Keesokan harinya sela dan pelayan serta prajurit pribadinya berjalan jalan menyusuri kota.namun sesaat terdengar suara teriakan wanita.
"TOLONG!! Pencuri...!!"teriakan wanita pada seorang pencuri.pencuri itu berlari dengan membawa tas curian nya.sela yang mendengar itu tidak hanya diam saja ia pun membuka kakinya agar pencuri itu tersandung.alhasil pencuri itu terjatuh amat keras.
"Prajurit tangkap pencuri itu,bawa dia ke kantor keamanan".pinta sela dengan tangan menunjuk kearah pencuri itu.prajurit itu pun menangkap pencuri itu dan membawanya.sela meraih sebuah tas curian yang tergeletak ditanah.
"Syukurlah anda menangkap pencuri itu nyonya quers, terima kasih banyak"
"Sama sama nyonya lorens, dimana pelayan nyonya kenapa tidak bersama anda". Ucap sela penasaran
"Ah saya tidak terbiasa berjalan bersama pelayan atau prajurit, namun untuk keamanan saya akan membawa pelayan saya lain kali"
"Benar nyonya, sekarang banyak pencuri jadi berhati hatilah lain kali nyonya".
"Iya terima kasih telah memberi tahu saya, ngomong ngomong anda mau pergi kemana?".tanya nyonya lorens pada sela
"Saya ingin menjual perhiasan saya nyonya, saya tidak tahu dimana letak toko perhiasan ya apa anda bisa membantu saya nyonya"
"Ya ampun kebetulan saya juga akan kesana, mari saya tuntun kesana"
Mereka pun pergi kesebuah toko perhiasan terkenal di kota itu.tampak beberapa perhiasan berkilauan dari etalase toko.
"Tuan saya ingin menjual kalung ini,kira kira berapa koin yang akan saya dapatkan?".ucap sela pada tuan milik toko perhiasan itu sembari melihatkan kalung permata berwarna biru langit berkilauan
"Hmm.. saya yakin ini 900 koin nona". Ucap pemilik toko itu sambil melihat permata itu.
"Baiklah saya ingin menjual ini"
"Baik nona, ini sekantung koin nya". Sambil memberikan sekantung koin penuh sela pun mengambil kantung itu.
"Saya penasaran kenapa anda menjual kalung anda nyonya?".tanya nyonya lorens
"Saya ingin menjual nya untuk membangun yayasan bagi anak yatim piatu, namun saya rasa ini masih belum cukup". Ujar sela sambil menghela napas dengan kasar.
"Wah itu pekerjaan yang mulia nyonya, jika anda berkenan bisa kah saya ikut membantu nyonya?". Kata nyonya lorens sehingga sela terkejut mendengar perkataan nyonya lorens.
"Boleh kok nyonya, saya merasa terhormat jika anda ikut membantu saya"
"Baik lah kalau begitu, boleh kah besok saya datang menemui anda"
"Tentu saja saya akan mengundang anda ke mansion saya". Percakapan mereka berhenti ketika sebuah kereta milik keluarga quers terparkir didepan toko tersebut . sela pergi dari toko itu dan menaiki kereta tersebut sambil melambaikan tangannya pada nyonya lorens.
Keesokan harinya dua wanita tampak sedang menikmati teh ditaman dengan cuaca yang cerah karena musim dingin telah berlalu.sesekali mereka mengobrol mengenai pembangunan yayasan.
"Nyonya lorens, saya sangat tersanjung karena anda ingin bergabung dengan saya dalam pembangunan yayasan sosial ini".ucap sela dengan senang.
"Saya juga senang bisa membantu semua orang,namun apakah saya boleh tahu alasan anda mendirikan Yayasan ini nyonya quers".ucap nyonya lorens penasaran.
"Hm...saya hanya kasihan pada anak anak yang menjadi yatim karena ayah mereka ikut berperang dan mati dimedan perang".
"Saya ingin meringankan sedikit beban orang orang yang membutuhkan bantuan".lanjut sela.
"Wah saya senang jika anda memiliki hati yang mulia, saya sangat beruntung memiliki tuan penguasa dengan hati yang baik".ujar nyonya lorens memuji sela sehingga membuatnya tersipu malu.
"Mungkin ini adalah pekerjaan yang sangat sia sia untuk dilakukan oleh nyonya bangsawan".kata sela.
"Itu tidak benar nyonya, saya yakin anda akan mendapat keberuntungan oleh dewa karena telah berbuat kebajikan".
