Semakin dekat

"Dia udah sampai rumah belum ya" gumam yura yang bertanya pada dirinya sendiri

"Apa gue chat ya, ah tapi gue gengsi masa cewe duluan yang chat cowo" gerutu yura yang sedari tadi bingung ingin mengubungi garvin namun terhalang dengan gengsinya

Ting.. pesan pun masuk diponsel yura dia pikir yang mengirim pesan adalah garvin ternyata kakak kelasnya brian.

Brian : hai ra

Me : kenapa ka

Brian: gak kok, gue mau chattingan aja sama lo

Me : oh gitu, tapi sorry ka gue udah ngantuk 

Brian : oh oke ga apa-apa goodnight ya ra

Yura tak membalas chat dari brian dia berharap garvin yang mengirim pesan padanya, dia pun merasa sedih saat dia memikirkan garvin tiba-tiba garvin menelponnya

Garvin is calling...

Garvin : [halo]

Me : [ha-halo ka ada apa]

Garvin : [lo udah mandi dan makan ra]

Me : [u-udah kok, kalau lo ka udah makan belum]

Garvin : [gue baru selesai mandi dan ini mau makan]

Me : [oh ba-bagus kalau gitu]

Garvin: [besok gue jemput sekolah ya ra]

Me : [Gi-gimana ka]

Garvin: [besok gue jemput sekolah, sekarang lo tidur jangan sampe telat bangun]

Lalu garvin mengakhiri telpon nya bersama yura dan sang empupun berteriak kegembiraan karena entah kenapa dia sangat senang garvin bisa lembut padanya.

"Ah, kenapa wajah gue panas gini ya? Kayanya benar gue suka sama si kaktus ternyata gini rasanya jatuh cinta" gumam yura sambil memeluk boneka BT21 kesayangannya

Tampak seseorang yang memperhatikan yura sambil tersenyum di balik pintu kamarnya.

"Ternyata cucuku sudah besar dan mulai jatuh cinta" ujar nenek siska yang bahagia melihar cucunya tersenyum lebar

~o0o~

Yura tak tidur semalaman karena terlalu senang dan gugup bertemu dengan garvin, karena pagi ini garvin menjemputnya dirumah dan 15 menit yang lalu garvin sudah sampai dan menunggunya didepan rumah yura.

"Ma-maaf ka gue lama ya" tanya yura dengan gugup

"Engga, wajah lo kenapa?" Tanya garvin

"Gu-gue ga tidur semalam ka, so-soalnya gue harus hapalin pelajaran kimia hari ini ada ulangan" sahut yura dengan berbohong karena jika garvin tau dia tidak tidur karena terlalu senang garvin akan menjemput.

"Lain kali jangan bergadang ya" garvin pun menyerahkan helmnya untuk dipakai yura

Pagi itu pun mereka berangkat bersama kesekolah namun garvin mampir sebentar keminimarket membelikan susu serta makanan dan vitamin juga untuk yura.

Sesampainya disekolah siswa salibury high school menatap mereka berdua, tak jarang dari mereka berbisik.

'Aa itu garvin berangkat sama yura lagi'

'Kayanya mereka emang pacaran deh'

'Cocok banget mereka'

'Ga cocok ngapain pacaran sama orang korea paling oplas'

Yura pun mendengar perkataan para siswi yang membicarakanya sedikit kesal namun garvin mengusap pucuk kepala milik yura.

"Ga usah ditanggapi ayok kekelas" garvin pun mengajak yura ke masuk kekelas mereka pin berjalan berdua di koridor banyak yang memperhatikan mereka, garvin pun mengantarkan yura sampai depan kelasnya

"Belajar yang rajin, gue mau pergi dulu keruang osis" ujar garvin sambil mengacak-acak rambut yura

Dan yura pun terpaku melihat tingkah garvin yang sulit dia prediksi, dia pun tersenyum lebar dan masuk kekelasnya.

"KIM YURA..." teriak alleta dengan keras sambil berjalan kearahnya

"Apa sih kuping gue masih normal" dengus yura dengan kesal karena alleta

"Jelasin ke gue dan nadira sekarang juga" sahut alleta dengan serius

"Jelasin apa coba" dengan malas menjawab pertanyaan sahabatnya

Dan wali kelas mereka pun sudah masuk kekelas alleta masih aja membujuk yura untuk menjawab pertanyaan.

"Ra cepet jelasin ke gue" rengek alleta sambil mengguncangkan badan yura

"Alleta salvira" ujar pak sopiyan alleta pun menoleh kearah suara wali kelasnya dia pun tersenyum kearahnya

"Eh bapak, kapan datengnya kok alleta ga tau ya" sahut alleta dan dia langsung duduk ditempatnya

"Kamu ini dari tadi saya berdiri disini, ada-ada aja tingkah laku mu al" ujar pak sopiyan yang menggelengkan kepalanya karena tingkah laku alleta

~o0o~

Dikantin alleta masih bertanya perihal hubungan dia dengan garvin dia pun terus merengek agar yura bicara sedangkan nadira hanya diam memperhatikan sahabatnya itu merengek seperti anak kecil.

