Bab 17. Dia Kembali!

Dia mencoba mencari ponselnya untuk menghubungi sang Kakak agar cepat datang. Namun, sebelum dia menemukan ponselnya sorot matanya teralihkan pada benda yang terdapat di atas meja dekat ranjangnya.

Seketika bibirnya menyunggingkan sebuah senyuman ketika melihat sebuket bunga matahari dan sebuah surat yang menyertainya. Dengan penuh semangat dan senyuman yang semakin mengembang di bibirnya, Olivia segera mencium aroma menenangkan bunga tersebut. Lalu meraih suratnya dan memulai membuka serta membacanya dengan perasaan berdebar.

Hai, sesuai janjinya! Hari ini dia kembali mengirimkan sebuket bunga dan aku ‘lah sebagai perwakilannya untuk kali ini.

Lalu perkenalkan namaku bunga matahari, bungaku terlihat sangat cantik dan indah seperti yang menerimanya. Aku akan terlihat semakin indah saat mekar, tapi yang menerima bunga dan surat ini akan terlihat semakin indah saat tersenyum. Maka teruslah tunjukan keindahanmu dengan sering tersenyum.

Senyuman Olivia pun semakin mengembang saat membaca beberapa bait surat tersebut. Senyuman yang begitu cantik, meski sepertinya Olivia tidak menyadarinya bahwa dirinya akan jauh lebih cantik saat tersenyum. Bahkan bidadari pun kalah dengan kecantikan senyumannya.

Apa kau tahu bahwa matahari akan selalu memberikan kehidupan dan kehangatan bagi bumi? Sedangkan aku, bunga matahari memberikan energi dan kesan hidup dalam ruangan serta bagi orang-orang tertentu yang tengah mengalami masalah dalam hidupnya. Makna aku juga melambangkan keberanian, kehidupan penuh semangat, dan positivitas. Jadi, teruslah bersemangat menjalani hidupmu, walau terasa begitu sulit, Olivia!

Apa kau juga tahu bahwa aku memiliki keunikan tersendiri? Uniknya, aku selalu menghadap matahari, mengikuti pergerakannya. Dari sifat unik ini, aku menjadi simbol keberanian dan ketabahan. Aku seakan mengajarkan bagaimana seseorang bisa menghadapi rintangan dan menjalani kehidupan dengan percaya diri. Percaya diri ‘lah, Olivia! Kau pasti bisa melewati semuanya.

Entah mengapa semua bunga dan surat yang dikirimkan oleh orang misterius ini selalu berhasil membuat perasaan Olivia merasa jauh lebih baik. Semua tinta yang sang pengirim torehkan seolah sangat mengerti apa yang selalu Olivia rasakan, tanpa perlu bertanya bahkan perlu bertatap muka secara langsung.

Dan apakah kau tahu mengapa kelopak bungaku tumbuh bersama membentuk satu kesatuan yang unik. Itulah mengapa bunga matahari juga melambangkan kebersamaan dan persahabatan. Sebagaimana bunga matahari yang tumbuh kuat bersama, hubungan dengan orang lain pun harus dijaga untuk tumbuh dengan baik. Artinya kau tidak pernah sendirian, Olivia! Ada banyak orang yang menyayangi, mencintai dan akan selalu menjagamu. Jadi, jangan merasa kesepian karena kau tidak akan melalui semua ini sendirian.

Seperti yang diharapkan ketika melihat matahari, bungaku juga mengajarkan kita untuk selalu berharap yang terbaik meskipun dalam situasi sulit. Mereka menggambarkan bahwa di balik awan yang gelap, ada sinar matahari yang selalu bersinar.

Dan terakhir, arti memberikan buket bungaku kepada seseorang melambangkan cinta, perhatian, dan penghargaan. Bunga matahari menjadi lambang dari rasa cinta yang tulus dan kehormatan kepada seseorang. Seperti dia yang mengirim ku padamu untuk menyampaikan bahwa dia tulus mencintaimu, tapi dia juga menghargai apapun keputusanmu. Meski harus mencintai dalam diam, tapi dia tulus mencintaimu dengan segenap hati dan hidupnya. Jadi, bisakah kau memberikan kesempatan untuk orang yang mengirim ku padamu?

