Persiapan Pernikahan

Setelah pertemuan keluarga malam kemarin. Zifa harus mendatangi butik keluarga Sulaiman. Namun dia masih harus bekerja di rumah sakit sebab itu pun tanggung jawabnya.

" Ada berapa pasien nurs?" tanya Zifa.

" Pagi ini sudah sekitar 25 pasien VIP 25 pasien Umum 27 pasien BPjS dok!" seru Asistennya.

" Kita mulai pemeriksaannya Nurs!" ucap Zifa dengan tegas.

Agaknya hari ini jadwalnya sangat padat. Diandra juga nampak ramai di koridor sebelah. Di sini memang ada 4 Dokter umum yang jam terbangnya agak tinggi salah satunya Zifa. Keahliannya yang membuat pasien bahagia dan lekas sembuh di berikan reward oleh rumah sakit. Pagi ini jam 08.00 tepat dia mulai pemeriksaan tanpa dia beri jeda agar cepat usai.

" Jadi bu .. Ini sebenarnya bukan penyakit yang rawan. Jadi rawan jika ibu takut sehingga membuat saya tambah takut yang mengobati. Hehe. Oke ... Ini resepnya semoga lekas sembuh dan tidak kembali ke ruangan ini!" ujar Zifa sambil sedikit candaan pada ibu yan tampak sudah sepuh itu.

Alhamdulillah Finish!

" Nurs ... Kita istirahat sekarang!" aja Zifa. Asistennya paham kala Zifa mengatakan hal itu. Mereka segera ke kantin untuk menikmati istirahat dan menghilangkan lelah sejenak.

Saat berada di kantin ...

" Apakah jadi menikah ?!!! Ada yang mau memangnya sama kamu," Goda diandra dari arah belakang dan meyenggolnya.

" Ck. Kau ini ... Kamu pikir aku buruk rupa sehingga sampai tidak laku sampai ke akar - akarnya," Kesal Zifa namun bercanda.

" Hahahah ... Kali aja sob! Oh, iya ini undangan nikah gue! Dateng ya ... Jangan ampe mangkir loh karena gak ada yang di gandeng," ejeknya namun bercanda.

Itulah mereka berdua Zifa dan Diandra. Kedua sahabat iti selalu sjaa menghabiskan waktu bersama di mana pun berada. Tak ada hal yang membuat mereka harus bertengkar. Mereka selalu menghindari pertengkaran.

" Selamat ya beib!!! Semoga Devano gak kelimpungan ngadepi sikap jahil kamu ini! Astaga dokter Devano pasti de javu lihat kelakuan kamu yang kayak burung beo bawel!!!" seru Zifa membuat seisi kantin tertawa. Dua dokter itu memang sudah terbiasa demikian sehingga seisi rumah sakit sedikit banyak paham bagaimana mereka berdua.

" Bener ya!? Sialan apa iya aku seburuk itu??? Gak- lah beib. Devano cinta beneran dan apa adanya pasti betah!!!" serunya dengan riang sekali.

Dari kejauhan Devano sudah memberi kode diam pada Zifa. Diandra asik saja mengomel dan nyamil ala dirinya. Devano menggelengkan kepala kala melihat calon istrinya yang demikian.

" Sayang ... Berhentilah nyamil begini??? Kebaya kamu bisa gak muat entar!" seru Devano. Sontak saja Diandra menoleh.

" Ups ... Nah loh ada orangnya. Gimana ini dong!" serunya dengan tersenyum kikuk.

" Apa? Alasan apalagi yang kamu buat?? Katakan .... " tanya Devano sambil menyipitkan matanya.

Namun kala obrolan itu belum selesai. Ada satpam yang menghampiri mereka dan mencari Zifa.

" Permisi dokter Zifa ... Ada yang mencari anda!" seru pak satpam.

" Oh iya pak ... Di mana??!" belum sempat menjawab pertanyaan di belakang pak satpam sudah ada pemuda yang berperawakan tinggi kekar memakai kaos TNI dan celananya. Wajahnya yang tampan meskipun sedikit eksotis karena baru pulang dari nugas. Membuat Diandra mengo. Bingung siapa pemuda itu.

