19. Rencana Busuk

Mendengar pertanyaan dari Rey, Kenzo terdiam. Jatuh cinta, apa itu jatuh cinta? Bahkan dia sudah melupakan sesuatu yang bernama cinta. Karena itu sangat merepotkan dan menyakitkan baginya.

"Jangan memberiku pertanyaan seperti itu lagi Rey, aku sudah muak dengan yang namanya cinta. " ucap Kenzo dengan wajah kesal.

"Maaf Tuan, tidak akan saya ulangi."

"Ya sudah, ayo kita bersiap. Rapikan mejaku, aku akan membersihkan tubuhku dulu. " Kenzo segera beranjak dari kursinya, namun sebelum masuk ke dalam ruangan pribadinya dia berbalik dan mengatakan sesuatu kepada Rey. "Berkas itu aku kerjakan besok saja. Bukankah itu untuk proyek bulan depan. "

"Iya, Tuan. "

Tanpa bicara lagi Kenzo langsung masuk ke dalam ruangannya. Rey hanya geleng-geleng kepala menghadapi sikap Kenzo yang sedikit aneh beberapa hari ini. Kepeduliannya kepada Alana tidak dapat diragukan lagi.

"Sepertinya kau tidak menyadari perasaanmu sendiri, Tuan. Karena rasa sakit di masa lalu yang sudah membekukan hatimu. " gumam Rey sambil merapikan meja kerja Kenzo, setelah itu dia bergegas kembali ke ruangannya untuk bersiap.

Sedangkan di kamar mandi, Kenzo termenung di bawah kucuran air shower. Dia memikirkan apa yang dikatakan oleh Rey tadi.

"Jatuh cinta, pada Alana. Gadis bar bar itu. Tidak mungkin. Tujuanku hanya satu, yaitu tidur dengannya dengan bayaran yang sangat mahal. Dan status single ku yang dipertaruhkan jika berpisah dengannya. Duda–.“ Kenzo tersenyum aneh setelah memikirkan itu semua.

"Aku akan menjadi duda. Tapi siapa yang tau statusku itu. " gumamnya lagi dan mulai membersihkan tubuhnya.

"Alana, Alana, Alana, wanita itu–, "

Kini Kenzo dan Rey sudah sampai di sebuah hotel berbintang untuk melakukan pertemuan dengan beberapa pengusaha ternama. Disana dia juga melihat ada beberapa orang dari keluarga Malik yang datang. Tapi baik Kenzo maupun Rey belum tau apa status mereka dengan Alana.

Dan yang paling mencengangkan adalah kedatangan Ibu Kenzo dengan Kekasih gelapnya dan juga Veronica. yang saat ini sedang berada di sudut ruangan tengah berbicara dengan tamu lain.

Kenzo di sambut hangat oleh pemilik acara, karena dia adalah salah satu tamu kehormatan mereka sebagai pengusaha muda berbakat. Selain nilai plus di bidang usaha, pria yang memiliki wajah tampan dan rupawan itu juga banyak didekati oleh banyak pengusaha yang memiliki anak gadis untuk dijodohkan dengannya..

Tapi sayang, Kenzo selalu menolak mereka dengan berbagai alasan.

"Selamat datang Tuan Ken. Tempat anda disana, kami siapakan khusus untuk anda. "

"Anda repot sekali, Tuan. " Ucap Kenzo basa basi, karena sebenarnya dia memang selalu mendapatkan tempat VIP dipertemuan manapun.

Kenzo segera duduk di tempat yang sudah di sediakan untuk nya dan juga Rey. Banyak kaum hawa yang terpesona dengan wajah rupawan Kenzo yang sangat sempurna. Perpaduan antara keturunan Jepang dan juga Eropa membuat Kenzo benar-benar membuat para wanita di sana jadi menggila.

"Kalau kau bisa coba kau dekati pria itu, Mel. " ujar wanita paruh baya kepada anaknya siapa lagi kalau bukan Dona.

"Dia sangat tampan, ma. Aku suka. " kata Amel dengan wajah berbinar menatap Kenzo.

"Tapi ma, apa dia mau dengan Amel, bukankah kita pernah membuatnya murka karena sudah menggagalkan proyek yang seharusnya menjadi miliknya. " tanya Aswin kakak Amel.

"Ya, kalau belum di coba mana kita tau, apakah dia masih marah sama kita atau tidak. " jawab Dona enteng.

"Iya, kak. aku akan mencobanya, kalaupun gagal ya sudah. Iya, kan ma. " Amel mencoba meminta dukungan sang mama dan mendapatkan anggukan kepala darinya.

"Terserah kalian saja. Aku tidak mau ikut campur. "

Sepertinya ibu dan anak itu akan merencanakan sesuatu untuk mendekati pria dingin dan kaku seperti Kenzo. Karena itu bukanlah pekerjaan mudah, tak semudah membalikkan telapak tangan. Jadi mereka harus merencanakan semua dengan matang.