Tidak perlu merasa terbebani dengan perasaanku, … Jika kau sudah siap menerima orang lain dalam hidupmu, maka saat itu dia akan muncul untuk menemui mu…

Pertanda,

~R~

Olivia tahu persis bahwa bagian terakhir surat itu berisi pengakuan cinta untuk dirinya yang artinya sang pengirim bunga dan surat itu adalah seorang pria. Jika sebelumnya dia merasa senang dengan bunga dan surat yang dikirimkan untuknya. Tapi tidak untuk kali ini, dia malah merasa sedih dan jijik pada dirinya sendiri.

Olivia yang sudah tidak suci lagi dan bahkan menjadi pemuas beberapa pria sekaligus, dia merasa sudah tidak pantas lagi untuk pria manapun. Apalagi pria baik yang selalu memberikan semangat hidup melalui bunga dan surat yang selalu dia kirim setiap harinya. Impiannya sudah sirna, pernikahan yang dia dambakan juga kini tiada lagi dan masa depan yang indah seakan sangat sulit dia gapai dengan keadaannya yang sekarang.

“Hik … Aku sudah tidak pantas untuk siapapun, apalagi untuk pria sebaik dirimu. Tolong, jangan pernah menyukaiku atau mengungkapkan perasaanmu seperti ini. Hiks … Aku ingin kau mendapatkan yang lebih baik dariku, karena aku—”

“Karena kau hanya milikku, Olivia!”

Suara yang sangat tidak asing, bahkan langsung membawa Olivia pada ingatan pada malam itu. Malam yang menghancurkan hidupnya, suara pria yang telah melecehkan dan melukai dirinya seolah tidak memiliki perasaan layaknya seorang manusia. Seketika itu juga tubuh Olivia bergetar ketakutan, pandangan matanya langsung tertuju pada asal suara itu terdengar.

“Dia kembali!” gumam Olivia di tengah ketakutannya yang luar biasa.

Arshan yang sejak tadi hanya bersembunyi dan diam-diam memperhatikan setiap ekspresi Olivia saat menerima bunga dan surat yang Ryuga tinggalkan. Akhirnya keluar dari tempat persembunyiannya dengan mengenakan sebuah topeng dan bahkan mengubah suaranya. Ya, bisa dikatakan Arshan memang memiliki kelebihan memiliki dua suara yang sangat berbeda. Hal itu menguntungkan dirinya menyembunyikan diri layaknya seperti orang biasa.

Air mata semakin deras mengalir membasahi wajah cantiknya, matanya membulat sempurna ketika dia melihat pria yang telah menghancurkan hidupnya kini datang kembali disaat tidak satu orang pun berada di sisinya. Lagi-lagi dia sendirian saat pria bajingan itu datang, tidak ada yang akan melindunginya dari pria bajingan itu sama seperti malam itu.

“Arghh … Jangan mendekat! Jangan sentuh aku ….”

Olivia berteriak histeris dan juga ketakutan, berharap ada seseorang yang mendengar teriakannya dan membantunya saat itu. Tubuhnya sudah lemas karena ketakutan, hingga membuatnya terjatuh dari ranjang rumah sakit saat berniat untuk melarikan diri dari sana.

“Hahaha, kenapa kau semakin mengingatkan aku pada malam pertama kita, Olivia!” Kini Arshan sudah berdiri tepat dihadapan Olivia yang menangis dan gemetar ketakutan, “Kau kembali membuatku semakin ingin menyentuh dan menikmati tubuhmu seperti malam itu lagi.” Sambungnya seraya mencoba menyentuh wajah cantik Olivia, tapi wanita itu segera menepisnya dan berusaha menjaga jarak.

“Jangan sentuh aku … Hiks! Aku mohon jangan sentuh aku ….” Olivia kembali berteriak ketakutan.

“Berteriaklah sepuasmu, karena tidak akan ada yang mendengarnya! Seperti malam itu, aku telah membunuh mereka yang berjaga diluar ruangan ini. Kita bisa bersenang—”

Sretttt ….

