Tawaran Darson

Keesokan harinya.

Gracia membuka matanya dan menatap langit-langit kamar itu. Setelah tidak sadarkan diri semalaman, akhirnya ia siuman. Ia mengangkat tangannya dan melihat balutan perban pada pergelangan tangannya. Rasanya perih, dan luka itu seolah menjadi pengingat dari upaya yang ia lakukan untuk mengakhiri hidupnya.

"Aku masih hidup, siapa yang membawaku ke rumah sakit?" gumamnya dengan nada lemah dan putus asa. Pandangannya menerawang, merasakan kekosongan yang mendalam di dalam hatinya.

"Bahkan ingin mati saja begitu sulit," gumam Gracia yang mencabut jarum infus dengan gerakan yang penuh kebencian terhadap nasibnya sendiri. Ia bangkit dan duduk menyandarkan dirinya pada bantal, mengingat kembali semua kejadian yang dialaminya.

Tangisnya tertahan, hanya mata yang menggenang air."Dari sejak kecil aku tinggal bersama mereka hingga dewasa, aku diperlakukan sebagai pembantu dan barang yang bisa dijual. Keluarga Vanessa yang aku anggap keluarga sendiri, ternyata bukan keluargaku. Apakah benar Thomas yang aku panggil sebagai papa selama ini memang bukan papa kandungku?" batin Gracia dengan perasaan campur aduk antara kebencian dan kesedihan yang mendalam.

Tak lama kemudian, terdengar suara pintu kamarnya terbuka. Ia memandang ke arah pintu dan membulatkan mata besarnya. Darson melangkah menghampiri ranjangnya dengan wajah yang sulit terbaca.

"Kenapa melihatku seperti itu, seperti sedang melihat hantu saja," tanya Darson dengan nada tenang namun ada kekhawatiran di matanya.

"Kamu yang membawaku ke sini?" tanya Gracia, suaranya bergetar antara marah dan bingung.

"Benar! Bunuh diri di depan makam ibu sendiri. Bukankah itu sangat tidak berbakti," jawab Darson, suaranya dingin namun tegas.

"Untuk apa kamu selamatkan aku? Apakah mereka menjualku padamu? Berapa bayaran yang mereka terima kali ini?" tanya Gracia, matanya menyala penuh kebencian.

"Mereka tidak menerima uang dariku, awalnya aku ingin menebusmu. Setelah aku tahu semuanya, aku berpikir mereka tidak layak menerima uangku," jawab Darson dengan tatapan yang serius.

"Menebusku? Untuk apa? Melayani nafsu bejatmu? Aku bukan pelacur. Cari saja putri mereka dan jadikan dia sebagai pelampiasanmu," ketus Gracia dengan kesal, dadanya naik turun menahan marah.

"Sudah bisa emosi, itu artinya semangatmu sudah kembali," ucap Darson dengan senyum tipis yang mengandung arti.

"Apakah aku harus bahagia saat melihatmu? Pria brengsek yang menghancurkan hidupku?" tanya Gracia menatap tajam pada Darson, matanya memancarkan kebencian yang dalam.

"Apakah pernah berpikir untuk membalas dendam?" tanya Darson yang duduk di kursi samping ranjang, suaranya penuh dengan determinasi dingin.

Gracia hanya diam menatap pria itu tanpa menjawab sepatah kata pun. Matanya yang biasanya cerah kini tampak redup, penuh dengan luka dan kelelahan.

"Menerima perlakuan tidak adil dari keluarga Vanessa. Apakah kamu tidak berniat membalas mereka? Demi dirimu sendiri dan ibumu," lanjut Darson, suaranya semakin mendesak.

Gracia menggigit bibirnya, mencoba menahan emosi yang berkecamuk di dalam hatinya. "Untuk apa kau ikut campur ini bukan urusanmu!" jawab Gracia, suaranya bergetar dengan campuran kemarahan dan kepahitan.

"Bukan tidak ada syarat aku ingin membantumu," kata Darson sambil menatapnya tajam. "Aku akan membalas dendam pada Thomas dan dua wanita itu. Kamu membantuku menyingkirkan istriku. Jadi simpananku, dan aku akan membayarmu setiap bulan!"

Gracia tertawa sinis, suaranya penuh dengan cemoohan."Menjadikan aku sebagai simpanan untuk menyingkirkan istrimu? Luar biasa sekali. Kemudian aku akan dianggap sebagai penghancur rumah tanggamu. Hidupku sudah hancur. Akan semakin hancur ketika aku menyetujui permintaanmu," ujar Gracia, dengan nada penuh rasa kesal.

Darson mengeluarkan foto-foto dari saku jasnya dan menyerahkannya pada Gracia. "Perhatikan semua foto ini, setelah itu kamu akan paham," ujar Darson dengan nada misterius.

