Bab 02. Membayangkan Masa Depan Indah

Ryuga semakin mengurungkan niatnya untuk mendekati dan mengejar Dr. Olivia, apalagi mengingat keluarganya kini harus menghadapi musuh klan mafia mereka yang cukup kuat. Lebih baik memendam perasaannya untuk sementara waktu, daripada harus melibatkan Dr. Olivia dalam bahaya dari para musuhnya maupun keluarganya.

“Benar! Situasi saat ini sangat berbahaya jika aku mendekatinya. Lebih baik tetap seperti ini untuk sementara waktu agar dia juga tetap aman dari ancaman musuh. Selagi membereskan masalah musuh, aku juga bisa mencari tahu tentangnya lebih dulu agar nantinya bisa lebih mudah mengenalnya,” ucap Ryuga dalam hatinya yang telah memutuskan setelah cukup banyak hal yang dia pertimbangkan.

...****************...

Setelah cukup lama menenangkan Mamah Zhia, akhirnya mereka kembali ke ruangan dimana Grandpa dan Grandma dirawat. Disana masih ada Luca, Ashlyn, Zhea, Shea dan Kay yang tengah asyik bercerita. Demi menutupi kesedihan setelah mendengar kabar buruk tentang kondisi Grandpa dan Grandmanya, mereka pun akhirnya memutuskan untuk ikut bergabung dan bercanda ria bersama seakan semuanya baik-baik saja.

Hingga tiba-tiba pintu kembali terbuka, Ryuga sangat berharap bahwa dia bisa kembali melihat Dr. Olivia tapi nyatanya Levi dan Lucia yang datang.

“Aku kira dia yang datang!” batin Ryuga yang harus menelan kekecewaan, karena harapannya tidak terwujud.

“Luca! Lucia, lihatlah ketiga adikmu ini. Bagaimana bisa mereka belum menikah padahal sudah setua ini,” ujar Julia begitu melihat kedatangan Luca, Lucia dan Levi.

“Memang seperti itu, Grandma! Luca bahkan pernah berniat ingin menjodohkan salah satu dari mereka bertiga dengan adiknya Ashlyn, tapi saat hari pertemuan ketiganya malah pada kabur entah kemana,” celetuk Luca yang tersenyum seraya menghampiri sang Grandma, “Padahal adik Ashlyn memiliki perasaan pada salah satu dari kalian,” imbuhnya.

“Kak, kami bertiga itu tampan, mapan dan kaya dengan masa depan yang suudah dijamin oleh Papah! Jadi, tidak perlu dijodohkan seperti itu, diluar sana sudah banyak yang mengantri seperti sedang mengantri sembako gratis,” balas Regis yang membuat semua orang tertawa bahagia. Meski tawa yang penuh kebahagiaan itu berselimut dengan kesedihan yang tidak bisa diungkapkan.

“Lalu kapan kalian bertiga berniat untuk menikah? Menunggu Grandpa dan Grandma sudah tidak ada lagi di dunia ini, hmm?” celetuk Noland yang membuat semua orang yang mengetahui kondisinya menatapnya dengan perasaan tidak suka.

“Menikah? Jika memang harus menikah aku hanya ingin Dr. Olivia yang menjadi pengantinku, ibu dari anak-anakku dan pendamping hidupku sampai maut memisahkan kami berdua.”

Diam-diam Ryuga malah membayangkan dirinya suatu hari nanti akan menikahi Dr. Olivia bahkan sampai membayangkan punya anak dan menua bersama hidup bahagia selamanya, “Astaga, hanya membayangkannya saja sudah membuatku merasa sangat bahagia, apalagi kalau benar-benar menjadi kenyataan. Mulai sekarang aku akan berusaha untuk mendapatkannya,” lanjutnya masih dalam hati.

“Jangan bicara buruk seperti itu lagi, Pah! Kami semua tidak suka mendengarnya,” ujar Lucia dengan wajah cemberutnya yang membuat Noland dan Julia teringat akan pertemuan mereka dulu dengan Lucia kecil.

“Baiklah, maafkan Grandpa! Tadi Grandpa hanya ingin sedikit bercanda saja dengan kalian, tanpa memahami perasaan kalian,” ucap Noland yang tidak tahan melihat kesedihan di wajah semua anggota keluarganya.

