Bab 18. Trio Bocil Mematikan

Beberapa saat sebelumnya ….

Sedangkan diruang rawat Shea, tampak dia tengah ditemani oleh Zhea dan Kay. Sedangkan Zhia sedang pergi ke kantin rumah sakit untuk membeli beberapa makanan, karena para cucunya yang terus merengek kelaparan. Sedangkan Ashlyn, tengah mencari keberadaan Papah mertuanya untuk menanyakan keberadaan sang suami yang tidak bisa dihubungi. Hingga tersisa ‘lah tiga cucu genius itu dengan penjagaan super ketat di luar ruangannya.

“Aku bosan terus berbaring di sini! Padahal aku sudah merasa baik-baik saja, tapi kenapa Mommy tidak mengijinkan aku pulang saja,” gerutu Shea yang kerjanya hanya terbaring, makan dan berbaring lagi.

“Aku juga bosan terus menemanimu di sini. Bagaimana kalau kita menjenguk Dokter cantik itu saja, kita bisa sedikit bermain dengannya,” usul Kay yang juga merasakan kebosanan yang sama.

“Tapi bukankah Grandma dan yang lainnya sudah mengatakan bahwa kita tidak boleh pergi kemanapun karena masih ada beberapa pelaku yang masih berkeliaran,” ujar Zhea mengingatkan Shea dan Kay akan pesan yang para orang dewasa berikan pada mereka.

“Kita hanya mengunjungi Dokter Cantik yang yang ruang rawatnya tidak jauh dari sini. Jadi, tidak aka nada masalah, apalagi Grandpa dan Daddy sudah memastikan keamanan di sekitar sini.” Tapi Shea malah menyakinkan Zhea bahwa tidak akan yang terjadi karena keamanan rumah sakit sedang di ambil alih oleh keluarga Xavier.

“Benar, Zhea! Apa yang kau takutkan memangnya, semuanya akan baik-baik kita. Lagian kita hanya akan menjenguk Dokter Cantik sebentar saja,” bujuk Kay yang semakin menyakinkan Zhea untuk mengikuti mereka.

“Baiklah, tapi kita harus meninggalkan pesan untuk Grandma agar dia tidak kahwatir karena kita tiba-tiba menghilang,” ujar Zhea yang akhirnya setuju untuk mengikuti Shea dan Kay.

“Sudah selesai!” Shea meletakkan sebuah kertas yang dia tulis tangan mengatakan tujuan kepergian mereka. Dia pun beranjak dari ranjang rumah sakitnya sembari berkata penuh semangat, “Ayo kita pergi mengunjungi Dokter Cantik!”

Shea pun menggandeng Kay dan Zhea dengan hati riang.

...****************...

Sampai setibanya mereka di lorong rumah sakit yang menuju ke ruang rawat Olivia. Raut wajah riang mereka berubah menjadi sangat serius ketika melihat para anak buah keluarga Xavier telah berjatuhan, tapi bukan tidak sadarkan diri melainkan sudah tidak bernapas lagi.

“Jangan sentuh aku … Hiks! Aku mohon jangan sentuh aku ….”

“DOKTER CANTIK!” seru Shea, Zhea dan Kay serentak saat mendengar teriakan Olivia dari dalam ruang rawatnya. Tanpa pikir panjang lagi ketiganya langsung berlari ke arah ruangan itu dan bersama-sama menendang pintu yang sepertinya dikunci dari dalam.

Sretttt ….

Melihat Dokter cantik mereka yang akan dilecehkan lagi, Shea pun langsung mengeluarkan sebilah belati dan melemparkannya pada pria bertopeng itu. Sayangnya, pria itu bisa menghindarinya tepat waktu sehingga belati tersebut hanya menggores lengannya.

Arshan cukup terkejut sekaligus panik, karena mengira di antara Rayden, Levi dan Lucia yang memergokinya kali ini. Karena jika dugaannya itu benar terjadi, maka sudah pasti dia akan mengalami kesulitan meloloskan diri dari ruangan tersebut.

“Lepaskan Dokter cantik, Dasar penjahat!”