Gracia menatap foto-foto itu dengan penuh perhatian. Gambar-gambar itu menunjukkan seorang wanita, yang adalah istri Darson, berkencan dengan pria yang berbeda. Matanya membelalak saat menyadari apa yang dilihatnya.

"Siapa dia?" tanya Gracia, suaranya hampir berbisik.

"Zanella! Istriku berselingkuh dengan beberapa pria di belakangku. Kejadian ini telah berlangsung selama setahun," jawab Darson dengan nada penuh rasa sakit dan kebencian.

"Lalu, kenapa tidak ceraikan saja? Kenapa harus menggunakan aku untuk menyingkirkan dia?" tanya Gracia, kebingungannya semakin dalam.

"Kita berada di posisi yang sulit," kata Darson dengan nada mendesah. "Kau harus membalas keluargamu yang selama ini memperlakukanmu dengan buruk. Sementara aku dan Zanella menikah karena ayahnya adalah sahabat dari ayahku. Menikah hanya demi orang tua kami. Di malam pernikahan, aku baru menyadari dia sudah pernah berhubungan dengan pria lain. Sejak itu aku tidak peduli lagi padanya," jawab Darson, suaranya penuh dengan penyesalan.

"Pria selalu saja tidak suka dikhianati. Kalau kalian yang mengkhianati pasangan sendiri maka merasa tidak bersalah," jawab Gracia dengan nada tajam.

"Kalau ada wanita setia padaku, aku juga akan setia padanya," kata Darson, matanya penuh dengan ketegasan.

"Ceraikan saja, daripada aku harus menjadi perusak rumah tangga orang," kata Gracia, suaranya penuh dengan keputusan yang kuat.

"Aku juga ingin menceraikan dia, tapi dia menolak setiap kali. Belakangan ini, dia sering membayar pria panggilan untuk memuaskan nafsunya. Sebagai gangster, aku merasa terhina dengan perlakuannya,' katanya dengan suara bergetar marah.

Gracia menyilangkan tangannya di dada, matanya menatap Darson dengan tajam. 'Aku juga merasa terhina karena perlakuanmu padaku. Kenapa aku harus membantumu? Bukankah kau sangat hebat? Masa menghadapi istri sendiri kamu tidak sanggup dan begitu lemah,' jawab Gracia, suaranya penuh dengan sarkasme dan kebencian yang telah lama terpendam.

Darson melangkah lebih dekat, menatap langsung ke mata Gracia. "Kalau kau menolakku, lantas apa rencanamu seterusnya? Tetap berada di bawah keluarga Vanessa tanpa dukungan? Bukankah kalau mereka sudah mengusirmu, Justru kau harus bangkit dan balas perbuatan mereka," kata Darson, suaranya penuh dengan desakan dan tekad.

Gracia terdiam sejenak, mencerna setiap ucapan pria itu. Hatinya bergejolak dengan berbagai emosi—kemarahan, kebingungan, dan kebencian yang selama ini ia coba pendam. Tatapannya kosong, tapi pikirannya berputar cepat.

"Kalau aku setuju, bukankah aku juga harus menjadi pelampiasannya? Tapi ada yang lebih penting. Yaitu mencari Paman Leo untuk mengetahui semua kebenaran... apakah benar Mama ada hubungan dengan dia? Selain itu, aku juga bisa membalas perbuatan keluarga itu padaku selama ini," batin Gracia, matanya kini berkilat dengan tekad baru.

Terpopuler

Comments

JanJi ◡̈⋆ⒽⒶⓅⓅⓎ😊

JanJi ◡̈⋆ⒽⒶⓅⓅⓎ😊

tidak masuk akal suami ngak bisa ceraikan istri walau ada bukti istri selingkuh dgn alasan istri ngak mau d cerai 🤣🤣🤣 bikin heran🤣🤣🤣syukur hanya hanya d dunia Halu🤣🤣🤣🤣

