14. Pernikahan 2

Neil melongo mendengar mahar yang di ucapkan oleh Kenzo. Satu milyar itu bukan uang yang sedikit, tapi bisa untuk biaya hidup satu tahun, atau beli mobil mewah. Apa benar itu jumlah mahar yang diberikan Kenzo kepada Alana. Neil menoleh ke arah Alana, namun sepertinya wanita itu terlihat biasa saja, sepertinya dia tau kalau Kenzo akan memberinya mahar sebesar itu.

Sedangkan Alana memejamkan matanya saat mendengarkan jumlah nominal yang diberikan Kenzo sebagai mahar mas kawinnya. Benar-benar seperti yang ada di dalam surat perjanjian itu. Dan Itu artinya setelah ini dia harus melakukan apa yang harus dilakukan seperti keinginan Kenzo.

"Baiklah kalau begitu mari kita mulai acara akadnya." ujar ustadz tersebut setelah mengetahui nama almarhum orang tua Alana.

Kenzo sedikit terkejut mendengar nama ayah Alana. Karena sepertinya nama orang itu tidak asing di telinganya. Begitu juga dengan Rey, mereka yang berkecimpung di dunia bisnis sepertinya mengenal nama ayah Alana. Tomi Malik, Alana Malika.

Tak sampai lima menit, Kenzo melakukan acara akad tersebut dan akhirnya mereka kini sudah sah menjadi pasangan suami istri.

"Terima kasih, pak Ustadz karena sudah menikahkan kami. "

"Sama-sama Pak Kenzo. Surat nikahnya akan segera kami urus. dan saya minta anda kirimkan video akad nikah barusan sebagai bukti untuk mengesah pernikahan kalian secara hukum. " ujar pak ustadz sekaligus penghulu yang sudah menikah Alana dan Kenzo.

"Baik, semua urusan aku serahkan kepada Rey, pak. Anda bisa menghubunginya. "

Rey mengantar ustadz tersebut keluar dari ruang perawat sekaligus memberikan tanda Terima kasih karena sudah mau menikah kan bosnya. Kini yang tertinggal di ruangan itu hanya Alana, Kenzo dan juga Neil.

"Neil mulai sekarang kau harus menjaga sikap kepada Alana, karena dia sekarang istriku. Kalian tidak boleh sering bertemu jika tidak mendapat izin dariku. Apa kau mengerti? " tanya Kenzo penuh penekanan, dia menegaskan status Alana saat ini, yang jauh berada di atasnya.

"Ba– baik tuan, saya mengerti. "

"Bagus, dan kau Alana selama kau menjadi istriku, kau tidak boleh bertemu pria asing tanpa seizin ku. Apa kau mengerti? " Kenzo juga menegaskan kepada Alana.

"Terserah, " sebuah jawaban singkat yang cukup menyebalkan yang terdengar di telinga Kenzo. Apalagi Alana langsung memunggunginya benar-benar tidak ada akhlak.

Kenzo mengajak Neil keluar dan ingin bicara berdua dengan pria itu sepertinya, dia akan mencari tahu banyak hal tentang Alana kepada Neil.

Mendengar pintu ditutup, Alana langsung berbalik dan melihat ruangannya sudah kosong . Dia menghembuskan nafas kasar seolah melepaskan beban berat dalam dirinya.

"Dan hari ini aku resmi menikah dengan Kenzo , pria itu benar-benar di luar dugaan . Bukannya bersimpati kepadaku dan menunda pernikahan kita. Pria itu malah mempercepat pernikahan hari ini juga . Benar-benar orang itu , aneh ." Alana terus mengomel melampiaskan kekesalannya hari ini, di hari yang sama dia malah memajukan pernikahan mereka hari ini juga .

"Apa yang harus aku lakukan? Statusku berubah dalam satu hari saja. Dari single menjadi istri orang ."

Laki-laki Alana menghembuskan nafasnya kasar ,melepaskan kekesalannya atas semua yang terjadi padanya saat ini . Andai Dia tidak terburu-buru mengambil keputusan , mungkin semua ini tidak akan pernah terjadi . Atau bahkan dia tidak akan pernah mengenal pria menyebalkan bernama Kenzo.

Jika Alana sedang merenungi nasibnya , maka berbeda dengan Kenzo yang sedang mewawancarai Neil tentang beberapa hal. Dia ingin mengetahui apa saja yang disukai dan tidak disukai oleh Alana dan merekamnya.

Kenzo tidak ingin sebagai suami dia tidak tahu apa-apa tentang Alana, setidaknya dia mengetahui sedikit saja tentang wanita itu . Agar dalam menjalani rumah tangga nya nanti Kenzo bisa menarik sedikit saja perhatian Alana dengan caranya nanti .

