obrolan

Semua keluarga memberi kesempatan pada keduanya untuk mengobrol sebab tak akan lama dari hari ini mereka akan melangsungkan pernikahan.

Di ruangan ViP sebelah ruang sebelumnya ...

" Kenapa menerima lamaran ini? Bahkan kita tidak saling mengenal," ujar Zifa pada pemuda di hadapannya yang sedari tadi memainkan ponselnya. Entah apa yang dia lihat di sana.

" Simple saja ... Karena aku ingin menikahimu," jawabnya membuat Zifa mengerutkan keningnya. Jawaban apa itu??? Sungguh bukan jawaban.

" Jangan bercanda bung! Ini zaman modern bukan siti nurbaya. Tidak mungkin pemuda sepertimu tidak memiliki kekasih," ucap Zifa melanjutkan.

" Lalu? Menurutmu ... Aku seperti itu?" tanya Dia tanpa menatap Zifa. Zifa nampak geram padanya namun dia tahan.

" Aku tanya ya !!?? Jangan balik tanya. Yang bener dong jawabnya," jawab Zifa kesal kali ini. Di permainkan rasanya oleh pemuda ini.

" Kamu itu terlalu banyak pengalaman apa info??? Jika pacaran itu halal akan aku lakukan semenjak lama. Tapi sayangnya aku tidak tertarik. Apakah kamu memiliki kekasih???!" akhirnya jawabannya agak panjang. Meskipun nada bicara flat dan lurus - lurus aaja.

" Gak! Tidak tertarik pada kaum mu?!" jawabnya terlanjur sebal. Sontak saja Sulaiman menatap calon istrinya lekat.

" Kamu suka sesama jenis???!" seru Sulaiman. Mata mereka bertemu sejenak.

" Enak saja!!!! Normal tahu ... Aku hanya tidak suka jika pacaran. Membuatku ribet," jawabnya menghela nafas berat.

" Lalu kenapa dengan hijabmu?" tanya Sulaiman.

" Entahlah! Aku juga ingin berhijab. Namun tudingan miring keluarga Ummi membuatku sakit hati dan belum mantap menggunakan hijab. Untuk apa memakai hijab jika bisanya hanya menyakiti hati orang lain," jawabnya sedikit terbuka pada sulaiman.

" Kau turuti kemarahanmu itu??" tanya sulaiman lagi.

" Aku bisa apa? Kata - kata itu terlalu mengintimidasi hidupku dan jalan pikiranku. Aku tidak membenci mereka namun aku mengurangi interaksi yang instens," jawabnya sambil tersenyum kecut pada sulaiman.

" Bolehkah ku katakan sesuatu??" tanyanya lagi tanpa rasa malu. Melontarkan pertanyaan terus semenjak tadi bertemu.

" Katakan saja!" seru Zifa pada pemuda itu.

" Kamu cantik jika berhijab! Bolehkah aku egois sebelum menjadi suamimu?!" ujar Sulaiman dengan getir. Alasan apa yang membuat Zifa harus menurutinya. Mustahil dia tunduk begitu aaja kala melihat gadis zaman now itu.

" Egois apa???! Jangan aneh - aneh," jawab Zifa sedikit gemetar. Sedangkan Zifa bingung hendak melakukan apa.

" Pakalah hijab yang ku berikan ini! Aku tidak mau kecantikanmu itu di nikmati banyak orang Zifa. Aku tidak memaksamu tapi jika sempat ingatlah untuk memakainya," jawab Sulaiman. Dia memberikan tas berisi beberapa hijab. Dia berharap Zifa mau memakainya. Setidaknya dia tahu mana yang ingin di pakainya.

" Kamu tahu aku menghindari hal itu! Kau tahu jika memaksaku berhijab aku pastikan akan menolakmu," jawab Zifa jujur. Dan Sulaiman pun paham akan hal itu. Tawa kecil sulaiman seakan mengejek Zifa.

Kenapa tertawa??? Serobot Zifa lagi.

