“Paman Will akan mendukungmu, Ryu!” ujar Will yang tiba-tiba ikut bersuara.
“Aku juga, Ryu!” imbuh Felix yang selalu bersemangat.
“Aku juga!” Jaydon yang dingin pun ikut bersuara.
“Kalau begitu aku mendukung Matt, sedangkan Ashlyn akan mendukung Max saja!” ujar Luca yang malah ikut-ikutan.
“Tentu saja, aku dan Lucia akan mendukung Jack!” Levi pun tidak mau kalah.
“Dasar kalian berdua Kakak dan Kakak Ipar jahat, bukannya mendukung adik sendiri malah mendukung anak buahnya.” Siapa sangka lagi-lagi Ryuga malah kelepasan bicara, karena terbawa suasana.
Pecah sudah suara tawa di dalam ruangan itu dengan tingkah konyol keluarga mafia yang satu ini. Namun, siapa sangka ternyata semua orang tidak menganggap serius perkataan Ryuga. Sebab mereka hanya mengira bahwa Triple R hanya ingin memecahkan suasana yang sebelumnya penuh dengan kesedihan, terutama Rayden dan Zhia yang biasa dengan tingkah absurd ketiga anak kembarnya itu.
...****************...
Sejak pertemuan itu, kini kabar tentang Olivia yang akan menjadi menantu dari keluarga Xavier akhirnya tersebar di seluruh rumah sakit. Terlebih lagi dengan perhatian dan kasih sayang Rayden serta Zhia yang ditunjukan untuk Olivia. Baik dokter maupun perawat pun juga beranggapan bahwa setelah keluar dari rumah sakit Dr. Olivia akan segera melangsungkan pernikahan dengan salah satu putra keluarga Xavier.
“Eeeh, kalian mendengar kabar itu juga tidak? Katanya Dr. Olivia akan segera melangsungkan pernikahannya dengan salah satu putra dari keluarga Xavier setelah keluar dari rumah sakit,” ujar salah satu perawat yang memulai gossip di rumah sakit itu.
“Aku juga mendengarnya! Dr. Olivia beruntung sekali ‘yah menjadi menantu keluarga kaya raya dan dan sangat berpengaruh di negara manapun,” imbuh perawat lainnya.
“Beruntung apa? Kalian lupa kalau dia menjadi korban pelecehan beberapa pria sekaligus, mungkin saja keluarga Xavier hanya ingin bertanggung jawab atas kejadian itu hingga akhirnya memaksa salah satu putranya untuk menikahinya.” Seorang perawat yang sejak awal tidak menyukai Dr. Olivia pun tidak mau melewatkan kesempatan untuk menjatuhkan Dr. Olivia.
“Benar, aku dengar dia mengalami luka yang sangat parah dan trauma setelah kejadian itu bahkan hanya Kakaknya saja, Dr. Oliver yang menangani kondisinya bersama dengan Dr. Lucia.” Perawt yang tadi membuka gossip membenarkan kejadian malam itu.
“Terlepas dia mengalami kejadian itu, tetap saja dia beruntung menjadi salah satu bagian keluarga Xavier. Apalagi bukankah keluarga itu terkenal dengan bibit anak genius dan ketampanan serta kecantikannya. Lihat saja Tuan Luca, Dr. Lucia, Tuan Ryuga, Tuan Rayga dan Tuan Regis, mereka semua sungguh mempesona, terutama Tuan Ryuga yang tampan meski terlihat sangat dingin dan cuek tapi aku yakin wanita yang akan menjadi istrinya sangat beruntung,” ujar salah satu perawat yang lainnya.
“Bukankah Tuan Regis lebih tampan? Dia bahkan sempat akan menjadi actor meski pada akhirnya malah hanya menjadi seorang reporter berita, tapi dia juga memiliki perusahaannya sendiri,” imbuh perawat lain yang ternyata beda orang yang dikagumi.
“Kalau Tuan Rayga sudah pasti menjadi tipeku sekali, polisi yang gagah dan juga seksi,” ujar perawat lainnya yang penggemar Rayga.
“Tapi sayangnya kau bukan tipenya, jadi lebih baik bangun dari mimpimu sekarang untuk bisa bersamanya,” sentak perawat lainnya mencoba menyadarkan temannya itu.
“Ouhya … Kira-kira siapa ‘yah? Salah satu putra keluarga Xavier yang akan menikahi Dr. Olivia?” ujar salah satu perawat yang kembali pada gossip awal mereka.