" Alana wanita yang tidak suka berlebihan. Dia adalah wanita sederhana tuan , entah itu karena keadaannya atau memang kebiasaannya . Tapi yang saya tahu Alana memang nggak pernah neko-neko dalam berpenampilan ataupun mengkonsumsi makanan . Apa yang ada dia pakai dan dia makan asalkan dia kenyang ." ujar Neil saat Kenzo menanyakan tentang kesukaan Alana .

"Benarkah hanya itu informasi yang bisa aku berikan padaku ." Tanya Kenzo tak percaya.

"Itu Setahu saya tuan , karena Alana tidak pernah pilih-pilih makanan. Apa yang dihidangkan di depannya itu yang dia makan . Tapi Dia pernah mengatakan padaku kalau dia sangat menyukai seafood . Tapi sudah lama dia tidak memakannya . Ya mungkin karena orang tuanya sudah meninggal tadi ." Neil mengatakan apa yang dia tau tentang Alana entah itu benar atau salah. Tapi semua yang dia katakan pernah Alana sampaikan kepada Neil.

"Oh, jadi seafood? Lalu apa minuman kesukaannya ."

Kenzo benar-benar ingin tahu apa saja yang disukai anak-anak dari makanan dan minuman, film kesukaan dan apapun itu tentang Alana. Entah kenapa dia berbuat seperti itu ,tapi sepertinya ada sesuatu yang dirasakan oleh Kenzo dan tidak disadari olehnya .

"Baiklah terima kasih , Kau boleh pulang . Mulai saat ini aku yang akan menjaga Alana, kau tidak usah mengkhawatirkannya lagi . Alana sekarang adalah tanggung jawabku." ujar Kenzo. "Aku akan menghubungi mu jika aku membutuhkanmu nanti. Terima kasih karena kau sudah membawa Alana ke rumah sakit tadi. "

Wah, mimpi Apa Neil semalam. karena dia mendapat ucapan Terima kasih seorang Kenzo. Ini adalah sesuatu gang sangat langka didapat oleh Neil. Belum lagi beberapa uang yang mendarat mulus di tangannya.

"Terima kasih, tuan. "

"Ya pergilah. "

Setelah mengatakan itu Kenzo kembali masuk ke dalam ruangan Alana dan mendapati wanita yang sudah menjadi istrinya itu sekarang sedang menatap langit-langit. Mungkin saja sekarang dia sedang melamun.

"Apa yang kau lakukan. " sebuah pertanyaan dari Kenzo berhasil menyadarkan Alana dari lamunan.

Alana lansung menoleh ke asal suara dan menatap Kenzo dengan tajam. "Untuk apa kau kemari, mana Neil."

"Dan untuk apa kau mencari pria lain, sedangkan suamimu ada disini. " balas Kenzo dengan telak.

Alana langsung memalingkan wajahnya mendengar ucapan Kenzo. Tidak tau apa yang harus dia lakukan sekarang, karena posisi mereka adalah sepasang suami istri sekarang.

"Maaf aku tidak bisa memberikannya sekarang kepadamu. Aku sedang sakit dan keadaanku lemah. Nanti kalau aku sudah sembuh, Aku akan memberikannya kepadamu."

Kenzo mengangkat alisnya mendengar ucapan dari Alana, memberikan apa maksud Alana. Kenzo benar-benar tidak mengerti.

"Apa maksudmu? "

Alana menatap Kenzo dengan tajam. "Apa maksud pernikahan kita ini, Tuan Kenzo. Apa kau sudah melupakannya? atau hanya pura-pura lupa? ” ucap Alana dengan sinis.

"Oh, itu. Tentu saja aku ingat. Tapi aku bukan pria berhati dingin yang akan melakukannya pada wanita yang sedang tak berdaya Alana. Walaupun aku seorang b-jingan, tapi aku juga memiliki hati. "

Terpopuler

Comments

Mamah dini

Mamah dini

kurasa Kenzo ada sisi baik nya juga , semoga pernikahan nya membwa kebahagian untuk mereka berdua, terutama Alana kmu berhak bahagia Alana , moga lambat laun cinta tumbuh di antara kalian berdua , tuan Kenzo jaga Alana dgn baik .

