Updated 76 Episodes

1
1. Kenzo VS Alana
2
2. Tawaran Pekerjaan
3
3. Sebuah Syarat
4
4. Pertemuan
5
5. Perjanjian Kontrak
6
6. Rumah Alana
7
7. Periksa Kesehatan
8
8. Hasil
9
9. Tak Bisa Berkutik
10
10. Tamu Tak Diundang
11
11. Perubahan Tak Terduga
12
12. Stress
13
13. Pernikahan 1
14
14. Pernikahan 2
15
15. Hemophobia
16
16. Siapa Alana
17
17. Pertama Kali
18
18. Apakah Sudah Jatuh Cinta
19
19. Rencana Busuk
20
20. Kasar
21
21. Malam Yang Menyakitkan
22
22. Pembatalan Kontrak
23
23. Penasaran
24
24. Tidak Bisa Fokus
25
25. Panggilan Yang Cocok
26
26. Biarkan Aku Istirahat
27
27. Bantuan
28
28. Menghubungi Neil
29
29. Sisi Berbeda Kenzo
30
30. Tamu Tak Diundang
31
31. Tak Terduga
32
32. Rencana
33
33. Meminta Ijin
34
34. Ragu
35
35. Nasehat Bibi Yuna
36
36.
37
37. Pulang
38
38. Fitnah
39
39. Surat Nikah
40
40. Gagal Total
41
41. Kerja Sama
42
42. Sensitif
43
43. Alergi Wanita Jahat
44
44. Makan Malam
45
45. Perasaan Alana
46
46. Kedatangan Dona dan Amel
47
47. Kekhawatiran Kenzo
48
48. Bertemu Beni
49
49. Acara Pertemuan
50
50. Pewaris Sesungguhnya
51
51.Wanita Ular
52
52. Kabar Bahagia
53
53. Janji
54
54. Kedatangan Ibu Mertua
55
55. Permintaan Maaf
56
56. Permintaan Maaf 2
57
57. Mulai Mencari Tau
58
58. Beri Aku Waktu
59
59. Permintaan Alana
60
60. Pemimpin Baru
61
61. Kejuta Untuk Alana
62
62. Kebenaran
63
63. Membantu Secara Diam-diam
64
64. Berkunjung Ke Rumah Mertua
65
65. Menurunkan Ego
66
66. Antara Rindu dan Maaf
67
67. Ke Rumah Sakit
68
68. Operasi Yuki
69
69. Masih Belum Sadar
70
70. Sadar
71
71.
72
72. Jalan-jalan
73
73. Kecelakaan
74
74.
75
75. Kembali Ke Rumah
76
Promosi karya baru

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!