Bab 15. Masih Ada Pelaku Lainnya

Sedangkan di markas, Luca dan yang lainnya tengah memeriksa kamera dashboard mobil pengunjung rumah sakit dan beberapa berkas informasi yang mereka dapatkan dari pertarungan terakhir. Awalnya mereka hanya mengira bahwa ada beberapa pihak pemerintah yang ikut membantu rencana Dimitri, tapi nyatanya bahkan ada pihak rumah sakit yang juga ikut membantu sehingga mereka bisa dengan mudah menerobos keamanan yang di jaga Jack, Matt dan Max.

“Bagaimana bisa kita melewatkan hal sepenting ini,” sentak Luca yang melempar laptop yang masih memperlihatkan rekaman kamera dashboard salah satu mobil pengunjung di rumah sakit pada malam kejadian itu.

“Regis, kau yang bertanggung jawab menangani semua rekaman yang ada, bukan? Lalu kenapa Kay yang bisa mendapatkan semua rekaman ini, Hah?”

Ya, Luca mendapatkan rekaman itu dari putranya sendiri yang diam-diam masih membantunya menyelidiki tentang penyerangan yang terjadi di rumah sakit. Anak sekecil Kay saja langsung menyadari bahwa keamanan rumah sakit yang di jaga ketat oleh dua orang kepercayaan Papahnya ditambah satu orang kepercayaan Levi masih saja kebobolan. Hingga dia menyimpulkan bahwa ada pihak rumah sakit yang turut membantu melemahkan penjagaan di sana salah satunya dengan gas asap obat bius.

“Maaf, tapi Papah dan Kakak juga tidak sampai berpikir ke sana bagaimana kami bisa memikirkan sampai hal itu. Jika memang harus ada yang di salahkan, maka kita semua harus di salahkan kenapa Kakak malah hanya menunjuk padaku saja. Ini tidak adil,” protes Regis karena bukan dia saja yang bertanggung jawab masalah rekaman yang ada.

“Apa yang Regis katakan memang benar, Luca! Kita semua memang salah kerena tidak mencoba mencari rekaman kamera dashboard pada mobil para pengunjung, jadi jangan salah dia saja.” Will pun membenarkan protes Regis.

“Benar, kita beruntung Luca mewariskan kegeniusannya pada putranya. Dengan begitu kita bisa menyelesaikan apa yang masih tersisa,” imbuh Felix yang menengahi keadaan yang sudah sedikit memanas itu.

“Sekarang kita harus menangkap orang itu, tapi rekaman ini tidak begitu jelas sehingga kita akan kesulitan untuk menemukan pelaku sebenarnya,” ujar Jaydon yang jujur saja sulit mengenali orang-orang dalam rekaman dashboard mobil itu.

“Padahal itu rumah sakit milik Kak Levi dan Kak Lucia, bagaimana bisa ada musuh yang bersembunyi di dalamnya. Sedangkan kita tahu sendiri bagaimana Kak Levi dan Kak Lucia menjada keamanan di rumah sakit itu—”

“Artinya orang itu adalah orang yang bekerja di sana selama bertahun-tahun. Dan kemungkinannya hanya dua, mereka dibayar oleh Dimitri atau mereka memang secara suka rela bekerjasama dengan imbalan tertentu,” potong Rayga yang seketika langsung mendapat dua dugaan sekaligus. Maklum saja, Rayga adalah detektif terbaik di kepolisian meski dia hanya menangani beberapa kasus tertentu saja yang berhubungan dengan kejahatan kelas kakap.

Brakk ….

“Jadi, maksud kalian masih ada bajingan kelamin yang masih tersisa diluar sana, terutama di rumah sakit tempat Olivia masih di rawat!” seru Ryuga yang begitu datang langsung menggebrak meja, hingga hampir membuat semua orang di sana mengalami serangan jantung masal.

Plakkk, ….

Sebuah sepatu melayang dan mendarat tepat di kepala Ryuga cukup keras. Ingin sekali Ryuga mengumpat dan memarahi pelaku pelemparan sepatu itu, tapi seketika nyalinya menciut saat melihat sang pelaku pelemparan tersebut adalah Kakak sulungnya sendiri.

