Kirana memang bisa mengubah sandi di ponselnya. Kirana bisa saja tak memberi Yusuf akses untuk membuka ponselnya. Agar apa yang ada di dalam ponselnya dan itu tak ubahnya bangkai dalam hubungannya dan Yusuf, tidak ketahuan.
Namun, lupakah Kirana bahwa Yusuf merupakan suaminya yang bisa ada di sisinya kapan pun itu, bahkan ketika Kirana tidur? Iya, ... Yusuf sungguh memanfaatkan kesempatan itu. Yusuf mengambil ponsel Kirana tepat setelah Kirana lelap.
Sedari tadi, Yusuf hanya pura-pura tidur lebih awal setelah dirinya juga menyiapkan keperluan dinas keluar kotanya di koper, sendiri. Kini, memanfaatkan kondisi Kirana yang terlelap, tak ubahnya maling, Yusuf membuka sandi sidik jari di ponsel sang istri. Kirana tetap lelap meski telunjuk tangan kanannya Yusuf pakai untuk membuka sidik jari.
Berdebar-debar Yusuf hanya karena apa yang tengah dilakukan. Yusuf berangsur turun, bersembunyi di sisi ranjang dan perlahan masuk ke kolong tempat tidur.
Napas Yusuf mulai memburu, sementara tubuhnya mendadak mirip demam. Belum apa-apa, Yusuf sudah tak karuan. Beberapa kali ia istighfar dan perlahan menitikkan air mata ketika jempol tangan kanannya berhasil menyentuh aplik.asi WA. Di saat itulah kedua matanya yang basah sudah langsung disuguhi kontak Zico sebagai kontak paling atas di obrolan WA milik Kirana. Yang dengan kata lain, kontak tersebut pula yang terakhir berkomunikasi dengan Kirana.
“Zico ...?” batin Yusuf yang langsung dibuat melongo ketika melihat ruang obrolan di sana.
Dunia Yusuf seolah langsung berhenti berputar. Yusuf bahkan berhenti bernapas dan memang lupa melakukannya. Ponsel Kirana juga lolos dari kedua tangannya. Namun selang satu menit kemudian dan itu membuat Yusuf sesak napas parah, seolah dirinya baru saja tenggelam di lautan. Yusuf kembali mengambil ponsel Kirana.
Yusuf merekam ruang obrolan Kirana dan Zico yang sudah lebih dari intens. Karena senakal-nakalnya Yusuf kepada Kirana yang notabene istrinya sendiri, ia belum pernah mengirim kata-kata dan juga foto layaknya yang Zico kirimkan ke Kirana.
Setelah beres merekam semuanya menjadi video di ponselnya, Yusuf berangsur keluar dari persembunyiannya. Ia pergi ke balkon kamar kemudian menghubungi Zico menggunakan ponsel Kirana.
Yusuf berpikir, pernikahannya masih bisa diperbaiki andai dirinya bisa menyudahi hubungan Kirana dan juga Zico. Namun sebelum ia menegur Kirana, ia akan melakukannya lebih dulu kepada Zico.
Di dini hari yang begitu sunyi menjadi saksi, bahwa Yusuf tengah amat sangat emosi. Bagaimana tidak? Istrinya dan sang mantan terindah dengan sengaja bermain api. Kirana sadar alasannya dekat dengan Zico. Zico juga sadar dirinya sedang bermain api dengan istri orang. Padahal bukannya menyelesaikan perjodohan yang tidak diinginkan, Zico malah sengaja terus memancing Kirana untuk makin jatuh ke lembah seta*n. Yusuf mengetahui semua itu dari ruang obrolan sang istri dengan Zico. Termasuk juga foto dalaman seksi dan dress merah yang kemarin sempat Kirana kirimkan ke Yusuf, tapi berakhir tak dibalas.
Semuanya sungguh seperti yang Yusuf khawatirkan. Memang ada yang istrinya sembunyikan dan itu bangka*i dalam hubungan.
Setelah sempat terabaikan di telepon suara pertama. Di telepon suara kedua, akhirnya Yusuf mendengar suara berat seorang pria khas baru bangun tidur. Yusuf yakin itu suara Zico.
Awalnya Yusuf ingin memberi Zico peringatan melalui telepon suara, tapi Yusuf urung dan memilih mengakhiri teleponnya.
Di dalam kamarnya, Zico refleks mengernyit heran menatap layar ponselnya. Kirana mendadak mengakhiri sambungan telepon. “Aku pikir dia kangen berat dan sudah siap main,” pikir Zico yang kemudian juga dibuat terjaga atas pesan WA dari kontak Kirana.
Zico berangsur duduk kemudian menurunkan selimut tebal dari tubuhnya. Tatapannya kepada ponselnya jadi makin serius.