Untuk mencairkan suasana, Shea langsung memeluk Kakek buyutnya. Sementara Zhea yang memeluk Nenek buyutnya, keduanya sengaja bergelayut manja untuk mengalihkan perhatian semua orang. Ditambah dengan kelakuan Kay yang merasa cemburu dengan kedekatan Shea serta Zhea dengan Kakek dan Nenek buyutnya.

“Papah, Kay juga mau memeluk Kakek dan Nenek buyut,” rengek Kay pada Luca dengan wajah memelasnya yang malah terlihat menggemaskan.

“Siapa suruh kau cicit laki-laki sendiri,” ejek Shea seraya menjulurkan lidahnya pada Kay untuk menggodanya.

“Mommy Lucia! Daddy Levi, cepatlah membuat adik laki-laki untuk mereka agar aku tidak menjadi cicit laki-laki satu-satunya di sini,” pinta Kay yang malah meminta langsung pada Levi dan Lucia bukannya memintanya pada orang tuanya sendiri.

“Hai, bocah! Minta saja langsung pada orang tuamu, kenapa malah meminta adik laki-laki dari kami,” sentak Levi yang menghindari kemarahan Lucia yang memang sensitive jika berkaitan dengan kata adik untuk Zhea dan Shea.

“Kalau tidak minta saja pada ketiga Uncle-mu ini.” Sambung Levi seraya menunjuk pada Ryuga, Rayga dan Regis secara bergantian.

“Lah? Kenapa kami lagi yang kena ‘sih? Sejak tadi kami diam ‘loh!” protes Rayga yang tidak terima dengan perkataan Levi.

“Benar, pacar saja kami belum punya, apalagi menikah dan mempunyai anak, _...”

“Haish, sudahlah kenapa jadi membahas pernikahan kita lagi ‘sih? Bisa tidak kita ganti topik saja,” potong Ryuga ketika Regis mulai bicara omong kosong lagi, “Benar, lebih baik ganti topik sebelum aku benar-benar lepas kendali dan mengatakan kepada semua orang bahwa aku ingin melamar dan menikahi Dr. Olivia secepatnya sebelum keduluan pria lain,” sambungnya dalam hati.

“Hahahaa, … Sudahlah kalian bertiga, sebaiknya salah satu dari kalian terima saja penawaran dari Luca untuk menikah dengan Alicia? Mamah tidak keberatan sama sekali ‘kok kalau Alicia menjadi menantu Mamah,” ujar Zhia yang tertawa dengan kelakuan anak-anaknya.

“Mamah…” Ketiga serentak mencoba melakukan protes.

“Jangan sampai itu terjadi! Apalagi kalau yang disukai Alicia adalah aku, lalu bagaimana dengan masa depan yang aku bayangkan dengan Dr. Olivia? Menikah? Punya anak? Hidup bahagia dan menua bersama?” Jujur saja, dalam hati Ryuga semakin tidak tenang jika perkataan Mamah Zhia benar-benar terjadi.

“Apa mau Papah daftarkan kalian ke acara perjodohan yang tengah marak itu, hmm?” ujar Rayden yang sontak membuat ketiganya menggelengkan kepalanya secara serentak.

Semua orang sontak tertawa gemas dengan reaksi yang ditunjukan oleh Triple R. Suasana yang tadinya sempat hening dan terasa tidak nyaman kini kembali menghangat dengan penuh canda tawa dari semua orang.

...****************...

Dan sejak hari itu juga Ryuga mulai diam-diam selalu memperhatikan Dr. Olivia dan kalau ada kesempatan dia akan mencoba untuk lebih dekat dan mengenalnya secara langsung. Namun, sayangnya permasalahan musuhnya membuat Ryuga menjadi sangat sibuk karena harus menangani banyak hal penting. Hingga suatu hari, Ryuga tidak sengaja melihat Dr. Olivia tengah dipaksa oleh seorang pria yang tidak dia kenal sebelumnya.