“Apa? Sepatuku masih tersisa satu, kau ingin kali ini aku lemparkan pada kepalamu sampai gegar otak, Hah?” sentak Luca menatap tajam pada Ryuga, “Dimana sopan santunmu, datang-datang main gebrak meja seenaknya.” Omelnya.

“Maaf, Kak! Tidak sengaja kelepasan tadi,” ucap Ryuga dengan wajah tertunduk, karena takut bertatapan langsung dengan mata tajam kakak sulungnya.

“Cepat ambilkan sepatuku ke sini!” perintah Luca yang langsung dipatuhi Ryuga, sebelum terkena amukan lainnya.

Sontak, semua orang yang ada di dalam ruangan itu pun diam-diam menertawakan Ryuga. Sudah tahu Luca sedang dalam mode garangnya, bahkan saat bicara ditelepon saja langsung to the point. Ini lagi, Ryuga yang baru datang main gebrak meja dan alhasil mengamuk ‘lah anak sulung sang raja iblis keluarga Xavier ini.

“Kak, jika masih ada pelakunya di rumah sakit itu maka saat ini Olivia masih dalam bahaya ‘dong! Kenapa Kakak tidak mengatur keamanan yang lebih ketat di sana? Bagaimana kalau terjadi sesuatu kepada Olivia, Kak?” cecar Ryuga yang jelas sangat mengkhawatirkan sang pujaan hatinya.

“Apa kau tidak tahu mengapa Papah, Kak Levi dan Kak Lucia tidak berada di sini sekarang?” sela Rayga yang mengalihkan perhatian Ryuga dan yang lainnya, “Karena mereka tahu bahwa kemungkinan Jack, Matt, Max dan Dr. Olivia akan dalam bahaya di sana. Oleh sebab itulah, mereka selalu berada di rumah sakit terutama sering mengunjung ruang rawat Dr. Olivia.” Lanjutnya.

“Jadi, sejak awal kalian sudah mengetahuinya! Lalu kenapa tidak ada yang memberitahuku tentang ini?” sungut Ryuga yang merasa hanya dirinya yang tidak mendapatkan informasi tersebut.

“Siapa yang menyuruhmu sering menghilang secara tiba-tiba, Hah? Sekarang kau tidak tahu informasinya ingin menyalahkan siapa? Tentu saja salahkan dirimu sendiri, Ryuga Cano Xavier!” sentak Luca yang membuat Ryuga seketika langsung terdiam saat menyadari kesalahannya.

“Lalu apa rencana kita sekarang untuk menangkap orang-orang yang tersisa. Jika mereka orang biasa, maka akan mudah untuk menjebaknya dalam sebuah perangkap. Namun, jika mereka sebanding dengan anggota mafia maka akan sulit bahkan untuk menemukan identitas aslinya,” ujar Felix yang kembali pada pembahasan utama mereka.

“Kita tunggu saja perintah dari mereka bertiga! Karena mereka sudah mengantongi beberapa orang yang cukup mencurigakan,” ujar Luca yang menunggu perintah selanjutnya dari Rayden, Levi dan Lucia, “Untuk sekarang temukan dan tangkap orang-orang yang identitasnya telah di ketahui saja.” lanjutnya.

“Kak, Biarkan aku ikut menjaga Dr. Olivia! Aku tidak ingin kejadian malam itu terulang lagi padanya. Lagi pula, bukankah kita sudah berjanji akan menjamin—”

“Hmm, Kau, Regis dan Rayga akan melindungi Dr. Olivia secara diam-diam mulai sekarang. Dan cobalah untuk memancing orang itu agar segera memunculkan dirinya,” potong Luca yang langsung menyetujui permintaan adiknya, “Jika memancingnya keluar masih cukup sulit, maka coba cari tahu motivasi orang itu mau membantu Dimitri.” Imbuhnya.

“Baik, Kak! Kami akan melakukan yang terbaik untuk itu,” jawab Ryuga, Rayga dan Regis serentak.

“Untuk masalah pelaku dalam pemerintahan, bukankah Paman Will, Paman Felix dan Paman Jaydon yang menjadi ahlinya. Jadi, Papah menyuruh kalian untuk membereskan orang-orang itu,” ujar Luca menyampaikan apa yang Papahnya katakan.