"Apa sih al nanti gue ceritain" ujar yura yang tidak fokus untuk menyantap makananya

Nadira pun sontak menyuapi somay kemulut alleta dan alleta pun langsung terdiam atas perlakuan nadira terhadapnya.

"Bagus nad biar si alleta diem, lagian lo kaya anak 5 tahun ngerengek ke mamanya sih al" celetuk yura karena heran dengan alleta

"Gue kan kepo al, lo juga kepon nad" lirik alleta dan nadira pun hanya menganggukan kepalanya

Saat mereka sedang mengobrol garvin dan kedua sahabatnya datang dan mereka pun menghampiri meja ketiga gadis tersebut.

"Hai para ladies abang gio dateng nih" ujar gio dengan pede sambil duduk dan memperhatikan alleta yang masih merengek ke yura

"Lo kenapa alleta manis meraju gitu keyura sini cerita sama babang tamvan gio"

"Ck, bisa diem ga sih lo ka! Muka lo udah kaya kaleng rombeng" celetuk alleta dengan kesal

"Eh dasar tikus" sahut gio dengan kesal

"Apa lo bilang gue apa? Dasar playboy cap kambing" celutuk alleta mereka berdua pun saling bertengkar mengejek satu sama lain

"Kalian kalau bertengkar gitu nanti cinta loh" ujar nadira yang sedang memainkan ponsel miliknya

"Apa gue cinta sama si playboy cap kambing ini! mimpi kali" celetuk alleta dengan kesal pergi dari kantin

"Ck, siapa juga yang bakal cinta sama loh dasar tikus" teriak gio tak kalah kesal

~o0o~

"Kamu besok sudah mulai masuk sekolah ya sayang"

"Iya pah, aku bisa satu sekolahan juga dengan garvin" ujar seorang gadis

Garvin dan kedua sahabatnya pun berkumpul dimarkasnya mereka pun bertanya perihal hubungan garvin dengan yura.

"Vin lo ada hubungan apa sama yura?" Tanya bara sambil menghisap rokok miliknya

"Lagi proses" ujar garvin sambil menghisap rokoknya juga

Bara dan gio pun terkejut dengan ucap garvin baru kali ini dia dekat dengan seorang perempuan.

"Serius lo, makanya gue aneh sama lo akhir-akhir ini dan tadi pagi lo berangkat sama yura kesekolah" sahut bara yang memperhatikan garvin

"Yaudah biarin aja, frozen gue jatuh cinta sama cewe dari pada kaku terus tuh baut sesekali longgar" celetuk gio yang sedang fokus bermain game

"Gue harap lo serius sama perasaan lo vin, jangan sampai nyakitin perasaan yura kalau lo emang bener suka sama dia" dengan tegas bara mengingatkan garvin karena bara tau garvin sama sekali tak pernah jatuh cinta dengan gadis manapun.

"Gue ngerti maksud lo bar" sahut garvin dengan tegas menoleh kearah bara

Episodes
1 Pindah sekolah
2 Dihukum Ketos
3 Ada apa dengannya
4 Aneh
5 Perasaan aneh
6 Heart Beat
7 Ada yang aneh
8 Bingung
9 Masa lalu
10 Ada yang berubah
11 Perubahan garvin
12 Jantung Normal
13 Jatuh cinta
14 Mulai Ada Hati
15 Bintang
16 Pertengkaran
17 Rasa sayang Ayah
18 Perhatian
19 Semakin dekat
20 Murid baru
21 Balap Motor
22 Bad day
23 Different
24 what about Yura
25 Ada apa
26 Ungkapan Garvin
27 Bimbang
28 Feeling
29 Cold man
30 New couple
31 Ubah cara panggilan
32 Fitnah
33 Pembullyan
34 Dibalik ceria yura
35 Hal yang tak terduga
36 Menemani nenek
37 Kemesraan new couple
38 Kebersamaan
39 Kebohongan
40 Rasa Sakit
41 Penjelasan Garvin
42 Teror
43 Teror Lagi
44 Pertengkaran
45 Hari yang Indah
46 Dibully lagi
47 Perasaan yang aneh
48 Mencari kado
49 Ulang tahun caca
50 Rasa kecewa
51 Jalan-jalan dengan nenek
52 Rasa bersalah
53 Berbaikan
54 Rasa khawatir sahabat
55 Dilabrak kaka kelas
56 Curiga
57 Dejavu
58 Hampir dilecehkan
59 Perdebatan
60 Perasaan bersalah yura
61 Kasih sayang kaka
62 Ancaman clarissa
63 I love you
64 Never let you go
65 Kabur
66 Yura menghilang
67 Terungkap
68 Disekap
69 Menyelamatkan
70 Sudah terjadi
71 Kenyataan
72 Ternyata dia
73 Cemburu sang kaka
74 Dia laki-laki yang baik
75 Mulai menerima
76 Dia gadis yang baik
77 Hukuman
78 Tak salah pilih
79 Menginap Dirumah Yura
80 Liburan
81 Engagement Day
82 Janji garvin pada caca
83 Mulai menerima mama riana
84 Awal pertengkaran
85 Awal pertengkaran
86 Amarah garvin
87 Kembali seperti biasa
88 Keharmonisan
89 Hari ujian
90 Terakhir sekolah
91 Ingin menikmati masa remaja
92 Sekertaris ular
93 Siapa gadis itu
94 Sejauh mana hubungannya
95 Aku yang tersakiti
96 Gadis nakal
97 Harus dimiliki
98 Menyingkirkan yura
99 Tak salah pilih
100 Rasa sedih
101 Nenek siska masuk rumah sakit
102 Mengabaikan
103 Kepergian nenek siska
104 Sudah mengetahui
105 Orang ketiga
106 Butuh waktu
107 Goodbye
108 Kehidupan baru yura
109 Lost her
110 Kembalinya kim yura
111 Bertemu caca
112 Kembali bertemu
113 Dijebak sophie
114 Rasa sakit garvin
115 Fakta sebenarnya
116 Menebus kesalahan
117 Rumah sakit
118 Mode manja
119 Perasaan iri garvin
120 Pernikahan nadira
121 Yura di culik
122 Aku akan menjagamu
123 Perasaan yang sama
124 Will you marry me
125 Akhir hubungan alleta
126 Kembali berkumpul bersama
127 Happy ending
Episodes

