investigasi wilayah

keesokan harinya..

"nyonya ada surat dari countess Leor lorens. " ucap nia pada sela yang lagi sibuk dengan berkas berkas dimeja nya.

"Berikan itu?"

'Undangan pesta teh nyonya bangsawan?sepertinya aku tidak bisa menolak undangan ini'

"Baiklah kirim kan surat balasan ini pada countess leor lorens"

'Ini sudah 3 hari setelah aku datang kekastil ini, aku bosan sekali .bagaimana kabar duke quers apa dia makan dengan baik? Huh? Kenapa aku harus memikirkan dia si". Batin sela.

Keesokan harinya dipesta teh countess leor lorens...

"Nyonya quers, terima kasih telah datang kepesta kecil saya.saya sangat senang anda bisa hadir kepesta saya" sapa countess leor lorens sambil tersenyum pada sela.

"Ini sebuah kehormatan bagi saya bisa bertemu dengan nyonya nyonya bangsawan lain nya khusus nya nyonya lorens"

"Ah kamu bisa saja hahah... mari duduk dulu kami sudah menunggu nyonya quers"

"Wah nyonya lorens kalung anda terlihat indah itu pasti mahal kan"ujar salah satu nyonya bangsawan.

"Terima kasih ini hadiah dari suami saya"

"Beliau pasti orang yang sangat romantis ya, suami saya juga membelikan gelang ini minggu lalu"

"Wah itu sangat cantik"ucap nyonya lorens.

"Wah saya sangat iri pada nyonya yang dibelikan barang mahal oleh suaminya, tidak seperti suami saya beliau hanya membeli buket bunga mawar saat ulang tahun pernikahan saya". Gerutu salah satu nyonya yang hadir.

"Tidak perlu iri nyonya vloir beberapa suami punya sisi romantis yang berbeda beda dalam pengungkapan nya" ucap sela.

"Kau benar nyonya quers, suamiku terlihat cuek diluar namun hatinya seperti hello kitty haha..."

"Saya penasaran bagaimana tuan duke quers mengungkapkan kasih sayang nya pada nyonya"ucap salah satu nyonya.

"Saya dan suami saya baru saja menikah dan beliau masih mendapat misi melawan orang bar bar diperbatasan kuil.jadi kami belum menghabiskan waktu bersama"

"Ahh sayang sekali untuk pengantin baru yang baru menikah tapi ditinggal suaminya"sindir seorang nyonya cloures yang sedari tadi menunjukan raut wajah yang tidak menyenangkan ketika sela datang.

"Saya tidak masalah,karna menjaga keamanan wilayah lebih penting dari pada apa pun"

"Itu benar nyonya quers, sangat beruntung bertemu nyonya quers yang pengertian". Ucap nyonya lorens.namun membuat nyonya cloures semakin jengkel dan kesal karna sela mengambil perhatian nyonya bangsawan.

Setelah acara pesta teh,sela langsung pulang kekastil.Suasana malam kediaman quers sangat dingin namun sela tampak telah terbiasa pada lingkungan barunya.ia memandang keluar kediaman melalui kaca jendela kamarnya.

"Nia, kapan tuan duke akan pulang?"ucap sela pada nia yang sedang menyalakan dupa dikamar.

"Tuan butler bilang tuan tidak dapat diprediksi kapan pulangnya"

'Apa dia akan baik baik saja'. Batin sela

"Nia, tolong siapkan bahan musim dingin untuk warga setempat.sebagai nyonya quers itu merupakan kewajiban saya".

"Baik nyonya akan saya siapkan".

Keesokan harinya sela pergi dengan beberapa pelayan juga prajurit untuk memberi makanan dan pakaian musim dingin kepada masyarakat diwilayah quers.sela tampak memakai gaun sederhana dan tidak mencolok sembari memberi makanan pada warga quers.wilayah quers memang bukan wilayah yang makmur, rakyatnya masih tergolong miskin karena wilayah nya yang juga tandus dan beberapa tanaman tidak dapat ditanam ditanah tersebut membuat masyarakat yang tinggal disana kelaparan.sela merasa kasihan pada masyarakatnya juga anak anak yang tidak punya orang tua karna perang silam yang terjadi.setelah selesai sela dan juga pelayan nya pulang kekastil quers namun sela masih memikirkan nasib rakyat quers yang menderita.

"Nyonya ada apa? Anda terlihat murung setelah pulang dari investigasi wilayah"

"Aku kasihan pada rakyat quers nia, dan anak anak yang ditinggal kan oleh orang tuanya"

"Saya mengerti perasaan anda nyonya,tapi kita tidak bisa berbuat banyak pada tanah quers"

"Mungkin saja bisa nia". Ujar sela yang tiba tiba mendapat ide.

"Saya ingin menemui petani quers, mungkin ada tanaman yang bisa kita tanam ditanah ini.tolong panggilkan beliau nia". Pinta sela pada nia

"Baik nyonya. "

Seorang petani berusia paruh baya yang masih tampak bugar duduk berhadapan dengan sela diruang kerja sela. Ia seperti nya tidak mengerti kenapa ia dipanggil oleh nyonya duches quers saat itu.

"Nyonya ada apa anda memanggil saya?" .kata petani itu

"Ini mengenai tanaman yang tumbuh dipertanian quers, saya rasa beberapa ada yang layu jadi mungkin masalahnya pada tanah nya"

"Nyonya benar, tanah quers memiliki ph asam jadi beberapa tanaman mungkin layu"

"Itu masalahnya! Jika tanah itu dicampur dengan arang mungkin bisa menetralkan asam nya"

"Arang?uhm.. saya memang pernah mendengarnya dari seseorang bahwa arang bisa menetralkan asam"

"Benar! Itu pasti berhasil, saya juga akan memberikan beberapa benih dan pupuk nantinya". Ujar sela dengan semangat dan percaya diri pada idenya itu.

"Akan saya coba nyonya, mungkin dengan begitu masyarakat tidak perlu kelaparan lagi". Ucap petani dengan tersenyum dan menyetujui usulan sela.

Saat malam sela tampak mengambil peti berisi perhiasan miliknya yang telah ia simpan sejak lama.ia memikirkan sesuatu sembari melihat perhiasan didalam peti.

"Nia, jika ini dijual berapa kira kira yang akan aku dapatkan?". Tanya sela masih memandangi perhiasan itu.

"Nyonya ingin menjualnya? Bukan kah itu perhiasan yang anda sukai". Jawab nia terkejut mendengar pertanyaan majikan nya.

"Aku tidak butuh ini lagi, aku lebih kasian pada masyarakat quers daripada ini".ucapnya menghela napas sejenak.

"Uhm... mungkin jika dijual anda akan mendapat banyak koin nyonya".

"Kalau begitu jual saja nia, uangnya belikan beberapa benih,pupuk juga makanan". Kata sela sambil memberika sepeti perhiasan didalamnya kepada nia untuk dijual.

"Apa anda yakin nyonya". Nia tampak ragu ragu pada usulan sela.

"Tentu saja, jadi jangan tanya kan lagi dan pergilah". Titah sela pada nia pelayan nya.nia pun bergegas berjalan keluar dari kamar sela dan meninggalkan nya sendiri dikamar.

'Itu mungkin belum cukup, apa aku bisa menjual beberapa kalung permata ini untuk membangun yayasan yatim piatu ya? Aku harus berjuang untuk itu'. batin sela sesekali menghela napas dengan kasar. ia tak ingin menggunakan uang keluarga quers karena ia pikir lebih baik jika bisa menggunakan uang nya sendiri.

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!