Lima Belas

Zico : Level wanita yang bisa aku sentuh minimal harus secantik ini. Bisa? Jika tidak, jangan harap aku menyentuhmu. Buri*k gosong sepertimu ngarep berlian sepertiku.

Untuk pesan tulisan dari Zico, Lalisa masih bisa menerimanya. Lalisa masih bisa membacanya dengan kesadaran sekaligus emosi yang baik. Sebab Lalisa memang sudah sangat terbiasa dicac-i maki Zico.

Namun ketik video yang Zico kirimkan Lalisa buka atau itu tonton. Lalisa benar-benar syok. Jantung Lalisa seolah loncat bersama ponsel di tangan kanannya yang langsung ia jatuhkan.

“Ya Allah ... apaan. Dia lagi begituan sama istrinya om Yusuf, direkam, terus dikirim ke aku! Enggak sopan banget! Maksudnya apa coba? Pamer biar aku kena mental? Yang ada aku jiji*k. Aku beneran jij*ik maksimal ke kalian. Pengin muntah, dan emang agak trauma. Bisa-bisanya kalian sewaras itu!” jerit Lalisa menca*ci maki jauh di lubuk hatinya.

Meski dikirimi videonya lebih dulu. Yusuf yang telanjur sibuk menelepon Kirana justru tahu videonya dari ponsel Lalisa. Termasuk juga seorang rekan yang sengaja Yusuf telepon untuk menjadi saksi penggerebekan. Sebab kebetulan, volume di ponsel Lalisa memang dalam keadaan paling keras. Jadi, desaha*n demi desah*an penuh kenik*matan perpaduan dari Kirana dan Zico, sungguh mengusik bahkan mengganggu telinga mereka.

Lalisa terduduk lemas. Ia menjadi ketakutan, antara geli, ji*jik, dan memang kena mental. Sebab sadar tidak sadar, salah satu pemain di video yang sedang menjadi fokus perhatian masih suaminya. Suami yang sedang ia buktikan kebu*ukannya karena Lalisa takut menjalin hubungan. Lalisa masih dalam proses mencari cinta sejati.

Yusuf yang langsung mengenali video apa di ponsel Lalisa, benar-benar marah, ji*jik, bahkan kecewa. Namun karena Lalisa sampai gemetaran khas orang kena mental tak lama setelah menjatuhkan ponsel yang memutar video, ia segera mengambil ponsel Lalisa. Yusuf mematikan video yang berisi sang istri tengah bermain api dengan mantan terindah wanitanya itu.

“Jangan menangisi koto*ran seperti mereka. Mereka pasti sengaja melakukan ini agar kita kena mental!” yakin Yusuf berusaha menyemangati Lalisa meski ia sendiri juga sangat terluka.

“Luar biasa kamu Kirana! Luar biasa ... astaghfirullah ... innalilahi ...,” batin Yusuf menguatkan dirinya. Ia tak mau jantungnya rontok hanya karena kelakuan Kirana yang jelas-jelas tak lagi menghargainya. Kirana bahkan sudah dengan jelas membuangnya.

“Baji*ngan ... itu Zico! Masa iya kamu enggak ingat Zico? Dulu pas di toilet umum dan kita enggak sengaja kumpul jadi satu di sana. Dia yang diban.ting macan Alina karena sudah gangguin istriku loh Cup!” bisik rekan Yusuf dan itu Zeedev.

Yusuf sengaja mengundang Zeedev untuk membantunya menjadi saksi penggerebekan.

“Masa sih?” tanya Yusuf tak percaya.

“Allohuma bariklana fiima– astaghfirulah ... masa iya kamu lupa? Ini wajahnya masih sama tuh lihat. Wajahnya belum transmigrasi ke pant*at meski kelakuannya kayak ta*i!” sergah Zeedev emosi.

“Sudah ... sudah, kamu enggak usah memble! Enggak usah pusing-pusing! Ceraikan! Kamu wajib langsung ceraikan Kirana! Dosanya sudah astaghfirullah. Lepas saja biar dia bisa sepuasnya dengan Zico yang padahal juga suami orang!” emosi Dharen.

“Iya, ... alasanku datangin polisi juga begitu. Aku akan menceraikan Kirana, kemudian memproses perzi*nahan mereka. Eh alhamdullilah aku dikirimi video ini. Ini sangat amat membantu meski asli, aku sudah pengin ngomong kasar banget!” balas Yusuf.

“Ya sudah nanti kita kasih bonus! Kita nikahkan mereka biar mereka puas! Itu yang mereka mau, terlepas dari mereka yang ingin kamu termasuk dia kena mental!” yakin Zeedev lagi yang kemudian berkata, “Yang begini memang harus segera disatukan. Bukan karena apa yang sudah mereka lakukan dan itu zin*a dengan sadar. Namun karena kesamaan watak mereka yang juga sama-sama tidak pernah bisa bersyukur. Mereka beneran enggak bisa menghargai pasangan yang sudah mau mengabdi ke mereka!” Saking emosinya kepada Kirana dan Zico, Zeedev yakin, menikahkan keduanya menjadi hukuman paling nyata untuk keduanya jalani. Karena Zeedev yakin, Kirana dan Zico yang memiliki watak sekaligus gaya hidup sama, akan segera bosan. Keduanya pasti akan memiliki hubungan rumah tangga yang runyam!

