Satu Almamater

" Kenal di mana dengan Zifa?!" tanya Devano dengan posisi berdiri layaknya orang berbincang. Sulaiman yang memang irit bicara itu sedikit senyum bahkan itu tak terlihat.

" Orang tua kami yang menjodohkan," jawabnya singkat membuat Devano tak percaya akan ucapan Sulaiman.

" Yakin? Ayolah Sulaiman .... Kamu itu banyak yang menyukai bagaimana bisa dapat sebuah perjodohan," ujar Devano tak percaya meskipun sudah mendengar sendiri dari yang bersangkutan.

" Takdir kehidupanku memang demikian. Memangnya kenapa Bang Devan? Zifa bukankah dokter yang hebat bukan di rumah sakitmu," jawaban cerdas dari Sulaiman. Tawa Devano jadi menggelegar di halaman itu sambil menunggu para gadis mereka yang sedang di kasir.

" Tentu dia baik Sulaiman!! Siapa yang tidak mengenalnya sebaik diriku hahaha," tawanya bungkam kala Sulaiman mengatakan sesuatu.

" Apakah Bang Devan kekasihnya sehingga mengatakan hal itu!???" tanyanya dengan wajah tenang dan datar - datar saja. Padahal jelas sekali dia ingin tahu sesuatu.

" Apa?? Kekasihnya ... Ah, tidak - tidak Sulaiman! Aku Calon Suami Diandra bagaimana bisa aku menjadi kekasih Zifa," jawabnya kikuk. Dia rasa Sulaiman sedikit kesal padanya.

" Bagus jika seperti itu bang! Agaknya bukan dirimu yang mengenalnya dengan baik jika begitu tapi keluarganya," jawabnya kemudian sambil melihat arlojinya. 30 menit lagi mereka harus sampai di butik. Sulaiman melihat ke arah kasir di mana di sana ada Zifa dan temannya itu.

Lama sekali! Bagaimana bisa aku menyuruhnya lebih cepat sedikit.

" Aku permisi dulu bang! Aku harus segera membawanya ke butik. Kami janjian 30 menit lagi," ucap Sulaiman pada Devano. Pemuda itu hanya mengangguk saja tanpa menanggapinya dengan kata - kata.

Sulaiman berjalan dengan langkah lebar menuju ke arah Zifa berada. Sesampainya di tempat itu tanpa basa basi Sulaiman mengatakan sesuatu.

" Apakah masih lama?! Aku sudah berjanji akan datang jam 13.00. Ini sudah mendekati," ucapnya tanpa ekspresi khawatir, sedih, susah bahkan lainnya. Wajahnya lempeng - lempeng saja layaknya serabi panggang.

" Sudah selesai," jawab Zifa singkat sekali.

" Kita pergi sekarang! Jika tidak tanteku itu akan pergi begitu saja. Dia itu suka kabur jika janjiannya meleset dari waktu yang di janjikan!!!" serunya dengan wajah datar.

" Baik! Diandra aku harus pergi .... " ucapnya.

Bayarkan tagihanku, besok ku ganti plisss! Bisikya tatkala melewat sahabatnya.

Saat Zifa dan pemuda itu pergi Diandra jadi menggelengkan kepalanya. Diandra menyesal karena kasir ini sangat antri pada jam siang.

" Hei sayang .... Sahabatnya di bawa pergi oleh dia dengan cepat bukan???! Hmmm ... Dia masih saja pemuda yang sama," ujar Devano membuat Diandra mengernyitkan alisnya itu. Sungguh penuh tanda tanya.

" Kamu mengenalnya?" tanya Diandra.

" Kami ... Satu Almamater! Dia penggantiku semenjak aku turun jabatan dari ketua Osis. Sulaiman itu namanya!" seru Devano. Sedikit titik terang bagi Diandra.

Oh, Sulaiman! Tapi siapa dia bagi Zifa? Kenapa Zifa begitu penurut tadi?

" Apa hubungan mereka??? Sehingga Zifa harus menurut begitu saja ??? Apa kekasih Zifa," tanya Diandra dengan serius kali ini. Sungguh sangat penasaran sekali.