2025-03-08

0

etna winartha

etna winartha

jangan mau Gracia

2024-12-06

0

🍁ˢ⍣⃟ₛ Angela❣️

🍁ˢ⍣⃟ₛ Angela❣️

fokus aja cari papa Leo Grace .... mungkin suatu saat kmu bsa bertemu

2024-10-15

0

lihat semua
Episodes
1 Memuaskanku
2 Kesucian Yang di Renggut
3 Lupa Dengan Janjimu!
4 Des*h4n Dari Kamar Kakak Gracia
5 Diusir
6 Kedatangan Darson
7 Gracia Mengakhiri Hidupnya
8 Tawaran Darson
9 Darson Membawa Gracia ke Rumahnya
10 Setiap Hari Menginginkanmu
11 Chapter 11
12 Chapter 12
13 Chapter 13
14 Menikah Besok!
15 Permintaan Gracia
16 Chapter 16
17 Chapter 17
18 Chapter 18
19 Chapter 19
20 Chapter 20
21 Chapter 21
22 Chapter 22
23 Chapter 23
24 Chapter 24
25 Chapter 25
26 Gracia Yang Kesal
27 Chapter 27
28 Chapter 28
29 Chapter 29
30 Chapter 30
31 Chapter 31
32 Chapter 32
33 Chapter 33
34 Chapter 34
35 Chapter 35
36 Chapter 36
37 Chapter 37
38 Chapter 38
39 Chapter 39
40 Chapter 40
41 Chapter 41
42 Chapter 42
43 Chapter 43
44 Chapter 44
45 Chapter 45
46 Chapter 46
47 Chapter 47
48 Chapter 48
49 Chapter 49
50 Chapter 50
51 Chapter 51
52 Chapter 52
53 Chapter 53
54 Chapter 54
55 Chapter 55
56 Chapter 56
57 Chapter 57
58 Chapter 58
59 Chapter 59
60 Chapter 60
61 Chapter 61
62 Chapter 62
63 Chapter 63
64 Chapter 64
65 Chapter 65
66 Chapter 66
67 Chapter 67
68 Chapter 68
69 Chapter 69
70 Chapter 70
71 Chapter 71
72 Chapter 72
73 Chapter 73
74 Chapter 74
75 Chapter 75
76 Chapter 76
77 Chapter 77
78 Chapter 78
79 Chapter 79
80 Chapter 80
81 Chapter 81
82 Chapter 82
83 Chapter 83
84 Chapter 84
85 Chapter 85
86 Chapter 86
87 Chapter 87
88 Chapter 88
89 Chapter 89
90 Chapter 90
91 Chapter 91
92 Chapter 92
93 Chapter 93
94 Chapter 94
95 Chapter 95
96 Chapter 96
97 Chapter 97
98 Chapter 98
99 Chapter 99
100 Chapter 100
101 Promo Novel Menikah Dengan Ceo Lumpuh
102 Promo Novel
103 Promo novel
Episodes

Updated 103 Episodes

1
Memuaskanku
2
Kesucian Yang di Renggut
3
Lupa Dengan Janjimu!
4
Des*h4n Dari Kamar Kakak Gracia
5
Diusir
6
Kedatangan Darson
7
Gracia Mengakhiri Hidupnya
8
Tawaran Darson
9
Darson Membawa Gracia ke Rumahnya
10
Setiap Hari Menginginkanmu
11
Chapter 11
12
Chapter 12
13
Chapter 13
14
Menikah Besok!
15
Permintaan Gracia
16
Chapter 16
17
Chapter 17
18
Chapter 18
19
Chapter 19
20
Chapter 20
21
Chapter 21
22
Chapter 22
23
Chapter 23
24
Chapter 24
25
Chapter 25
26
Gracia Yang Kesal
27
Chapter 27
28
Chapter 28
29
Chapter 29
30
Chapter 30
31
Chapter 31
32
Chapter 32
33
Chapter 33
34
Chapter 34
35
Chapter 35
36
Chapter 36
37
Chapter 37
38
Chapter 38
39
Chapter 39
40
Chapter 40
41
Chapter 41
42
Chapter 42
43
Chapter 43
44
Chapter 44
45
Chapter 45
46
Chapter 46
47
Chapter 47
48
Chapter 48
49
Chapter 49
50
Chapter 50
51
Chapter 51
52
Chapter 52
53
Chapter 53
54
Chapter 54
55
Chapter 55
56
Chapter 56
57
Chapter 57
58
Chapter 58
59
Chapter 59
60
Chapter 60
61
Chapter 61
62
Chapter 62
63
Chapter 63
64
Chapter 64
65
Chapter 65
66
Chapter 66
67
Chapter 67
68
Chapter 68
69
Chapter 69
70
Chapter 70
71
Chapter 71
72
Chapter 72
73
Chapter 73
74
Chapter 74
75
Chapter 75
76
Chapter 76
77
Chapter 77
78
Chapter 78
79
Chapter 79
80
Chapter 80
81
Chapter 81
82
Chapter 82
83
Chapter 83
84
Chapter 84
85
Chapter 85
86
Chapter 86
87
Chapter 87
88
Chapter 88
89
Chapter 89
90
Chapter 90
91
Chapter 91
92
Chapter 92
93
Chapter 93
94
Chapter 94
95
Chapter 95
96
Chapter 96
97
Chapter 97
98
Chapter 98
99
Chapter 99
100
Chapter 100
101
Promo Novel Menikah Dengan Ceo Lumpuh
102
Promo Novel
103
Promo novel

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!