Namun, ternyata yang melempar belati itu adalah Shea yang datang bersama dengan saudari kembarnya yaitu Zhea dan sepupunya, Kay. Arshan yang tidak mengetahui kemampuan tidak bocah itu, tentu saja tersenyum meremehkan dan mengganggap enteng ketiganya.

“Bwahaha, ternyata hanya tiga bocah sialan yang mengganggu kesenanganku. Jika kalian tidak ingin mati, maka cepatlah pergi dari sini dan berpura-pura ‘lah tidak melihat apapun di sini,” sentak Arshan yang masih tertawa meremehkan pada kehadiran tiga cucu mafia yang bisa kapan saja berubah menjadi titisan malaikat maut.

“Ck, meremehkan kami rupanya!” balas Kay yang tersenyum meremehkan pada sosok pria bertopeng itu.

“Menjauh Lah dari Dokter cantik atau kau akan menerima akibatnya,” ancam Shea yang tidak tega melihat Olivia yang sudah sangat ketakutan.

“Anak kecil seperti kalian bisa apa, Hah? Mungkin hanya berteriak dan menangis minta to—”

“Tentu saja bisa membunuh sampah bajingan sepertimu,” potong Shea.

Srettt, ….

Sebuah belati kembali melesat dan mengarah pada sosok pria bertopeng itu, bersamaan dengan melesatnya Shea dan Kay yang mulai melakukan serangan secara langsung. Sementara Zhea yang belum memiliki pengalaman bertarung memilih untuk membawa Olivia ke tempat yang lebih aman, dia juga mengambil ponsel milik Olivia untuk meminta bantuan kepada orang dewasa lainnya.

“D-dia kembali! Hiks … Tolong aku, dia kembali untuk menyakitiku lagi … Hiks ….” Rintih Olivia yang benar-benar sangat ketakutan dengan munculnya sosok pria yang telah menghancurkan dirinya.

“Dokter Cantik, tenanglah! Ada kami yang akan melindungi dari setan berwujud manusia itu.”

Zhea pun berusaha menenangkannya, dia membawa tubuh Olivia yang lebih besar darinya ke dalam pelukan hangatnya dan tidak membiarkan Olivia melihat wajah pria bertopeng itu dengan menggunakan selimut untuk menutupi wajahnya.

“Tenanglah, Dokter Cantik! Kami pasti akan melindungimu.” Ucapan Zhea entah mengapa terasa menenangkan saat Olivia mendengarnya, sama seperti kelembutan dan kehangatan Mamah Zhia.

Memang kesalahan besar, karena Arshan meremehkan kemampuan ketiga bocah itu. Nyatanya Shea memiliki kemampuan bela diri yang sangat ahli, begitu juga dengan Kay meski tidak sehebat Shea. Akan tetapi, bocah laki-laki itu cukup merepotkan karena bermain dengan senjata tersembunyi. Arshan dibuat semakin panik, saat Zhea berhasil menghubungi salah satu iblis terkuat keluarga Xavier dengan menggunakan ponsel milik Dr. Olivia.

“Jadi, kau bajingan pengecut yang telah menghancurkan hidup Dokter cantik kami, hmm!” geram Shea yang terus melontarkan serangan demi serangan tanpa ampun, padahal dia masih mengenakan pakaian pasien yang sama dengan Olivia.

“Beraninya kau muncul kembali di hadapan Dokter Cantik,” ujar Shea semakin intens melakukan serangannya.

“Sepertinya dia ingin cari mati, Kak Shea!” seru Kay yang masih membantu Shea membuat fokus pria bertopeng itu teralihkan padanya, sehingga Shea semakin mudah menyerangnya.

“Baiklah, kalau memang itu yang kau inginkan! Maka aku akan mengabulkannya.”

Shea kembali mengeluarkan belati terakhirnya, aura membunuh seketika mengelilingi tubuhnya bersamaan keluarnya belati kesayangannya itu. Sosok Shea yang seperti itu sangat mirip dengan Lucia ketika mode membunuhnya keluar.

“Jangan lupa kirim dia ke neraka, Kak Shea!” imbuh Kay yang kini ikut menyerang secara serius yang berhasil membuat pria bertopeng itu semakin kewalahan.