" Apakah kamu benar - benar tidak tahu siapa dia sayang???!!!! Tidak masuk akal," ejek Devano padanya.

" Eh, ayolah siapa dia sehingga aku harus mengenalnya?? Jangan bercanda kamu Devan!" seruan Diandra membuat Devano gemas dan mencubit pipi sang calon istri.

" Karena dia adalah Calon Suami sahabatmu sayang!!!! Apa iya Zifa tidak menceritakannya padamu. Kalian sahabat dari orok .... Harusnya paham satu sama lain," jawab Devano membuat Diandra menganga tak percaya.

" Apa??? Calon suaminya ... Semenjak kapan Zifa bertunangan??? Dia tak mengatakan apapun Devan," ucapnya dengan keadaan masih setengah terkejut.

Kau bercanda padaku Zifa!!! Hal sebesar ini kau tak katakan padaku!!!! Semenjak kapan kau bertunangan dengan si muka kanebo kering seperti itu!!!😡😡😡 aku benci padamu beib😭.

Pesan itu dia kirim pada Zifa dengan ekspresi marah dan menangis. Zifa yang melihat pesan masuk itu hanya menganga tak percaya. Diandra mengatakan sulaiman Kanebo kering.

Astaga dokter satu ini membuatku berdosa tatkala aku belum menjadi istri Sulaiman!

" Kita turun!" ajak Sulaiman dan kemudian menggandeng tangan Zifa. Tepatnya jas dokter yang di kenakan olehnya.

" Eh," gumamnya.

Terpopuler

Comments

Tamirah

Tamirah

awal crt sdh tertarik kita tunggu crt berikutnya antara tentara dan dokter.
pembaca berharap diakhir cerita happy ending.

2024-09-29

1

Sri Rahayu

Sri Rahayu

cerita x menarik

2024-07-25

3

Dia Amalia

Dia Amalia

kanebo kusut x ahhh bg Ahmad 🤣😂😂

2024-06-15

0

lihat semua
Episodes
1 Siapa Zifa?
2 Al Faroby Family
3 Mom Rasyi
4 Amarah Zifa
5 Berdamai dengan Ummi
6 Pertemuan Calon Pengantin
7 obrolan
8 Persiapan Pernikahan
9 Satu Almamater
10 Tidak Sengaja
11 Kanebo Kering
12 Tidak Utuh
13 Cinta?
14 Khawatir
15 Mendadak??
16 Lamaran dan Akad
17 Sah
18 Kena Mental
19 Pernahkah jatuh cinta???
20 Peka
21 Teras
22 Perhatian
23 Mafaza Syakir Malik
24 Perhelatan Resepsi
25 Kembali Ke Batalyon
26 Letda A. Sulaiman A.F.
27 Kagum
28 di Ratukan
29 Paper Bag
30 Kedatangan Tamu
31 Tamu adalah Raja
32 Kocak
33 Keluarga Besar Faroby
34 Nona Polwan
35 Hatinya
36 Obat Penawar
37 Perbatasan Selatan
38 Positif
39 Izin di Kantongi
40 Narendra Kusuma Al Faroby
41 Rindu
42 Bahagia Vs Emosi
43 Menghapus Rasa Rindu
44 Ikhlas
45 Nelangsa
46 Minta Maaf
47 Perbincangan keluarga Besar
48 Mama Dokter
49 Klarifikasi
50 Se- Cemburu itu?
51 Drama Perjodohan
52 Drama 2
53 Malam itu ...
54 Prahara Hati
55 Tangisan Nara
56 Sanggahan
57 Kecewanya Abi
58 Jujur
59 Drop
60 Rumah Sakit
61 Marah
62 Ke- Ambiguan Zifa
63 Di permainkan
64 Kejelasan
65 Ahmad Now
66 Menikahlah denganku
67 Tingkah Nara
68 Kaffa
69 Rasa yang Berbeda
70 Keluarga Zakaria
71 Zayyan Life
72 Selesai
73 Urusan Hati
74 Sakit
75 Marwah Zania
76 kehidupan
77 Kasih Sayang Faroby
78 Cemburu
79 Maaf
80 Salah Paham
81 Sedikit cerita
82 Zifa - Marwah
83 Abimanyu Ahmad Sulaiman
84 Kelahiran AbiManyu
85 Aunty - Uncle
86 Perasaan
87 Kata Hati
88 Undangan
89 Hasrat Lelaki
90 Gejolak hati
91 Pernikahan
92 Suasana Pesantren
93 Bilqis El Khumairoh
94 sadar
95 PROMO - NOVEL BARU
96 pernikahan
97 Cengar - Cengir
98 Pertemuan
99 Gejolak Batin
100 Perdamaian
101 Permintaan Maaf
102 Kelahiran baby Gold
103 Makin Tua Makin Muda
104 Kenangan
105 Reoni Keluarga Part. 1
106 Reoni Part 2
107 Rindu
108 Romansa di usia matang
109 Rumah Baru
110 Rahasia Lukman
111 Masa Lalu
112 Menyesal
113 Berdiam diri
114 Bahagia Selamanya
Episodes