Belum sempat Arshan menyelesaikan ucapnya, tiba-tiba pintu terbuka dengan kasar dan sebuah belati meluncur ke arahnya dengan cepat. Dia cukup beruntung karena pada akhirnya belati itu menggores lengannya, jika saja dia terlambat menghindarinya maka belati itu mungkin tertancap dilehernya.

Bersambung, ....

Terpopuler

Comments

◌ᷟ⑅⃝ͩ●⍣క🎸BuNdAιиɑ͜͡✦●⑅⃝ᷟ◌ͩ

◌ᷟ⑅⃝ͩ●⍣క🎸BuNdAιиɑ͜͡✦●⑅⃝ᷟ◌ͩ

Olivia selamat? apakah arhan tertangkap?

2024-07-09

1

Mulaini

Mulaini

Jangan-jangan si Ryuga yang datang atau anak buah Rayden atau Levi?

2024-06-14

1

Nina Nayna

Nina Nayna

ya ampun kenapa sih Olivia sendirian sihh... kali ini musuh nya lebih cerdik dari keluarga Xavier kasihan Olivia 😂😂😂

2024-06-13

1

lihat semua
Episodes
1 Bab 01. Cinta Pertama Dan Pandangan Pertama
2 Bab 02. Membayangkan Masa Depan Indah
3 Bab 03. Ternyata Tak Sesuai Bayangan
4 Bab 04. Malam Tragis
5 Bab 05. Trauma Mendalam
6 Bab 06. Hancurnya Sang Pujaan Hati
7 Bab 07. Bunga Dan Sebuah Surat
8 Bab 08. Pembalasan Dendam Untuk Olivia
9 Bab 09. Permintaan Maaf & Terima Kasih Keluarga Xavier
10 Bab 10. Malah Berlomba-lomba Melamar
11 Bab 11. Munculnya Pelaku Sebenarnya
12 Bab 12. Cinta Atau Obsesi?
13 Bab 13. Pertemuan Ryuga Dengan Arshan
14 Bab 14. Mendapat Restu Calon Kakak Ipar
15 Bab 15. Masih Ada Pelaku Lainnya
16 Bab 16. Kecerdikan Arshan
17 Bab 17. Dia Kembali!
18 Bab 18. Trio Bocil Mematikan
19 Bab 19. Hanya Sebuah Dugaan
20 Bab 20. Masih Ada Komplotannya
21 Bab 21. Obsesi Gila Arshan
22 Bab 22. Harus Dirahasiakan
23 Bab 23. Permintaan Mamah Zhia
24 Bab 24. Mulai Terungkap
25 Bab 25. Masih Terasa Abu-abu
26 Bab 26. Munculnya Kembali Ingatan Masa Lalu
27 Bab 27. Semakin Kepikiran
28 Bab 28. Selalu Gagal Mengatakannya
29 Bab 29. Pengakuan Ryuga & Restu Keluarga
30 Bab 30. Akhirnya Ketahuan Juga
31 Bab 31. Lamaran Yang Ditolak
32 Bab 32. Berusaha Menyakinkan
33 Bab 33. Akhirnya Setuju Menikah
34 Bab 34. Bersemangat Menyusun Jebakan
35 Bab 35. Masuk Jebakan
36 Bab 36. Anakmu Adalah Anakku, Anak Kita!
37 Bab 37. Pernikahan Impian Olivia
38 Bab 38. PreWedding
39 Bab 39. Malam Sebelum Pernikahan
40 Bab 40. Hari Pernikahan