“Dr. Olivia?” gumam Ryuga yang seperti biasa akan memperhatikan dambaan hatinya dia dari kejauhan sebelum akhirnya melihat kesempatan untuk mendekatinya. Akan tetapi, kali ini sepertinya dia tidak perlu pikir panjang untuk menemuinya.

“Lepaskan! Bukankah sudah aku katakan bahwa aku tidak ingin makan siang denganmu.” Terlihat Dr. Olivia kesulitan melepaskan genggaman tangan pria itu dari lengannya.

“Hai, dia bilang lepaskan! Apa kau tuli?” ujar Ryuga yang meremas tangan pria itu dengan kuat hingga membuat pria itu meringis kesakitan.

Bersambung, ....

Terpopuler

Comments

Neneng Sumiati

Neneng Sumiati

cool ryuga

2024-10-30

0

Rizky Rezha

Rizky Rezha

nice

2024-08-29

0

Fahmi Ardiansyah

Fahmi Ardiansyah

semoga Ryuga bisa memperjuangkan cintanya

2024-08-05

0

lihat semua
Episodes
1 Bab 01. Cinta Pertama Dan Pandangan Pertama
2 Bab 02. Membayangkan Masa Depan Indah
3 Bab 03. Ternyata Tak Sesuai Bayangan
4 Bab 04. Malam Tragis
5 Bab 05. Trauma Mendalam
6 Bab 06. Hancurnya Sang Pujaan Hati
7 Bab 07. Bunga Dan Sebuah Surat
8 Bab 08. Pembalasan Dendam Untuk Olivia
9 Bab 09. Permintaan Maaf & Terima Kasih Keluarga Xavier
10 Bab 10. Malah Berlomba-lomba Melamar
11 Bab 11. Munculnya Pelaku Sebenarnya
12 Bab 12. Cinta Atau Obsesi?
13 Bab 13. Pertemuan Ryuga Dengan Arshan
14 Bab 14. Mendapat Restu Calon Kakak Ipar
15 Bab 15. Masih Ada Pelaku Lainnya
16 Bab 16. Kecerdikan Arshan
17 Bab 17. Dia Kembali!
18 Bab 18. Trio Bocil Mematikan
19 Bab 19. Hanya Sebuah Dugaan
20 Bab 20. Masih Ada Komplotannya
21 Bab 21. Obsesi Gila Arshan
22 Bab 22. Harus Dirahasiakan
23 Bab 23. Permintaan Mamah Zhia
24 Bab 24. Mulai Terungkap
25 Bab 25. Masih Terasa Abu-abu
26 Bab 26. Munculnya Kembali Ingatan Masa Lalu
27 Bab 27. Semakin Kepikiran
28 Bab 28. Selalu Gagal Mengatakannya
29 Bab 29. Pengakuan Ryuga & Restu Keluarga
30 Bab 30. Akhirnya Ketahuan Juga
31 Bab 31. Lamaran Yang Ditolak
32 Bab 32. Berusaha Menyakinkan
33 Bab 33. Akhirnya Setuju Menikah
34 Bab 34. Bersemangat Menyusun Jebakan
35 Bab 35. Masuk Jebakan
36 Bab 36. Anakmu Adalah Anakku, Anak Kita!
37 Bab 37. Pernikahan Impian Olivia
38 Bab 38. PreWedding
39 Bab 39. Malam Sebelum Pernikahan
