Jatuh cinta

Saat terbangun yura melihat susu strawberry disampingnya, dia melirik nadira yang sedang asyik mengobrol dengan teman kelasnya.

"Nad lo yang ngasih gue susu ini?" Tanya yura

"Bukan gue, mungkin alleta ra" sahut yura

Kemudian alleta datang membawa beberapa makanan untuk yura, karena tadi dia sama sekali belum makan saat istirahat.

"Nih buat lo ra, pasti elo laparkan" alleta pun menyedorkan plastik berisi cemilan dan minuman juga kearah yura

Dengan kebingungan yura hanya menaikan sebelah alisnya "ini susu bukan dari lo al?" Tanya yura

Alleta hanya menggelengkan kepalanya dan duduk dimeja nya sambil memakan beberapa cemilan "bukan gue ra, emang kenapa"

Yura pun merasa aneh jika bukan kedua sahabatnya siapa lagi yang memberikan dia susu, mungkin efek karena sangat mengantuk dia tak menyadari ada seseorang yang datang kekelasnya.

Jam 13.00 sudah menunjuk kan waktu untuk pulang sekolah, yura dan kedua sahabatnya pergi dari kelas mereka berjalan di lorong koridor menuju kearea parkiran.

"Ra mau gue antar ga? Gue lagi bawa mobil nih" ujar alleta

"Wih mobil baru nih roman-romanya" ledek yura sambil tertawa

"Hahah iya dong, bokap gue yang beliin keren kan mobil gue" sahut alleta pamer mobil barunya

"Not bad lah, bisa kali jalan pake mobil baru lo ke mall" celetuk nadira

"Ide yang bagus tuh, kita nonton gimana gue yang bayarin tiket nya" ujar yura dengan semangat

Saat mereka sedang berdiskusi tiba-tiba garvin dan kedua sahabatnya datang dan mendengarkan percakapan mereka bertiga.

"Gue ikut dong ayang yura" celetuk gio

Yura dan kedua sahabatnya dengan sepontan menoleh arah gio, dan alleta pun berdecak "ck"

"Bisa kali kita ikut ra" ujar bara yang melirik kearah nadira

"Eh dugong, lo ngomong sama siapa ngelirik siapa modus lo" celetuk gio karena dia tau bara selama ini menyukai nadira

"Berisik lo"

"Gimana ra kita boleh ikut ga? Nanti abang garvin yang traktir deh" ujar gio sambil menunjuk kearah garvin

Garvin hanya memutarkan bola matanya karena ocehan gio yang membuat dia ga habis pikir, yura bersama kedua sahabatnya pun berpikir dan mereka setuju untuk mengajak mereka bertiga ikut dengannya.

"Oke, kalau gitu para ladies naik mobil gue kalian para laki-laki naik motor kalian oke" ucap alleta

Dan ketiga pemuda itu pun menganggukan kepalanya dengan bersamaan, mereka mengikuti mobil alleta menuju mall dikota jakarta.

~o0o~

Mereka sampai diarea parkir mall dan berjalan menuju kebioskop, para ketiga gadis itupun memilih film yang mereka ingin tonton dan memilih film horor yang terbaru. Garvin lalu membayar tiket serta pop corn dan minuman mereka.

"Wah banyak juga yang nonton film ini, apa sebagus itu ya" ujar alleta sambil memakan pop corn

"Gue belum pernah nonton, lo tau kan gue lebih suka nonton drama korea" sahut yura

Yura menoleh kearah kiri melirik garvin yang fokus dengan pop cornnya

'Ck meski lagi nonton pun dia tetap datar itu muka' gerutu yura didalam hatinya

Film pun dimulai dan benar-benar membuat kelima remaja itu merinding beda dengan garvin tidak takut sama sekali dia hanya menikmati film itu.

Yura dengan kaget refleks memeluk lengan garvin karena ketakutan, garvin hanya fokus dengan filmnya

"S-sorry ka gue refleks" ucapnya dengan berbata-bata dan terjadi lagi jantung yura berdetak kencang

Garvin tak bergeming sama sekali dengan ucapan yura dia tetap fokus dengan filmnya, dan sesekali melirik yura yang sedang menutup matanya dengan kedua tangan karena ketakut.

Dia pun menarik yura untuk bersembunyi ditangan nya "kalau takut peluk tangan gue aja" ujar garvin dan yura hanya menganggukan kepalanya menurutin ucapan garvin tadi.

Mereka berenam keluar dari area bioskop dan pergi ketempat makan, dan memesan beberapa makanan untuk mereka.

"Ra kok kulitnya lo pisahin?" Tanya alleta

Yura tak menjawab pertanyaan alleta dia hanya menikmati makananya karena sangat lapar film yang dia tonton sangat menguras energinya. Dan tiba-tiba gio mengambil kulit ayam yura sontak ia pun marah.