" Siapa yang ku paksa Zifa??? Aku hanya mengatakan bahwa jika sempat gunakan dia. Aku juga bilang bahwa kamu cantik tatkala berhijab. Jadi, salahnya di mana??? Kenapa jadi ngambek begini," jawab Sulaiman. Zifa masih diam seribu bahasa. Rasanya dia ingin Calon istrinya itu jujur dan apa adanya.

" Aku belum siap berhijab," seketika lelehan air matanya mengalir dengan epik di pipi. Sungguh dramatisasi menggelikan.

" Sudah cukup Zifa! Kita bergabung dengan keluarga sekarang. Ayo!" ajak Sulaiman.

Mereka kemudian berjalan menuju ruang keluarga. Zifa diam tanpa banyak bicara. Tapi sebelum masuk ruangan dia mengatakan sesuatu yang membuat Sulaiman tersenyum.

" Permintaanmu akan aku pertimbangkan," lirihnya kemudian masuk terlebih dahulu. Sulaiman mengulas senyum tampannya dan mengamini Ucapannya.

Aamiin. Terima kasih sudah menerimaku dalam kehidupanmu hingga masa mendatang! Ku harap pilihan kita menikah bukanlah hal yang salah sebab semua butuh pertimbangan yang matang.

Sedikit dulu ya sayang waktunya mepet sekali mau selesaikan. Terima kasih pembaca yang baik ....

Terpopuler

Comments

Susanty

Susanty

aw AW AW so sweet bang Ahmad 🥰

2024-07-12

4

Dia Amalia

Dia Amalia

ayo bg Ahmad luluknbhati mbak zifa😍😍

2024-06-15

1

lihat semua
Episodes
1 Siapa Zifa?
2 Al Faroby Family
3 Mom Rasyi
4 Amarah Zifa
5 Berdamai dengan Ummi
6 Pertemuan Calon Pengantin
7 obrolan
8 Persiapan Pernikahan
9 Satu Almamater
10 Tidak Sengaja
11 Kanebo Kering
12 Tidak Utuh
13 Cinta?
14 Khawatir
15 Mendadak??
16 Lamaran dan Akad
17 Sah
18 Kena Mental
19 Pernahkah jatuh cinta???
20 Peka
21 Teras
22 Perhatian
23 Mafaza Syakir Malik
24 Perhelatan Resepsi
25 Kembali Ke Batalyon
26 Letda A. Sulaiman A.F.
27 Kagum
28 di Ratukan
29 Paper Bag
30 Kedatangan Tamu
31 Tamu adalah Raja
32 Kocak
33 Keluarga Besar Faroby
34 Nona Polwan
35 Hatinya
36 Obat Penawar
37 Perbatasan Selatan
38 Positif
39 Izin di Kantongi
40 Narendra Kusuma Al Faroby
41 Rindu
42 Bahagia Vs Emosi
43 Menghapus Rasa Rindu
44 Ikhlas
45 Nelangsa
46 Minta Maaf
47 Perbincangan keluarga Besar
48 Mama Dokter
49 Klarifikasi
50 Se- Cemburu itu?
51 Drama Perjodohan
52 Drama 2
53 Malam itu ...
54 Prahara Hati
55 Tangisan Nara
56 Sanggahan
57 Kecewanya Abi
58 Jujur
59 Drop
60 Rumah Sakit
61 Marah
62 Ke- Ambiguan Zifa
63 Di permainkan
64 Kejelasan
65 Ahmad Now
66 Menikahlah denganku
67 Tingkah Nara
68 Kaffa
69 Rasa yang Berbeda
70 Keluarga Zakaria
71 Zayyan Life
72 Selesai
73 Urusan Hati
74 Sakit
75 Marwah Zania
76 kehidupan
77 Kasih Sayang Faroby
78 Cemburu
79 Maaf
80 Salah Paham
81 Sedikit cerita
82 Zifa - Marwah
83 Abimanyu Ahmad Sulaiman
84 Kelahiran AbiManyu
85 Aunty - Uncle
86 Perasaan
87 Kata Hati
88 Undangan
89 Hasrat Lelaki
90 Gejolak hati
91 Pernikahan
92 Suasana Pesantren
93 Bilqis El Khumairoh
94 sadar
95 PROMO - NOVEL BARU
96 pernikahan
97 Cengar - Cengir
98 Pertemuan
99 Gejolak Batin
100 Perdamaian
101 Permintaan Maaf
102 Kelahiran baby Gold
103 Makin Tua Makin Muda
104 Kenangan
105 Reoni Keluarga Part. 1
106 Reoni Part 2
107 Rindu
108 Romansa di usia matang
109 Rumah Baru
110 Rahasia Lukman
111 Masa Lalu
112 Menyesal
113 Berdiam diri
114 Bahagia Selamanya
Episodes