" Aku harus menjemputmu untuk persiapan pernikahan kita," ucap pemuda itu membuat Diandra yang menganga makin mengangakan mulutnya itu.

Zifa mengangguk paham. Namun pada menit berikutnya Devano menghampiri pemuda itu. Dia tersenyum pada calon suami Zifa.

" Sulaiman!!! Kamu kan?" tanya Devano.

" Bang Devan?!" tanyanya balik Dan Devan mengangguk membenarkan.

" Apa kabar Sulaiman??? Aku masih kagum padamu sampai detik ini," ujar Devano.

" Abang berlebihan ... Ini sudah lewat beberapa tahun bang," jawabnya.

Sedangkan di pojok kasir Diandra bertanya pada Zifa.

" Dia siapa??? Kenapa bisa mengenal Devano Zif?" tanya Diandra dengan suara pelan.

" Mana kutahu .... Tanyakan padanya!" jawab Zifa terdengar menyebalkan sekali.

" Hubungan dia denganmu apa?" tak puas dengan pertanyaan awal.

" Calon suami," jawabnya singkat.

Mata Diandra makinlah membola. Tak percaya bahwa sahabatnya itu bisa sekeren ini. Dapat si tampan dan gagah begitu.

Zifa!!!! Teriaknya dalam hati.

Terpopuler

Comments

Nurhayati Nia

Nurhayati Nia

awas loncat diandra bola mata kamuu 😂😂

2025-01-11

1

Rahma Inayah

Rahma Inayah

bgus ceritanya

2024-10-22

1

Dia Amalia

Dia Amalia

amazing youuuu abg Ahmad 🥰🥰🥰

2024-06-15

1

lihat semua
Episodes
1 Siapa Zifa?
2 Al Faroby Family
3 Mom Rasyi
4 Amarah Zifa
5 Berdamai dengan Ummi
6 Pertemuan Calon Pengantin
7 obrolan
8 Persiapan Pernikahan
9 Satu Almamater
10 Tidak Sengaja
11 Kanebo Kering
12 Tidak Utuh
13 Cinta?
14 Khawatir
15 Mendadak??
16 Lamaran dan Akad
17 Sah
18 Kena Mental
19 Pernahkah jatuh cinta???
20 Peka
21 Teras
22 Perhatian
23 Mafaza Syakir Malik
24 Perhelatan Resepsi
25 Kembali Ke Batalyon
26 Letda A. Sulaiman A.F.
27 Kagum
28 di Ratukan
29 Paper Bag
30 Kedatangan Tamu
31 Tamu adalah Raja
32 Kocak
33 Keluarga Besar Faroby
34 Nona Polwan
35 Hatinya
36 Obat Penawar
37 Perbatasan Selatan
38 Positif
39 Izin di Kantongi
40 Narendra Kusuma Al Faroby
41 Rindu
42 Bahagia Vs Emosi
43 Menghapus Rasa Rindu
44 Ikhlas
45 Nelangsa
46 Minta Maaf
47 Perbincangan keluarga Besar
48 Mama Dokter
49 Klarifikasi
50 Se- Cemburu itu?
51 Drama Perjodohan
52 Drama 2
53 Malam itu ...
54 Prahara Hati
55 Tangisan Nara
56 Sanggahan
57 Kecewanya Abi
58 Jujur
59 Drop
60 Rumah Sakit
61 Marah
62 Ke- Ambiguan Zifa
63 Di permainkan
64 Kejelasan
65 Ahmad Now
66 Menikahlah denganku
67 Tingkah Nara
68 Kaffa
69 Rasa yang Berbeda
70 Keluarga Zakaria
71 Zayyan Life
72 Selesai
73 Urusan Hati
74 Sakit
75 Marwah Zania
76 kehidupan
77 Kasih Sayang Faroby
78 Cemburu
79 Maaf
80 Salah Paham
81 Sedikit cerita
82 Zifa - Marwah
83 Abimanyu Ahmad Sulaiman
84 Kelahiran AbiManyu
85 Aunty - Uncle
86 Perasaan
87 Kata Hati
88 Undangan
89 Hasrat Lelaki
90 Gejolak hati
91 Pernikahan
92 Suasana Pesantren
93 Bilqis El Khumairoh
94 sadar
95 PROMO - NOVEL BARU
96 pernikahan
97 Cengar - Cengir
98 Pertemuan
99 Gejolak Batin
100 Perdamaian
101 Permintaan Maaf
102 Kelahiran baby Gold
103 Makin Tua Makin Muda
104 Kenangan
105 Reoni Keluarga Part. 1
106 Reoni Part 2
107 Rindu
108 Romansa di usia matang
109 Rumah Baru
110 Rahasia Lukman
111 Masa Lalu
112 Menyesal
113 Berdiam diri
114 Bahagia Selamanya
Episodes