"Ya, shibal syekkiya kenapa lo ambil kulit ayam gue" bentak yura yang masih ada makanan dimulutnya

Gio langsung terdiam karena dia pertama kali mendengar yura mengumpat dengan bahasa korea gio pun secara perlahan memakan kulit ayam yura "YA.. kenapa lo makan kulit ayam gue" dengan nada kesal

"Gue pikir lo ga mau ra makanya gue makan" sahut gio tanpa bersalah

"Gue sengaja pisahain buat makan nanti ka" mata yura pun berkaca-kaca kesal karena kulit ayam nya dimakan oleh gio

Garvin dari tadi mendengarkan pertengkaran mereka berdua, pergi memesan chiken skin dan kembali membawa chiken skin langsung memberikannya kepada yura tanpa berkata apapun.

Sontak teman-temannya menoleh kearah garvin karena garvin tak pernah seperti itu kepada siapapun dengan santai garvin memainkan ponselnya.

"Buat gue ka?" Tanya yura dengan gembira

"Iya" beo garvin

Gio dan bara saling pandang sikap garvin yang begitu act to service terhadap yura membuat kedua pemuda itu bertanya-tanya, seingat mereka yura sangat membenci garvin karena dia ketua osis yang selalu menghukum yura disekolah.

Gio pun ingin mengambil lagi chicken skin milik yura ditepis tangannya oleh garvin dengan menatap tajam kearah gio yang membuat dia merinding.

"A-apa lo vin natap tajam gue, gi-gila pawang si yura bikin gue merinding" celetuk gio yang merasa takut terhadap garvin

Garvin melirik yura yang begitu senang dengan chiken skin dia berikan entah kenapa garvin merasa tenang ketika yura tersenyum bahagia.

"Ra lo mau bareng gue sama nadira ga pulangnya?" Tanya alleta

"Enggak al, lo kan ga searah sama gue" ujar yura

"Kalau gitu gue sama nadira duluan ya" sahut alleta pergi sambil melambaikan tangannya dan dibalas oleh yura dan kedua sahabat garvin

"Lo balik sama si frozen aja ra, soalnya rumah lo sama apartemennya si frozen satu arah" ujar gio sambil senyum

"Ck, gue masih kesel sama lo ya ka" celetuk yura

"Maafin deh, disekolah gue teraktir somay mang asep gimana" bujuk gio dengan membuat puppy eyes

"Jijik gue liatnya, bukannya lucu tapi ngeri gue" celetuk bara sambil memainkan ponselnya

Selang tak lama mereka berempat pulang dan yura diantar pulang oleh garvin sepanjang jalan jantung yura benar-benar tak aman selalu berdetak. Dia pun berpikir apa benar dia jatuh cinta sama garvin?

Yura pun sampai dirumahnya ia tak lupa mengucapkan terimakasih ke garvin "thanks ya ka udah anterin gue, dan lo pulangnya hati-hati" ujar yura

Garvin hanya menganggukan kepalanya dan diapun melajukan motor sportnya, yura menatap garvin yang sudah pergi jauh tanpa sadari dia tersenyum manis kearah garvin.

Episodes
1 Pindah sekolah
2 Dihukum Ketos
3 Ada apa dengannya
4 Aneh
5 Perasaan aneh
6 Heart Beat
7 Ada yang aneh
8 Bingung
9 Masa lalu
10 Ada yang berubah
11 Perubahan garvin
12 Jantung Normal
13 Jatuh cinta
14 Mulai Ada Hati
15 Bintang
16 Pertengkaran
17 Rasa sayang Ayah
18 Perhatian
19 Semakin dekat
20 Murid baru
21 Balap Motor
22 Bad day
23 Different
24 what about Yura
25 Ada apa
26 Ungkapan Garvin
27 Bimbang
28 Feeling
29 Cold man
30 New couple
31 Ubah cara panggilan
32 Fitnah
33 Pembullyan
34 Dibalik ceria yura
35 Hal yang tak terduga
36 Menemani nenek
37 Kemesraan new couple
38 Kebersamaan
39 Kebohongan
40 Rasa Sakit
41 Penjelasan Garvin
42 Teror
43 Teror Lagi
44 Pertengkaran
45 Hari yang Indah
46 Dibully lagi
47 Perasaan yang aneh
48 Mencari kado
49 Ulang tahun caca
50 Rasa kecewa
51 Jalan-jalan dengan nenek
52 Rasa bersalah
53 Berbaikan
54 Rasa khawatir sahabat
55 Dilabrak kaka kelas
56 Curiga
57 Dejavu
58 Hampir dilecehkan
59 Perdebatan
60 Perasaan bersalah yura
61 Kasih sayang kaka
62 Ancaman clarissa
63 I love you
64 Never let you go
65 Kabur
66 Yura menghilang
67 Terungkap
68 Disekap
69 Menyelamatkan
70 Sudah terjadi
71 Kenyataan
72 Ternyata dia
73 Cemburu sang kaka
74 Dia laki-laki yang baik
75 Mulai menerima
76 Dia gadis yang baik
77 Hukuman
78 Tak salah pilih
79 Menginap Dirumah Yura
80 Liburan
81 Engagement Day
82 Janji garvin pada caca
83 Mulai menerima mama riana
84 Awal pertengkaran
85 Awal pertengkaran
86 Amarah garvin
87 Kembali seperti biasa
88 Keharmonisan
89 Hari ujian
90 Terakhir sekolah
91 Ingin menikmati masa remaja
92 Sekertaris ular
93 Siapa gadis itu
94 Sejauh mana hubungannya
95 Aku yang tersakiti
96 Gadis nakal
97 Harus dimiliki
98 Menyingkirkan yura
99 Tak salah pilih
100 Rasa sedih
101 Nenek siska masuk rumah sakit
102 Mengabaikan
103 Kepergian nenek siska
104 Sudah mengetahui
105 Orang ketiga
106 Butuh waktu
107 Goodbye
108 Kehidupan baru yura
109 Lost her
110 Kembalinya kim yura
111 Bertemu caca
112 Kembali bertemu
113 Dijebak sophie
114 Rasa sakit garvin
115 Fakta sebenarnya
116 Menebus kesalahan
117 Rumah sakit
118 Mode manja
119 Perasaan iri garvin
120 Pernikahan nadira
121 Yura di culik
122 Aku akan menjagamu
123 Perasaan yang sama
124 Will you marry me
125 Akhir hubungan alleta
126 Kembali berkumpul bersama
127 Happy ending
Episodes