“Haah, sudah aku duga kita pasti akan kebagian yang merepotkan!” gerutu Felix sembari menghela napas pasrah dengan tugas yang harus mereka selesaikan.

Bersambung, ....

Terpopuler

Comments

🅴🆉🆁🅰

🅴🆉🆁🅰

kayaknya arshan juga sangat pintar biar terhindar dari kecurigaan keluarga xavier

2024-11-17

1

◌ᷟ⑅⃝ͩ●⍣క🎸BuNdAιиɑ͜͡✦●⑅⃝ᷟ◌ͩ

◌ᷟ⑅⃝ͩ●⍣క🎸BuNdAιиɑ͜͡✦●⑅⃝ᷟ◌ͩ

ayo semua bergerak sesuai tugasnya... cepat... cepat

2024-07-09

0

Niar@weLLio

Niar@weLLio

tugas sudah di bagi...tinggal menunggu hasilnya...semoga cepat ketangkap pelakunya biar gak ada lagi tuh penjahat kelamin😠😠

2024-07-06

1

lihat semua
Episodes
1 Bab 01. Cinta Pertama Dan Pandangan Pertama
2 Bab 02. Membayangkan Masa Depan Indah
3 Bab 03. Ternyata Tak Sesuai Bayangan
4 Bab 04. Malam Tragis
5 Bab 05. Trauma Mendalam
6 Bab 06. Hancurnya Sang Pujaan Hati
7 Bab 07. Bunga Dan Sebuah Surat
8 Bab 08. Pembalasan Dendam Untuk Olivia
9 Bab 09. Permintaan Maaf & Terima Kasih Keluarga Xavier
10 Bab 10. Malah Berlomba-lomba Melamar
11 Bab 11. Munculnya Pelaku Sebenarnya
12 Bab 12. Cinta Atau Obsesi?
13 Bab 13. Pertemuan Ryuga Dengan Arshan
14 Bab 14. Mendapat Restu Calon Kakak Ipar
15 Bab 15. Masih Ada Pelaku Lainnya
16 Bab 16. Kecerdikan Arshan
17 Bab 17. Dia Kembali!
18 Bab 18. Trio Bocil Mematikan
19 Bab 19. Hanya Sebuah Dugaan
20 Bab 20. Masih Ada Komplotannya
21 Bab 21. Obsesi Gila Arshan
22 Bab 22. Harus Dirahasiakan
23 Bab 23. Permintaan Mamah Zhia
24 Bab 24. Mulai Terungkap
25 Bab 25. Masih Terasa Abu-abu
26 Bab 26. Munculnya Kembali Ingatan Masa Lalu
27 Bab 27. Semakin Kepikiran
28 Bab 28. Selalu Gagal Mengatakannya
29 Bab 29. Pengakuan Ryuga & Restu Keluarga
30 Bab 30. Akhirnya Ketahuan Juga
31 Bab 31. Lamaran Yang Ditolak
32 Bab 32. Berusaha Menyakinkan
33 Bab 33. Akhirnya Setuju Menikah
34 Bab 34. Bersemangat Menyusun Jebakan
35 Bab 35. Masuk Jebakan
36 Bab 36. Anakmu Adalah Anakku, Anak Kita!
37 Bab 37. Pernikahan Impian Olivia
38 Bab 38. PreWedding
39 Bab 39. Malam Sebelum Pernikahan
40 Bab 40. Hari Pernikahan
41 Bab 41. Beruntungnya Olivia
42 Bab 42. Akhirnya Sah Menikah