“Entahlah, siapapun itu yang pasti Dr. Olivia sangat beruntung karena mereka semua tampan dengan pesonanya sendiri. Aakh … Ingin sekali rasanya menggantikan posisi Dr. Olivia,” ujar perawat lainnya yang jujur saja merasa iri dengan keberuntungan Dr. Olivia.
Siapa sangka percakapan itu, diam-diam di dengarkan oleh seorang pria yang mengenakan jas dokter. Namun, anehnya pria itu terlihat sangat marah saat mendengar percakapan tentang pernikahan Dr. Olivia dengan salah satu putra keluarga Xavier. Terlihat jelas tangannya yang mengepal kuat seakan dengan satu pukulan bisa merobohkan sebuah bangunan.
“Sial, bagiamana bisa mereka menikahkan salah satu putranya pada wanita yang sudah dilecehkan oleh beberapa pria sekaligus. Seharusnya mereka hanya memberikan uang atau kekuasaan dan setelahnya membiarkan Olivia hidup dengan trauma. Lalu akan hadir dalam hidupnya sebagai penyelamat. Kenapa semua rencanaku berantakan, bahkan mereka semua juga sudah mati,” gumam Dokter pria itu dengan tangan yang semakin mengepal kuat.
“Kau hanya boleh menjadi milikku, Olivia! Tidak akan aku biarkan pria lain bisa memilikimu, akan aku lakukan berbagai cara agar hanya aku yang bisa memilikimu … Selamanya!” ujarnya penuh tekad.
“Dr. Arshaan, kapan anda kembali? Padahal tiga minggu ‘loh anda harus ditugaskan di luar kota, ternyata sudah kembali saja.” Sapaan seorang Dokter lainnya membuat pria itu seketika merubah ekspresinya menjadi sangat ramah.
Ya, Namanya Arshan Shailendra, salah satu dokter beddah terbaik di rumah sakit itu. Dia juga satu Angkatan dengan Olivia, bahkan bisa dikatakan kalau mereka selalu berada di satu sekolahan yang sama sejak kecil. Akan tetapi, Olivia tidak pernah mau berteman dekat dengannya melainkan hanya menganggapnya sebagi kenalan biasa.
“Iya, aku juga tidak menyangka waktu berjalan begitu cepat,” jawab Arshan dengan senyum merekah di bibirnya, “Ouhya, aku dengar terjadi sesuatu di rumah sakit tepat sebelum aku keesokan harinya pergi ke luar kota untuk bertugas ‘yah?” tanyanya seolah tidak mengetahui apapun.
“Hmm, benar! Terjadi penyerangan di rumah sakit malam itu dan bahkan banyak yang meninggal dunia, termasuk Tuan Noland dan Nyonya Julia. Hanya empat orang yang selamat dalam penyerangan waktu itu, salah satunya Dr. Olivia,” terang Dokter itu tampak bersemangat.
“Dr. Olivia? Memang apa yang terjadi padanya?” tanya Arshan lagi, padahal dia lebih tahu dari siapapun karena dia salah satu dari orang yang melakukan serangan pada malam itu.
“Malam itu Dr. Olivia telah dilecehkan oleh para penyerang itu, bahkan lukanya terbilang cukup parah hingga membuatnya trauma. Karena itulah hanya Dr. Oliver yang merupakan kakak kandungnya sendiri bersama Dr. Lucia yang bisa memeriksanya. Bahkan perawat dan Dokter lain sama sekali tidak di ijinkan untuk menjenguknya,” jelas Dokter itu lagi.
“Kasihan sekali!” gumam Arshan seolah ikut merasa iba, “Dan tadi aku tidak sengaja mendengar pembicaraan para perawat, katanya Dr. Olivia akan menikahi salah satu putra dari keluarga Xavier. Apakah itu benar?” tanya Arshan kembali memastikan.
“Sepertinya begitu, bahkan katanya Dr. Olivia sudah memanggil dengan sebuah Papah dan Mamah pada Tuan Rayden dan Nyonya Zhia. Katanya pernikahan itu akan di langsungkan setelah kondisi Dr. Olivia membaik dan di ijinkan keluar dari rumah sakit.” Dokter itu kembali mejelaskan.
Bersambung, ....
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 101 Episodes
Comments
🅴🆉🆁🅰
ternyata yang memperkaos Olivia masih hidup dan dokter arshan harus mati di tangan ryuga
2024-11-17
1
LENY
WAH MSH ADA BAHATA NIH DR ARSHAN SMG SEGERA DIKETAHUI KEDOKNYA
2024-10-12
0
LinLin
ah ternyata teman 1 profesi & 1 RS. bahaya nih
2024-09-18
1