3. Sebuah Syarat

"Berani sekali dia mengajukan syarat seperti itu kepadaku. Memangnya siapa dia?" Kenzo terlihat sangat marah saat mendengar ucapan dari Rey asistennya.

"Darimana kau dapatkan wanita kurang ajar seperti itu." imbuhnya lagi dengan tatapan menusuk kepada Rey.

"Dia teman barista tempat anda menghabiskan malam saat anda suntuk, tuan."

Prang, sebuah gelas yang di pegang oleh Kenzo dilemparkan begitu saja ke dinding hingga hancur berkeping-keping. Dan membuat Rey sangat terkejut dengan kelakuan bosnya ini.

"Apa pria itu bisa menjamin kalau orang yang disodorkan kepadaku masih gadis?" tanya Kenzo dengan tatapan mengejek.

"Dia sangat yakin, tuan. Karena wanita itu tidak pernah dekat dengan pria manapun kecuali dirinya yang menjadi sahabat satu-satunya yang dia miliki. " jawab Rey seadanya sesuai yang di katakan oleh Neil kepadanya.

"Orang tuanya, keluarganya? "

"Menurut informasi dia tidak memiliki keluarga tuan. Dengan alasan yang disimpan rapat oleh wanita itu dan tidak diketahui oleh siapapun, termasuk barista itu. "

Kenzo menaikkan alisnya mendengar ucapan Rey, sepertinya memang ada sesuatu yang disembunyikan oleh wanita itu.

"Lalu kenapa dia memberikan syarat itu? Bukankah dia sudah tidak memiliki keluarga lagi. Lalu untuk apa sok jual mahal seperti itu?"

Rey, lalu menyerahkan ponselnya kepada Kenzo agar Kenzo mendengar sendiri rekaman suara yang dikirim oleh Neil kepadanya beberapa waktu lalu.

"Baiklah aku menerima tawaranmu, tapi dengan satu syarat. Hanya satu syarat. " suara seorang wanita yang sangat renyah terdengar di telinga Kenzo.

"Jangan main-main Alana. Kenapa harus pake syarat sih? Kau tidak tau sedang berurusan dengan siapa? "

"Aku tidak peduli sedang berurusan dengan siapa. Aku sudah berjanji pada diriku akan memberikan kesucian ku ini nanti kepada suamiku. Jadi–, "

"Jadi apa? jangan bikin penasaran, buruan. "

"Jadi, syaratnya Bosmu itu harus menikahiku."

"What, are you kidding? "

"No. Katakan padanya, jika dia ingin mengambil kesucian seorang gadis dan apabila itu aku. Maka syaratnya dia harus menikahiku. Buat saja kontrak pernikahan semalam. Setelah dia mengambilnya dariku dia bisa mengucapkan talak. Dan kita tidak akan ada hubungan apa-apa lagi. "

"Are you crazy? Bos Kenzo tidak akan mau, Alana. Dia bisa bersenang-senang dengan wanita manapun dan hanya tinggal pilih dengan menunjuk wanita yang dia suka. Dan kau ingin menikah dengannya? Impossible. "

"Why, impossible? Aku bukanlah wanita ja**ng yang melayani puluhan pria dalam waktu satu malam. Aku seorang gadis yang masih belum tersentuh oleh siapapun. Jadi sudah sewajarnya harga ku sangat mahal, karena aku menjaganya selama dua puluh dua tahun. Dan yang akan memilikinya adalah suamiku. " Alana masih keras kepala dengan pendiriannya yang membuat Neil geleng-geleng kepala.

Suasana tiba-tiba hening saat tidak ada satupun yang berbicara satu sama lain. Mereka terdiam dengan pikiran masing-masing. Sejak dulu tidak ada satupun yang bisa mengalahkan sikap keras kepala Alana.

"Jadi, syaratnya Bos harus menikahimu walau hanya semalam saja? " Neil memastikan.

"Iya, karna aku hanya akan melakukannya dengan suamiku. Aku tidak mau berada dalam penyesalan karena sudah berbuat dosa Neil. Karena dosaku sudah banyak, aku tidak mau menambahnya lagi dengan yang lebih besar. " ujar Alana.

"Duh jangan ngomongin dosa, ngeri aku dengernya." ucap Neil sambil bergidik.

"Orang kalau udah banyak dosa ya gitu, pasti ngeri sendiri kan? " Alana menggedikkan bahunya acuh.

"Abis itu kamu jadi janda dong?" ledek Neil.

"Ga apa-apa jadi janda yang penting udah pernah ngerasain di coblos walau cuma sekali sama suami. Lagian aku kan bakal jadi janda kembang, Sekarang yang lagi booming kan janda semakin di depan. " balas Alana dengan gaya centilnya.

" Mulai deh, mulai. Lalu kalau bos setuju, apa mahar yang kamu minta?"