Di sudut lain, Vero yang mengetahui kedatangan Kenzo terus melirik dan mengikuti gerak geriknya. Beberpa kali seorang pelayan menawarkan minuman kepadanya Tapi Rey sepetinya mengingatkan kepada Kenzo agar tidak meminum Alkohol malam ini.

Sebenarnya ada apa? Apa yang terjadi pada Kenzo? Kenapa pria itu menahan diri untuk tidak minum dan hanya minum air putih dan juga orange juice yang. Dan semua pemandangan itu gak luput dari Vero.

"Ingat, Tuan. Anda tidak boleh mabuk malam ini, karena malam ini adalah malam pertama anda," bisik Rey.

Kenzo jadi teringat kembali kejadian tadi pagi dimana Alana hanya diam mematung saat dia mematung. Malam ini dia harus memperlakukannya dengan lembut, karena ini adalah pengalaman pertama bagi Alana jadi dia harus hati-hati.

"Kau benar, Rey. Terima kasih sudah mengingatkanku. " ucap Kenzo tulus.

Mereka kembali fokus pada pertunjukan yang disuguhkan di atas panggung dan sesekali berbincang dengan yang lainnya. Saat seorang pelayan menawarkan minuman yang sepertinya jus buah Kenzo segera mengambil orange jus kesukaan dan meneguknya sedikit demi sedikit.

Vero yang melihat itu tersenyum licik dan mendekati Yuki, ibu Kenzo yang sedang berbincang dengan temannya.

"Ma, sepertinya aku akan memiliki anak mama setelah ini, " kata Vero dengan percaya diri.

"Benarkah? Bagaimana caranya. " tanya yuki meremehkan, karena tidak mudah untuk merubah anak itu.

"Lihat saja ma, " ucap nya lagi dan berjalan mendekati Kenzo.

Terlihat Kenzo sudah gelisah dengan sesekali mengendurkan dasinya. Rey yang melihat bosnya seperti jadi khawatir jika terjadi sesuatu kepada Kenzo.

"Ada apa, Tuan? " tanya Rey hati-hati.

"Sepertinya ada seseorang yang ingin bermain-main denganku. " jawab Kenzo.

"Maksudnya? "

"Ada yang mencampur sesuatu di minuman ini, bodoh. Sekarang tubuhku sangat panas." kata Kenzo dengan wajah yang sudah mulai memerah karena menahan apa yang dia rasakan.

"Carikan aku wanita. " perintah Kenzo.

"Tidak bisa Tuan. Jika anda bermain dengan wanita lain, maka semua perjanjian dengan Alana akan batal dan anda akan rugi besar. " Rey mengingatkan.

"Sial, Kalau begitu antarkan aku pulang sekarang juga. " Kenzo berdiri dari duduknya bertepatan dengan Vero yang sudah berdiri di depannya.

"Hai, Ken. Apa kabar? " sapanya hangat.

"Wanita sialan, menyingkir dsri hadapanku. " Tanpa memperdulikan semua orang yang ada disana Kenzo mendorong tubuh Veronika dengan sangat keras hingga membuatnya jatuh di lantai dengan sangat memalukan.

"Aku akan mencari tahu, siapa yang sudah memasukkan obat kedalam minuman ku. Dan aku tidak akan tinggal diam. " ucap Kenzo dengan suara lantang dan menggelegar mengisi ruangan pertemuan itu.

Setelah mengucapkan itu, Rey segera membawa Kenzo pergi dari sana. Namun sebelumnya Rey berpesan kepada Tuan rumah untuk mengamankan CCTV di hotel itu. Atau akan lebih baik jika dia menemukan pelaku yang sudah membuat Kenzo seperti ini.

Riuh tamu yang hadir mengisi ruangan itu setelah kepergian Kenzo. Mereka tidak menyangka kalau ada seseorang yang akan nekat melakukan hal menjijikkan itu kepada Kenzo. Sungguh memalukan.

Vero yang juga sudah dibuat malu oleh Kenzo segera pergi dari sana dan ingin mengamankan CCTV yang mungkin menangkap aksinya sedang memasukkan minuman di jus orange yang disukai Kenzo.

"Bawa aku pulang, Rey. "

Terpopuler

Comments

Mamah dini

Mamah dini

kasian alana yg ingin dgn kelembutan di sentuh nya , kayak NY engak deh karna Kenzo udh terjebak minuman sialan itu pasti dgn kasar melakukan nya pda Alana , sabar Alana sebab ada orang yg sengaja ingin menjebak suamimu , Kamu harus memalumi nya .