40 Bab 40. Hari Pernikahan
41 Bab 41. Beruntungnya Olivia
42 Bab 42. Akhirnya Sah Menikah
43 Bab 43. Renand Menjadi Penentu
44 Bab 44. Penampilan Special Idol KW
45 Bab 45. Malam Setelah Pernikahan
46 Bab 46. Menjadi Pengkhianat
47 Bab 47. Nasehat Bocah Psikopat
48 Bab 48. Waktunya Menggila
49 Bab 49. Menggilanya Ryuga
50 Bab 50. Berakhir Dengan Kematian
51 Bab 51. Ungkapan Cinta Tak Terduga
52 Bab 52. Mendadak Jadi Teman Curhat
53 Bab 53. Menjodohkan Ala Papah Rayden
54 Bab 54. Paksaan Untuk Menikah
55 Bab 55. Harus Tetap Menikah
56 Bab 56. Dibalik Rencana Ada Rencana
57 Bab 57. Tidak Bisa Lari
58 Bab 58. Persiapan Pernikahan Part. 1
59 Bab 59. Persiapan Pernikahan Part. 2
60 Bab 60. Hari Pernikahan
61 Bab 61. Resmi Menikah
62 Bab 62. Perhatian Regis Untuk Sang Istri
63 Bab 63. Ternyata Sama-sama Sakit Hati
64 Bab 64. Harus Melepaskan
65 Bab 65. Malam Pertama ReLicia
66 Bab 66. Cobaan Untuk Regis
67 Bab 67. Honeymoon Bersama
68 Bab 68. Akhirnya Berangkat Honeymoon Juga
69 Bab 69. Sebenarnya Apa Maumu?
70 Bab 70. Ciuman Yang Membuat Debaran
71 Bab 71. Tiada Hari Tanpa Berdebat
72 Bab 72. Saling Memberi Kesempatan
73 Bab 73.Akhirnya Ketahuan Dong!
74 Bab 74. Menikmati Masa Honeymoon
75 Bab 75. Waktunya Kembali
76 Bab 76. Akhirnya Kebenaran Terungkap
77 Bab 77. Keputusan Alicia
78 Bab 78. Lamaran Pernikahan Untuk Rayga
79 Bab 79. Alasan Harus Menikah
80 Bab 80. Sama Dengan Menantang Maut
81 Bab 81. Pengawal Spesial Untuk Vania
82 Bab 82. Terang-Terangan Menyerang
83 Bab 83. Setuju Untuk Menikah
84 Bab 84. Kebahagiaan x Kemarahan
85 Bab 85. Berita Pernikahan
86 Bab 86. The Greatest Wedding
87 Bab 87. Sudah Tidak Jomblo Lagi
88 Bab 88. Jangan Membangunkan Iblis Xavier
89 Bab 89. Baru Peringatan
90 Bab 91. Hadirnya Kabar Bahagia
91 Bab 90. Waktunya Berpesta
92 Bab 92. Rencana Penculikan
93 Bab 93. Quality Time Para Istri
94 Bab 94. Penculikan
95 Bab 95. Quality Time Para Suami
96 Bab 96. Salah Memilih Target Penculikan
97 Bab 97. Akhirnya Memilih Berdamai
98 Bab 98. Pernikahan (Mantan) Trio Jomblo
99 Bab 99. Kalau Jodoh Pasti Disatukan
100 Bab 100. Delapan Tahun Kemudian
101 PROMO NEW NOVEL AUTHOR
Episodes