Updated 114 Episodes

1
Siapa Zifa?
2
Al Faroby Family
3
Mom Rasyi
4
Amarah Zifa
5
Berdamai dengan Ummi
6
Pertemuan Calon Pengantin
7
obrolan
8
Persiapan Pernikahan
9
Satu Almamater
10
Tidak Sengaja
11
Kanebo Kering
12
Tidak Utuh
13
Cinta?
14
Khawatir
15
Mendadak??
16
Lamaran dan Akad
17
Sah
18
Kena Mental
19
Pernahkah jatuh cinta???
20
Peka
21
Teras
22
Perhatian
23
Mafaza Syakir Malik
24
Perhelatan Resepsi
25
Kembali Ke Batalyon
26
Letda A. Sulaiman A.F.
27
Kagum
28
di Ratukan
29
Paper Bag
30
Kedatangan Tamu
31
Tamu adalah Raja
32
Kocak
33
Keluarga Besar Faroby
34
Nona Polwan
35
Hatinya
36
Obat Penawar
37
Perbatasan Selatan
38
Positif
39
Izin di Kantongi
40
Narendra Kusuma Al Faroby
41
Rindu
42
Bahagia Vs Emosi
43
Menghapus Rasa Rindu
44
Ikhlas
45
Nelangsa
46
Minta Maaf
47
Perbincangan keluarga Besar
48
Mama Dokter
49
Klarifikasi
50
Se- Cemburu itu?
51
Drama Perjodohan
52
Drama 2
53
Malam itu ...
54
Prahara Hati
55
Tangisan Nara
56
Sanggahan
57
Kecewanya Abi
58
Jujur
59
Drop
60
Rumah Sakit
61
Marah
62
Ke- Ambiguan Zifa
63
Di permainkan
64
Kejelasan
65
Ahmad Now
66
Menikahlah denganku
67
Tingkah Nara
68
Kaffa
69
Rasa yang Berbeda
70
Keluarga Zakaria
71
Zayyan Life
72
Selesai
73
Urusan Hati
74
Sakit
75
Marwah Zania
76
kehidupan
77
Kasih Sayang Faroby
78
Cemburu
79
Maaf
80
Salah Paham
81
Sedikit cerita
82
Zifa - Marwah
83
Abimanyu Ahmad Sulaiman
84
Kelahiran AbiManyu
85
Aunty - Uncle
86
Perasaan
87
Kata Hati
88
Undangan
89
Hasrat Lelaki
90
Gejolak hati
91
Pernikahan
92
Suasana Pesantren
93
Bilqis El Khumairoh
94
sadar
95
PROMO - NOVEL BARU
96
pernikahan
97
Cengar - Cengir
98
Pertemuan
99
Gejolak Batin
100
Perdamaian
101
Permintaan Maaf
102
Kelahiran baby Gold
103
Makin Tua Makin Muda
104
Kenangan
105
Reoni Keluarga Part. 1
106
Reoni Part 2
107
Rindu
108
Romansa di usia matang
109
Rumah Baru
110
Rahasia Lukman
111
Masa Lalu
112
Menyesal
113
Berdiam diri
114
Bahagia Selamanya

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!