kedatangan lion

Setelah mencoba menghilangkan ke khawatiran kini sela melanjutkan pekerjaan nya.dokumen yang menumpuk di meja kerja milik nya harus segera ia  diselesaikan.

Tok...tok..tok

Suara pintu kerja diketuk.

"Masuklah,"

Tampak pelayan nia membuka pintu.Nia memberi hormat lalu mendongak menatap sang majikan yang sedang sibuk mengurus dokumen yang menumpuk dimejanya.

"Nyo-nyonya tuan lion datang untuk menemui anda," ucapnya terbata bata membuat sela menghentikan aktivitasnya.ia sedikit terkejut mendengar bahwa lion ingin menemuinya sekarang.raut wajah sela yang tadi tampak santai berubah menjadi kesal seakan akan ingin marah pada lion.

"Baik,aku akan menemuinya,"

Pelayan itu pergi dan menutup pintu dengan erat.suasana hati sela berubah menjadi buruk ketika mendengar lion datang.sebenarnya ia tidak ingin menemui lion mengingat kejadian yang dialaminya beberapa hari yang lalu, namun sela juga penasaran mengapa lion datang kemari untuk menemuinya.sela pun beranjak dari duduknya untuk menemui lion.

'Baj*ngan itu,apa mau nya sekarang,'

Kini mereka duduk diruang tamu, atmosfernya diruangan itu sangat dingin dan sunyi.beberapa pelayan berjaga diluar pintu seperti biasa.kekesalan dirasakan sela mengingat bahwa pria yang ada didepan nya berani menerobos masuk kekamarnya dan ingin mencelakainya beberapa hari lalu.

"Kenapa kau datang kemari?" Tukas sela menatap tajam pada lion, sela berpikir mungkin lion datang untuk meminta batu permata itu lagi namun tekadnya sudah bulat, ia tidak akan memberikan nya walaupun sekarang ia tidak tahu letak dimana permata itu berada.

"Berikan saja permata itu padaku sekarang," pinta lion dengan nada kasar.tebakan sela benar tapi bagaimanapun lion tetap tidak akan pernah memiliki batu permata itu karena hanya keluarga quers lah yang pantas memilikinya.

"Sudah ku katakan padamu,aku tidak akan memberikan nya.sadari lah posisi mu lion, hanya keluarga quers lah yang pantas memilikinya,"

"Jangan mencoba meremehkan ku sela, karena kau aku jadi bertengkar dengan kakak." Tangan nya mengepal seakan akan ia menahan nya agar tidak melayangkan nya pada sela, ia tidak ingin masalah ini diketahui oleh kakaknya dan juga duke.tatapannya menyorot tajam pada sela.seakan akan ingin menerkam wanita dihadapan nya.

"Kenapa kau jadi menyalahkan ku, kau seharusnya sadar akan kesalahan yang kau perbuat lion dan tidak seharusnya kau menyalah la kan orang lain," imbuh sela.ia bukan lah orang yang mudah digertak,ia akan melawan.saat kecil sela memang tidak pernah melawan perbuatan lion padanya namun kini ia akan melawan nya.

"Berhenti mengelak,kau lah yang mengaduh pada kak andrew," gertak lion semakin marah.namun sela terlihat kebingungan dengan perkataan lion, kenapa andrew memarahi lion yang dulu selalu mendukung lion.ia tidak mengatakan bahwa lion menerobos masuk kekastilnya,ia hanya memperingati nya saja tapi lion sepertinya salah paham.

"Andrew memang datang kesini,tapi aku tidak mengaduh padanya aku hanya memperingati mu saja agar tidak menggangguku lagi,"

"Kau!" lion mengepalkan tangannya semakin kuat matanya memerah karena kesal.

"Jangan berteriak padaku,aku adalah duches dan sudah seharusnya kau menghormatiku," tegas sela pada lion.sela mengatakan itu hanya ingin melihat reaksi lion bagaimana rasanya dihina oleh seseorang seperti hal nya ketika ia selalu menghina sela.namun reaksi lion sungguh mudah ditebak, ia semakin kesal bahkan urat nya tampak menonjol dilehernya se akan akan ia ingin meluapkan amarahnya pada sela.

Brak.

Lion menggebrak meja dan beranjak dari duduknya.

"SELA!," pekik lion menggema dikastil, ia sangat marah pada sela karena mendapat hinaan baginya.pelayan yang berjaga dipintu ruang tamu tentu saja terkejut mendengar suara lion.hans, kapten marco dan nia mencoba menerobos masuk keruang tamu, mereka tahu bahwa lion adalah orang yang berbahaya mereka takut jika majikan nya dilukai oleh lion.

"Nyonya!," teriak mereka bertiga bersamaan dengan perasaan khawatir pada majikan nya itu ketika menerobos masuk, namun sela terlihat begitu tenang ia sama sekali tidak terkejut bahkan tidak mengeluarkan ekspresi apapun,raut wajahnya datar seakan akan ia tahu benar dengan sikap lion.

Kini tatapan para pelayan itu tertuju pada lion dengan tatapan marah karena telah berteriak pada majikan nya didalam kastil duke.lion mengepal tangannya menahan segala kekesalan nya dan pergi dari ruangan itu.ia tidak ingin masalah ini bertambah besar dan diketahui oleh duke atau pun kakaknya.

Sela menghela napasnya lega seakan akan masalahnya telah selesai bersama kepergian lion.namun ia masih merasa bingung akan tingkah laku andrew yang telah berubah memihak dirinya dan bukan memihak lion, tapi sela merasa bahwa andrew seperti itu hanya ingin sesuatu darinya mengingat bahwa ia adalah orang yang datang ketika butuh saja.

Nia mendekati majikan nya itu dengan perasaan khawatir terhadap majikan nya.ia tahu betul bagaimana lion karena ia dulu adalah mantan pelayan greas dan tentu saja setelah pindah ke wilayah quers ia berharap jika nyonya sela tidak akan mendapat perlakuan yang buruk di greas namun harapan tersebut tidak semudah itu karena keluarga greas terus mencoba mengganggu sela.

"Nyonya, apa anda tidak apa apa?" Tanya nia menatap majikan nya.

"Nia, antar aku ke kamar sekarang."

"Baik nyonya,mari saya antarkan."

Sela beranjak dari duduk nya melangkah pergi dari ruangan itu yang dikawal oleh kapten marco dan pelayan nia.menyelusuri lorong kastil yang sunyi, sela masih penasaran akan sikap andrew yang telah berubah.mungkin kah andrew juga menginginkan batu permata itu makanya ia mendukung sela, Jika dipikir itu mungkin saja.pikir sela dalam benaknya.

Kapten marco sedikit terpukau akan sikap  sang duches,ia tetap tenang ketika seseorang berteriak dihadapan nya bahkan dikastil nya.jika dilihat lihat nona lain mungkin akan ketakutan mendengar teriakan itu namun duches sepertinya tidak menunjukan ekspresi apapun. Duches mungkin bukan lah orang yang lemah seperti anggapan nya, ia beruntung memiliki majikan seperti sela untuk menjadi duches dari keluarga quers.

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!