Updated 114 Episodes

1
Siapa Zifa?
2
Al Faroby Family
3
Mom Rasyi
4
Amarah Zifa
5
Berdamai dengan Ummi
6
Pertemuan Calon Pengantin
7
obrolan
8
Persiapan Pernikahan
9
Satu Almamater
10
Tidak Sengaja
11
Kanebo Kering
12
Tidak Utuh
13
Cinta?
14
Khawatir
15
Mendadak??
16
Lamaran dan Akad
17
Sah
18
Kena Mental
19
Pernahkah jatuh cinta???
20
Peka
21
Teras
22
Perhatian
23
Mafaza Syakir Malik
24
Perhelatan Resepsi
25
Kembali Ke Batalyon
26
Letda A. Sulaiman A.F.
27
Kagum
28
di Ratukan
29
Paper Bag
30
Kedatangan Tamu
31
Tamu adalah Raja
32
Kocak
33
Keluarga Besar Faroby
34
Nona Polwan
35
Hatinya
36
Obat Penawar
37
Perbatasan Selatan
38
Positif
39
Izin di Kantongi
40
Narendra Kusuma Al Faroby
41
Rindu
42
Bahagia Vs Emosi
43
Menghapus Rasa Rindu
44
Ikhlas
45
Nelangsa
46
Minta Maaf
47
Perbincangan keluarga Besar
48
Mama Dokter
49
Klarifikasi
50
Se- Cemburu itu?
51
Drama Perjodohan
52
Drama 2
53
Malam itu ...
54
Prahara Hati
55
Tangisan Nara
56
Sanggahan
57
Kecewanya Abi
58
Jujur
59
Drop
60
Rumah Sakit
61
Marah
62
Ke- Ambiguan Zifa
63
Di permainkan
64
Kejelasan
65
Ahmad Now
66
Menikahlah denganku
67
Tingkah Nara
68
Kaffa
69
Rasa yang Berbeda
70
Keluarga Zakaria
71
Zayyan Life
72
Selesai
73
Urusan Hati
74
Sakit
75
Marwah Zania
76
kehidupan
77
Kasih Sayang Faroby
78
Cemburu
79
Maaf
80
Salah Paham
81
Sedikit cerita
82
Zifa - Marwah
83
Abimanyu Ahmad Sulaiman
84
Kelahiran AbiManyu
85
Aunty - Uncle
86
Perasaan
87
Kata Hati
88
Undangan
89
Hasrat Lelaki
90
Gejolak hati
91
Pernikahan
92
Suasana Pesantren
93
Bilqis El Khumairoh
94
sadar
95
PROMO - NOVEL BARU
96
pernikahan
97
Cengar - Cengir
98
Pertemuan
99
Gejolak Batin
100
Perdamaian
101
Permintaan Maaf
102
Kelahiran baby Gold
103
Makin Tua Makin Muda
104
Kenangan
105
Reoni Keluarga Part. 1
106
Reoni Part 2
107
Rindu
108
Romansa di usia matang
109
Rumah Baru
110
Rahasia Lukman
111
Masa Lalu
112
Menyesal
113
Berdiam diri
114
Bahagia Selamanya

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!