Updated 114 Episodes

1
Siapa Zifa?
2
Al Faroby Family
3
Mom Rasyi
4
Amarah Zifa
5
Berdamai dengan Ummi
6
Pertemuan Calon Pengantin
7
obrolan
8
Persiapan Pernikahan
9
Satu Almamater
10
Tidak Sengaja
11
Kanebo Kering
12
Tidak Utuh
13
Cinta?
14
Khawatir
15
Mendadak??
16
Lamaran dan Akad
17
Sah
18
Kena Mental
19
Pernahkah jatuh cinta???
20
Peka
21
Teras
22
Perhatian
23
Mafaza Syakir Malik
24
Perhelatan Resepsi
25
Kembali Ke Batalyon
26
Letda A. Sulaiman A.F.
27
Kagum
28
di Ratukan
29
Paper Bag
30
Kedatangan Tamu
31
Tamu adalah Raja
32
Kocak
33
Keluarga Besar Faroby
34
Nona Polwan
35
Hatinya
36
Obat Penawar
37
Perbatasan Selatan
38
Positif
39
Izin di Kantongi
40
Narendra Kusuma Al Faroby
41
Rindu
42
Bahagia Vs Emosi
43
Menghapus Rasa Rindu
44
Ikhlas
45
Nelangsa
46
Minta Maaf
47
Perbincangan keluarga Besar
48
Mama Dokter
49
Klarifikasi
50
Se- Cemburu itu?
51
Drama Perjodohan
52
Drama 2
53
Malam itu ...
54
Prahara Hati
55
Tangisan Nara
56
Sanggahan
57
Kecewanya Abi
58
Jujur
59
Drop
60
Rumah Sakit
61
Marah
62
Ke- Ambiguan Zifa
63
Di permainkan
64
Kejelasan
65
Ahmad Now
66
Menikahlah denganku
67
Tingkah Nara
68
Kaffa
69
Rasa yang Berbeda
70
Keluarga Zakaria
71
Zayyan Life
72
Selesai
73
Urusan Hati
74
Sakit
75
Marwah Zania
76
kehidupan
77
Kasih Sayang Faroby
78
Cemburu
79
Maaf
80
Salah Paham
81
Sedikit cerita
82
Zifa - Marwah
83
Abimanyu Ahmad Sulaiman
84
Kelahiran AbiManyu
85
Aunty - Uncle
86
Perasaan
87
Kata Hati
88
Undangan
89
Hasrat Lelaki
90
Gejolak hati
91
Pernikahan
92
Suasana Pesantren
93
Bilqis El Khumairoh
94
sadar
95
PROMO - NOVEL BARU
96
pernikahan
97
Cengar - Cengir
98
Pertemuan
99
Gejolak Batin
100
Perdamaian
101
Permintaan Maaf
102
Kelahiran baby Gold
103
Makin Tua Makin Muda
104
Kenangan
105
Reoni Keluarga Part. 1
106
Reoni Part 2
107
Rindu
108
Romansa di usia matang
109
Rumah Baru
110
Rahasia Lukman
111
Masa Lalu
112
Menyesal
113
Berdiam diri
114
Bahagia Selamanya

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!