43 Bab 43. Renand Menjadi Penentu
44 Bab 44. Penampilan Special Idol KW
45 Bab 45. Malam Setelah Pernikahan
46 Bab 46. Menjadi Pengkhianat
47 Bab 47. Nasehat Bocah Psikopat
48 Bab 48. Waktunya Menggila
49 Bab 49. Menggilanya Ryuga
50 Bab 50. Berakhir Dengan Kematian
51 Bab 51. Ungkapan Cinta Tak Terduga
52 Bab 52. Mendadak Jadi Teman Curhat
53 Bab 53. Menjodohkan Ala Papah Rayden
54 Bab 54. Paksaan Untuk Menikah
55 Bab 55. Harus Tetap Menikah
56 Bab 56. Dibalik Rencana Ada Rencana
57 Bab 57. Tidak Bisa Lari
58 Bab 58. Persiapan Pernikahan Part. 1
59 Bab 59. Persiapan Pernikahan Part. 2
60 Bab 60. Hari Pernikahan
61 Bab 61. Resmi Menikah
62 Bab 62. Perhatian Regis Untuk Sang Istri
63 Bab 63. Ternyata Sama-sama Sakit Hati
64 Bab 64. Harus Melepaskan
65 Bab 65. Malam Pertama ReLicia
66 Bab 66. Cobaan Untuk Regis
67 Bab 67. Honeymoon Bersama
68 Bab 68. Akhirnya Berangkat Honeymoon Juga
69 Bab 69. Sebenarnya Apa Maumu?
70 Bab 70. Ciuman Yang Membuat Debaran
71 Bab 71. Tiada Hari Tanpa Berdebat
72 Bab 72. Saling Memberi Kesempatan
73 Bab 73.Akhirnya Ketahuan Dong!
74 Bab 74. Menikmati Masa Honeymoon
75 Bab 75. Waktunya Kembali
76 Bab 76. Akhirnya Kebenaran Terungkap
77 Bab 77. Keputusan Alicia
78 Bab 78. Lamaran Pernikahan Untuk Rayga
79 Bab 79. Alasan Harus Menikah
80 Bab 80. Sama Dengan Menantang Maut
81 Bab 81. Pengawal Spesial Untuk Vania
82 Bab 82. Terang-Terangan Menyerang
83 Bab 83. Setuju Untuk Menikah
84 Bab 84. Kebahagiaan x Kemarahan
85 Bab 85. Berita Pernikahan
86 Bab 86. The Greatest Wedding
87 Bab 87. Sudah Tidak Jomblo Lagi
88 Bab 88. Jangan Membangunkan Iblis Xavier
89 Bab 89. Baru Peringatan
90 Bab 91. Hadirnya Kabar Bahagia
91 Bab 90. Waktunya Berpesta
92 Bab 92. Rencana Penculikan
93 Bab 93. Quality Time Para Istri
94 Bab 94. Penculikan
95 Bab 95. Quality Time Para Suami
96 Bab 96. Salah Memilih Target Penculikan
97 Bab 97. Akhirnya Memilih Berdamai
98 Bab 98. Pernikahan (Mantan) Trio Jomblo
99 Bab 99. Kalau Jodoh Pasti Disatukan
100 Bab 100. Delapan Tahun Kemudian
101 PROMO NEW NOVEL AUTHOR
Episodes