Untuk sekadar membalas perkataan Shea saja, Arshan tidak mampu melakukannya. Karena sekali fokusnya teralihkan dari kedua bocil mematikan itu, maka detik berikutnya sudah dipastikan dia akan pindah alam. Arshan yang bisa fokus bertahan agar tidak terluka terlalu parah, karena kedua bocil itu sama sekali tidak memberikan dirinya kesempatan untuk melakukan serangan balik.

Bersambung, ....

Terpopuler

Comments

Kalsum

Kalsum

mantap para bocil hajar terus sampe. mampus klau perlu mati👍👍👍

2025-02-11

0

Neneng Sumiati

Neneng Sumiati

hjr trio bocil mafia...jgn dikasih ampun...

2024-10-30

0

arniya

arniya

makin seru..... semoga cepat ketangkap

2024-10-10

0

lihat semua
Episodes
1 Bab 01. Cinta Pertama Dan Pandangan Pertama
2 Bab 02. Membayangkan Masa Depan Indah
3 Bab 03. Ternyata Tak Sesuai Bayangan
4 Bab 04. Malam Tragis
5 Bab 05. Trauma Mendalam
6 Bab 06. Hancurnya Sang Pujaan Hati
7 Bab 07. Bunga Dan Sebuah Surat
8 Bab 08. Pembalasan Dendam Untuk Olivia
9 Bab 09. Permintaan Maaf & Terima Kasih Keluarga Xavier
10 Bab 10. Malah Berlomba-lomba Melamar
11 Bab 11. Munculnya Pelaku Sebenarnya
12 Bab 12. Cinta Atau Obsesi?
13 Bab 13. Pertemuan Ryuga Dengan Arshan
14 Bab 14. Mendapat Restu Calon Kakak Ipar
15 Bab 15. Masih Ada Pelaku Lainnya
16 Bab 16. Kecerdikan Arshan
17 Bab 17. Dia Kembali!
18 Bab 18. Trio Bocil Mematikan
19 Bab 19. Hanya Sebuah Dugaan
20 Bab 20. Masih Ada Komplotannya
21 Bab 21. Obsesi Gila Arshan
22 Bab 22. Harus Dirahasiakan
23 Bab 23. Permintaan Mamah Zhia
24 Bab 24. Mulai Terungkap
25 Bab 25. Masih Terasa Abu-abu
26 Bab 26. Munculnya Kembali Ingatan Masa Lalu
27 Bab 27. Semakin Kepikiran
28 Bab 28. Selalu Gagal Mengatakannya
29 Bab 29. Pengakuan Ryuga & Restu Keluarga
30 Bab 30. Akhirnya Ketahuan Juga
31 Bab 31. Lamaran Yang Ditolak
32 Bab 32. Berusaha Menyakinkan
33 Bab 33. Akhirnya Setuju Menikah
34 Bab 34. Bersemangat Menyusun Jebakan
35 Bab 35. Masuk Jebakan
36 Bab 36. Anakmu Adalah Anakku, Anak Kita!
37 Bab 37. Pernikahan Impian Olivia
38 Bab 38. PreWedding
39 Bab 39. Malam Sebelum Pernikahan
40 Bab 40. Hari Pernikahan