Kiran : Suamiku sedang tidur. Takut kedengaran dia.
Membaca pesan tersebut, Zico langsung tersenyum bahagia. “Kirana beneran sudah klepek-klepek ke aku.” Zico terlalu yakin, Kirana tak lagi peduli kepada suaminya.
Zico juga yakin, hubungan mereka sudah bukan lagi untuk misi hamil menghamili. Namun memang lebih dari itu. Karena sekadar baru chatingan saja, Kirana seolah sudah langsung menyerahkan harga diri sekaligus kehidupannya ke Zico. Sementara sebagai pria yang terbiasa meru.sak kehidupan wanita yang dikencani, termasuk merusa.k hubungan si wanita dengan pasangan sebelum dirinya mendapatkannya, Zico merasa bangga.
Bagi Zico, dirinya telah berhasil memenangkan peperangan. Padahal sepanjang chatingan, Kirana terus memuji Yusuf suami yang sangat baik. Kekurangan Yusuf yang terus disebut Maha Sempurna oleh Kiran ialah, kesuburan—mandul.
Kirana yakin kesalahan kemandulan ada di Yusuf karena di pernikahan Yusuf yang sebelumnya, memang Yusuf yang mengalaminya. Meski berdalih sudah menjalani pengobatan dan dinyatakan sembuh, nyatanya Kirana tak kunjung hamil. Padahal di masa lalu, Kirana sempat hamil anak Zico. Namun karena saat itu Kirana masih sekolah SMA, Kirana dan Zico sepakat menggugurkannya. Yang mana, fakta tersebut sengaja keduanya sembunyikan dari siapa pun. Meski karena sampai dibahas di ruang obrolan, Yusuf yang sudah menyelidiki jadi tahu.
Kirana : Aku enggak mungkin bilang ke suamiku kalau dulu, pas aku SMA, aku pernah hamil dengan kamu dan sampai aborsi. Sejauh ini aku hanya bilang bahwa sebelum menikah, aku pernah berhubungan dengan kekasihku. Jadi, meski suamiku merupakan orang pertama yang menikahiku, dia bukan orang pertama yang menyentuhku. Namun, saat itu dan aku mengatakannya di malam pertama kami, suamiku tetap menerima. Mungkin karena dia juga duda, dan dengan aku pun merupakan pernikahan ketiga.
Kirana : Posisinya beneran serba salah. Aku sudah enggak mau membahas kehamilan, kemandulan, dan juga anak. Suamiku juga udah minta enggak bahas itu lagi karena enggak mau ribut.
Kirana : Sudah jelas juga, tentu suamimu yang mandul. Sementara sejauh ini, aku enggak bisa tanpa suamiku. Jadi, satu-satunya cara agar hubunganku dan suamiku enggak dinyinyirin, ... aku harus hamil meski hamil anak laki-laki lain.
Kirana : Suamiku memang enggak masalah andai kami enggak punya anak. Apalagi, suamimu juga sudah punya anak angkat yang juga sudah dekat dengan aku. Suamiku juga sering tanya, aku maunya apa. Aku bahagia enggak. Dan suamiku tipikal yang sangat meratukan aku. Karena termasuk untuk urusan ranjang, dia juga selalu tanya, aku bahagia enggak, puas enggak.
Kirana : Jadi memang, sesayang itu aku ke dia karena suamiku juga sayang banget ke aku. Namun, aku enggak mungkin masa laluku yang pernah hamil sampai aborsi. Selain aku yang akan merahasiakan hubungan kita. Apalagi kita sama-sama mau. Namun jika kamu minta imbalan lain, atau kamu butuh bantuanku, kamu cukup bilang saja ya.
Dari sekian banyak pesan yang Kirana kirimkan kepada Zico, pesan-pesan tersebut yang langsung melekat di ingatan Yusuf. Pesan-pesan yang membuat darah di tubuh Yusuf seolah dididihkan. Dada Yusuf gemuruh parah. Hingga berbicara melalui sambungan telepon dirasa Yusuf kurang cukup.
Yusuf ingin bertemu Zico dan memberinya peringatan sekaligus pelajaran!
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 61 Episodes
Comments
💞pejuang🤑🤑🤑
belum habis habis othor kasih karma ke kamu ya suf.kasihaan.
2024-10-15
0
Elizabeth Zulfa
aaahh... iya lupa klo Yusuf udah nikah 3x ya 😅😅😅
zg prtma sama Alina blm kehitung 🤭🤭🤭 zg kedua sama ibunya Oscar ya tpi lupa nmanya siapa dan zg ketiga ma Kirana ini ya....
2024-08-30
0
Hilmiya Kasinji
kalo model orang kyk Zico ini , kalo diberi peringatan biasanya malah nantang . merasa kalo dia LBH unggul
2024-07-22
0