Di dalam sebuah ruang konferensi mewah di pusat kota Shanghai, suasana terasa sangat tegang. Ruangan itu dipenuhi oleh pejabat tinggi pemerintah China, eksekutif HL.Corp, dan pakar keamanan dunia maya. Di depan ruangan, sebuah layar besar menampilkan logo VR Horizon yang kini disertai dengan tanda bahaya.
"Terima kasih sudah datang dalam pertemuan darurat ini,” kata Menteri Teknologi China, Yu Chaoxiang, sambil membuka pertemuan. “Kita semua tahu mengapa kita ada di sini. VR Horizon, game yang telah merevolusi dunia virtual, kini berada di ambang kehancuran.”
Di sebelah Yu Chaoxiang, duduklah CEO muda dari HL.Corp, Zhang Wei. Wajahnya tampak tegang, namun ia berusaha tetap profesional. "Kami telah mengidentifikasi sumber masalah ini. Salah satu top player kami, yang dikenal dengan nama 'Nyx', telah menggunakan cheat ilegal dan berniat menghancurkan sistem permainan. Untuk itu, kami sedang berusaha untuk memperbarui sistem teknologi Half-Life Vive ke versi terbaru," jelas Zhang Wei dengan suara tegas.
Seorang pejabat keamanan cyber, Kolonel Li Jun, mengangguk setuju. "Nyx adalah ancaman besar. Dia memiliki akses ke data sensitif dan kemampuan untuk mengeksploitasi celah dalam sistem. Kami telah mencoba segala cara untuk menghentikannya, tetapi dia selalu selangkah lebih maju."
Seperti yang telah diprediksi, ruangan mulai memanas ketika salah satu pejabat pemerintah, Direktur Wang Bo, berdiri dengan wajah merah. “Ini adalah kegagalan besar dari pihak pengembang! Bagaimana mungkin seseorang bisa mendapatkan akses sebesar itu tanpa terdeteksi? Apakah label VR Horizon sebagai 'game yang terbebas dari cheat' hanyalah sebuah omong kosong?”
Mendengar hal itu, Zhang Wei menjawab dengan nada defensif. Dia tahu, produk andalan miliknya memang sedang bermasalah, “Kami memiliki protokol keamanan yang sangat ketat. Namun, Nyx adalah seorang genius dalam bidang teknologi. Dia menemukan cara untuk memanipulasi sistem dengan cara yang belum pernah kita lihat sebelumnya.”
"Menurut prediksi kami, Nyx tidak hanya bergerak seorang diri," lanjut CEO HL.Corp.
"Apakah kalian tidak memiliki solusi selain memperbarui teknologi game kalian?" tanya Liu Mei, seorang anggota parlemen, dengan nada sinis. "Bagaimana bisa kalian membiarkan ini berlarut-larut? Sudah banyak sekali warga yang menggantungkan hidupnya di dalam game ini, bahkan mereka menggunakan sebagian besar gaji mereka untuk top up agar dapat mengembangkan Zon Credits sebanyak mungkin."
Situasi disana benar-benar sedang panas. Tentu saja, hal ini akibat dari timbulnya kekacauan diberbagai titik di kota-kota besar di seluruh penjuru dunia, dimana masyarakat mulai melakukan aksi demo atas kemunculan seorang player dengan kekuatan yang tidak wajar.
Ditengah perdebatan mereka yang tak kunjung usai, Irwan Rahantyo, Chief Game Designer asal Indonesia, akhirnya angkat bicara. "Kami sebenarnya memiliki solusi," ujar pria berusia 40-an itu sembari menyeruput secangkir kopi. "Namun kontroversial. Kami bisa saja mengaktifkan Program 999 untuk mengulur waktu selagi kita melakukan pembaruan."
Ruangan yang ribut seketika menjadi sunyi. Program 999 adalah sebuah inisiatif rahasia yang dapat memaksimalkan power stats pemain secara acak atau ditentukan untuk menandingi Nyx. Namun, tentu saja yang bisa melakukan semua ini hanyalah pihak pengembang game, yakni Half-life Corporation itu sendiri. Walau begitu, program ini belum pernah diuji cobakan karena resikonya yang terlalu tinggi.
Benar saja, mendengar usulan itu, Zhang Wei segera menolak gagasan itu dengan lantang. "Itu tidak mungkin. Mengaktifkan Program 999 akan melanggar aturan permainan dan menciptakan ketidakseimbangan yang lebih besar. Kita tidak bisa mempercayakan kekuatan sebesar itu pada pemain acak. Bagaimana jika mereka justru bergabung dengan Nyx?"