“Astaghfirulah ... itu istri Zico! Mereka baru menikah!” bisik Yusuf mendelik-mendelik kepada Zeedev sambil menunjuk Lalisa menggunakan dagunya. Bisa ia pastikan, pernikahan Kirana dan Zico akan sangat melukai Lalisa. Apalagi Lalisa baru menikah, masa langsung dapat bonus pelako*r bahkan madu?

Setelah terdiam sejenak untuk merenung, Zeedev sengaja merapatkan jarak mereka. “Cup, ... harga diri kalian beneran dipertaruhkan. Ini beneran yang mereka mau! Mereka sengaja menginjak harga diri sekaligus mental kalian! Ini beneran harga mati ya Cup!” bisiknya tepat di depan wajah Yusuf.

“Sudah katakan saja, aku tahu kamu sudah punya rencana!” balas Yusuf makin serius.

“Kamu dan dia wajib bahagia. Tukar tambah pasangan, Cup! Biarkan Kirana dan Zico, sementara kamu dengan dia. Dia belum sempat disentuh atau itu menjalani malam pertama. Cukup melakukan pembatalan pernikahan, dia sudah bisa langsung nikah lagi karena dia enggak terikat masa idah dan lain sebagainya. Lain dengan Kirana yang wajib tunggu masa idah!” Zeedev menjelaskan panjang lebar melalui bisik-bisik.

“Hah ...?!” Yusuf syok dengan sederet rencana yang Zeedev arahkan.

“Memangnya dia mau?!” bisik Yusuf merasa ide tukar tambah pasangan dari Zeedev, nyaris membuatnya gil*a.

“Harus!” balas Zeedev dan malah makin membuat Yusuf pusing.

“Sudah Pak Manager, tolong buka pintu kamarnya!” tegas Yusuf yang kemudian baru menyadari, bahwa di ponselnya juga ada WA dari nomor Kirana maupun nomor baru. WA yang berisi kata-kata penghancu*r mental Yusuf sebagai seorang suami bahkan sebagai laki-laki. Pesan yang intinya nyaris sama. Karena video yang dikirimkan juga nasih sama.

“Aku ikhlas ... aku beneran ikhlas melepas Kirana. Namun untuk tukar tambah pasangan. Kasihan juga kalau dia dibiarkan berjuang sendiri buat mengobati mentalnya karena ulah Zico dan Kirana. Sepertinya, usul Zeedev memang banyak benarnya,” pikir Yusuf. Ia menggandeng Lalisa dan membawanya masuk ke dalam kamar hotel Kirana maupun Zico berada.

Meski enggan berurusan lagi dengan Zico maupun pasangannya, Lalisa memaksa dirinya untuk masuk. Bersama Yusuf, mereka justru menjadi orang terakhir yang masuk. Karena rombongan khususnya polisi sudah lebih dulu melakukannya.

Kirana masih tidur lelap. Sementara Zico yang masih belum memakai pakaian, masih bersantai ria sambil bermain ponsel. Zico begitu panik dengan kehadiran polisi berikut rombongan. Ia buru-buru menutupi tubuhnya menggunakan selimut.

“Apa-apaan ini? Kenapa kalian asal masuk ke kamar saya? Kalian sudah melanggar privasi bahkan HAM saya!” lantang Zico setelah berhasil menutupi tubuhnya yang masih polos, khususnya asetnya.

“Memangnya orang seperti kamu masih bisa disebut manusia, sementara kelakuan kamu saja lebih mirip iblis?!” tegas Yusuf yang kemudian mengakhiri gandengannya dari Lalisa.

Yusuf langsung melangkah cepat menghampiri Kirana yang masih lelap. Ia membangunkan Kirana dan tentu saja akan langsung menjalankan misinya.

Polisi sudah langsung menyalakan semua lampu di sana. Suasana yang awalnya temaram dan hanya mengandalkan lampu meja di kedua sisi ranjang tidur, menjadi terang benderang.

Kirana yang terpaksa membuka matanya, langsung mengenali Yusuf. Awalnya ia tersenyum, tapi setelah Yusuf langsung meninggalkannya dan ia memaksa dirinya untuk bangun, konteksnya benar-benar sudah berbeda. Kirana yang awalnya berpikir kini dirinya sedang di kamarnya dan Yusuf. Sementara alasan Yusuf membangunkannya karena suaminya itu baru pulang kerja, langsung tercengang dengan keadaan sekarang.

Banyak orang dan beberapa di antaranya merupakan polisi. Sementara di ranjang mewah ia duduk selonjor, ia masih bersama Zico dan mereka sama-sama tak berbusana!

Terpopuler

Comments

💞pejuang🤑🤑🤑

💞pejuang🤑🤑🤑

pantes judulnya tukar tambah pasangan wong yg kasih ide bang zeedev.
kayak beli barang aja ya😂😂😂

2024-10-15

0

Abinaya Albab

Abinaya Albab

wouhhhhh ternyata judulnya ini idenya zeedev ya udh gitu jadi kompor meleduk lg.../Facepalm/

2024-08-05

0

Hilmiya Kasinji

Hilmiya Kasinji

kapokmu kapan Kirana Kirana....perempuan kok murah banget , astaghfirullah. aku juga bukan wanita yg baik banget bahkan juga gak alim banget, tapi masih punya harga diri dan punya malu.

2024-07-22

0

lihat semua
Episodes

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!