41 Bab 41. Beruntungnya Olivia
42 Bab 42. Akhirnya Sah Menikah
43 Bab 43. Renand Menjadi Penentu
44 Bab 44. Penampilan Special Idol KW
45 Bab 45. Malam Setelah Pernikahan
46 Bab 46. Menjadi Pengkhianat
47 Bab 47. Nasehat Bocah Psikopat
48 Bab 48. Waktunya Menggila
49 Bab 49. Menggilanya Ryuga
50 Bab 50. Berakhir Dengan Kematian
51 Bab 51. Ungkapan Cinta Tak Terduga
52 Bab 52. Mendadak Jadi Teman Curhat
53 Bab 53. Menjodohkan Ala Papah Rayden
54 Bab 54. Paksaan Untuk Menikah
55 Bab 55. Harus Tetap Menikah
56 Bab 56. Dibalik Rencana Ada Rencana
57 Bab 57. Tidak Bisa Lari
58 Bab 58. Persiapan Pernikahan Part. 1
59 Bab 59. Persiapan Pernikahan Part. 2
60 Bab 60. Hari Pernikahan
61 Bab 61. Resmi Menikah
62 Bab 62. Perhatian Regis Untuk Sang Istri
63 Bab 63. Ternyata Sama-sama Sakit Hati
64 Bab 64. Harus Melepaskan
65 Bab 65. Malam Pertama ReLicia
66 Bab 66. Cobaan Untuk Regis
67 Bab 67. Honeymoon Bersama
68 Bab 68. Akhirnya Berangkat Honeymoon Juga
69 Bab 69. Sebenarnya Apa Maumu?
70 Bab 70. Ciuman Yang Membuat Debaran
71 Bab 71. Tiada Hari Tanpa Berdebat
72 Bab 72. Saling Memberi Kesempatan
73 Bab 73.Akhirnya Ketahuan Dong!
74 Bab 74. Menikmati Masa Honeymoon
75 Bab 75. Waktunya Kembali
76 Bab 76. Akhirnya Kebenaran Terungkap
77 Bab 77. Keputusan Alicia
78 Bab 78. Lamaran Pernikahan Untuk Rayga
79 Bab 79. Alasan Harus Menikah
80 Bab 80. Sama Dengan Menantang Maut
81 Bab 81. Pengawal Spesial Untuk Vania
82 Bab 82. Terang-Terangan Menyerang
83 Bab 83. Setuju Untuk Menikah
84 Bab 84. Kebahagiaan x Kemarahan
85 Bab 85. Berita Pernikahan
86 Bab 86. The Greatest Wedding
87 Bab 87. Sudah Tidak Jomblo Lagi
88 Bab 88. Jangan Membangunkan Iblis Xavier
89 Bab 89. Baru Peringatan
90 Bab 91. Hadirnya Kabar Bahagia
91 Bab 90. Waktunya Berpesta
92 Bab 92. Rencana Penculikan
93 Bab 93. Quality Time Para Istri
94 Bab 94. Penculikan
95 Bab 95. Quality Time Para Suami
96 Bab 96. Salah Memilih Target Penculikan
97 Bab 97. Akhirnya Memilih Berdamai
98 Bab 98. Pernikahan (Mantan) Trio Jomblo
99 Bab 99. Kalau Jodoh Pasti Disatukan
100 Bab 100. Delapan Tahun Kemudian
101 PROMO NEW NOVEL AUTHOR
Episodes