41 Bab 41. Beruntungnya Olivia
42 Bab 42. Akhirnya Sah Menikah
43 Bab 43. Renand Menjadi Penentu
44 Bab 44. Penampilan Special Idol KW
45 Bab 45. Malam Setelah Pernikahan
46 Bab 46. Menjadi Pengkhianat
47 Bab 47. Nasehat Bocah Psikopat
48 Bab 48. Waktunya Menggila
49 Bab 49. Menggilanya Ryuga
50 Bab 50. Berakhir Dengan Kematian
51 Bab 51. Ungkapan Cinta Tak Terduga
52 Bab 52. Mendadak Jadi Teman Curhat
53 Bab 53. Menjodohkan Ala Papah Rayden
54 Bab 54. Paksaan Untuk Menikah
55 Bab 55. Harus Tetap Menikah
56 Bab 56. Dibalik Rencana Ada Rencana
57 Bab 57. Tidak Bisa Lari
58 Bab 58. Persiapan Pernikahan Part. 1
59 Bab 59. Persiapan Pernikahan Part. 2
60 Bab 60. Hari Pernikahan
61 Bab 61. Resmi Menikah
62 Bab 62. Perhatian Regis Untuk Sang Istri
63 Bab 63. Ternyata Sama-sama Sakit Hati
64 Bab 64. Harus Melepaskan
65 Bab 65. Malam Pertama ReLicia
66 Bab 66. Cobaan Untuk Regis
67 Bab 67. Honeymoon Bersama
68 Bab 68. Akhirnya Berangkat Honeymoon Juga
69 Bab 69. Sebenarnya Apa Maumu?
70 Bab 70. Ciuman Yang Membuat Debaran
71 Bab 71. Tiada Hari Tanpa Berdebat
72 Bab 72. Saling Memberi Kesempatan
73 Bab 73.Akhirnya Ketahuan Dong!
74 Bab 74. Menikmati Masa Honeymoon
75 Bab 75. Waktunya Kembali
76 Bab 76. Akhirnya Kebenaran Terungkap
77 Bab 77. Keputusan Alicia
78 Bab 78. Lamaran Pernikahan Untuk Rayga
79 Bab 79. Alasan Harus Menikah
80 Bab 80. Sama Dengan Menantang Maut
81 Bab 81. Pengawal Spesial Untuk Vania
82 Bab 82. Terang-Terangan Menyerang
83 Bab 83. Setuju Untuk Menikah
84 Bab 84. Kebahagiaan x Kemarahan
85 Bab 85. Berita Pernikahan
86 Bab 86. The Greatest Wedding
87 Bab 87. Sudah Tidak Jomblo Lagi
88 Bab 88. Jangan Membangunkan Iblis Xavier
89 Bab 89. Baru Peringatan
90 Bab 91. Hadirnya Kabar Bahagia
91 Bab 90. Waktunya Berpesta
92 Bab 92. Rencana Penculikan
93 Bab 93. Quality Time Para Istri
94 Bab 94. Penculikan
95 Bab 95. Quality Time Para Suami
96 Bab 96. Salah Memilih Target Penculikan
97 Bab 97. Akhirnya Memilih Berdamai
98 Bab 98. Pernikahan (Mantan) Trio Jomblo
99 Bab 99. Kalau Jodoh Pasti Disatukan
100 Bab 100. Delapan Tahun Kemudian
101 PROMO NEW NOVEL AUTHOR
Episodes