Updated 101 Episodes

1
Bab 01. Cinta Pertama Dan Pandangan Pertama
2
Bab 02. Membayangkan Masa Depan Indah
3
Bab 03. Ternyata Tak Sesuai Bayangan
4
Bab 04. Malam Tragis
5
Bab 05. Trauma Mendalam
6
Bab 06. Hancurnya Sang Pujaan Hati
7
Bab 07. Bunga Dan Sebuah Surat
8
Bab 08. Pembalasan Dendam Untuk Olivia
9
Bab 09. Permintaan Maaf & Terima Kasih Keluarga Xavier
10
Bab 10. Malah Berlomba-lomba Melamar
11
Bab 11. Munculnya Pelaku Sebenarnya
12
Bab 12. Cinta Atau Obsesi?
13
Bab 13. Pertemuan Ryuga Dengan Arshan
14
Bab 14. Mendapat Restu Calon Kakak Ipar
15
Bab 15. Masih Ada Pelaku Lainnya
16
Bab 16. Kecerdikan Arshan
17
Bab 17. Dia Kembali!
18
Bab 18. Trio Bocil Mematikan
19
Bab 19. Hanya Sebuah Dugaan
20
Bab 20. Masih Ada Komplotannya
21
Bab 21. Obsesi Gila Arshan
22
Bab 22. Harus Dirahasiakan
23
Bab 23. Permintaan Mamah Zhia
24
Bab 24. Mulai Terungkap
25
Bab 25. Masih Terasa Abu-abu
26
Bab 26. Munculnya Kembali Ingatan Masa Lalu
27
Bab 27. Semakin Kepikiran
28
Bab 28. Selalu Gagal Mengatakannya
29
Bab 29. Pengakuan Ryuga & Restu Keluarga
30
Bab 30. Akhirnya Ketahuan Juga
31
Bab 31. Lamaran Yang Ditolak
32
Bab 32. Berusaha Menyakinkan
33
Bab 33. Akhirnya Setuju Menikah
34
Bab 34. Bersemangat Menyusun Jebakan
35
Bab 35. Masuk Jebakan
36
Bab 36. Anakmu Adalah Anakku, Anak Kita!
37
Bab 37. Pernikahan Impian Olivia
38
Bab 38. PreWedding
39
Bab 39. Malam Sebelum Pernikahan
40
Bab 40. Hari Pernikahan
41
Bab 41. Beruntungnya Olivia
42
Bab 42. Akhirnya Sah Menikah
43
Bab 43. Renand Menjadi Penentu
44
Bab 44. Penampilan Special Idol KW
45
Bab 45. Malam Setelah Pernikahan
46
Bab 46. Menjadi Pengkhianat
47
Bab 47. Nasehat Bocah Psikopat
48
Bab 48. Waktunya Menggila
49
Bab 49. Menggilanya Ryuga
50
Bab 50. Berakhir Dengan Kematian
51
Bab 51. Ungkapan Cinta Tak Terduga
52
Bab 52. Mendadak Jadi Teman Curhat
53
Bab 53. Menjodohkan Ala Papah Rayden
54
Bab 54. Paksaan Untuk Menikah
55
Bab 55. Harus Tetap Menikah
56
Bab 56. Dibalik Rencana Ada Rencana
57
Bab 57. Tidak Bisa Lari
58
Bab 58. Persiapan Pernikahan Part. 1
59
Bab 59. Persiapan Pernikahan Part. 2
60
Bab 60. Hari Pernikahan
61
Bab 61. Resmi Menikah
62
Bab 62. Perhatian Regis Untuk Sang Istri
63
Bab 63. Ternyata Sama-sama Sakit Hati
64
Bab 64. Harus Melepaskan
65
Bab 65. Malam Pertama ReLicia
66
Bab 66. Cobaan Untuk Regis
67
Bab 67. Honeymoon Bersama
68
Bab 68. Akhirnya Berangkat Honeymoon Juga
69
Bab 69. Sebenarnya Apa Maumu?
70
Bab 70. Ciuman Yang Membuat Debaran
71
Bab 71. Tiada Hari Tanpa Berdebat
72
Bab 72. Saling Memberi Kesempatan
73
Bab 73.Akhirnya Ketahuan Dong!
74
Bab 74. Menikmati Masa Honeymoon
75
Bab 75. Waktunya Kembali
76
Bab 76. Akhirnya Kebenaran Terungkap
77
Bab 77. Keputusan Alicia
78
Bab 78. Lamaran Pernikahan Untuk Rayga
79
Bab 79. Alasan Harus Menikah
80
Bab 80. Sama Dengan Menantang Maut
81
Bab 81. Pengawal Spesial Untuk Vania
82
Bab 82. Terang-Terangan Menyerang
83
Bab 83. Setuju Untuk Menikah
84
Bab 84. Kebahagiaan x Kemarahan
85
Bab 85. Berita Pernikahan
86
Bab 86. The Greatest Wedding
87
Bab 87. Sudah Tidak Jomblo Lagi
88
Bab 88. Jangan Membangunkan Iblis Xavier
89
Bab 89. Baru Peringatan
90
Bab 91. Hadirnya Kabar Bahagia
91
Bab 90. Waktunya Berpesta
92
Bab 92. Rencana Penculikan
93
Bab 93. Quality Time Para Istri
94
Bab 94. Penculikan
95
Bab 95. Quality Time Para Suami
96
Bab 96. Salah Memilih Target Penculikan
97
Bab 97. Akhirnya Memilih Berdamai
98
Bab 98. Pernikahan (Mantan) Trio Jomblo
99
Bab 99. Kalau Jodoh Pasti Disatukan
100
Bab 100. Delapan Tahun Kemudian
101
PROMO NEW NOVEL AUTHOR

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!