Updated 101 Episodes

1
Bab 01. Cinta Pertama Dan Pandangan Pertama
2
Bab 02. Membayangkan Masa Depan Indah
3
Bab 03. Ternyata Tak Sesuai Bayangan
4
Bab 04. Malam Tragis
5
Bab 05. Trauma Mendalam
6
Bab 06. Hancurnya Sang Pujaan Hati
7
Bab 07. Bunga Dan Sebuah Surat
8
Bab 08. Pembalasan Dendam Untuk Olivia
9
Bab 09. Permintaan Maaf & Terima Kasih Keluarga Xavier
10
Bab 10. Malah Berlomba-lomba Melamar
11
Bab 11. Munculnya Pelaku Sebenarnya
12
Bab 12. Cinta Atau Obsesi?
13
Bab 13. Pertemuan Ryuga Dengan Arshan
14
Bab 14. Mendapat Restu Calon Kakak Ipar
15
Bab 15. Masih Ada Pelaku Lainnya
16
Bab 16. Kecerdikan Arshan
17
Bab 17. Dia Kembali!
18
Bab 18. Trio Bocil Mematikan
19
Bab 19. Hanya Sebuah Dugaan
20
Bab 20. Masih Ada Komplotannya
21
Bab 21. Obsesi Gila Arshan
22
Bab 22. Harus Dirahasiakan
23
Bab 23. Permintaan Mamah Zhia
24
Bab 24. Mulai Terungkap
25
Bab 25. Masih Terasa Abu-abu
26
Bab 26. Munculnya Kembali Ingatan Masa Lalu
27
Bab 27. Semakin Kepikiran
28
Bab 28. Selalu Gagal Mengatakannya
29
Bab 29. Pengakuan Ryuga & Restu Keluarga
30
Bab 30. Akhirnya Ketahuan Juga
31
Bab 31. Lamaran Yang Ditolak
32
Bab 32. Berusaha Menyakinkan
33
Bab 33. Akhirnya Setuju Menikah
34
Bab 34. Bersemangat Menyusun Jebakan
35
Bab 35. Masuk Jebakan
36
Bab 36. Anakmu Adalah Anakku, Anak Kita!
37
Bab 37. Pernikahan Impian Olivia
38
Bab 38. PreWedding
39
Bab 39. Malam Sebelum Pernikahan
40
Bab 40. Hari Pernikahan
41
Bab 41. Beruntungnya Olivia
42
Bab 42. Akhirnya Sah Menikah
43
Bab 43. Renand Menjadi Penentu
44
Bab 44. Penampilan Special Idol KW
45
Bab 45. Malam Setelah Pernikahan
46
Bab 46. Menjadi Pengkhianat
47
Bab 47. Nasehat Bocah Psikopat
48
Bab 48. Waktunya Menggila
49
Bab 49. Menggilanya Ryuga
50
Bab 50. Berakhir Dengan Kematian
51
Bab 51. Ungkapan Cinta Tak Terduga
52
Bab 52. Mendadak Jadi Teman Curhat
53
Bab 53. Menjodohkan Ala Papah Rayden
54
Bab 54. Paksaan Untuk Menikah
55
Bab 55. Harus Tetap Menikah
56
Bab 56. Dibalik Rencana Ada Rencana
57
Bab 57. Tidak Bisa Lari
58
Bab 58. Persiapan Pernikahan Part. 1
59
Bab 59. Persiapan Pernikahan Part. 2
60
Bab 60. Hari Pernikahan
61
Bab 61. Resmi Menikah
62
Bab 62. Perhatian Regis Untuk Sang Istri
63
Bab 63. Ternyata Sama-sama Sakit Hati
64
Bab 64. Harus Melepaskan
65
Bab 65. Malam Pertama ReLicia
66
Bab 66. Cobaan Untuk Regis
67
Bab 67. Honeymoon Bersama
68
Bab 68. Akhirnya Berangkat Honeymoon Juga
69
Bab 69. Sebenarnya Apa Maumu?
70
Bab 70. Ciuman Yang Membuat Debaran
71
Bab 71. Tiada Hari Tanpa Berdebat
72
Bab 72. Saling Memberi Kesempatan
73
Bab 73.Akhirnya Ketahuan Dong!
74
Bab 74. Menikmati Masa Honeymoon
75
Bab 75. Waktunya Kembali
76
Bab 76. Akhirnya Kebenaran Terungkap
77
Bab 77. Keputusan Alicia
78
Bab 78. Lamaran Pernikahan Untuk Rayga
79
Bab 79. Alasan Harus Menikah
80
Bab 80. Sama Dengan Menantang Maut
81
Bab 81. Pengawal Spesial Untuk Vania
82
Bab 82. Terang-Terangan Menyerang
83
Bab 83. Setuju Untuk Menikah
84
Bab 84. Kebahagiaan x Kemarahan
85
Bab 85. Berita Pernikahan
86
Bab 86. The Greatest Wedding
87
Bab 87. Sudah Tidak Jomblo Lagi
88
Bab 88. Jangan Membangunkan Iblis Xavier
89
Bab 89. Baru Peringatan
90
Bab 91. Hadirnya Kabar Bahagia
91
Bab 90. Waktunya Berpesta
92
Bab 92. Rencana Penculikan
93
Bab 93. Quality Time Para Istri
94
Bab 94. Penculikan
95
Bab 95. Quality Time Para Suami
96
Bab 96. Salah Memilih Target Penculikan
97
Bab 97. Akhirnya Memilih Berdamai
98
Bab 98. Pernikahan (Mantan) Trio Jomblo
99
Bab 99. Kalau Jodoh Pasti Disatukan
100
Bab 100. Delapan Tahun Kemudian
101
PROMO NEW NOVEL AUTHOR

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!