Updated 101 Episodes

1
Bab 01. Cinta Pertama Dan Pandangan Pertama
2
Bab 02. Membayangkan Masa Depan Indah
3
Bab 03. Ternyata Tak Sesuai Bayangan
4
Bab 04. Malam Tragis
5
Bab 05. Trauma Mendalam
6
Bab 06. Hancurnya Sang Pujaan Hati
7
Bab 07. Bunga Dan Sebuah Surat
8
Bab 08. Pembalasan Dendam Untuk Olivia
9
Bab 09. Permintaan Maaf & Terima Kasih Keluarga Xavier
10
Bab 10. Malah Berlomba-lomba Melamar
11
Bab 11. Munculnya Pelaku Sebenarnya
12
Bab 12. Cinta Atau Obsesi?
13
Bab 13. Pertemuan Ryuga Dengan Arshan
14
Bab 14. Mendapat Restu Calon Kakak Ipar
15
Bab 15. Masih Ada Pelaku Lainnya
16
Bab 16. Kecerdikan Arshan
17
Bab 17. Dia Kembali!
18
Bab 18. Trio Bocil Mematikan
19
Bab 19. Hanya Sebuah Dugaan
20
Bab 20. Masih Ada Komplotannya
21
Bab 21. Obsesi Gila Arshan
22
Bab 22. Harus Dirahasiakan
23
Bab 23. Permintaan Mamah Zhia
24
Bab 24. Mulai Terungkap
25
Bab 25. Masih Terasa Abu-abu
26
Bab 26. Munculnya Kembali Ingatan Masa Lalu
27
Bab 27. Semakin Kepikiran
28
Bab 28. Selalu Gagal Mengatakannya
29
Bab 29. Pengakuan Ryuga & Restu Keluarga
30
Bab 30. Akhirnya Ketahuan Juga
31
Bab 31. Lamaran Yang Ditolak
32
Bab 32. Berusaha Menyakinkan
33
Bab 33. Akhirnya Setuju Menikah
34
Bab 34. Bersemangat Menyusun Jebakan
35
Bab 35. Masuk Jebakan
36
Bab 36. Anakmu Adalah Anakku, Anak Kita!
37
Bab 37. Pernikahan Impian Olivia
38
Bab 38. PreWedding
39
Bab 39. Malam Sebelum Pernikahan
40
Bab 40. Hari Pernikahan
41
Bab 41. Beruntungnya Olivia
42
Bab 42. Akhirnya Sah Menikah
43
Bab 43. Renand Menjadi Penentu
44
Bab 44. Penampilan Special Idol KW
45
Bab 45. Malam Setelah Pernikahan
46
Bab 46. Menjadi Pengkhianat
47
Bab 47. Nasehat Bocah Psikopat
48
Bab 48. Waktunya Menggila
49
Bab 49. Menggilanya Ryuga
50
Bab 50. Berakhir Dengan Kematian
51
Bab 51. Ungkapan Cinta Tak Terduga
52
Bab 52. Mendadak Jadi Teman Curhat
53
Bab 53. Menjodohkan Ala Papah Rayden
54
Bab 54. Paksaan Untuk Menikah
55
Bab 55. Harus Tetap Menikah
56
Bab 56. Dibalik Rencana Ada Rencana
57
Bab 57. Tidak Bisa Lari
58
Bab 58. Persiapan Pernikahan Part. 1
59
Bab 59. Persiapan Pernikahan Part. 2
60
Bab 60. Hari Pernikahan
61
Bab 61. Resmi Menikah
62
Bab 62. Perhatian Regis Untuk Sang Istri
63
Bab 63. Ternyata Sama-sama Sakit Hati
64
Bab 64. Harus Melepaskan
65
Bab 65. Malam Pertama ReLicia
66
Bab 66. Cobaan Untuk Regis
67
Bab 67. Honeymoon Bersama
68
Bab 68. Akhirnya Berangkat Honeymoon Juga
69
Bab 69. Sebenarnya Apa Maumu?
70
Bab 70. Ciuman Yang Membuat Debaran
71
Bab 71. Tiada Hari Tanpa Berdebat
72
Bab 72. Saling Memberi Kesempatan
73
Bab 73.Akhirnya Ketahuan Dong!
74
Bab 74. Menikmati Masa Honeymoon
75
Bab 75. Waktunya Kembali
76
Bab 76. Akhirnya Kebenaran Terungkap
77
Bab 77. Keputusan Alicia
78
Bab 78. Lamaran Pernikahan Untuk Rayga
79
Bab 79. Alasan Harus Menikah
80
Bab 80. Sama Dengan Menantang Maut
81
Bab 81. Pengawal Spesial Untuk Vania
82
Bab 82. Terang-Terangan Menyerang
83
Bab 83. Setuju Untuk Menikah
84
Bab 84. Kebahagiaan x Kemarahan
85
Bab 85. Berita Pernikahan
86
Bab 86. The Greatest Wedding
87
Bab 87. Sudah Tidak Jomblo Lagi
88
Bab 88. Jangan Membangunkan Iblis Xavier
89
Bab 89. Baru Peringatan
90
Bab 91. Hadirnya Kabar Bahagia
91
Bab 90. Waktunya Berpesta
92
Bab 92. Rencana Penculikan
93
Bab 93. Quality Time Para Istri
94
Bab 94. Penculikan
95
Bab 95. Quality Time Para Suami
96
Bab 96. Salah Memilih Target Penculikan
97
Bab 97. Akhirnya Memilih Berdamai
98
Bab 98. Pernikahan (Mantan) Trio Jomblo
99
Bab 99. Kalau Jodoh Pasti Disatukan
100
Bab 100. Delapan Tahun Kemudian
101
PROMO NEW NOVEL AUTHOR

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!