Mendadak??

Entah demi apapun. Beberapa hari setelah itu Sulaiman tidak bisa tidur dengan tenang. Kala dia bertemu dengan calon mertuanya yang tak lain adalah Ustadz El.

" Assalamualaikum ustadz ... " sapanya. El tersenyum pada menantunya itu.

" Waalaikumsalam ... Kemarilah!" serunya meminta Sulaiman duduk di sebelahnya. El menatap menantunya itu nampak sungkan mengatakan sesuatu. " Ada apa katakan?!" tanya El dengan serius.

" Ustadz bolehkah saya segerakan pernikahannya?" tanya Sulaiman semendadak ini. El mengernyitkan alisnya.

" Ada apa? Kok tiba - tiba? Ada tugas di luar lagi ataukah asa masalah lainnya?!" El penasaran pada menantunya. " Ijinnya sudah di kantongi?" tanya El lagi. Sebab pernikahan batalyon itu tak semudah menikahi orang biasa.

" Hanya ingin menjaga ustadz. Jika di perkenankan menikah lebih awal dari rencana sebelumnya," jawabnya sambil menunduk.

Sulaiman merutuki kebodohannya yang lancangbdan memalukan karena meminta pernikahan di majukan. Ini sungguh bukan Sulaiman sama sekali. Di tengah jadwal tugas yang longgar pikirannya malah tidak singkron.

What is Your Mind bro???

Ustadz El nampak tersenyum agaknya Sulaiman jujur ingin menjaga. Tapi arti menjaga di sini bukanlah menjaga yang melindungi namun menjaga dirinya dari hal - hal yang berdosa. El paham bahwa Sulaiman memang agaknya menjaga hal itu. Dia jamaah El yang begitu taat agama di kala yang lain bersifat pada Umumnya. Darah Al Faroby ini sungguj berbeda dari yang lain. Entah kebaikan apa yang di lakukan keluarga itu sehingga menghasilkan putra seperti dia.

" Untuk perizinan bagaimana Sulaiman??!" tanya Ustadz El. Sulaiman nampak garuk - garuk kepala.

" Mom sudah merencanakan dari jauh Ustadz. Semuanya akan beres sebentar lagi," jawabnya jujur akan kelakuan mom-nya itu. Semakin memalukan saja dirinya saat ini di hadapan calon mertua seperti ini.

" Baiklah nak! Kita cari tanggal baiknya ... Datanglah ke rumah dengan keluargamu besok malam," jawab El pada akhirnya. Sulaiman paham dan mengangguk.

" Terima kasih ... Maafkan saya ustadz tidak seharusnya terburu - buru seperti ini," ucap Sulaiman tidak enak sekali.

" Apa yang kamu katakan??! Lebih baik segera Sulaiman daripada di tunda. Paham kan maksudnya??? Tidak masalah ... Putri saya meskipun dia tak berhijab insyaallah kelakuannya baik nak," ujar El bangga di sana. Meskipun kurang sempurna tapi Zifa selalu menjaga dirinya dengan baik.

" Saya sangat yakin dengan ucapan Ustadz. Dia gadis yang baik. Selama beberapa hari bersamanya untuk pernikahan kami dia begitu menjaga dirinya," jawab Sulaiman. El menatap calon menantunya yang begitu sopan ini. Hati El serasa ingin menangis dan mengadu pada Robb-nya semoga putrinya itu bisa membuat Bangga Sulaiman. Agaknya Sulaiman menginginkan istri yang berhijan semoga dia bisa membimbing putrinya. Dulu seketika Sulaiman di tanya jodoh dia hanya menyebutkan satu hal.

Asalkan dia tak pernah melepas hijab Ustadz! Itu sudah cukup bagi seorang Sulaiman.

" Maafkan saya Sulaiman ... Saya tidak memenuhi kriteriamu," ucap Ustadz dengan menyesal. Sulaiman membola dia baru sadar bahwa dirinya telah mengingatkan Ustadznya itu perihal hijab.

" Tidak Ustadz ... Dia gadis penurut insyaallah dia akan memahami dengan cepat. Semoga Allah mudahkan Sulaiman membantunya memakai hijab. Ustadz doakan kami," jawab Sulaiman dengan tersenyum. Air mata terharu tentu saja menitik di pipi El. Dia selama ini belum bisa membuat putrinya yakin bahwa hijab itu utama. Hijab itu penting bagi muslimah. Kenapa begitu sulit meyakinkan putrinya itu.

" Bahagialah selalu nak ... Semoga Allah beri kemudahan dan panjang umur agar bisa mendampingi putri saya. Terima kasih sudah menerima dia apa adanya," jawab El dan memeluk calon menantunya. Tentu hal itu tak luput dari pandangan abdi negara lainnya. Mereka ikut bahagia melihat hal itu.