Namun Irwan tidak mundur. "Tapi kita kehabisan waktu, Tuan Muda Zhang. Jika kita tidak melakukan sesuatu sekarang, VR Horizon akan hancur. Program 999 adalah satu-satunya cara untuk memberikan perlawanan yang setara."
"Menggunakan Program 999 hanya akan membuat kita kehilangan kendali lebih jauh. Kita harus mencari cara lain," timpal Kolonel Li Jun menggelengkan kepalanya.
Direktur Wang Bo mengangguk setuju dengan pendapat Kolonel. "Kami tidak bisa mengambil risiko sebesar itu. Kita butuh solusi yang lebih aman."
Diskusi semakin panas ketika berbagai pandangan diusulkan. Beberapa berpendapat untuk menghentikan game sementara, sementara yang lain menyarankan untuk meningkatkan keamanan dengan melibatkan lebih banyak ahli. Namun, tidak ada satu pun solusi yang bisa menjamin keberhasilan.
Merasa kehilangan arah pembicaraan, Zhang Wei akhirnya berusaha menenangkan suasana. “Kita di sini tidak untuk saling menyalahkan. Fokus kita adalah menemukan solusi secepat mungkin. Pihak HL.Corp telah menawarkan hadiah uang miliaran rupiah bagi siapa saja yang bisa menyelamatkan game ini.”
"10 miliar untuk siapapun yang dapat menghentikan Nyx selama kita memperbarui sistem."
...[VR Horizon : Kebangkitan Pecundang]...
Di sisi lain, berita tentang krisis di VR Horizon menyebar dengan cepat ke seluruh dunia. Saluran berita hingga media sosial dipenuhi dengan laporan tentang kejadian ini.
“Kembali lagi bersama kami di CMDC News! Pertemuan darurat antara pejabat pemerintah China dan eksekutif HL.Corp sedang berlangsung. Mereka berusaha menemukan solusi untuk menghentikan Nyx, top player yang menggunakan cheat ilegal dan berencana menghancurkan game ini. Berbagai ahli dari seluruh dunia telah dikerahkan, dan hadiah uang miliaran rupiah telah diumumkan untuk siapa saja yang bisa menyelamatkan VR Horizon.”
Faran, yang duduk di depan televisi bersama Melyn, menatap layar dengan penuh perhatian. Matanya berkobar dengan semangat yang baru. “Ini kesempatan kita, Melyn,” katanya dengan suara mantap, tentu masih ada rasa pesimis yang menyelimuti. “Aku akan kembali ke Horizon dan menghentikan Nyx. Lalu kita akan memenangkan hadiah itu untuk memperbaiki hidup kita.”
Walaupun terlihat mengada-ngada Melyn tetap menatap kakaknya dengan penuh keyakinan. “Aku percaya padamu, Kak. Kau pasti bisa melakukannya.”
"Baiklah Melyn, jadi sekarang tugasmu adalah untuk menyembunyikan apapun soal ini kepada ayah dan ibu, termasuk perangkat yang barusan aku beli, mengerti?"
Mendengar itu, Adiknya mengangguk ceria dan segera mendapat balasan telapak tangan Faran yang mengacak-acak puncak kepalanya dengan bersemangat, tentu Faran juga tersenyum.
Dengan semangat yang kembali menyala, Faran memasang kembali VR Googles-nya, bersiap untuk kembali ke dunia virtual yang penuh tantangan. Di dalam hatinya, ia tahu bahwa ini adalah perjuangan besar, bukan hanya untuk menyelamatkan game, tetapi juga untuk membuktikan pada dunia bahwa ia bukan pecundang.
Dan tentu saja, ini semua demi uang, uang dan uang. Tidak ada hal yang lebih menderita dari kemiskinan. Tidak ada pula yang lebih rendah dari kotoran, sekarang adalah waktunya, karena kesempatan belum tentu datang dua kali.
...[Loading Screen...]...
...[Selamat datang di VR HORIZON]...
"Aku, Faran Aghanel, akan menjadi yang terkuat!"
...[Bersambung]...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 52 Episodes
Comments
Kerta Wijaya
🤟🤟
2024-07-07
1
Fendi Kurnia Anggara
up ok
2024-06-15
1