Updated 127 Episodes

1
Pindah sekolah
2
Dihukum Ketos
3
Ada apa dengannya
4
Aneh
5
Perasaan aneh
6
Heart Beat
7
Ada yang aneh
8
Bingung
9
Masa lalu
10
Ada yang berubah
11
Perubahan garvin
12
Jantung Normal
13
Jatuh cinta
14
Mulai Ada Hati
15
Bintang
16
Pertengkaran
17
Rasa sayang Ayah
18
Perhatian
19
Semakin dekat
20
Murid baru
21
Balap Motor
22
Bad day
23
Different
24
what about Yura
25
Ada apa
26
Ungkapan Garvin
27
Bimbang
28
Feeling
29
Cold man
30
New couple
31
Ubah cara panggilan
32
Fitnah
33
Pembullyan
34
Dibalik ceria yura
35
Hal yang tak terduga
36
Menemani nenek
37
Kemesraan new couple
38
Kebersamaan
39
Kebohongan
40
Rasa Sakit
41
Penjelasan Garvin
42
Teror
43
Teror Lagi
44
Pertengkaran
45
Hari yang Indah
46
Dibully lagi
47
Perasaan yang aneh
48
Mencari kado
49
Ulang tahun caca
50
Rasa kecewa
51
Jalan-jalan dengan nenek
52
Rasa bersalah
53
Berbaikan
54
Rasa khawatir sahabat
55
Dilabrak kaka kelas
56
Curiga
57
Dejavu
58
Hampir dilecehkan
59
Perdebatan
60
Perasaan bersalah yura
61
Kasih sayang kaka
62
Ancaman clarissa
63
I love you
64
Never let you go
65
Kabur
66
Yura menghilang
67
Terungkap
68
Disekap
69
Menyelamatkan
70
Sudah terjadi
71
Kenyataan
72
Ternyata dia
73
Cemburu sang kaka
74
Dia laki-laki yang baik
75
Mulai menerima
76
Dia gadis yang baik
77
Hukuman
78
Tak salah pilih
79
Menginap Dirumah Yura
80
Liburan
81
Engagement Day
82
Janji garvin pada caca
83
Mulai menerima mama riana
84
Awal pertengkaran
85
Awal pertengkaran
86
Amarah garvin
87
Kembali seperti biasa
88
Keharmonisan
89
Hari ujian
90
Terakhir sekolah
91
Ingin menikmati masa remaja
92
Sekertaris ular
93
Siapa gadis itu
94
Sejauh mana hubungannya
95
Aku yang tersakiti
96
Gadis nakal
97
Harus dimiliki
98
Menyingkirkan yura
99
Tak salah pilih
100
Rasa sedih
101
Nenek siska masuk rumah sakit
102
Mengabaikan
103
Kepergian nenek siska
104
Sudah mengetahui
105
Orang ketiga
106
Butuh waktu
107
Goodbye
108
Kehidupan baru yura
109
Lost her
110
Kembalinya kim yura
111
Bertemu caca
112
Kembali bertemu
113
Dijebak sophie
114
Rasa sakit garvin
115
Fakta sebenarnya
116
Menebus kesalahan
117
Rumah sakit
118
Mode manja
119
Perasaan iri garvin
120
Pernikahan nadira
121
Yura di culik
122
Aku akan menjagamu
123
Perasaan yang sama
124
Will you marry me
125
Akhir hubungan alleta
126
Kembali berkumpul bersama
127
Happy ending

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!