Updated 127 Episodes

1
Pindah sekolah
2
Dihukum Ketos
3
Ada apa dengannya
4
Aneh
5
Perasaan aneh
6
Heart Beat
7
Ada yang aneh
8
Bingung
9
Masa lalu
10
Ada yang berubah
11
Perubahan garvin
12
Jantung Normal
13
Jatuh cinta
14
Mulai Ada Hati
15
Bintang
16
Pertengkaran
17
Rasa sayang Ayah
18
Perhatian
19
Semakin dekat
20
Murid baru
21
Balap Motor
22
Bad day
23
Different
24
what about Yura
25
Ada apa
26
Ungkapan Garvin
27
Bimbang
28
Feeling
29
Cold man
30
New couple
31
Ubah cara panggilan
32
Fitnah
33
Pembullyan
34
Dibalik ceria yura
35
Hal yang tak terduga
36
Menemani nenek
37
Kemesraan new couple
38
Kebersamaan
39
Kebohongan
40
Rasa Sakit
41
Penjelasan Garvin
42
Teror
43
Teror Lagi
44
Pertengkaran
45
Hari yang Indah
46
Dibully lagi
47
Perasaan yang aneh
48
Mencari kado
49
Ulang tahun caca
50
Rasa kecewa
51
Jalan-jalan dengan nenek
52
Rasa bersalah
53
Berbaikan
54
Rasa khawatir sahabat
55
Dilabrak kaka kelas
56
Curiga
57
Dejavu
58
Hampir dilecehkan
59
Perdebatan
60
Perasaan bersalah yura
61
Kasih sayang kaka
62
Ancaman clarissa
63
I love you
64
Never let you go
65
Kabur
66
Yura menghilang
67
Terungkap
68
Disekap
69
Menyelamatkan
70
Sudah terjadi
71
Kenyataan
72
Ternyata dia
73
Cemburu sang kaka
74
Dia laki-laki yang baik
75
Mulai menerima
76
Dia gadis yang baik
77
Hukuman
78
Tak salah pilih
79
Menginap Dirumah Yura
80
Liburan
81
Engagement Day
82
Janji garvin pada caca
83
Mulai menerima mama riana
84
Awal pertengkaran
85
Awal pertengkaran
86
Amarah garvin
87
Kembali seperti biasa
88
Keharmonisan
89
Hari ujian
90
Terakhir sekolah
91
Ingin menikmati masa remaja
92
Sekertaris ular
93
Siapa gadis itu
94
Sejauh mana hubungannya
95
Aku yang tersakiti
96
Gadis nakal
97
Harus dimiliki
98
Menyingkirkan yura
99
Tak salah pilih
100
Rasa sedih
101
Nenek siska masuk rumah sakit
102
Mengabaikan
103
Kepergian nenek siska
104
Sudah mengetahui
105
Orang ketiga
106
Butuh waktu
107
Goodbye
108
Kehidupan baru yura
109
Lost her
110
Kembalinya kim yura
111
Bertemu caca
112
Kembali bertemu
113
Dijebak sophie
114
Rasa sakit garvin
115
Fakta sebenarnya
116
Menebus kesalahan
117
Rumah sakit
118
Mode manja
119
Perasaan iri garvin
120
Pernikahan nadira
121
Yura di culik
122
Aku akan menjagamu
123
Perasaan yang sama
124
Will you marry me
125
Akhir hubungan alleta
126
Kembali berkumpul bersama
127
Happy ending

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!