"Pokoknya rumah ku lunas, karena hanya itu satu-satunya tempat tinggal yang aku miliki. Dan kalau dia memang orang kaya, dia pasti akan membayar mahal kegadisanku nanti kan? ” ujar Alana dengan menaik turunkan alisnya.

"Dasar mata duitan."

Rekaman pun di tutup dengan senyuman sinis dari Kenzo. Dia tak habis pikir masih ada wanita yang menjaga miliknya dan hanya akan diberikan kepada suaminya kelak, bukan kekasih atau teman kencannya.

"Langka" itulah yang ada dipikiran Kenzo saat ini.

"Berani sekali seorang wanita melakukan itu padaku. Rey, apa kau memiliki foto gadis itu? " tanya Kenzo.

"Ada tuan, semua fotonya ada di galeri. Tadi Neil sudah mengirimkan foto wanita itu. " ujar Neil menunjukkan galeri di ponselnya dan menunjukkan foto Alana yang dikirim Neil tadi.

Kening Kenzo mengernyit saat melihat penampilan wanita itu. Sebuah kaos over size dan celana jeans panjang membalut tubuhnya. Benar-benar penampilan yang tidak menarik sama sekali dimata Kenzo. Tapi saat melihat wajahnya–

"Cantik juga, sepertinya dia memiliki garis keturunan bukan orang Pribumi. " gumam Kenzo.

"Rey, apa kau bisa menyelidiki siapa dia?" kata Kenzo tanpa menoleh ke arah asistennya dan fokus dengan foto Alana.

"Apa anda tertarik padanya, tuan." Rey merasa tak percaya dengan apa yang dia dengar.

"Jangan banyak bertanya lakukan saja perintah ku."

"Baik tuan. "

Sepertinya Rey lupa kalau Kenzo tidak pernah mau di bantah. Apa yang dia lakukan harus segera dilakukan tanpa banyak pertanyaan yang ditanyakan kepadanya.

Namun yang membuat aneh adalah saat Kenzo ingin mencari tahu sosok calon wanita yang akan menjadi teman tidurnya. Karena selama ini dia tidak pernah peduli dengan siapa dia tidur.

Setelah kepergian Rey, Kenzo kembali memperhatikan sosok wanita berusian 22 tahun itu denga seksama. Sepertinya ada daya tarik tersendiri yang membuat Kenzo ingin mengetahui siapa dia sebenarnya wanita itu.

"Setelah aku tau siapa dirimu, aku akan memutuskan apakah aku akan memakaimu atau tidak. Dasar wanita, kau tidak tau siapa aku. Selama ini aku menghindari pernikahan dan lebih memilih bersenang-senang dengan wanita malam. Sekarang kau datang menawarkan sebuah kontrak pernikahan semalam kepadaku. Sungguh berani, nyalimu ternyata besar juga nona Alana. " Kenzo bermonolog dengan foto Alana yang ada di tangannya dengan senyum sinisnya.

***********

Alana baru menginjakkan kakinya di apartemen kecil miliknya, sedari tadi isi kepalanya terus memikirkan tawaran Neil yang dia setujui dengan syarat yang sangat ekstrim. Namun setelah memikirkannya lagi sepertinya Alana ragu dengan keputusannya.

Menjual apa yang dia jaga selama ini hanya untuk rumah kecil ini, sedangkan dia memiliki kekayaan berlimpah dari kedua orang tuanya yang saat ini–. Ah, Alana tidak mau memikirkan hal itu. Jika masih rejekinya maka semua yang dia miliki akan kembali kepadanya.

"Ya Tuhan, berikan aku jalan keluar untuk menghadapi semua kesulitan yang kau berikan ini. Jika jalan yang aku pilih ini benar, maka kuatkan aku untuk menjalaninya. Namun jika salah, tolong jauhkan dari ku. " doa Alana dalam sujud panjangnya untuk meminta petunjuk dari yang Maha Kuasa.

Terpopuler

Comments

Yani

Yani

Bagus Alana minta syarat di nikahin dulu walaupun kontrak

2025-01-18

1

Fransiska Musilah

Fransiska Musilah

hadeh alana jangan salah langkah neng ....