"Saya juga punya alasan untuk bergabung dengan anda, setahun yang lalu saya kehilangan anak saya karena anak saya mengidap penyakit dan meninggal.saya sangat sedih mungkin dengan melakukan ini saya bisa menebus kesalahan saya".lanjut nyonya lorens dengan menitikan air mata mungkin ia sangat menderita karena kehilangan anak tersayangnya.lalu sela memberikan sapu tangan pada nyonya lorens.
"Ini bukan lah salah nyonya,ini adalah takdir jadi anda tidak perlu merasa bersalah atas semua itu".ujar sela sambil menyeka air mata nyonya lorens dengan tersenyum tipis dengan menangkan nyonya lorens.mendengar perkataan sela nyonya lorens tertegun dan memeluk sela sambil menangis.
"Terima kasih sela".ucapnya kepada sela.
Setelah nyonya lorens pulang ia memberikan dua kotak peti berisi koin emas untuk pembangunan yayasan sosial.
'Mungkin aku salah paham padanya,kupikir ia hanya ingin reputasinya meningkat namun ia ternyata menanggung rasa bersalah pada mendiang anak nya'.pikir sela
Saat malam sela duduk di meja makan untuk makan malam.beberapa pelayan menyiapkan makanan lalu meletakan nya diatas meja makan.salah satu makanan nya adalah steak yang dihidangkan didepan sela.ia mengiris steak itu menjadi potongan kecil dan memasukan nya kedalam mulut,namun ia merasa ingin muntah ia pun berlari ketoilet dan memuntahkan nya.
"Nyonya! Apa makanan nya tidak enak".
"Tidak,kurasa pencernaanku buruk.nia panggilkan dokter segera".
"Baik nyonya".
Dokter memeriksa sela dikamar nya dengan nia yang berdiri disamping sela dengan penuh khawatir.
"Selamat nyonya,sekarang anda hamil".ucap dokter yang memeriksa sela.
"Hamil?".seketika sela tertegun dengan raut wajah yang cemas.
"Nyonya! selamat anda akan menjadi seorang ibu".ujar nia tersentuh kegirangan setelah mendengar pernyataan itu dari dokter.
"Karena kandungan anda masih muda jadi anda jangan melakukan hal hal yang dapat membahayakan janin,baiklah kalau begitu saya akan pergi".lanjut dokter melangkah keluar sambil diantar oleh nia kedepan pintu gerbang.
'Bagaimana aku bisa jadi ibu?'.batin sela dengan rasa gelisah dan cemas sembari mengelus perutnya.
Tiga bulan kemudian sela masih sibuk seperti biasanya dimeja kerjanya.mungkin karena grand duke pergi melawan orang bar bar diperbatasan sela jadi mengambil alih pekerjaan grand duke sebagai duches quers itu memang sudah seperti kewajiban.
"Nyonya, jika anda lelah beristirahat lah sebentar".ujar nia merapihkan buku buku dirak kerja sela.
"Aku tidak lelah,hanya saja bagaimana kabar pembangunan yayasan hari ini".
"Pembangunan nya berjalan dengan baik, masyarakat tidak sabaran menanti pembukaan yayasan nyonya".
"Itu bagus,nia tolong kirimkan hadiah ini juga surat ini kepada nyonya lorens".kata sela memberikan sekotak hadiah berwarna merah dengan satu surat dan diterima oleh nia.
"Baik nyonya akan saya kirimkan".
'akhirnya nyonya lorens hamil juga,mungkin dengan kehamilan nya ini dia tidak akan menanggung rasa bersalah lagi'. Batin sela sambil tersenyum memandang ke arah luar dari jendela.namun tiba tiba seekor burung merpati terbang didepan jendela tersebut dan mencoba untuk masuk.sela yang melihat itu membuka jendela itu dan mendapat sebuah surat yang berada dikaki merpati tersebut.ia mengambil nya dan melepaskan burung merpati tersebut.
'Adik ku tersayang,apa kau lupa perjanjian kita tentang batu permata bliars.apa kau sudah mendapatkan nya?'. Isi surat itu ternyata berasal dari lion greas yang ingin mendapatkan batu permata bliars melalui sela.
"Lion bajingan!".ucapnya dengan kesal sehingga merobek surat itu.
'Bagaimana ia bisa berpikir untuk memiliki batu permata milik keluarga quers yang merupakan jantung naga penjaga quers'.batinnya dengan kesal.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 33 Episodes
Comments