Terpopuler

Comments

Sri Rahayu

Sri Rahayu

lanjut😁😁

2024-07-25

1

Sri Handayani

Sri Handayani

double up Thor

2024-06-23

0

Dia Amalia

Dia Amalia

semoga lancar mas ahmad🤲🤲🤲

2024-06-22

1

lihat semua
Episodes
1 Siapa Zifa?
2 Al Faroby Family
3 Mom Rasyi
4 Amarah Zifa
5 Berdamai dengan Ummi
6 Pertemuan Calon Pengantin
7 obrolan
8 Persiapan Pernikahan
9 Satu Almamater
10 Tidak Sengaja
11 Kanebo Kering
12 Tidak Utuh
13 Cinta?
14 Khawatir
15 Mendadak??
16 Lamaran dan Akad
17 Sah
18 Kena Mental
19 Pernahkah jatuh cinta???
20 Peka
21 Teras
22 Perhatian
23 Mafaza Syakir Malik
24 Perhelatan Resepsi
25 Kembali Ke Batalyon
26 Letda A. Sulaiman A.F.
27 Kagum
28 di Ratukan
29 Paper Bag
30 Kedatangan Tamu
31 Tamu adalah Raja
32 Kocak
33 Keluarga Besar Faroby
34 Nona Polwan
35 Hatinya
36 Obat Penawar
37 Perbatasan Selatan
38 Positif
39 Izin di Kantongi
40 Narendra Kusuma Al Faroby
41 Rindu
42 Bahagia Vs Emosi
43 Menghapus Rasa Rindu
44 Ikhlas
45 Nelangsa
46 Minta Maaf
47 Perbincangan keluarga Besar
48 Mama Dokter
49 Klarifikasi
50 Se- Cemburu itu?
51 Drama Perjodohan
52 Drama 2
53 Malam itu ...
54 Prahara Hati
55 Tangisan Nara
56 Sanggahan
57 Kecewanya Abi
58 Jujur
59 Drop
60 Rumah Sakit
61 Marah
62 Ke- Ambiguan Zifa
63 Di permainkan
64 Kejelasan
65 Ahmad Now
66 Menikahlah denganku
67 Tingkah Nara
68 Kaffa
69 Rasa yang Berbeda
70 Keluarga Zakaria
71 Zayyan Life
72 Selesai
73 Urusan Hati
74 Sakit
75 Marwah Zania
76 kehidupan
77 Kasih Sayang Faroby
78 Cemburu
79 Maaf
80 Salah Paham
81 Sedikit cerita
82 Zifa - Marwah
83 Abimanyu Ahmad Sulaiman
84 Kelahiran AbiManyu
85 Aunty - Uncle
86 Perasaan
87 Kata Hati
88 Undangan
89 Hasrat Lelaki
90 Gejolak hati
91 Pernikahan
92 Suasana Pesantren
93 Bilqis El Khumairoh
94 sadar
95 PROMO - NOVEL BARU
96 pernikahan
97 Cengar - Cengir
98 Pertemuan
99 Gejolak Batin
100 Perdamaian
101 Permintaan Maaf
102 Kelahiran baby Gold
103 Makin Tua Makin Muda
104 Kenangan
105 Reoni Keluarga Part. 1
106 Reoni Part 2
107 Rindu
108 Romansa di usia matang
109 Rumah Baru
110 Rahasia Lukman
111 Masa Lalu
112 Menyesal
113 Berdiam diri
114 Bahagia Selamanya
Episodes

Updated 114 Episodes

1
Siapa Zifa?
2
Al Faroby Family
3
Mom Rasyi
4
Amarah Zifa
5
Berdamai dengan Ummi
6
Pertemuan Calon Pengantin
7
obrolan
8
Persiapan Pernikahan
9
Satu Almamater
10
Tidak Sengaja
11
Kanebo Kering
12
Tidak Utuh
13
Cinta?
14
Khawatir
15
Mendadak??
16
Lamaran dan Akad
17
Sah
18
Kena Mental
19
Pernahkah jatuh cinta???
20
Peka
21
Teras
22
Perhatian
23
Mafaza Syakir Malik
24
Perhelatan Resepsi
25
Kembali Ke Batalyon
26
Letda A. Sulaiman A.F.
27
Kagum
28
di Ratukan
29
Paper Bag
30
Kedatangan Tamu
31
Tamu adalah Raja
32
Kocak
33
Keluarga Besar Faroby
34
Nona Polwan
35
Hatinya
36
Obat Penawar
37
Perbatasan Selatan
38
Positif
39
Izin di Kantongi
40
Narendra Kusuma Al Faroby
41
Rindu
42
Bahagia Vs Emosi
43
Menghapus Rasa Rindu
44
Ikhlas
45
Nelangsa
46
Minta Maaf
47
Perbincangan keluarga Besar
48
Mama Dokter
49
Klarifikasi
50
Se- Cemburu itu?
51
Drama Perjodohan
52
Drama 2
53
Malam itu ...
54
Prahara Hati
55
Tangisan Nara
56
Sanggahan
57
Kecewanya Abi
58
Jujur
59
Drop
60
Rumah Sakit
61
Marah
62
Ke- Ambiguan Zifa
63
Di permainkan
64
Kejelasan
65
Ahmad Now
66
Menikahlah denganku
67
Tingkah Nara
68
Kaffa
69
Rasa yang Berbeda
70
Keluarga Zakaria
71
Zayyan Life
72
Selesai
73
Urusan Hati
74
Sakit
75
Marwah Zania
76
kehidupan
77
Kasih Sayang Faroby
78
Cemburu
79
Maaf
80
Salah Paham
81
Sedikit cerita
82
Zifa - Marwah
83
Abimanyu Ahmad Sulaiman
84
Kelahiran AbiManyu
85
Aunty - Uncle
86
Perasaan
87
Kata Hati
88
Undangan
89
Hasrat Lelaki
90
Gejolak hati
91
Pernikahan
92
Suasana Pesantren
93
Bilqis El Khumairoh
94
sadar
95
PROMO - NOVEL BARU
96
pernikahan
97
Cengar - Cengir
98
Pertemuan
99
Gejolak Batin
100
Perdamaian
101
Permintaan Maaf
102
Kelahiran baby Gold
103
Makin Tua Makin Muda
104
Kenangan
105
Reoni Keluarga Part. 1
106
Reoni Part 2
107
Rindu
108
Romansa di usia matang
109
Rumah Baru
110
Rahasia Lukman
111
Masa Lalu
112
Menyesal
113
Berdiam diri
114
Bahagia Selamanya

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!