2024-11-29

1

Fizi Fizi

Fizi Fizi

dikuasai harta orang tua nya Alana,

2024-11-22

1

lihat semua
Episodes
1 1. Kenzo VS Alana
2 2. Tawaran Pekerjaan
3 3. Sebuah Syarat
4 4. Pertemuan
5 5. Perjanjian Kontrak
6 6. Rumah Alana
7 7. Periksa Kesehatan
8 8. Hasil
9 9. Tak Bisa Berkutik
10 10. Tamu Tak Diundang
11 11. Perubahan Tak Terduga
12 12. Stress
13 13. Pernikahan 1
14 14. Pernikahan 2
15 15. Hemophobia
16 16. Siapa Alana
17 17. Pertama Kali
18 18. Apakah Sudah Jatuh Cinta
19 19. Rencana Busuk
20 20. Kasar
21 21. Malam Yang Menyakitkan
22 22. Pembatalan Kontrak
23 23. Penasaran
24 24. Tidak Bisa Fokus
25 25. Panggilan Yang Cocok
26 26. Biarkan Aku Istirahat
27 27. Bantuan
28 28. Menghubungi Neil
29 29. Sisi Berbeda Kenzo
30 30. Tamu Tak Diundang
31 31. Tak Terduga
32 32. Rencana
33 33. Meminta Ijin
34 34. Ragu
35 35. Nasehat Bibi Yuna
36 36.
37 37. Pulang
38 38. Fitnah
39 39. Surat Nikah
40 40. Gagal Total
41 41. Kerja Sama
42 42. Sensitif
43 43. Alergi Wanita Jahat
44 44. Makan Malam
45 45. Perasaan Alana
46 46. Kedatangan Dona dan Amel
47 47. Kekhawatiran Kenzo
48 48. Bertemu Beni
49 49. Acara Pertemuan
50 50. Pewaris Sesungguhnya
51 51.Wanita Ular
52 52. Kabar Bahagia
53 53. Janji
54 54. Kedatangan Ibu Mertua
55 55. Permintaan Maaf
56 56. Permintaan Maaf 2
57 57. Mulai Mencari Tau
58 58. Beri Aku Waktu
59 59. Permintaan Alana
60 60. Pemimpin Baru
61 61. Kejuta Untuk Alana
62 62. Kebenaran
63 63. Membantu Secara Diam-diam
64 64. Berkunjung Ke Rumah Mertua
65 65. Menurunkan Ego
66 66. Antara Rindu dan Maaf
67 67. Ke Rumah Sakit
68 68. Operasi Yuki
69 69. Masih Belum Sadar
70 70. Sadar
71 71.
72 72. Jalan-jalan
73 73. Kecelakaan
74 74.
75 75. Kembali Ke Rumah
76 Promosi karya baru
Episodes

Updated 76 Episodes

1
1. Kenzo VS Alana
2
2. Tawaran Pekerjaan
3
3. Sebuah Syarat
4
4. Pertemuan
5
5. Perjanjian Kontrak
6
6. Rumah Alana
7
7. Periksa Kesehatan
8
8. Hasil
9
9. Tak Bisa Berkutik
10
10. Tamu Tak Diundang
11
11. Perubahan Tak Terduga
12
12. Stress
13
13. Pernikahan 1
14
14. Pernikahan 2
15
15. Hemophobia
16
16. Siapa Alana
17
17. Pertama Kali
18
18. Apakah Sudah Jatuh Cinta
19
19. Rencana Busuk
20
20. Kasar
21
21. Malam Yang Menyakitkan
22
22. Pembatalan Kontrak
23
23. Penasaran
24
24. Tidak Bisa Fokus
25
25. Panggilan Yang Cocok
26
26. Biarkan Aku Istirahat
27
27. Bantuan
28
28. Menghubungi Neil
29
29. Sisi Berbeda Kenzo
30
30. Tamu Tak Diundang
31
31. Tak Terduga
32
32. Rencana
33
33. Meminta Ijin
34
34. Ragu
35
35. Nasehat Bibi Yuna
36
36.
37
37. Pulang
38
38. Fitnah
39
39. Surat Nikah
40
40. Gagal Total
41
41. Kerja Sama
42
42. Sensitif
43
43. Alergi Wanita Jahat
44
44. Makan Malam
45
45. Perasaan Alana
46
46. Kedatangan Dona dan Amel
47
47. Kekhawatiran Kenzo
48
48. Bertemu Beni
49
49. Acara Pertemuan
50
50. Pewaris Sesungguhnya
51
51.Wanita Ular
52
52. Kabar Bahagia
53
53. Janji
54
54. Kedatangan Ibu Mertua
55
55. Permintaan Maaf
56
56. Permintaan Maaf 2
57
57. Mulai Mencari Tau
58
58. Beri Aku Waktu
59
59. Permintaan Alana
60
60. Pemimpin Baru
61
61. Kejuta Untuk Alana
62
62. Kebenaran
63
63. Membantu Secara Diam-diam
64
64. Berkunjung Ke Rumah Mertua
65
65. Menurunkan Ego
66
66. Antara Rindu dan Maaf
67
67. Ke Rumah Sakit
68
68. Operasi Yuki
69
69. Masih Belum Sadar
70
70. Sadar
71
71.
72
72. Jalan-jalan
73
73. Kecelakaan
74
74.
75
75. Kembali Ke Rumah
76
Promosi karya baru

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!