2025-02-25

0

Yani

Yani

Semoga menjadi keluarga SAMAWA dan segera hadir cinta dia antara mereka

2025-01-18

2

nona kim

nona kim

LBH teliti Thor ngetiknya bnyk typo nya

2024-11-29

0

lihat semua
Episodes
1 1. Kenzo VS Alana
2 2. Tawaran Pekerjaan
3 3. Sebuah Syarat
4 4. Pertemuan
5 5. Perjanjian Kontrak
6 6. Rumah Alana
7 7. Periksa Kesehatan
8 8. Hasil
9 9. Tak Bisa Berkutik
10 10. Tamu Tak Diundang
11 11. Perubahan Tak Terduga
12 12. Stress
13 13. Pernikahan 1
14 14. Pernikahan 2
15 15. Hemophobia
16 16. Siapa Alana
17 17. Pertama Kali
18 18. Apakah Sudah Jatuh Cinta
19 19. Rencana Busuk
20 20. Kasar
21 21. Malam Yang Menyakitkan
22 22. Pembatalan Kontrak
23 23. Penasaran
24 24. Tidak Bisa Fokus
25 25. Panggilan Yang Cocok
26 26. Biarkan Aku Istirahat
27 27. Bantuan
28 28. Menghubungi Neil
29 29. Sisi Berbeda Kenzo
30 30. Tamu Tak Diundang
31 31. Tak Terduga
32 32. Rencana
33 33. Meminta Ijin
34 34. Ragu
35 35. Nasehat Bibi Yuna
36 36.
37 37. Pulang
38 38. Fitnah
39 39. Surat Nikah
40 40. Gagal Total
41 41. Kerja Sama
42 42. Sensitif
43 43. Alergi Wanita Jahat
44 44. Makan Malam
45 45. Perasaan Alana
46 46. Kedatangan Dona dan Amel
47 47. Kekhawatiran Kenzo
48 48. Bertemu Beni
49 49. Acara Pertemuan
50 50. Pewaris Sesungguhnya
51 51.Wanita Ular
52 52. Kabar Bahagia
53 53. Janji
54 54. Kedatangan Ibu Mertua
55 55. Permintaan Maaf
56 56. Permintaan Maaf 2
57 57. Mulai Mencari Tau
58 58. Beri Aku Waktu
59 59. Permintaan Alana
60 60. Pemimpin Baru
61 61. Kejuta Untuk Alana
62 62. Kebenaran
63 63. Membantu Secara Diam-diam
64 64. Berkunjung Ke Rumah Mertua
65 65. Menurunkan Ego
66 66. Antara Rindu dan Maaf
67 67. Ke Rumah Sakit
68 68. Operasi Yuki
69 69. Masih Belum Sadar
70 70. Sadar
71 71.
72 72. Jalan-jalan
73 73. Kecelakaan
74 74.
75 75. Kembali Ke Rumah
76 Promosi karya baru
Episodes

Updated 76 Episodes

1
1. Kenzo VS Alana
2
2. Tawaran Pekerjaan
3
3. Sebuah Syarat
4
4. Pertemuan
5
5. Perjanjian Kontrak
6
6. Rumah Alana
7
7. Periksa Kesehatan
8
8. Hasil
9
9. Tak Bisa Berkutik
10
10. Tamu Tak Diundang
11
11. Perubahan Tak Terduga
12
12. Stress
13
13. Pernikahan 1
14
14. Pernikahan 2
15
15. Hemophobia
16
16. Siapa Alana
17
17. Pertama Kali
18
18. Apakah Sudah Jatuh Cinta
19
19. Rencana Busuk
20
20. Kasar
21
21. Malam Yang Menyakitkan
22
22. Pembatalan Kontrak
23
23. Penasaran
24
24. Tidak Bisa Fokus
25
25. Panggilan Yang Cocok
26
26. Biarkan Aku Istirahat
27
27. Bantuan
28
28. Menghubungi Neil
29
29. Sisi Berbeda Kenzo
30
30. Tamu Tak Diundang
31
31. Tak Terduga
32
32. Rencana
33
33. Meminta Ijin
34
34. Ragu
35
35. Nasehat Bibi Yuna
36
36.
37
37. Pulang
38
38. Fitnah
39
39. Surat Nikah
40
40. Gagal Total
41
41. Kerja Sama
42
42. Sensitif
43
43. Alergi Wanita Jahat
44
44. Makan Malam
45
45. Perasaan Alana
46
46. Kedatangan Dona dan Amel
47
47. Kekhawatiran Kenzo
48
48. Bertemu Beni
49
49. Acara Pertemuan
50
50. Pewaris Sesungguhnya
51
51.Wanita Ular
52
52. Kabar Bahagia
53
53. Janji
54
54. Kedatangan Ibu Mertua
55
55. Permintaan Maaf
56
56. Permintaan Maaf 2
57
57. Mulai Mencari Tau
58
58. Beri Aku Waktu
59
59. Permintaan Alana
60
60. Pemimpin Baru
61
61. Kejuta Untuk Alana
62
62. Kebenaran
63
63. Membantu Secara Diam-diam
64
64. Berkunjung Ke Rumah Mertua
65
65. Menurunkan Ego
66
66. Antara Rindu dan Maaf
67
67. Ke Rumah Sakit
68
68. Operasi Yuki
69
69. Masih Belum Sadar
70
70. Sadar
71
71.
72
72. Jalan-jalan
73
73. Kecelakaan
74
74.
75
75. Kembali Ke Rumah
76
Promosi karya baru

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!