2025-02-25

0

ira

ira

sudah muak dengan cinta yang benar kayaknya nggak deh buktinya kamu jatuh cinta lagi Kenzo 🤭🤭

2024-11-17

0

taa🌻🌻

taa🌻🌻

tolong revisi novel mu Thor, bnyk sekali typo nya

2024-11-15

0

lihat semua
Episodes
1 1. Kenzo VS Alana
2 2. Tawaran Pekerjaan
3 3. Sebuah Syarat
4 4. Pertemuan
5 5. Perjanjian Kontrak
6 6. Rumah Alana
7 7. Periksa Kesehatan
8 8. Hasil
9 9. Tak Bisa Berkutik
10 10. Tamu Tak Diundang
11 11. Perubahan Tak Terduga
12 12. Stress
13 13. Pernikahan 1
14 14. Pernikahan 2
15 15. Hemophobia
16 16. Siapa Alana
17 17. Pertama Kali
18 18. Apakah Sudah Jatuh Cinta
19 19. Rencana Busuk
20 20. Kasar
21 21. Malam Yang Menyakitkan
22 22. Pembatalan Kontrak
23 23. Penasaran
24 24. Tidak Bisa Fokus
25 25. Panggilan Yang Cocok
26 26. Biarkan Aku Istirahat
27 27. Bantuan
28 28. Menghubungi Neil
29 29. Sisi Berbeda Kenzo
30 30. Tamu Tak Diundang
31 31. Tak Terduga
32 32. Rencana
33 33. Meminta Ijin
34 34. Ragu
35 35. Nasehat Bibi Yuna
36 36.
37 37. Pulang
38 38. Fitnah
39 39. Surat Nikah
40 40. Gagal Total
41 41. Kerja Sama
42 42. Sensitif
43 43. Alergi Wanita Jahat
44 44. Makan Malam
45 45. Perasaan Alana
46 46. Kedatangan Dona dan Amel
47 47. Kekhawatiran Kenzo
48 48. Bertemu Beni
49 49. Acara Pertemuan
50 50. Pewaris Sesungguhnya
51 51.Wanita Ular
52 52. Kabar Bahagia
53 53. Janji
54 54. Kedatangan Ibu Mertua
55 55. Permintaan Maaf
56 56. Permintaan Maaf 2
57 57. Mulai Mencari Tau
58 58. Beri Aku Waktu
59 59. Permintaan Alana
60 60. Pemimpin Baru
61 61. Kejuta Untuk Alana
62 62. Kebenaran
63 63. Membantu Secara Diam-diam
64 64. Berkunjung Ke Rumah Mertua
65 65. Menurunkan Ego
66 66. Antara Rindu dan Maaf
67 67. Ke Rumah Sakit
68 68. Operasi Yuki
69 69. Masih Belum Sadar
70 70. Sadar
71 71.
72 72. Jalan-jalan
73 73. Kecelakaan
74 74.
75 75. Kembali Ke Rumah
76 Promosi karya baru
Episodes

Updated 76 Episodes

1
1. Kenzo VS Alana
2
2. Tawaran Pekerjaan
3
3. Sebuah Syarat
4
4. Pertemuan
5
5. Perjanjian Kontrak
6
6. Rumah Alana
7
7. Periksa Kesehatan
8
8. Hasil
9
9. Tak Bisa Berkutik
10
10. Tamu Tak Diundang
11
11. Perubahan Tak Terduga
12
12. Stress
13
13. Pernikahan 1
14
14. Pernikahan 2
15
15. Hemophobia
16
16. Siapa Alana
17
17. Pertama Kali
18
18. Apakah Sudah Jatuh Cinta
19
19. Rencana Busuk
20
20. Kasar
21
21. Malam Yang Menyakitkan
22
22. Pembatalan Kontrak
23
23. Penasaran
24
24. Tidak Bisa Fokus
25
25. Panggilan Yang Cocok
26
26. Biarkan Aku Istirahat
27
27. Bantuan
28
28. Menghubungi Neil
29
29. Sisi Berbeda Kenzo
30
30. Tamu Tak Diundang
31
31. Tak Terduga
32
32. Rencana
33
33. Meminta Ijin
34
34. Ragu
35
35. Nasehat Bibi Yuna
36
36.
37
37. Pulang
38
38. Fitnah
39
39. Surat Nikah
40
40. Gagal Total
41
41. Kerja Sama
42
42. Sensitif
43
43. Alergi Wanita Jahat
44
44. Makan Malam
45
45. Perasaan Alana
46
46. Kedatangan Dona dan Amel
47
47. Kekhawatiran Kenzo
48
48. Bertemu Beni
49
49. Acara Pertemuan
50
50. Pewaris Sesungguhnya
51
51.Wanita Ular
52
52. Kabar Bahagia
53
53. Janji
54
54. Kedatangan Ibu Mertua
55
55. Permintaan Maaf
56
56. Permintaan Maaf 2
57
57. Mulai Mencari Tau
58
58. Beri Aku Waktu
59
59. Permintaan Alana
60
60. Pemimpin Baru
61
61. Kejuta Untuk Alana
62
62. Kebenaran
63
63. Membantu Secara Diam-diam
64
64. Berkunjung Ke Rumah Mertua
65
65. Menurunkan Ego
66
66. Antara Rindu dan Maaf
67
67. Ke Rumah Sakit
68
68. Operasi Yuki
69
69. Masih Belum Sadar
70
70. Sadar
71
71.
72
72. Jalan-jalan
73
73. Kecelakaan
74
74.
75
75. Kembali Ke Rumah
76
Promosi karya baru

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!