Updated 101 Episodes

1
Bab 01. Cinta Pertama Dan Pandangan Pertama
2
Bab 02. Membayangkan Masa Depan Indah
3
Bab 03. Ternyata Tak Sesuai Bayangan
4
Bab 04. Malam Tragis
5
Bab 05. Trauma Mendalam
6
Bab 06. Hancurnya Sang Pujaan Hati
7
Bab 07. Bunga Dan Sebuah Surat
8
Bab 08. Pembalasan Dendam Untuk Olivia
9
Bab 09. Permintaan Maaf & Terima Kasih Keluarga Xavier
10
Bab 10. Malah Berlomba-lomba Melamar
11
Bab 11. Munculnya Pelaku Sebenarnya
12
Bab 12. Cinta Atau Obsesi?
13
Bab 13. Pertemuan Ryuga Dengan Arshan
14
Bab 14. Mendapat Restu Calon Kakak Ipar
15
Bab 15. Masih Ada Pelaku Lainnya
16
Bab 16. Kecerdikan Arshan
17
Bab 17. Dia Kembali!
18
Bab 18. Trio Bocil Mematikan
19
Bab 19. Hanya Sebuah Dugaan
20
Bab 20. Masih Ada Komplotannya
21
Bab 21. Obsesi Gila Arshan
22
Bab 22. Harus Dirahasiakan
23
Bab 23. Permintaan Mamah Zhia
24
Bab 24. Mulai Terungkap
25
Bab 25. Masih Terasa Abu-abu
26
Bab 26. Munculnya Kembali Ingatan Masa Lalu
27
Bab 27. Semakin Kepikiran
28
Bab 28. Selalu Gagal Mengatakannya
29
Bab 29. Pengakuan Ryuga & Restu Keluarga
30
Bab 30. Akhirnya Ketahuan Juga
31
Bab 31. Lamaran Yang Ditolak
32
Bab 32. Berusaha Menyakinkan
33
Bab 33. Akhirnya Setuju Menikah
34
Bab 34. Bersemangat Menyusun Jebakan
35
Bab 35. Masuk Jebakan
36
Bab 36. Anakmu Adalah Anakku, Anak Kita!
37
Bab 37. Pernikahan Impian Olivia
38
Bab 38. PreWedding
39
Bab 39. Malam Sebelum Pernikahan
40
Bab 40. Hari Pernikahan
41
Bab 41. Beruntungnya Olivia
42
Bab 42. Akhirnya Sah Menikah
43
Bab 43. Renand Menjadi Penentu
44
Bab 44. Penampilan Special Idol KW
45
Bab 45. Malam Setelah Pernikahan
46
Bab 46. Menjadi Pengkhianat
47
Bab 47. Nasehat Bocah Psikopat
48
Bab 48. Waktunya Menggila
49
Bab 49. Menggilanya Ryuga
50
Bab 50. Berakhir Dengan Kematian
51
Bab 51. Ungkapan Cinta Tak Terduga
52
Bab 52. Mendadak Jadi Teman Curhat
53
Bab 53. Menjodohkan Ala Papah Rayden
54
Bab 54. Paksaan Untuk Menikah
55
Bab 55. Harus Tetap Menikah
56
Bab 56. Dibalik Rencana Ada Rencana
57
Bab 57. Tidak Bisa Lari
58
Bab 58. Persiapan Pernikahan Part. 1
59
Bab 59. Persiapan Pernikahan Part. 2
60
Bab 60. Hari Pernikahan
61
Bab 61. Resmi Menikah
62
Bab 62. Perhatian Regis Untuk Sang Istri
63
Bab 63. Ternyata Sama-sama Sakit Hati
64
Bab 64. Harus Melepaskan
65
Bab 65. Malam Pertama ReLicia
66
Bab 66. Cobaan Untuk Regis
67
Bab 67. Honeymoon Bersama
68
Bab 68. Akhirnya Berangkat Honeymoon Juga
69
Bab 69. Sebenarnya Apa Maumu?
70
Bab 70. Ciuman Yang Membuat Debaran
71
Bab 71. Tiada Hari Tanpa Berdebat
72
Bab 72. Saling Memberi Kesempatan
73
Bab 73.Akhirnya Ketahuan Dong!
74
Bab 74. Menikmati Masa Honeymoon
75
Bab 75. Waktunya Kembali
76
Bab 76. Akhirnya Kebenaran Terungkap
77
Bab 77. Keputusan Alicia
78
Bab 78. Lamaran Pernikahan Untuk Rayga
79
Bab 79. Alasan Harus Menikah
80
Bab 80. Sama Dengan Menantang Maut
81
Bab 81. Pengawal Spesial Untuk Vania
82
Bab 82. Terang-Terangan Menyerang
83
Bab 83. Setuju Untuk Menikah
84
Bab 84. Kebahagiaan x Kemarahan
85
Bab 85. Berita Pernikahan
86
Bab 86. The Greatest Wedding
87
Bab 87. Sudah Tidak Jomblo Lagi
88
Bab 88. Jangan Membangunkan Iblis Xavier
89
Bab 89. Baru Peringatan
90
Bab 91. Hadirnya Kabar Bahagia
91
Bab 90. Waktunya Berpesta
92
Bab 92. Rencana Penculikan
93
Bab 93. Quality Time Para Istri
94
Bab 94. Penculikan
95
Bab 95. Quality Time Para Suami
96
Bab 96. Salah Memilih Target Penculikan
97
Bab 97. Akhirnya Memilih Berdamai
98
Bab 98. Pernikahan (Mantan) Trio Jomblo
99
Bab 99. Kalau Jodoh Pasti Disatukan
100
Bab 100. Delapan Tahun Kemudian
101
PROMO NEW NOVEL AUTHOR

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!